Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Efektifitas Penggunaan Pasar Rakyat Desa Bonto Tengnga di Kecamatan Sinjai Borong Muhammad Amar; Makmur Makmur; Fajaruddin Fajaruddin; Suzi Alfitra
Politika Progresif : Jurnal Hukum, Politik dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2024): Desember : Politika Progresif : Jurnal Hukum, Politik dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/progres.v1i4.1368

Abstract

The type of research in this study is a qualitative research method with description format, while the data collection techniques in this study are: observation, interviews, documentation. Then the data analysis techniques used is data collection, data reduction and conclusion drawing. Informants namely: Department of Industry and Trade of Sinjai Regency, Secretary of Bonto Tengnga Village, Market Traders of Sinjai Village. Tengnga, Bonto Tengnga Village Market Traders, buyers, Bonto Tengnga Village Community. Tengnga Village Community. The results of research on the Effectiveness of the Use of the Village People's Market Bonto Tengnga in Sinjai Borong sub-district, in terms of the number of traders and stalls concluded that the number of traders selling is around 10 people while the available kiosks are 12 but only one kiosk is used. there are 12 but only one kiosk is used. In terms of buyer interest in the People's Market Bonto Tengnga People's Market is still lacking buyers due to the market schedule which is close to the markets in Sorong. with the markets in Sinjai Borong, as well as the lack of income of the surrounding community, most of whom work as shopkeepers. surrounding communities who mostly work as farmers. In terms of Constraints and Obstacles to the Management of the People's Market, the regulation of traders in buying and selling in the market because sometimes the fields do not follow the rules of the market. in the market because sometimes the fields do not follow the government regulations that have been determined and the traders prefer to follow the regulations. government regulations that have been determined and traders prefer to sell in front of the market because they assume that buyers are buyers. because they think that buyers are always in front and do not keep the market clean. market cleanliness.
Pengaruh Efikasi Diri, Profesionalisme Dan Locusofcontrol Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Ketahanan Pangan Dan Perikanan Kabupaten Rokan Hulu Vika Nurjana; Makmur Makmur; Sherliyana Anggraini
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 7 (2025): JULI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisis pengaruh efikasi diri, profesionalisme, dan locus of control terhadap kinerja pegawai pada Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode sensus, di mana seluruh 42 pegawai menjadi responden. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan wawancara, dengan teknik analisis regresi linier berganda. Hasil pengujian menunjukkan bahwa efikasi diri, profesionalisme, dan locus of control secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (F-hitung = 83,991). Pengujian secara parsial juga menunjukkan bahwa setiap variabel memberikan pengaruh yang signifikan. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa 85,9% kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan 14,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti
Pengaruh Faktor Sosial, Budaya, Pribadi Dan Motivasi Terhadap Persepsi Konsumsi Pangan Pokok Non Beras  Di Wilayah Kecamatan Tambusai Wulan Windari; Arrafiqur Rahman; Makmur Makmur
