Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Gipsum Terhadap Karakteristik Bata Ringan Berbahan Dasar Tanah Diatomae Putri Adnin; Mochammad Afifuddin; Muttaqin Muttaqin
Journal of The Civil Engineering Student Vol 2, No 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, April 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batu bata merupakan salah satu bahan bangunan yang banyak digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan dinding rumah dan gedung. Pemanfaatan batu bata dalam konstruksi perlu adanya peningkatan, salah satu cara yang dilakukan pada penelitian ini adalah mencampur material dasar pembuatan batu bata dengan menggunakan tanah diatomae dan gipsum. Benda uji yang digunakan dalam penelitian ini berukuran 21 cm x 11 cm x 4,5 cm, dibuat dengan 5 variasi penambahan gipsum yaitu 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%. Jumlah masing-masing benda uji adalah 12 buah benda uji untuk setiap variasi. Pengujian yang dilakukan yaitu kuat tekan, penyerapan air, kerapatan semu dan berat jenis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan optimum gipsum adalah pada variasi 5% dengan hasil kuat tekan bata tunggal maksimum yaitu 5,824 Mpa, kuat tekan bata berpasangan 3,566 Mpa, penyerapan minimum sebesar 30,850% dan kerapatan semu sebesar 1,292 gram/cm3. Berdasarkan hasil pengujian terhadap karakteristik bata, menunjukkan bahwa penggunaan gipsum optimum yaitu pada variasi 5%.
Analisis Kegagalan Struktur Ruang Aula Gedung Serbaguna Kabupaten Pidie Jaya Cut Nella Asyifa; Muttaqin Muttaqin; Mochammad Afifuddin
Journal of The Civil Engineering Student Vol 1, No 3 (2019): Volume 1, Nomor 3, Desember 2019
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aceh is one of the provinces in Indonesia at risk of earthquakes. On December 7, 2016, a magnitude 6.8 earthquake occurred in which is Pidie Jaya District at coordinates of 5.25 LU and 96.24 east longitude. One of the buildings having failure construction because of the earthquake is Hall Room of Multipurpose Building of Pidie Jaya District. Column in the front of the hall has a large permanent deformation, so it can be said that the structure has failed. The purpose of this research is to know the cause of the structural failure with the help of software SAP2000 version19 and compared it to SNI 1727-2013 and SNI 1726-2012. Hall Room of Pidie Jaya District which has 10 m height is modeled as space frame then analyzed with dynamic response spectrum. Two models of analysis were created; is that model 1 with structure as existing condition and model 2 with structure modification. The results obtained the largest capacity ratio of beam is 2.216 and column is 1.198, the largest lateral displacement at the direction of Y on the first floor is 321,334 mm, the second floor is 631,997 mm and the third floor is 782,954 mm. The largest story drift in the direction of Y on the first floor was 321,334 mm, on the second floor was 310,663 mm and the third floor was 150,958 mm. The cause of failure structure of Hall Room Multipurpose Pidie Jaya District is the small stiffness of the structure in the direction of Y. 
Evaluasi Kinerja Struktur Bangunan Gedung Serba Guna Kabupaten Pidie Jaya Akibat Gempa Dengan Menggunakan Analisis Pushover shofiyatul khairiyah nasty; Muttaqin Muttaqin; Mochammad Afifuddin
Journal of The Civil Engineering Student Vol 2, No 3 (2020): Volume 2, Nomor 3, Desember 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada 7 Desember 2016, Kabupaten Pidie Jaya diguncang oleh gempa dengan kekuatan 6,4 SR. Gedung Serba Guna Kabupaten Pidie Jaya mengalami kegagalan struktur akibat gempa tersebut. Gedung Serba Guna adalah gedung tiga lantai yang terdiri dari bangunan depan dan bangunan belakang. Penelitian ini dilakukan pada gedung bagian depan yang terdiri dari balok dan kolom beton bertulang. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah mendapatkan level kinerja bangunan struktur gedung. Level kinerja struktur bangunan didapat melalui performance point struktur bangunan setelah analisis pushover dilakukan. Performance point adalah perpotongan dari demand spectrum dan kurva spectrum kapasitas. Analisis didasarkan pada ATC 40, FEMA 356, dan SNI 1726:2012. Nilai performance point tertinggi dari analisis pushover arah x adalah base reaction sebesar 590.095 ton dengan displacement 3.6 cm, sedangkan level performance point analisis arah y tertinggi adalah base reaction 600,043 ton untuk displacement 1.5 cm. Berdasarkan SNI 1726:2012 displacement maksimum yang diizinkan untuk gedung adalah 30 cm, dengan demikian nilai displacement yang didapat dari performance point masih memenuhi ijin.. Level kinerja bangunan gedung Serba Guna Kabupaten Pidie Jaya adalah immediate occupancy yang artinya struktur mengalami kerusakan yang tidak signifikan namun membutuhkan perbaikan.
