Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Joint Operation Dalam Studi Kualitatif Arman Jayady
Jurnal Karkasa Vol 3 No 1 (2017): Jurnal Karkasa - Juli 2017
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.982 KB) | DOI: 10.32531/jkar.v3i1.24

Abstract

Formasi joint operation (JO) antara perusahaan jasa konstruksi asing dan perusahaan jasa konstruksi lokal bukanlah bentuk kemitraan yang baru di Indonesia. JO telah diimplementasi di Indonesia melalui regulasi pemerintah sejak tahun 1991. Melalui formasi JO perusahaan jasa konstruksi lokal diharapkan mampu meningkatkan kapasitas internalnya sehingga dapat meningkatkan daya saing perusahaan jasa konstruksi lokal baik pada pasar domestik maupun global. Data yang dihimpun dari sumber terkait menunjukkan bahwa adanya tren peningkatan proyek konstruksi yang diselenggarakan melalui formasi JO di Indonesia. Hampir tiga dekade JO diimplementasi, namun hingga kini belum diperoleh kejelasan terhadap varian JO yang ada di Indonesia. Untuk memenuhi kuriositas tersebut, penelitian ini secara khusus bertujuan untuk mengeksplorasi varian JO dan karakteristiknya di Indonesia. Studi kualitatif dengan wawancara semi-terstruktur face to face dilakukan dalam penelitian ini dengan melibatkan beberapa praktisi berpengalaman dan berkompeten sehubungan JO di Indonesia. Hasil studi menunjukkan bahwa teridentifikasi dua varian JO bila ditinjau dari perspektif pengendalian proyek dan tiga varian JO bila ditinjau dari perspektif pengelolaan modal kerja.
KERENTANAN BANGUNAN RUMAH CAGAR BUDAYA TERHADAP GEMPA DI YOGYAKARTA Muhammad Heri Zulfiar; Arman Jayady; Nurwidi Rukmono Jati Saputra
Jurnal Karkasa Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Karkasa - Juli 2018
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.687 KB) | DOI: 10.32531/jkar.v4i1.67

Abstract

Yogyakarta merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki tingkat risiko bencana gempa yang tinggi. Jenis bangunan yang memiliki tingkat resiko tinggi yaitu bangunan cagar budaya atau rumah hunian yang memiliki nilai sejarah yang banyak terdapat di Yogyakarta, salah satunya bangunan yang terletak di daerah nDalem Pujokusuman, jalan Brigjen Katamso Yogyakarta.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui tingkat resiko bangunan cagar budaya rentan terhadap gempa  dan mampu menganalisis tingkat kerusakan bangunan dan mengetahui faktor penyebab bangunan cagar budaya rentan terhadap gempa dengan menggunakan metode rapid visual screening berdasarkan FEMA P-154 tahun 2015.Hasil penelitian menunjukan bahwa bangunan cagar budaya (non-engineered) dan hunian yang berada pada daerah rawan gempa nDalem Pujokusuman Yogyakarta rentan terhadap gempa dan berpotensi roboh sebesar 63% dari seluruh bangunan jika terjadi gempa bumi. Faktor yang menyebabkan bangunan rentan terhadap gempa adalah  basic score pada type bangunan, plan irregularity, vertical irregularity, belum adanya acuan pembangunan atau code, dan perawatan bangunan pada bangunan cagar budaya (non-engineered).
Teknologi Konstruksi: Sebuah Analisis Arman Jayady
Jurnal Karkasa Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Karkasa - Juli 2018
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.334 KB) | DOI: 10.32531/jkar.v4i1.92

Abstract

Teknologi konstruksi adalah istilah yang sudah tidak asing saat ini, khususnya bagi akademisi dan praktisi di bidang konstruksi. Dalam penggunaanya sering terjadi overlapping dengan istilah-istilah lain yang mirip seperti teknologi rekayasa, teknologi desain, atau bahkan teknologi manufaktur. Studi ini bertujuan untuk menganalisis istilah teknologi konstruksi yang dimulai dari pemahaman teknologi sebagai subjek frase dan juga pemahaman konstruksi sebagai objek frase. Studi literatur, metode hermeneutika, serta proses sintesis digunakan dalam studi ini dalam menghasilkan konsep teknologi konstruksi yang jelas dan robust. Selain diperoleh konsep teknologi konstruksi yang jelas, hasil dari studi ini juga diperoleh kejelasan bahwa teknologi konstruksi terdiri atas tiga bagian penting yaitu teknologi proses konstruksi, teknologi produk konstruksi, dan teknologi manajemen konstruksi
KAJIAN KERENTANAN PADA SEKTOR KONSTRUKSI DALAM PENGURANGAN RISIKO BENCANA GEMPA BUMI Muhammad Heri Zulfiar; Arman Jayady
Jurnal Karkasa Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Karkasa - Juli 2018
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1012.905 KB) | DOI: 10.32531/jkar.v4i1.93

