Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

The Impact of The Problem-Based Learning Model on Student Error Reduction in Integrated Social Science Learning Daska Azis; M. Hafizul Furqan; Muhjam Kamza; Annisa Fitri Pramono
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.3993

Abstract

The misconceptions that occur in integrated social studies subjects are caused by the wide scope of material, which causes students to have difficulty understanding the concepts conveyed by the teacher. A misperception is an error in understanding and explaining a concept based on previous experience. This study aims to determine the effect of the problem based learning model on reducing students' misconceptions in integrated social studies subjects. This type of research is experimental and uses a one-group pretest-posttest design. The sampling technique used in this study is a total sampling technique (population research). The sample in this study was from class VIII-E MTsS Insan Qura'ni Aceh Besar, totaling 27 people. The data collection technique is in the form of giving tests to students, namely a pre-test and post-test that are equipped with a three-tier diagnostic test. The results showed that the average score of students' misconceptions on the pretest was 33.33%, and the post-test was 15.06%. So, there is a decrease in students' misconceptions after the application of the problem based learning model of 54.81%. The results of hypothesis testing in this study were obtained, so that H0 was accepted and H1 was rejected. So the hypothesis in this study is that there is a decrease in the value of misconceptions after the application of the problem based learning model. The conclusion of the study is that the application of the problem based learning model can reduce students' misconceptions in integrated social studies subjects about interaction between ASEAN countries (class VIII MTsS Insan Qur'ani Aceh Besar).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GUIDED NOTE TAKING BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 MESJID RAYA Rinaldi MAulika Ryan; Daska Azis; M. Hafizul Furqan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran Guided Note Taking merupakan  model pembelajaran kooperatif yang menekankan pada kemampuan peserta didik dalam menangkap poin-poin penting dengan cara memberikan panduan berupa kisi-kisi yang belum sempurna agar metode ceramah yang dibawakan guru lebih mendapatkan perhatian peserta didik. Rumusan masalah dalam penelitian ini untuk melihat apakah ada peningkatan terhadap hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan bagaimana respon siswa terhadap pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan respon siswa terhadap pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dalam bentuk penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VIII-1 SMP Negeri 2 Mesjid Raya yang berjumlah 30 siswa. Data dikumpulkan melalui tes, observasi dan angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil pengolahan data memperlihatkan bahwa ketuntasan individual pada siklus I sebanyak 40%, klasikal 30%. Pada siklus II ketuntasan individual meningkat menjadi 70% klasikal 60%. Selanjutnya pada siklus III ketuntasannya meningkat menjadi 93% secara individual dan secara klasikal menjadi 90%. Aktivitas guru dan siswa pada siklus I terdapat 7 aktivitas yang sesuai atau 64%, pada siklus II aktivitas yang sesuai menjadi 9 dengan persetase 82% dan pada siklus III meningkat menjadi 11 dengan persetase 100%. Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada siklus I diperoleh skor 2,24 dengan kategori sedang, pada siklus II meningkat menjadi 3,04 dengan kategori baik dan pada siklus III menjadi 3,90 dengan kategori sangat baik. Respon siswa pada umumnya baik, sebanyak 96,3% siswa di Kelas VIII-1 menyatakan dapat memahami, termotivasi, menyenangkan dan dapat menjawab soal evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa model Guided Note Taking berbantuan media audiovisual dapat meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 2 Mesjid Raya
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 8 BANDA ACEH Shulvia Shulvia; Daska Azis; M. Hafizul Furqan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 6, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran Snowball Throwing merupakan salah satu modifikasi dari teknik bertanya yang menitik beratkan pada kemampuan merumuskan pertanyaan yang dikemas dalam sebuah permainan yang menarik yaitu saling melemparkan bola salju (Snowball Throwing) yang berisi pertanyaan yang dilemparkan kepada teman. Rumusan masalah dalam penelitian ini untuk melihat apakah ada peningkatan terhadap hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan bagaimana respon siswa terhadap pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa, aktivitas guru dan siswa, keterampilan guru dan respon siswa terhadap pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dalam bentuk penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VIII-2 SMP Negeri 8 Banda Aceh yang berjumlah 20 siswa. Data dikumpulkan melalui tes, observasi dan angket. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil pengolahan data memperlihatkan bahwa ketuntasan individual pada siklus I sebanyak 50%, ketuntasan klasikal 40%. Pada siklus II ketuntasan individual meningkat menjadi 75% dan klasikal 60%. Selanjutnya pada siklus III ketuntasannya meningkat menjadi 95% secara individual dan secara klasikal menjadi 90%. Aktivitas guru dan siswa pada siklus I terdapat 7 aktivitas yang sesuai atau 64%, pada siklus II aktivitas yang sesuai menjadi 9 dengan persetase 81% dan pada siklus III meningkat menjadi 11 dengan persetase 100%. Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada siklus I diperoleh skor 2,28 dengan kategori sedang, pada siklus II meningkat menjadi 3,05 dengan kategori baik dan pada siklus III menjadi 3,93 dengan kategori sangat baik. Respon siswa pada umumnya baik, sebanyak 92% siswa di Kelas VIII-2 menyatakan dapat memahami, termotivasi, menyenangkan dan dapat menjawab soal evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa model Snowball Throwing berbantuan media audiovisual dapat meningkatkan hasil belajar IPS Terpadu siswa Kelas VIII SMP Negeri 8 Banda Aceh
DAMPAK PENGEMBANGAN OBJEK WISATA BENDUNGAN PINTO SA TIRO TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT DESA DAYA COT KECAMATAN TIRO/TRUSEB KABUPATEN PIDIE Khalidin Khalidin; Muhammad Hafizul Furqan
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol 8, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v8i1.28220

