Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Teologi sebagai Justifikasi Politik: Kritik atas “Nalar Politik dan Dakwah ” (al-‘Aql as-Siyâsî wa da’wati ) Ahl as-Sunnah wa al-Jamâ’ah Wardani Wardani
AL MUNIR : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Volume 2 Nomor 2 Tahun 2010
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/amj-kpi.v0i0.711

Abstract

This article is aimed at critizing the political reasoning of the Ahl as-Sunnah wa al-Jamâ’ah. The discussion will be focused firstly on the text (hadîth) criticism which has been proved as weak and “corrupted” by the Ash’arites by interpreting the Ahl as-Sunnah wrongly as the only sect that will be saved. Secondly, ijmâ’ (consensus of the great companions of the Prophet) as a basis of their political reasoning by regarding  historical experiences of moslems of the first generation as normative examples for the successors justified, directly or indirectly, “the logic of power” in their political theory. Finally, the plea of “moderation” which is indeed, an on-going proccess  and has been developed inconsistently, not only made moral passivity, but justified undoubtedly upon it political opportunism
AGENDA PENGEMBANGAN STUDI ISLAM DI PERGURUAN TINGGI: Mempertimbangkan Berbagai Tawaran Model Integrasi Ilmu Wardani Wardani
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 13, No 2 (2015)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract : Basically, there are two approaches to study Islam either in textualsources (Quran and hadith) or in social and cultural expressions. Those arenormative and historical approach. This article suggests that the intensive andconstant dialogue between the twoby applying integrated, rich, syntheticIslamic and western approaches is a must to overcome the intellectual crisis inIslamic studies in Indonesia nowdays. In other words, Islam should not beviewed from one approach only, therefore, we need to build a bridgebetween Islamic religious sciences and secular ones (natural sciences, socialsciences, and humanities). The bridge should be two-fold, e.g. throughislamization of science and scientization of Islam. The first step meansthat we should make a room for scripture in scientific method, and that sciencesmust be value-laden. The second one means that Islamic religious sciences,such as theology, law, and ethics should be learned in the light of scientificstandard of inquiry.
Pluralisme Agama dan Dialog Teologi Wardani Wardani
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 1, No 2 (2002)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/khazanah.v1i2.624

Abstract

Kemajemukan dalam beragama merupakan kenyataan yang di satu sisi merupakan anugerah Tuhan, namun di sisi lain, karena disikapi secara keliru, juga sering menyebabkan konflik, sebagaimana yang terjadi di Ambon di awal tahun 1999. Akar dari konflik tersebut, di samping kemungkinan disebabkan faktor sosial dan politik, juga tidak pelak lagi adalah karena ari klaim kebenaran masing-masing penganut agama. Artikel ini menjelaskan problem pluralisme agama dan kemungkinan solusi terhadap konflik yang ditimbulkan oleh keragaman tersebut. Solusi yang sering ditawarkan adalah dialog pada tataran teologis. Artikel ini berkesimpulan bahwa dialog teologis adalah tawaran elitis, karena persoalan keselamatan sulit untuk dipertemukan seiring dengan kuatnya klaim kebenaran. Tawaran yang realistis adalah dialog pada tingkat etis, yaitu respon bersama umat beragama terhadap isu-isu etis di sekeliling mereka, seperti isu etis di balik kerusakan lingkungan dan bagaimana etika agama mengatasinya. Tawaran lain dalam menghadapi keragaman agama adalah perspektif filsafat perennial tentang kesatuan transendental agama-agama pada tingkat esoteris. Namun, tawaran ini, sama halnya dengan dialog teologis, hanya menyentuh kalangan elitis. Alasan terpenting tentang tidak mungkinnya dialog teologis dan kesatuan agama-agama, serta ini sekaligus menjadi solusi keragaman itu adalah perlunya kita menyadari bahwa agama memiliki dimensi yang absolut (kebenaran teologis) dan yang relatif (interpretasi dan penerapan yang tergantung dengan berbagai konteks). Inklusivitas sangat terkait dengan dimensi terakhir.Kata-kunci: pluralisme, dialog teologis, absolusitas, relativitas, filsafat perennial, klaim kebenaran
Keberlanjutan Usaha Peternakan Sapi Potong dan Peran Kelembagaan Ekonomi Petani di Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat Harniati Harniati; Ampun Ampun; Wardani Wardani; Pratama Pratama
Jurnal Penyuluhan Pertanian Vol 14 No 2 (2019)
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.776 KB) | DOI: 10.51852/jpp.v14i2.414