Abstract

Ancaman bencana dikombinasikan dengan pertumbuhan di sektor konstruksi menimbulkan permasalahan kerentanan bangunan. Hal ini ditandai dengan meningkatnya jumlah dan skala kerusakan akibat bencana., khususnya bencana akibat gempa bumi. Cara membangun yang salah, baik dari segi perencanaan dan perancangan maupun dari segi pelaksanaan dan pengawasannya dapat menghasilkan infrastruktur yang rentan terhadap bencana. Penulisan ini adalah hasil dari penelitian pendahuluan disertasi, berupa identifikasi kerentanan mulai dari tahap gagasan sampai dengan operasional dan perawatan. Metode identifikasi kerentanan menggunakan teknik Delphi, yaitu melalui kuisioner yang dilakukan secara langsung maupun menggunakan media internet (via email), verifikasi dilakukan melalui wawancara mendalam secara berulang (iterasi) dan validasi dengan pendekatan FGD yang diwakili oleh stakeholder pada sektor konstruksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi kegagalan dapat terjadi pada tahapan-tahapan konstruksi melalui tinjauan aspek teknis, sosial budaya, politik dan ekonomi, diharapkan hasil penelitian dapat dikembangkan untuk membangun konstruksi Indonesia agar mampu berperan positif dalam mengurangi risiko bencana dan berkontribusi positif terhadap seluruh upaya penanggulangan bencana di Indonesia
Model Penilaian Kapasitas Knowledge Konstruksi Berkelanjutan Pada Konteks Energi Pada Perusahaan Jasa Konstruksi di Indonesia Arman Jayady; Yusverison Andika
Jurnal Karkasa Vol 4 No 1 (2018): Jurnal Karkasa - Juli 2018
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1025.872 KB) | DOI: 10.32531/jkar.v4i1.120

Abstract

Konstruksi berkelanjutan bermakna kreasi hingga pengoperasian sebuah lingkungan terbangun yang sehat berdasarkan desain ekologi serta sumber daya termasuk enerji yang efisien. Di Indonesia keseriusan pemerintah dalam mendukung implementasi konstruksi berkelanjutan semakin besar. Hal tersebut nampak dari masuknya isu konstruksi berkelanjutan dalam blue print Agenda Konstruksi Indonesia 2030. Namun, keseriusan pemerintah tersebut adalah mustahil tanpa didukung oleh kesiapan perusahaan jasa konstruksi, khususnya kesiapan kapasitas knowledge konstruksi berkelanjutan (sustainability construction knowledge) pada konteks energi pada suatu perusahaan jasa konstruksi. Pertanyaannya adalah seberapa besar kapasitas knowledge konstruksi berkelanjutan pada konteks energi pada perusahaan jasa konstruksi di Indonesia saat ini. Sebelum menjawab kuriositas tersebut maka kebutuhan model penilaian yang bersifat aplikatif yang berguna untuk menilai kapasitas knowledge konstruksi berkelanjutan pada konteks energi pada suatu perusahaan jasa konstruksi di Indonesia adalah penting. Namun, sebagai tahap awal, penelitian terhadap model penilaian yang tersusun atas beberapa komponen model yang bersifat skematik adalah sangat mendesak, sehingga studi ini berfokus dalam mengembangkan model penilaian kapasitas knowledge konstruksi berkelanjutan pada konteks energi pada suatu perusahaan jasa konstruksi di Indonesia yang tersusun atas beberapa komponen model dan bersifat skematik. Penelitian ini diinisiasi dengan eksplorasi literatur dalam memperoleh model-model acuan, pengembangan model konseptual penilaian, pengembangan komponen model penilaian, hingga pengujian validitas komponen model penilaian. Cut-off method dengan melibatkan academic experts dan practitioner experts digunakan dalam proses validasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan terdapat total 26 indikator valid yang juga sebagai komponen model dari model penilaian kapasitas knowledge konstruksi berkelanjutan pada konteks energi pada suatu perusahaan jasa konstruksi di Indonesia. Hasil penelitian ini merupakan pijakan robust untuk penelitian lanjutan dalam mengembangkan model penilaian yang bersifat aplikatif (praktis) dalam bentuk instrumen penilaian dan formula matematika dalam menilai kapasitas knowledge konstruksi berkelanjutan pada konteks energi pada suatu perusahaan jasa konstruksi di Indonesia. Kata kunci : knowledge konstruksi berkelanjutan, efisiensi energi, perusahaan jasa konstruksi, Indonesia
ANALISIS PRODUKTIFITAS KERJA DENGAN TIME STUDY METHOD Arman Jayady; M Heri Zulfiar; Yusuf Ekoprasetyo
Jurnal Karkasa Vol 7 No 1 (2021): Jurnal Karkasa - Juli 2021
Publisher : LPPM Politeknik Saint Paul Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32531/jkar.v7i1.300