Analisis Deformasi Struktur Bangunan Aula Gedung Serbaguna Kabupaten Pidie Jaya Akibat Gempa Pidie Jaya Desember 2016 M.Ikhsan Maulana; Muttaqin Muttaqin; Mochammad Afifuddin
Journal of The Civil Engineering Student Vol 2, No 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, April 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Pidie Jaya pada Desember 2016 dengan magnitude 6,5 SR menyebabkan banyak bangunan mengalami kerusakan salah satunya gedung Serbaguna Kabupaten Pidie Jaya. Kolom pada bagian muka Aula Gedung yang terbuat dari baja komposit mengalami deformasi permanen cukup besar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perilaku deformasi struktur Ruang Aula Gedung ketika menerima beban gempa yang bekerja. Gedung tersebut dilakukan analisis dengan data gempa Pidie Jaya yang diperoleh dari BMKG Mata-Ie dengan analisis time history. Hasil yang didapatkan displacement terbesar searah Y sebesar 19.793 cm untuk lantai satu, pada lantai dua sebesar 37.976 cm serta 46.938 cm pada lantai tiga. Sedangkan simpangan antar lantai terbesar searah Y yaitu pada lantai satu sebesar 870.892 mm, pada lantai dua sebesar 800.052 mm serta 394.328 mm  pada lantai ketiga. Nilai base shear terbesar terjadi yaitu arah  X sebesar 8527 kN.
Analisis Perilaku Geser Balok Beton Bertulang dengan Metode Elemen Hingga Non-Linear Alfisyahrin Alfisyahrin; Mochammad Afifuddin; Rudiansyah Putra
Journal of The Civil Engineering Student Vol 1, No 3 (2019): Volume 1, Nomor 3, Desember 2019
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis geser suatu elemen struktural perlu mendapat perhatian khusus dikarenakan keruntuhan akibat geser terjadi secara tiba-tiba tanpa peringatan terlebih dahulu berbeda halnya dengan keruntuhan akibat lentur yang ditandai terlebih dahulu oleh lelehnya tulangan tarik (kondisi under reinforced). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perilaku geser balok beton bertulang dengan menggunakan software ATENA V5 yang berbasis elemen hingga dan hasilnya dibandingkan dengan penelitian eksperimental. Hasil analisis numerik ATENA V5 menunjukkan nilai yang mendekati dengan hasil eksperimental. Beban ultimit pada balok BMT Normal HSC menunjukkan perbedaan sebesar 3,16% dan lendutan ultimit sebesar 11,34% sedangkan pada balok BK-25, beban ultimit menunjukkan perbedaan sebesar 15,88% dan lendutan ultimit sebesar 19,87%. Untuk balok BN diperoleh kapasitas geser sebesar 226 kN dengan lendutan sebesar 7,281 mm. Adapun pola kehancuran balok pada model numerik menyerupai pola kehancuran model eksperimental. Hasil analisis numerik ATENA V5 menunjukkan bahwa semua balok yang dimodelkan gagal terhadap geser sesuai dengan yang direncanakan.
