Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Perancangan Electronic Kanban Menggunakan Metode Constant Quantity Withdrawal System Untuk Mengurangi Keterlambatan Pada Assembly Junction Di Pt Dirgantara Indonesia Puput Nidaul Choiriyah; Denny Sukma Eka Atmaja; Widia Juliani
eProceedings of Engineering Vol 8, No 3 (2021): Juni 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT Dirgantara Indonesia merupakan salah satu perusahaan milik Negara yang bergerak dalam bidang kedirgantaraan. Saat ini perusahaan sedang mengalami permasalahan pada keterlambatan dalam pengiriman Tailboom. Tailboom merupakan ekor dari helicopter. Permasalahan ini disebabkan karena keterlambatan pada salah satu komponen Tailboom yaitu Junction. Komponen Junction mengalami keterlambatan pada proses assembly dikarenakan kekurangan part di assembly line. Kekurangan part disebabkan karena tidak lengkapnya work package yang dikirimkan dari fabrikasi. Untuk mengatasi keterlambatan pada assembly Junction dibutuhkan sistem kontrol produksi yang berupa Kanban. Kanban merupakan tools dari Just In Time untuk sistem produksi tarik atau pull system. Dengan menggunakan kanban dapat mengontrol aliran produksi sesuai quantity yang dibutuhkan dan waktu yang tepat. Hasil dari penelitian ini adalah perancangan sistem Electronic Kanban menggunakan metode constant quantity withdrawal system yang diimplementasikan di area fabrikasi, assembly store dan assembly line. Hasil simulasi dengan menggunakan electronic kanban pada assembly Junction mampu mengurangi keterlambatan sebesar 56% yang disebabkan karena factor part. Hal ini disebabkan karena level stock di departemen assembly store dapat terjaga, kemudian material dan kapasitas pada fabrikasi memenuhi.Selain itu, electronic kanban memberikan informasi antar departemen saling terintegrasi sehingga mudah diketahui kesalahan yang terjadi secara realtime. Dengan demikian production control dapat mengambil kebijakan terkait permasalahan yang dideteksi. Electronic kanban dapat menginformasikan apa, berapa, dan kapan harus memproduksi part atau komponen. Kata kunci : Constant Quantity, Electronic Kanban, Junction, Keterlambatan, Tailboom Abstract PT Dirgantara Indonesia is a state-owned company engaged in the field of aerospace. Today company has a problem on delivery Tailboom. Tailboom cannot delivery on time. Tailboom is a tail of helicopter. This problem occurs because late on Tailboom component, Junction. Junction component was late on assembly process due to lack of part on assembly line. This caused by uncomplete work package that delivered from fabrication. To reduce lateness in assembly Junction, kanban is needed as production control system. Kanban is a tools of Just In Time for pull production system. Using kanban system can control the production according to the quantity needed and in the right time. The results of this study is design Electronic Kanban system using constant quantity withdrawal system method which is implemented in fabrication, assembly store and assembly line. Constant quantity withdrawal system method is used to calculate the required kanban. The result from simulation using electronic kanban in assembly Junction can reduce lateness for 56% that caused by part faktor. It caused level stock in assembly store is maintained, material and capacity in fabrication is available. In other that, electronic kanban give the information flow between department is integrated with each other so it easy to know what errors that occur in real time. Based on that reason, production control can make a decision related on that problem. Electronic kanban can inform what, how, and when to produce parts or component. Keywords: Constant Quantity, Electronic Kanban, Junction, Lateness, Tailboom
Perancangan Sistem Monitoring & Controlling Menggunakan Smartphone Pada Stasiun Kerja Filling, Separating, Dan Processing Simulator Bottling Plant Dengan Metode V-model Muhamad Hilmy Abdullah; Haris Rachmat; Denny Sukma Eka Atmaja
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak terhadap berbagai bidang yang mengharuskan untuk melakukan social distancing, pada bidang industri manufaktur pandemi tersebut memiliki pengaruh terhadap pembatasan karyawan atau staf perusahaan yang bekerja, mengacu kepada instruksi pemerintah maka sebagian besar karwayan bekerja secara Work From Home (WFH), sehingga bagi karyawan atau staf tidak selalu dapat melakukan pekerjaannya secara langsung atau Work From Office (WFO). Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan suatu sistem yang dapat membantu untuk melakukan proses monitoring dan controlling pada suatu stasiun kerja, sehingga pada penelitian tugas akhir ini dilakukan pendekatan terhadap suatu alat yang merupakan alat simulator bottling plant yang dimana alat tersebut dapat merepresentasikan suatu proses produksi pada perusahaan minuman kemasan botol. Simulator bottling plant adalah alat yang dapat mensimulasikan proses pengisian cairan kepada botol hingga proses pengemasan botol, terdapat beberapa stasiun yang mewakili masing-masing proses seperti proses pengisian pada filling station, proses pemisahan botol pada separating station, proses pemasangan tutup botol pada processing station, proses pendistribusian box pada distribution box station, hingga proses pengemasan pada pick & place station. Untuk menyelesaikan masalah tersebut, dilakukan perancangan sistem monitoring dan controlling yang menggunakan smartphone, dimana terdapat aplikasi android yang terhubung dengan Programmable Logic Controller (PLC) agar dapat digunakan untuk monitoring dan controlling secara real-time. Sistem tersebut dirancang menggunakan metode v-model, dimana metode v-model melakukan pengembangan pada sistem yang setiap langkahnya dilakukan pengujian untuk pengembangan yang sesuai, dimana tahapan selanjutnya dapat dimulai ketika tahapan sebelumnya telah selesai. Berdasarkan hasil simulasi, didapatkan sistem berfungsi dengan baik dimana fungsi pembacaan (read) pada PLC dan pengubahan (write) ke PLC dapat dilakukan secara real-time sesuai dengan yang diharapkan. Kata kunci: Real-time Monitoring & Controlling, Programmable Logic Controller (PLC), V-Model
Optimasi Nilai Surface Roughness dan Material Removal Rate Pemesinan Milling Hauw Gan ZX 7550Z Menggunakan Metode Taguchi dan Grey Relational Analysis Miftah, Nadila Attin; Atmaja, Denny Sukma Eka; Oktafiani, Ayudita
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Pada proses milling, produk yang dihasilkan harus memiliki kualitas tinggi dalam waktu yang singkat. Kualitas berhubungan dengan surface roughness sedangkan produktivitas berhubungan dengan material removal rate. Keduanya saling ketergantungan dan korelasi yang kompleks sehingga sulit untuk dipahami karena banyak faktor yang mempengaruhi seperti parameter pemesinan. Sebagian besar parameter pemotongan dipilih berdasarkan pengalaman atau mengacu pada handbook sehingga tidak menjamin bahwa yang dipilih adalah parameter yang optimum. Apabila yang dipilih salah atau tidak optimal maka menyebabkan kerugian ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk optimasi multi-respon pada proses pemesinan milling material alumunium alloy 6061 T6 menggunakan metode Taguchi dan grey relational analysis. Eksperimen dilakukan dengan menggunakan tiga parameter input yaitu spindle speed, feed rate, dan depth of cut berdasarkan L9 orthogonal array yang dirancang menggunakan metode Taguchi. Nilai surface roughness (Ra = 0,395 µm) dan material removal rate (MRR = 105 mm3/min) optimum dicapai pada kombinasi parameter  spindle speed 1400 rpm, feed rate 15 mm/min, dan depth of cut 0,7 mm.Kata kunci- surface roughness, material removal rate, Taguchi, grey relational analysis
Perancangan Sistem Pengendalian Pendingin Ruangan Gedung Tult Berbasis IoT Menggunakan Metode V-Model Hajj, Rausan Fikr Maulana; Atmaja, Denny Sukma Eka; Raghmat, Haris
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Permintaan energi listrik terus meningkat maka dari itu disadari pentingnya keberadaan konservasi energi. Pendingin ruangan menjadi konsumen energi terbesar dalam gedung dengan rata-rata 64,3% energi suatu gedung oleh karena itu pengendalian penggunaan dapat dimulai dari pendingin ruangan yang berada di kompleks gedung. Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom sejak tahun 2021 telah melakukan perpindah gedung ke Gedung TULT Universitas Telkom di lantai 4,8, dan 18 dengan jumlah pendingin ruangan mencapai 65 unit pendingin ruangan. Jumlah 65 unit pendingin ruangan tersebut harus dilakukan pengendalian dan pengawasan sehingga penggunaan pendingin ruangan dapat terpantau penggunaannya. Untuk melakukan pengendalian dilakukan perancangan sistem kontrol penggunaan pendingin ruangan menggunakan mikrokontroller ESP8266 NodeMCU yang dikontrol melalui aplikasi Blynk berbasis IoT. Sistem tersebut dirancang menggunakan metode ¬v-model sebagai kerangka acuan. Penerapan perancangan pengendalian berhasil dilakukan hal itu dapat dilihat dari kinerja komunikasi antar sistem dapat bekerja. Dengan telah dilakukannya perancangan sistem IoT dapat memberikan kemudahan dalam melakukan pengendalian dan pengamatan sistem pendingin ruangan secara real-time disebabkan user tidak perlu mengobservasi secara langsung keberadaan kondisi ruangan dalam keadaan menyala atau mati user pun dapat mematikan atau menyalakan pendingin ruangan tanpa mengobservasi secara langsung dengan jangkauan akses yang luas dimanapun user berada selama user memiliki akses internet..Kata kunci- konservasi energi, v-model, kontrol, IoT