Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

MONOTEISME TEORITIS DALAM RITUAL KEDUK BEJI DI KABUPATEN NGAWI (KAJIAN SOSIO-RELIGI) Novi Triana Habsari
HISTORIA : Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 6, No 1 (2018): HISTORIA: Jurnal Pembelajaran Sejarah dan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.47 KB) | DOI: 10.24127/hj.v6i1.1033

Abstract

Tulisan ini untuk mengetahui prosesi ritual Keduk Beji di Sendang Tawun Desa Tawun Kecamatan Kasreman Kabupaten Ngawi dan apakah sampai sekarang masyarakat masih menganut Monoteisme teoritis dalam ritual keduk Beji. Lokasi penelitian adalah di Desa Tawun Kecamatan Kasreman Kabupaten Ngawi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengambilan data dengan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengumpulan sampel dengan snowball sampling. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Validasi yang dipergunakan untuk menguji kebenaran data yaitu trianggulasi sumber. Analisis data yang digunakan adalah analisis data model interaktif Miles dan Huberman dengan 3 tahapan, yaitu reduksi data, sajian data dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa masyarakat Desa Tawun termasuk ke dalam penganut kepercayaan monoteisme teoritis. Mereka mempercayai bahwa Tuhan itu Esa dalam teori, tetapi prakteknya mereka mempercayai lebih dari satu Tuhan. Pelaksanaan ritual diadakan hari Selasa Kliwon setiap tahun pada bulan suro. Ritual Jawa identik dengan sesajen, sama halnya dengan  Keduk Beji. Acara diawali dengan pengedukan atau pembersihan sendang. Kemudian dilanjutkan penyilepan dimana juru kunci melakukan penyelaman ke dalam sendang untuk meletakan kendi di dasar sendang dan mengambil kendi yang pernah ditaruhnya setahun lalu. Diakhiri dengan pertunjukan Tari Kecetan, dan kenduri (selamatan). Makna filosofis Ritual Keduk Beji adalah mengajarkan tentang kebersihan dan peduli terhadap lingkungan sekitar. 
Peningkatan Keterampilan Pokdarwis melalui Pelatihan History Tour Guide sebagai Implementasi MBKM Model Pemberdayaan Desa Novi Triana Habsari; Khoirul Huda; Rida Fahas; S Soebijantoro; Yudi Hartono; Sieva Inda Nurdianti
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2023): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v6i1.1911

Abstract

Desa Kresek berpotensi dalam pengembangan sebagai desa wisata. Terutama keberadaan monumen Kresek yang menjadi nilai ketertarikan pariwisata. Monumen Kresek adalah kawasan wisata yang dibangun pada masa orde baru memiliki fungsi peristiwa di Madiun 1948. Dalam pengembangannya melibatkan masyarakat setempat dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Kresek. Sejak awal Pokdarwis telah memiliki peran aktif dalam pengembangan wisata Monumen Kresek. Sejak adanya penataan, terjadi peningkatan pengunjung yang datang ke Monumen Kresek. Sesuai identifikasi kebutuhan awal terdapat temuan informasi untuk memperkuat eksistensi pengembangan wisata sejarah Monumen Kresek dalam branding rekreatif & edukatif perlu dipersiapkan sumber daya Pokdarwis kompeten supaya dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan. Terutama yang menjadi pemandu wisata yang hingga sekarang ini menjadi kendala prioritas. Metode pengabdian kepada masyarakat dengan pelatihan dan pendampingan dengan melibatkan 10 anggota kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Prosedur tahapan kegiatan ini dengan analisa identifikasi kebutuhan berdasarkan hilirisasi temuan tim penelitian di tahun 2019 dan 2020 serta hasil survey dan catatan FGD stakeholder dan Pokdarwis, rencana pelaksanaan kegiatan untuk realisasi kegiatan, Implementasi penerapan pelatihan dan pendampingan kepemanduan wisata serta evaluasi dan tindak lanjut program.
Potensi situs punden lambang kuning Kabupaten Madiun sebagai sumber belajar sejarah SMA Resta Cesario Bagaskara; S Soebijantoro; Novi Triana Habsari
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi situs punden Lambang Kuning sebagai sumber belajar sejarah SMA kelas X yang dimana masih ada keterkaitannya dengan pembelajaran sejarah pada materi kerajaan hindu budha di Indonesia jaman majapahit, karena keterbatasan sumber materi sejarah pada masa majapahit tidak tercantum pada buku dan tidak diketahui luas oleh siswa SMA. Pendekatan penelitian dilakukan dengan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa situs punden Lambang Kuning terdapat sebuah makam dan peninggalan benda-benda purbakala yang berada di sektitar situs punden Lambang Kuning yang merupakan bukti sejarah dari kerajaan Majapahit. Situs punden Lambang Kuning sangat berpotensi sebagai sumber belajar sejarah di SMA kelas X serta dapat mengetahui jejak sejarah di masa kerajaan majapahit khususnya yang ada di Kabupaten Madiun.
Literasi sejarah pendidikan pesantren dan nilai-nilai keteladanan kiai (studi di pp sabilil mutaaqien Takeran Magetan Jawa Timur) Rani Lily Arseat; Yudi Hartono; Novi Triana Habsari
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap sejarah dan perkembangan Pondok Pesantren Sabilil Muttaqien, Takeran, Magetan Jawa Timur, peran dan keteladanan Kyai Imam Muryid Muttaqien dalam mengembangkan Pondok Pesantren Sabilil Muttaqien tahun 1943-1948. Metode yang digunakan adalah kualitatif historis. Data diperoleh dari wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Validitas data melalui triangulasi dan kritik sumber. Analisis data dengan analitis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Sejarah berdirinya dan perkembangan Pondok Pesantren Sabilil Muttaqien tidak jauh dari pola perkembangan pesantren di Indonesia pada umumnya yang berawal dari keberadaan pemimpinan kiai yang mendapat pengakuan dari masyarakat; 2) Kyai Imam Mursyid Muttaqien berperan penting dalam perkembangan Pondok Pesantren Sabilil Muttaqien dengan perubahan-perubahan sistem dan institusi pondok pesantren tanpa menghilangkan ruh pendidikan pesantren dan tarekat yang dianut, yakni Tarekat Syathariyah; 3) Perjalanan hidup dan kepemimpinan Kyai Imam Mursyid mengandung nilai-nilai yang dapat diteladani dari generasi ke generasi, yakni semangat menuntut ilmu dari berbagai bidang keilmuan, bersedia menerima mandat kepemimpinan di usia muda, melakukan pembaruan sistem dan institusi pendidikan pesantren tanpa meninggalkan ruh pendidikan pesantren dan Tareikat Syathariyah, serta mempertahankan pesantren dari ancaman pihak luar.