Identification of Natural Frequency and Damping Ratio using Mikrotremor on Evacuation Building Ulee Lheue and Alue Deah Teungoh Teuku Nanta Setia; Mochammad Afifuddin; Yunita Idris
Journal of The Civil Engineering Student Vol 2, No 2 (2020): Volume 2, Nomor 2, Agustus 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dynamic of structure is parameter robustness building to dynamic load. That include natural frequency, and damping ratio. Dynamical structure characteristic analysis is done at escape building Ulee Lheue and escape building Alue Deah Teungoh using mikrotremor data record. The objectives are to find out the natural frequency of the building and ground beneath, and damping ratio of building. Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) is use to process the ground data, , Floor Spectral Ratio (FSR) and Random Decrement Method (RDM) is use to process the building data. The results of ground natural frequency (f0) Alue Deah Teungoh is 4,571 Hz, and Ulee Lheue is 5,022 Hz. Natural frequency (f0) escape building Alue Deah Teungoh is 1,461 – 2,443 Hz, and escape buiding Ulee Lheue is 1,430 – 4,168 Hz. Damping ratio escape building Alue Deah Teungoh is 2,000 – 4,496 %, Damping ratio escape building Alue Deah Teungoh is 2,973 – 4,831 %.
Sifat Mekanis Beton Ringan dengan Agregat dari Tanah Diatomae Nurhardiyanti Br. Purba; Mochammad Afifuddin; Muttaqin Muttaqin
Journal of The Civil Engineering Student Vol 2, No 1 (2020): Volume 2, Nomor 1, April 2020
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kuat tekan, kuat tarik belah, modulus elastisitas, hubungan tegangan-regangan, pola retak dan absorpsi beton ringan yang menggunakan agregat dari tanah diatomae dengan 5 variasi faktor air semen (FAS), yaitu 0,4; 0,5; 0,6; 0,7 dan 0,8. Hasil perencanaan proporsi agregat didapat gradasi yang baik pada perbandingan persentase agregat campuran sebesar 60% agregat kasar, 12% pasir kasar dan 28% pasir halus. Hasil penelitian menunjukkan nilai kuat tekan dan kuat tarik belah terbesar terdapat pada variasi FAS 0,4 yaitu sebesar 8,881 MPa dan 1,082 MPa. Nilai modulus elastisitas terbesar juga terdapat pada variasi FAS 0,4, yaitu sebesar 7626,01 MPa. Hasil pengujian absorpsi dengan nilai terbaik terjadi pada variasi FAS 0,4, yaitu sebesar 37,682%. Besarnya berat isi beton yang dihasilkan adalah berkisar antara 1512,832 kg/m3 sampai 1586,549 kg/m3.
Pengaruh Substitusi Campuran Abu Ampas Tebu dan Abu Sekam Padi sebagai Pengganti Semen terhadap Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi pada Lingkungan yang Berbeda Nadya Rayyana; Mochammad Afifuddin; Yunita Idris
Journal of The Civil Engineering Student Vol 1, No 1 (2019): Volume 1, Nomor 1, April 2019
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan abu ampas tebu dan abu sekam padi sebagai pengganti semen dapat menjadi alternatif terbaik untuk mengatasi masalah lingkungan dikarenakan ampas tebu dan abu sekam padi merupakan salah satu sumber ampas terbanyak yang terdapat di Indonesia. Hal ini dikarenakan kedua ampas tersebut mengandung Silika (SiO2) sebagai salah satu unsur yang terkandung dalam semen. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lingkungan terhadap kuat tekan beton dengan penggunaan campuran abu ampas tebu dan abu sekam padi sebagai substitusi semen pada lingkungan yang terlindung, tidak terlindung, dan tertimbun tanah.  Material yang digunakan dalam penelitian ini adalah semen Portland, agregat halus, agregat kasar, air, superplasticizer, campuran abu ampas tebu dan abu sekam padi sebagai substitusi semen dengan variasi 0%, 5%, 10%, dan 15% dari volume semen.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan lingkungan perawatan berpengaruh terhadap kuat tekan beton mutu tinggi. Hasil pengujian kuat tekan beton mutu tinggi paling optimum pada umur 28 hari dan 56 hari yaitu pada persentase 5% yang mengalami peningkatan sebesar 40,76% dan 45,41% pada lingkungan terlindung.