Abstract

Pada pengerjaan atap baja ringan di perumahan Green Hilss Malang yang kemungkinan mengalami keterlambatan proyek hingga mencapai 79,8%, keterlambatan itu terjadi karena beberapa faktor yaitu faktor cuaca dan faktor pekerja. Penelitian ini bertujuan agar mengetahui nilai produktivitas pekerja struktur bawah yaitu pondasi borepile pada proyek pembangunan Gedung Student Dormitory Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan mengetahui apa saja faktor-faktor yang dapat menghambat produktivitas pekerja pada proyek pembangunan Gedung Student Dormitory Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Dalam menentukan nilai produktivitas penelitian ini menggunakan metode time study, sehingga dapat mengasilkan nilai rata-rata produktivitas pekerja untuk tiap pekerjaan struktur pondasi. Pekerjaan penulangan pada diameter 80 cm 3378,83 kg/hari untuk kelompok pekerja 4 orang dan 4045,70 kg/hari untuk kelompok pekerja 5 orang. Pekerjaan penulangan pada diameter 100 cm 4569,00 kg/hari untuk kelompok pekerja 4 orang, dan 5506,40 kg/hari untuk kelompok pekerja 5 orang. Pekerjaan Pengeboran pada diameter 80 cm = 93,30 m/hari untuk kelompok pekerja yang terdiri dari 5 orang. Pekerjaan pengeboran pada diameter 100 cm = 70,02 m/hari untuk kelompok pekerja yang terdiri dari 4 orang , dan 95,24 m/hari untuk kelompok pekerja yang terdiri dari 5 orang. Pekerjaan Pengecoran pada diameter 80 cm = 40,50 m3/hari, kelompok pekerja yang terdiri dari 4 orang, 53,10 m3/hari, kelompok pekerja yang terdiri dari 5 orang. Pekerjaan Pengecoran pada diameter 100 cm 57,70 m3/hari, kelompok pekerja yang terdiri dari 4 orang dan 77,90 m3/OH, kelompok pekerja yang terdiri dari 5 orang.
Jembatan Penyeberangan Orang (Jpo) Karet Sudirman Jakarta Selatan : Kelayakan, Efektifitas, Dan Kepuasan Miftah Mohamad Yusuf; Arman Jayady
IKRAITH-Teknologi Vol 6 No 3 (2022): IKRAITH-TEKNOLOGI Vol 6 No 3 November 2022
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-teknologi.v6i3.2303

Abstract

Setelah beberapa kali dilakukan renovasi sejak dibangun pada masa Gubernur Ali Sadikin1968-1972, Jembatan Penyeberangan Orang Karet-Sudirman (JPO Karet-Sudirman) pada tahun2021 melalui kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan program revitalisasi JPOKaret-Sudirman dilakukan lagi. Revitalisasi JPO tersebut ditekankan pada aspek penguatanstruktur, seni-estitika, serta penambahan jembatan lengkung guna memenuhi kebutuhan penggunasepeda saat ini. JPO Karet-Sudirman pada akhirnya diresmikan pada tanggal 10 Maret 2022dengan disambut antusiasme warga Jakarta dikarenakan bentuk jembatan yang mirip denganperahu pinisi dan dengan adanya penambahan fasilitas lain pada jembatan tersebut. Kurang lebihtujuh bulan jembatan tersebut beroperasi namun hingga kini belum ada kajian khusus terkaitjembatan historis dan fenomenal tersebut khususnya terkait kelayakan, efektifitas, dan kepuasanpengguna jembatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek kelayakan, efektifitas,dan kepuasan pada JPO Karet-Sudirman Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, Indonesia. Melaluiprosedur metode kualitatif dan kuatitiatif yang valid, dan dengan melakukan observasi, wawancaramelalui kuesioner, serta pengaplikasian metode dan kriteria Bina Marga, menunjukkan bahwa JPOKaret-Sudirman adalah layak, efektif, dan memenuhi kepuasan pengguna.
Metode Pelaksanaan Erection Steel Box Girder Pada Proyek Relokasi Jembatan Antelope Km 5+145 Bekasi-Jawa Barat Sudjatmiko Sudjatmiko; Arman Jayady
IKRAITH-Teknologi Vol 7 No 2 (2023): IKRAITH-TEKNOLOGI Vol 7 No 2 Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-teknologi.v7i2.2324