Abstract

The problems faced by cattle breeders for their sustainability efforts in their business are influenced by economic institutional. Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) is one form of the economic institutional farmers (KEP) which is expected to be the sustainability of the business in the field of agriculture has not been running as its function. The purpose of this research is to 1) analyzing the relationship characteristic implementation functions and capabilities to the role of the farmer's economic institutional; 2) Analyzing Gapoktan's role on the sustainability of cattle breeding; 3) Analyzing the factors that influence the sustainability of cattle breeding business. Sample of respondents as many as 63 people from Gapoktan Buniwangi. The results of this research include the findings that strong factors affect the role of KEP or positively correlated with the role of KEP namely the income of farmers, business experience; while the age of farmers and the number of livestock correlated positively but the effect is relatively weak.Permasalahan yang dihadapi peternak sapi potong untuk keberlanjutan usahanya dipengaruhi oleh kelembagaan ekonomi petani. Gabungan kelompok tani (Gapoktan) merupakan salah satu bentuk Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) yang diharapkan sebagai penghela keberlanjutan usaha di bidang pertanian belum berjalan sesuai fungsinya. Tujuan penelitian ini adalah: 1) menganalisis hubungan karakteristik pelaksanaan fungsi dan kemampuan terhadap peran kelembagaan ekonomi petani; 2) menganalisis peran Gapoktan terhadap keberlanjutan usaha peternakan sapi potong; dan 3) menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keberlanjutan usaha peternakan sapi potong. Sampel responden sebanyak 63 orang dari Gapoktan Buniwangi. Hasil penelitian ini diantaranya yaitu temuan bahwa faktor-faktor yang kuat mempengaruhi peran KEP ataupun berkorelasi positif dengan peran KEP yaitu pendapatan petani, lama atau pengalaman usaha; sedangkan usia dan jumlah ternak berkorelasi positif namun pengaruhnya lemah
Perubahan Sosial Budaya Masyarakat Di Desa Rejo Binangun Dewi Chantika Surahman; Anita Lisdiana; Wardani Wardani
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol 1 No 1 (2020): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.202 KB) | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v1i1.2141

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis dan mengetahui perubahan sosial budaya pertanian pada masyarakat di Desa Rejo Binangun Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur dengan menganalisis perubahan sosial yang terjadi akibat dari kemajuan teknologi mesin. Metode yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Analisis berdasarkan pada fenomena sosial, literatur yang relevan, dan kajian historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan sosial budaya masyarakat di bidang pertanian pada masyarakat Desa Rejo Binangun Kecamatan Raman Utara Kabupaten Lampung Timur. Masyarakat Suku Bali mengalami perubahan sosial di bidang pertanian yang awalnya bertani secara konvensional, perlahan bergeser mulai menggunakan mesin dan ke arah industrial. Budaya derep perlahan-lahan mulai berkurang. Hal ini disebabkan oleh adanya teknologi baru berupa mesin pertanian pada proses panen padi. Kata Kunci: perubahan sosial, budaya, derep
RANCANG BANGUN ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOG (OPAC) PADA SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS PATTIMURA Wardani Wardani; A. Simanjuntak; Elverly. B. Johannes
Jurnal ISOMETRI Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Penelitian Jurusan Teknik Mesin
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.048 KB) | DOI: 10.30598/isometri.2022.1.1.1-8

Abstract

Penelitian ini membahas tentang rancang bangun Online Public Access Catalog (OPAC). Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem catalog pada perpustakaan Universitas Pattimura. Perpustakaan Universitas Pattimura saat ini masih berupa panduan manual sehingga sistem informasi dan pengaturan sirkulasi bahan pustaka masih belum maksimal, permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana membuat suatu sistem katalog perpustakaan berbasis web yang dapat memberikan manajemen data dengan menyediakan layanan online yang bersifat optimal serta memberikan kemudahan bagi pihak pengelola untuk melakukan penelusuran koleksi bahan pustaka pada perpustakaan universitas pattimura. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data yang dilakukan dengan studi lapangan yang dimana terdapat observasi, interview, dan brainstorming, serta studi literatur. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah metode waterfall yang dimana terdapat Analisa, Perancangan (Design), Code (Pengkodean/Coding), Pengujian (Testing) dan Perawatan (Maintenance). Sistem Katalog Akses Publik Online (OPAC) berbasis mobile dapat diakses baik melalui internet online maupun melalui ponsel diharapkan dapat mengatasi kesulitan tersebut. Sistem ini akan memudahkan akses katalog koleksi perpustakaan seperti pencarian penulis, kata kunci, penerbit, beserta data buku lainnya, dan dapatkan informasi di perpustakaan tempat buku-buku berada dan nomor ekslempar masih ada tersedia. Sehingga pengguna dapat langsung menuju ke tempat buku sesuai dengan lokasinya diperoleh dari sistem.
Education Management System Approach Amiruddin Amiruddin; Tulus Abdul Wahid; Togu Yunus Hidayatullah; Wardani Wardani; Yuli Amelia
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 6 No 2 (2022): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v6i2.4857

Abstract

Systems approach is needed in education management. In managing an educational institution there must be this system so that all processes that will be carried out/carried out are interconnected with one another. Utilization of this system approach is felt by educational institutions. Here we will discuss the meaning of the system itself, the notion of management and education, what components are in the education system and how the system is in education management and finally about the benefits felt by educational institutions in using this systems approach.