Pengaruh Variasi Tinggi Portal Terhadap Perilaku Portal Bidang Baja Hollow yang diisi Mortar FAS 0,4 Mursal Mursal; Mochammad Afifuddin; Huzaim Huzaim
Journal of The Civil Engineering Student Vol 1, No 2 (2019): Volume 1, Nomor 2, Agustus 2019
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Material yang sering digunakan untuk konstruksi adalah baja hollow. Namun penggunaan profil baja hollow untuk konstruksi struktural masih sangat kurang. Hal ini dikarenakan baja hollow memiliki lubang di dalamnya sehingga mudah mengalami tekuk dan tidak kuat menahan beban. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan nilai kapasitas dan daktilitas dari 3 portal bidang baja hollow yang diberi isi mortar dengan variasi tinggi portal. Penelitian ini dimulai dengan perencanaan dengan metode matriks. Benda uji dibuat menjadi 3 portal bidang dengan variasi tinggi portal 400 mm, 500 mm, dan 600 mm yang diberi nama dengan PBT40, PBT50, dan PBT60. Selanjutnya dilakukan pengecoran mortar dengan FAS 0,4 dan ditambahkan sika viscocrete-10 yang diisi ke dalam rongga kosong pada baja hollow dan mortar diuji pada umur 21 hari. Penyambungan antara satu batang dengan batang lainnya dilakukan dengan cara sambungan las, yang kemudian diperkuat dengan pengelasan pelat buhul. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah beban dan lendutan maksimum adalah PBT40 sebesar 11,31 ton dan 11,71 mm, PBT50 sebesar 13,24 ton dan 25,64 mm, dan PBT60 sebesar 20,07 ton dan 18,84 mm. Nilai daktilitas pada PBT40 adalah sebesar 1,567, PBT50 sebesar 4,460, dan pada PBT60 sebesar 1,799.
Evaluasi Kinerja Gedung 20 Lantai dengan Variasi Dinding Geser Berdasarkan Analisis Time History Gempa Irlangga Nedial Handoyo; Mochammad Afifuddin; Rudiansyah Putra
Journal of The Civil Engineering Student Vol 1, No 3 (2019): Volume 1, Nomor 3, Desember 2019
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aceh merupakan salah satu daerah di Indonesia yang sering mengalami gempa bumi. Pasca terjadinya gempa tanggal 26 Desember 2004 pembangunan kontruksi di Aceh mengalami peningkatan. Maka dari itu perlu adanya penelitian untuk meninjau aturan gempa yang terbaru. Dalam beberapa perencanaan bangunan terhadap beban gempa sendiri dapat didesain dinding geser untuk memberikan kekakuan dan kekuatan lateral. Analisis ini  bertujuan untuk melihat perilaku struktur dalam merespon beban dinamis yang terjadi akibat gempa bumi dengan menggunakan metode Time History Analysis dengan variasi penempatan dinding geser. Objek penelitian ini merupakan gedung fiktif yang memiliki 20 lantai yang difungsikan sebagai bangunan hotel. Data yang mendukung penelitian ini adalah data dari shop drawing gedung, data percepatan tanah puncak (PGA) serta data rekap riwayat gempa bumi yang pernah terjadi. Data riwayat gempa yang digunakan berupa gempa Kobe, gempa El-Centro dan gempa Irpinia. Data yang telah diperoleh akan diproses menggunakan program STERA 3D versi 9.0. Hasil evaluasi drift menunjukkan bahwa case 1 dan case 3  mengalami drift yang masih dalam kategori aman berdasarkan Anonim [1], sedangkan case 2  mengalami drift yang tidak aman pada lantai 4 – lantai 9. Hasil evaluasi base shear menunjukkan bahwa pada case 1 gedung aman terhadap gempa Irpinia dan Kobe, pada case 2 gedung aman terhadap gempa Irpinia (arah Y) dan Kobe dan pada case 3 gedung hanya aman terhadap gempa Kobe berdasarkan dari nilai yang minimum yang disyaratkan oleh Anonim [1].