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor sosial, budaya, pribadi dan motivasi secara simultan terhadap persepsi konsumsi pangan pokok non beras  di wilayah Kecamatan Tambusai. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu pada tahun 2023 berdasarkan data BPS Rokan Hulu sebanyak 60.878 jiwa. Sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah sebanyak 270 orang. Variabel bebas dalam penelitian ini faktor sosial, budaya, pribadi dan motivasi, variabel terikat (Y) persepsi konsumsi. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan  regresi linear berganda diperoleh hasil sebesar Y =  1,446 + 0,356 X1 + 0,516 X2 + 0,273 X3+ 0,591 X4 + e. Berdasarkan hasil pengujian secara parsial diketahui bahwa faktor sosial, budaya, pribadi dan motivasmemiliki pengaruh yang signifikan terhadap persepsi konsumsi, dimana nilai signifikan menunjukan bahwa lebih kecil dari taraf signifikan 0,05. Pada perhitungan koefisien determinasi diperoleh menunjukkan bahwa besarnya pengaruh faktor sosial, budaya, pribadi dan motivassecara bersama-sama berpengaruh positif terhadap persepsi konsumsi adalah sebesar 69,8%, sedangkan 30,2% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.
Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kualitas Loyalitas PelangganDi Toko Saprodi BumDes Karya Anggun Desa Pasir Jaya Ilham Ali Maksum; Makmur Makmur; Heffi Christya Rahayu
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 8 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krusialnya kualitas pelayanan dalam membangun loyalitas pelanggan, khususnya pada konteks Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang menghadapi tantangan operasional dalam persaingan bisnis. Bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas pelanggan di Toko Saprodi BUMDes Karya Anggun Desa Pasir Jaya, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 96 pelanggan yang dipilih menggunakan rumus Slovin dari total populasi 2.604 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS versi 24, setelah instrumen dipastikan valid dan reliabel. Hasil analisis membuktikan bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan secara statistik terhadap loyalitas pelanggan, yang ditunjukkan oleh nilai t-hitung sebesar 22,879 dengan tingkat signifikansi 0,000. Koefisien regresi sebesar 0,545 mengindikasikan bahwa setiap peningkatan persepsi kualitas pelayanan akan meningkatkan loyalitas secara proporsional. Dengan demikian, disimpulkan bahwa kualitas pelayanan merupakan prediktor fundamental dalam membentuk dan mempertahankan loyalitas pelanggan. Implikasinya, investasi strategis pada peningkatan keandalan, daya tanggap, dan jaminan layanan menjadi esensial bagi keberlanjutan BUMDes.
ANALISIS BREAK EVEN POINT (BEP) DALAM KEPUTUSAN PERENCANAAN LABA PADA CAFE COWBOY ROHUL Elsa Wulan Dari; Makmur Makmur; Hendry Kurniawan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 4 (2025): AGUSTUS - SEPTEMBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Break Even Point  (BEP) sebagai dasar dalam pengambilan keputusan perencanaan laba pada Cafe Cowboy Rohul dengan fokus pada dua produk utama, yaitu Chicken Steak Bakar dan Ice Coffe Latte. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis Break Even Point (BEP) dilakukan dalam sauan unit maupun rupiah, serta dilanjutkan dengan perencanaan laba berdasarkan target yang telah ditentukan. Hasil peneitian menunjukkan bahwa nilai BEP untuk Chicken Steak Bakar berkisar antara 588,24 hingga 769,23 porsi atau Rp20.588.083,83 hingga Rp26.973.076 per bulan, Sedangkan, nilai BEP untuk Ice Coffe Latte berkisar antara 980,39 hingga 1.087 porsi atau Rp19.607483,14 hingga Rp23.739.130,43 per bulan. Perencanaan laba yang dihitung menunjukkan bahwa, jumlah penjualan aktual selama tahun 2024 berada di bawah angka yang direncanakan sehingga target laba belum tercapai. Hasil penelitian ini belum mempresentasikan keseluruhan kinerja keuangan Cafe Cowboy Rohul karena hanya menganalisis dua produk utama.
Pengelolaan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kelurahan Sangiasseri Muhammad Amar; Andi Nur Akbar; Makmur Makmur
Concept: Journal of Social Humanities and Education Vol. 4 No. 2 (2025): Concept: Journal of Social Humanities and Education
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/concept.v3i4.1509