Abstract

Metode pelaksanaan erection steel box girder pada proyek relokasi jembatan antelope km 5+145Bekasi-Jawa Barat merupakan proyek duplikasi Jembatan Antelope yang merupakan salah satu jembatancrossing di atas Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Jembatan eksisting bersinggungan dengan rencana jalurkeret cepat Bekasi-Jawa Barat (KCJB) sehingga perlu direlokasi. Panjang main span termasuk kedua jalanlayang pendekat adalah 300 m, sementara main spannya sendiri sepanjang 44 m. Penelitian ini bertujuanuntuk merencanakan metode pelaksanaan erection steel box girder pada proyek relokasi jembatan antelopekm 5+145 Bekasi-Jawa Barat. Penyusunan metode pelaksanaan erection steel box girder pada proyekrelokasi jembatan antelope km 5+145 Bekasi-Jawa Barat ini membutuhkan data dalam penyusunannyameliputi metode observasi proyek, metode studi literatur atau dokumentasi, dan metode interview pakarpraktisi. Keluaran dari penelitian ini adalah, (1) profil proyek, (2) struktur organisasi, (3) sumber pendanaan,(4) tahapan utama atau milestones metode erection steel boc girder, (5) prosedur assembly steel box girder(6) prosedur prelifting steel box girder (7) prosedur lifting steel box girder
Kekumuhan Pada Kelurahan Tanah Tinggi Kota Jakarta Pusat : Penilaian dan Strategi Penanganan Nur Syarah Maulinda; Arman Jayady
IKRAITH-Teknologi Vol 7 No 2 (2023): IKRAITH-TEKNOLOGI Vol 7 No 2 Juli 2023
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-teknologi.v7i2.2326

Abstract

Permukiman kumuh dapat terjadi pada hampir semua kota besar di dunia yang menghadapi kompleksitaspermasalahan ekonomi dan sosial khususnya pada negara berkembang termasuk di Jakarta-Indonesia.Kekumuhan pada suatu wilayah ditandai dengan ketidakteraturan bangunan, tingkat kepadatan penduduk danbangunan yang tinggi, serta kualitas bangunan serta sarana prasarana yang tidak memenuhi syarat.Berdasarkan observasi awal sebelumnya, Kelurahan Tanah Tinggi Kota Jakarta Pusat memiliki karakteristikkekumuhan yang perlu diverifikasi secara presisi dengan metode ilmiah yang relevan serta didukung dengandata empiris yang valid. Dengan menggunakan Metode Cipta-karya 2018, penelitian ini bertujuan untukmengidentifikasi tingkat kekumuhan sekaligus mengembangkan strategi dalam penanganan kekumuhan padalokasi tersebut. Melalui metode observasi, wawancara, serta studi dokumentasi pada penelitian initeridentifikasi sepuluh rukun warga yang diklasifikasi masuk dalam kategori kawasan kumuh ringan denganluas area sebesar 41.8 Ha dan empat lokasi sisanya masuk dalam kategori bukan kawasan kumuh dengan luasarea permukiman sebesar 20.49 Ha. Berdasarkan diskusi dengan praktisi ahli dan pemangku kepentingan,lima rekomendasi juga dihasilkan pada penelitian ini yang diharapkan mampu mereduksi tingkat kekumuhanpada objek studi.
STRESS FACTORS OF LABOR CONSTRUCTION OF BUILDING CONSTRUCTION ON PERFORMANCE TIME AND COST Robin Supratman; Dwi Dinariana; Hari Nugraha Nurjaman; Arman Jayady; Fitri Suryani
Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 7 (2022): Indonesian Journal of Multidisciplinary Science
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1225.771 KB) | DOI: 10.55324/ijoms.v1i7.126

Abstract

Human resources are an important factor in the implementation of construction projects. This is because the role of human resources is very dominant where HR is the main driving force in construction project work, so the quality of human resources is a determining factor for the success of a project. The purpose of this study is to make a regression model equation that can be used to predict the stress factor of construction workers (consultants and contractors) of buildings on time and cost performance. This research method uses a survey, namely by distributing questionnaires to collect main data to obtain facts by taking samples from the population. The results showed that the stress factors for building construction workers (contractors) that affect time performance were that I was not confident with my work because I did not complete the task properly (X18) and there were no definite regulations from the company regarding the workforce career development process. work (X22).