Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PEMODELAN HIDROGRAF BANJIR DAS REMU MENGGUNAKAN MODEL HEC-HMS Samaila, Muh Akhsan; Torsulu, Agus Fernando; Saputro, Imam Trianggoro
Jurnal Karkasa Vol 9 No 2 (2023): Jurnal Karkasa - Desember 2023
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v9i2.659

Abstract

Sungai merupakan salah satu sumber daya air yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat. Seiring dengan perubahan karakteristik sungai, maka terjadi penurunan fungsi DAS. Oleh karena itu, simulasi perhitungan aliran perlu dilakukan untuk mengetahui karakteristik DAS. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengetahui hasil pemodelan hidrograf banjir DAS Remu dengan model HEC-HMS, 2) untuk mengetahui karakteristik aliran DAS Remu berupa debit puncak (Qp), volume outflow dan waktu puncak (tp), 3) mengetahui hasil perbandingan perhitungan debit secara teoritis dengan hasil pemodelan HEC-HMS. Pada penelitian ini digunakan model HEC-HMS dengan metode SCS-UH pada direct runoff dan SCS-CN pada volume runoff. Hasil penelitian ini menunjukkan model hidrograf banjir pada pemodelan HEC-HMS menunjukkan pergerakkan aliran yang tidak konstan. Dalam pemodelan hidrograf banjir model HEC-HMS didapatkan karakteristik DAS Remu sebagai berikut : nilai debit puncak berturut-turut pada periode ulang 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun adalah 632,3 m3/s, 801 m3/s, 905 m3/s, 1029,7 m3/s, 1118,5 m3/s dan 1204,6 m3/s, nilai volume outflow berturut-turut pada periode ulang 2, 5, 10, 25, 50, dan 100 tahun adalah 4790,8 m3, 6102,5 m3, 6912,3 m3, 7883,6 m3, 8576,5 m3 dan 9247,6 m3, waktu puncak pada masing-masing periode ulang adalah sama yaitu pada pukul 12.00 serta nilai perbandingan perhitungan secara teoritis hidrograf banjir DAS Remu dengan model HEC-HMS memiliki rata-rata perbedaan yaitu, pada metode Rasional 2,86 %, metode HSS Nakayasu 5,09 % dan metode HSS SCS 1,68 %.
PERKIRAAN KAPASITAS TAMPUNG SUNGAI SEBAGAI RESPON TERHADAP DEBIT BANJIR : STUDI KASUS SUNGAI KLAWASI Samaila, Muh. Akhsan; Tamrin, Rustam
Jurnal Karkasa Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Karkasa - Juli 2024
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v10i1.800

Abstract

Salah satu penyebab utama banjir adalah ketidakmampuan sungai dalam menampung debit air yang tinggi akibat curah hujan ekstrem. Oleh karena itu, penting untuk melakukan penelitian mengenai kapasitas tampung sungai sebagai respon terhadap debit banjir ekstrem. Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan kapasitas tampung Sungai Klawasi dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kapasitas tersebut. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan hidrologi dan hidraulika untuk menganalisis debit banjir ekstrem dan kapasitas tampung sungai. Analisis ini melibatkan pengumpulan data curah hujan, debit aliran, serta kondisi morfologi sungai. Selain itu, penggunaan model komputer seperti HEC-RAS akan membantu dalam simulasi kondisi aliran dan prediksi elavasi banjir pada kondisi ekstrem. Analisis debit banjir rancangan dengan metode Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) Gama I, mendekati kondisi aktual pada perhitungan aliran dasar (base flow) pada simulasi unsteady flow analysis. Hasil pemodelan hidrolika dengan simulasi steady flow analysis pada ruas penampang Sungai Klawasi dengan Program HEC-RAS diperoleh hasil bahwa kapasitas sungai tidak dapat menampung limpasan permukaan dan ditemukan penyempitan aliran yang dapat menghambat aliran sungai pada saat banjir terjadi
ANALISIS PERBANDINGAN PERHITUNGAN STRUKTUR BETON PADA BANGUNAN GEDUNG ASTON SORONG CITY HOTEL BERDASARKAN STANDAR SNI DENGAN EUROCODE Al kautsar, Rakha H.; Saputro, Imam Trianggoro; Samaila, Muh. Akhsan
Jurnal Karkasa Vol 10 No 2 (2024): Jurnal Karkasa - Desember 2024
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v10i2.895

Abstract

Standarisasi yang diterapkan pada setiap Negara pastinya memiliki keistimewaan masing – masing sehingga dapat dijadikan acuan perencanaan dalam pembangunan, dalam penelitian ini ditujukan untuk mengetahui perbandingan antar standarisasi yang telah diterapkan. Dalam hal ini penulis mencoba menerapkan Standar Eurocode pada bangunan gedung Aston Sorong City Hotel dapat memenuhi perencanaan di daerah rawan gempa. Struktur yang berdiri 8 lantai dengan ketinggian 29,5 m. Input pembebanan dan dimensi struktur pada permodelan sama dengan aslinya yang dibantu perhitungannya menggunakan program SAP2000. Standarisasi yang dibandingkan antara SNI 2847:2019 dengan EN 1992-1-1:2004. Berdasarkan hasil analisa yang telah dilakukan maka diperoleh kebutuhan penulangan D12-250 pada plat menurut SNI lebih renggang dari kebutuhan Eurocode D12-200, sedangkan kebutuhan penulangan Balok 9D-19 menurut SNI yang lebih banyak dari Eurocode 8D-19, dan kebutuhan penulangan Kolom pada kedua standarisasi ini memiliki nilai yang sama sebesar 6869mm2.