Abstract

The BPNT problem which eventually became the background of the research problem began when researchers were visiting one of the food distribution places in Sangiasseri Village in early February 2020, this market is one of the places where the community receives assistance, when researchers conducted research at the place where the community received assistance, researchers listened to residents' complaints where the assistance they received varied, some received IDR 300,000 and some received IDR 600,000. The community explained that the non-cash food assistance program received was usually charged by the management, there were also delays in disbursement where residents received once every three months which became a problem in the BPNT program. In its implementation, the Non-Cash Food Assistance (BPNT) program experienced inaccurate targeting where financially capable families received assistance, while poor families did not. So that the socio-economic welfare of beneficiaries has not increased Non-Cash Food Assistance (BPNT) in the socio-economic welfare of beneficiaries, researchers discuss the running of the implementation of BPNT from the Sub-district, Village, RW and RT, BPNT Facilitators, and E-Warong and present findings on obstacles in the BPNT implementation system in the welfare of underprivileged families in Sangiasseri village.
Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di RA – Alfatah Iis Nurkamilah; Makmur Makmur
Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 4 No. 3 (2025): September: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimak.v4i3.4964

Abstract

This study aims to analyze human resource management in improving the quality of education at RA Al-Fatah, focusing on four aspects: planning, recruitment, training and development, as well as monitoring and evaluation. Using a qualitative descriptive method, data were collected through interviews, observations, and documentation. The findings show that: (1) HR planning involves strategy formulation such as RPP, RPPH, and task division among vice principals; (2) recruitment is conducted through two models—government-based and committee-based—using a competency-based selection process; (3) training includes Merdeka Curriculum workshops and capacity-building in curriculum development; (4) monitoring and evaluation are carried out regularly, both internally and externally, to assess performance and improve educational quality.
Strategi Kepala Desa Barania Dalam Mencapai Prestasi Sebagai Desa Wisata Muhammad Amar; Harti Febrianti; Makmur Makmur
WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 1 No. 4 (2023): November : WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/wissen.v1i4.37

Abstract

The purpose of this study was to find out how the government of Barania Village achieved achievement as the best Tourism Village in the Cleanliness, Health, Safety, Enverorment Sustainability (CHSE) category. This research uses a descriptive research type with a qualitative approach which is intended to provide a clear description and overall description of the strategy of the head of Barania Village in achieving achievements as a Tourism Village. And using data collection techniques used in this study include observation, interviews, and documentation. The data analysis technique used is data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that in implementing the strategy of the head of Barania Village in achieving achievements as a Tourism Village, it can be seen from several indicators, namely, good management of Human Resources (HR), structured allocation of funds, both Village Fund Allocation (ADD) and Allocation Funds Specifically (DAK), the use of technology and information in the Barania Tourism Village cannot be utilized optimally, and the provision of facilities and infrastructure is also inadequate.
STRATEGI PROGRAM KESEHATAN PUSKESMAS DI SEKOLAH DASAR Makmur Makmur; Treesia Sujana; Angkit Kinasih
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 8, No 2 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v8i2.301

Abstract

Usia anak merupakan usia yang rentan terhadap penyakit, kegiatan pelayanan kesehatan gigi dan mulut adalah Upaya Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) yang merupakan upaya promotif dan preventif kesehatan gigi khususnya untuk anak Sekolah Dasar. Puskesmas memiliki program Promosi Kesehatan di Sekolah Dasar, dimana keberhasilan program ini terutama tergantung pada kemitraan antara instansi terkait, terutama Puskesmas dan Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan usaha kegiatan promosi kesehatan Puskesmas Getasan di Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam (in-depth interview) menggunakan pedoman wawancara. Penelitian ini dilakukan di daerah Puskesmas Getasan Kabupaten Semarang Kota Salatiga Provinsi Jawa Tengah pada bulan Januari sampai bulan Maret tahun 2017. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang yang didapat dengan menggunakan tehnik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan analisa data Miles dan Humberman. Hasil dari penelitian ini bahwa usaha kegiatan promosi kesehatan Puskesmas di Sekolah Dasar  sudah cukup baik dan sesuai dengan harapan tenaga kesehatan yang memberikan promosi kesehatan di Sekolah Dasar dengan fasilitas yang cukup dan dukungan antara orang tua dan petugas kesehatan sehingga kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan berdampak positif bagi peningkatan kesehatan anak diusia Sekolah Dasar.