Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

UKURAN DASAR KELESTARIAN PRODUKSI PADA HUTAN RAKYAT DI KABUPATEN BARRU The Standard of Sustainable Production on Private Forest Management in Barru Monisari Djamal; Hardjanto .; Yulius Hero
Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Silvikultur Tropika
Publisher : Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor (IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/j-siltrop.9.2.85-92

Abstract

Sustainable private forest management is an opportunition sustainable forest development in Indonesia. However, sustainable production of private forest management has not been known, because characteristics of private forest are different with state forest. This research aims to determine a relevant criteria and indicator of sustainable production on private forest management, case of Barru District. This research used descriptive explorative approach and quantitative-qualitative analysis. Criteria and indicator of sustainable production on Indonesia Community Based Forest Management was used as a reference to examine suitability of the standard on private forest management practice. The standards of sustainable production on sustainable private forest management consists of three criteria, namely: (1) sustainability of resources, the indicators were clearly land rights/status and boundaries, land cover change, intensity of planting, maintenance, and harvesting, (2) sustainability of yield, the indicator is infrastructure of forest management, and (3) sustainability of enterprise, the indicators were,market certainty, market accessibility, market information system, and contribution to social and economic improvement for local communities.Keywords: criteria, indicator, private forest, sustainable production.
PELUANG PENGUSAHAAN HUTAN LINDUNG DI KPHP BATULANTEH, PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT Business Opportunities of Protection Forest in FMU of Batulanteh, West Nusa Tenggara Province Fitta Setiajiati; Hardjanto .; Hendrayanto .
Jurnal Silvikultur Tropika Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Silvikultur Tropika
Publisher : Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor (IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/j-siltrop.9.2.134-143

Abstract

Protection Forest in Indonesia is in critical situation. Several community activities threat the main functions of protection forest as watershed conservation. This study aimed to explore business opportunities of protection forest by investigating the potencies of wildlife, socio-economic, institution, actor interaction, and its contribution towards community’s livelihood. This research was conducted in surrounding protection forest in FMU Batulanteh, Sumbawa by field observation, semi structured interview, focus group discussion, literature study in August 2015 – November 2016. Combination among descriptive – participative – explorative approaches was used in data analysis. Protection forests contributed 33% for cash income and provided nutritious foods for local community, especially wild honey. FMU of Batulanteh could develop forestry business with community and other stakeholders in NTFPs manufacturing, especially wild honey, coffee, candle nut, herbal medicine and ecotourism business. Forestry extension and community empowerment are absolutely necessary for facilitating these businesses.Keywords: forestry business, forest contribution, livelihood, non-timber forest products, wild honey
PENGGUNAAN STIMULAN DALAM PENYADAPAN PINUS Sukadaryati Sukadaryati; Gunawan Santosa; Gustan Pari; Dodik Ridho Nurrochmat; Hardjanto Hardjanto
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol 32, No 4 (2014): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hasil Hutan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.992 KB) | DOI: 10.20886/jphh.2014.32.4.329-340

Abstract

Dalam rangka perumusan strategi kebijakan penggunaan stimulan ramah lingkungan dalam produksi getah pinus maka studi tentang inovasi pemanfaatan stimulan adalah suatu keniscayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penggunaan stimulan berbahan dasar asam kuat (H2SO4), cuka kayu dan ETRAT pada penyadapan pinus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan stimulan dapat meningkatkan aliran getah dan memperpanjang periode aliran getah sehingga getah yang diperoleh per pengunduhan lebih banyak. Penggunaan stimulan H2SO4 dapat meningkatkan produksi getah per pengunduhan lebih banyak dibandingkan ETRAT dan cuka kayu, baik pada penggunaan di areal dengan ketinggian di atas 500 mdpl maupun di bawah 500 mdpl. Penggunaan stimulan H2SO4 menyebabkan kayu berubah warna menjadi coklat tua hingga kemerahan bahkan perubahan warna tersebut sampai masuk kedalam kayu sejauh ¾ bagian ke arah sumbu kayu. Di sisi lain penggunaan stimulan organik tidak menyebabkan perubahan warna kayu yang berarti. Oleh karena itu penggunaan jenis stimulan dalam penyadapan pinus perlu mempertimbangkan efek negatif yang ditimbulkan, baik terhadap kesehatan pohon, pekerja maupun lingkungan. Aspek ekonomi bukan satu-satunya faktor utama yang harus terus dikejar untuk mencapai target finansial namun perlu mempetimbangkan aspek ekologi dan sosial untuk mencapai sustainabilitas hasil dan pohon penghasilnya.
KONTRIBUSI HUTAN RAKYAT TERHADAP PENDAPATAN PETANI DI KECAMATAN KABAWO KABUPATEN MUNA Musdi Musdi; Hardjanto Hardjanto; Leti Sundawati
Jurnal Penelitian Kehutanan BONITA Vol 2, No 2 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Andi Djemma Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55285/bonita.v2i2.493

Abstract

Pengelolaan hutan rakyat diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteran masyarakat. Hal tersebut dapat dilihat dari kontribusi hutan rakyat yang dihasilkan. Pemilihan pola tanam dapat menjadi faktor pendukung didalam keberhasilan mengelola hutan rakyat. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kontribusi hutan rakyat terhadap pendapatan petani. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kontribusi hutan rakyat terhadap pendapatan petani dengan pola tanam yang diterapkan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden 100, yang merupakan petani hutan rakyat yang berdomisili di Kecamatan Kabawo. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk pola tanam hutan rakyat di Kecamatan Kabawo terdiri atas 3 macam yaitu monokultur, kebun campuran dan agroforestry dengan 81 % petani mengadopsi pola tanam monokultur. Pola tanam ini dipilih karena dalam perawatannya tidak membutuhkan perlakuan yang banyak. Kontribusi pendapatan hutan rakyat adalah 7,25% dari rata-rata pendapatan total keluarga petani per tahun. Rendahnya kontribusi hutan rakyat disebabkan oleh usaha hutan rakyat masih merupakan pekerjaan sampingan dan luas lahan yang digunakan tergolong kecil.