Abstract

Objek wisata adalah kekayaan alam yang dikelola untuk mensejahterakan masyarakat sekitarnya. Bendungan Pinto Sa di Desa Daya Cot, Kecamatan Tiro/Truseb, resmi dijadikan objek wisata sejak 2014 oleh pemerintah kabupaten Pidie. Pengelolaan dan pemanfaatan yang baik akan langsung mempengaruhi pendapatan masyarakat di area tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dampak pengembangan objek wisata Bendungan Pinto Sa Tiro terhadap pendapatan masyarakat Desa Daya Cot. Sampel penelitian adalah pelaku usaha di sekitar objek wisata tersebut. Pengumpulan data menggunakan angket dengan teknik purposive sampling, kemudian dianalisis berdasarkan Skala Likert. Hasil analisis menunjukkan bahwa dampak pengembangan objek wisata Bendungan Pinto Sa Tiro terhadap pendapatan masyarakat Desa Daya Cot adalah: 15% responden sangat tinggi, 15% tinggi, 35% sedang, 30% rendah, dan 5% sangat rendah.
PERSEPSI PENGGUNA JASA BUS TRANS KOETARADJA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN ANGKUTAN UMUM DI BANDA ACEH Miftahul Husna; Daska Azis; M. Hafizul Furqan
Jurnal Samudra Geografi Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jsg.v6i2.7804

Abstract

The Trans Koetaradja bus is a bus rapid transit (BRT) type of public transport, which has been operating in the city of Banda Aceh since 2016. The existence of the Trans Koetaradja Bus in Banda Aceh aims to facilitate community mobilisation in Banda Aceh and its surroundings by measuring the elements of public transport service quality which include: safety, comfort, convenience, reliability, price comparison and efficiency as well as observations using indicators of urban transport services, which include: travel time, walking distance to the shelter, number of changes, bus travel time, bus travel speed and travel cost. Research Objectives 1) To determine the perception of Trans Koetaradja bus service users on the quality of public transport services in Banda Aceh; 2) To find out the quality of Trans Koetaradja bus service in accordance with urban transport service standards. The method used in this research is a quantitative descriptive method. The study population were service users from the six corridors of Trans Koetaradja route in Banda Aceh, a total of 50 respondents. Data collection techniques in research using questionnaires and observation sheets with data processing techniques using statistical formulas. Based on the results of research and data processing by looking at the responses, most respondents stated that they strongly agreed 48% (24 people), agreed 42% (21 people), disagreed 8% (4 people) and strongly disagreed 2% (1 person) and based on the observation results stated that the Trans Koetaradja bus met the public transport service standards, although there were two criteria that were still not optimal, namely the waiting time criteria and the bus speed criteria. Both criteria are still inefficient because the Trans Koetaradja bus travel time was delayed due to the lack of a dedicated lane.
KESIAPAN PENGELOLAAN OBJEK WISATA UNGGULAN PROGRAM WISATA HALAL (HALAL TOURISM) KOTA BANDA ACEH Cut Nuryasmin; M. Hafizul Furqan
Jurnal Samudra Geografi Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jsg.v6i2.7978

Abstract

The purpose of this study was to determine government support for the readiness of managing halal tourism objects (halal tourism) and to determine the readiness of destinations for the management of halal tourism objects (halal tourism) in the City of Banda Aceh. The method used is a qualitative method. The research location was carried out at the Baiturrahman Great Mosque, the Syiah Kuala tomb, the boat above the house, the tsunami museum and the PLTD Apung. Data collection techniques used interview techniques, the informants in this study were the Banda Aceh City tourism office and the manager of the leading tourist objects of Banda Aceh City. The analysis technique uses basic triangulation. The results of the research seen from the aspect of government support show that the management of leading tourist objects is still not ready to implement the halal tourism program in Banda Aceh City. Meanwhile, when viewed from the aspect of the destination, it shows that the management of leading tourist objects is ready to implement a halal tourism program in Banda Aceh City
The Influence of the Internship Program or Work Practices of the Business Development Agency of Syiah Kuala University on Leadership, Critical Thinking, and Communication Skills Daska Azis; M. Hafizul Furqan; Putri Kemala Aini; Eva Murtisal
MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/mkd.v7i2.7618

Abstract

This research investigates the phenomenon of internships, which is often criticized for being perceived as involving tasks of limited substance, often limited to activities such as photocopying and document printing. Internships are viewed as a form of experiential learning that complements theoretical knowledge gained from university education with practical application in a professional environment. The aim of this study is to examine this phenomenon, which is sometimes seen as ordinary. Quantitative research methods were employed, focusing on an associative approach with a sample of 47 individuals selected from a population of 53 using the Slovin formula. The results indicate that internships/work practices at BPBU significantly influence leadership and critical thinking skills but do not have a significant impact on communication skills. These findings provide insights into the effectiveness of internships in developing specific skills and offer perspectives for educational institutions and prospective interns in the future.