Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Estimasi Simpanan Karbon di Atas Permukaan Tanah pada Hutan Rakyat di Kawasan Perkotaan, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung Vita Arianasari; Rahmat Safe'i; Arief Darmawan; Hari Kaskoyo
Jurnal Ilmu Kehutanan Vol 15 No 2 (2021): September
Publisher : Faculty of Forestry Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2843.28 KB) | DOI: 10.22146/jik.v15i2.1537

Abstract

Community forest plays an equally important role in ecological aspects when compared to other types of forest, one of which is carbon storage that helps in mitigating global climate change. The existence of community forests that are part of urban areas is quite rare, so this research needs to be carried out considering its special location. This study aimed to estimate the carbon storage contained in urban community forests, Bandar Lampung City, Lampung Province. The methods used in this research were destructive and non-destructive. Carbon storage measurements were carried out in three carbon pools, namely aboveground biomass; necromasses; litter, and understorey. The measurements were carried out by a vegetation inventory on 15 plot clusters located in the study area. The results indicated that the average value of carbon storage was 54.59 tC/ha with a value interval of 48.93 tC/ha up to 60.26 tC/ha. Aboveground biomass held the largest percentage as a contributor to carbon storage 95.71%, followed by necromass 4.23%, litter and understory 0.05%.
Studi Keberlanjutan Ipal Komunal Melalui Perspektif Ekonomi, Kelembagaan, Dan Tata Kelola: Studi Kasus Di Pekon Margakaya Dan Pekon Margodadi Kabupaten Pringsewu Rahman Sumanto; Samsul Bakri; Sri Aryanti; Sutarto Sutarto; Hari Kaskoyo; Irma Lusi Nugraheni
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 3 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i3.7611

Abstract

Instalasi pembuangan air limbah merupakan masalah krusial dalam lingkungan jika tidak dilakukan dengan baik. Isu-isu yang terkait dalam IPAL Komunal akan bedampak pada keberlanjutan IPAL Komunal. Pekon Margakaya dan Pekon Margodadi merupakan salah satu desa di Kabupaten Pringsewu yang memiliki Instalasi pembuangan air limbah lima tahun akhir ini. Tujuan pembangunan IPAL Komunal tersebut selain memperdaya masyarkat dan menyelesaikan isu lingkungan akan tetapi memiliki dampak berkelanjutan. melalui analisis Structural Equation Modeling merupakan gabungan antara analisis regresi dan analisis faktor dari indikator atas variabel latennya yang kemudian hasil rangkaian hubungan secara simultan. penelitian ini yang menunjukan korelasi atau hubungan yang kuat untuk keberlanjutan IPAL Komunal secara lansung terdapat pada, kelembagaan (p-value = 0,001) atau berkorelasi nyata 99,9% dan ekonomi berpengaruh (p-value = 0,033) atau berkorelasi nyata sebesar 96,7% terhadap keberlanjutan. Pengaruh Kelembagaan dan Ekonomi terhadap Tata kelola IPAL Komunal, yaitu Kelembagaan (p-value = 0,000) dan ekonomi berpengaruh (p-value = 0,000) berkorelasi nyata sebesar 100% terhadap keberlanjutan IPAL Komunal. Dalam penelitian ini yang tidak memiliki korelasi nyata terhadap keberlanjutan terdapat pada Tata kelola. Berdasarkan besaran pengaruhnya terhadap keberlanjutan, maka faktor prioritas yang memerlukan pengembangan adalah faktor ekonomi dan faktor kelembagaan.
PENGELOLAAN TUMBUHAN PORANG UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA TEGAL YOSO Riska Febrianti; Gunardi Djoko Winarno; Trio Santoso; Hari Kaskoyo
Journal of People, Forest and Environment Vol. 3 No. 2 (2023): November
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jopfe.v3i2.7447

Abstract

 Porang (Amorphophallus muelleri) memiliki potensi besar untuk berfungsi sebagai penunjang kesejahteraan masyarakat sekitar hutan serta untuk upaya konservasi hutan yang tersisa maupun yang akan direboisasi. Tujuan dilakukannya  penelitian ini untuk mengetahui sumber benih porang, cara melakukan penanaman porang di lapangan, cara pemeliharaan porang dan cara menghindari kegagalan panen akiat akibat aktivitas gajah. Metode yang digunakan yaitu wawancara mendalam dan survey ke lapangan. Survei lapangan dilakukan untuk mengumpulkan data tentang luas lahan yang digunakan untuk budidaya porang, teknik budidaya yang digunakan, input yang diperlukan seperti bibit, pupuk, serta hasil panen yang dicapai. Desa Tegal Yoso, yang terletak di Lampung Timur masih sedikit petani yang melakukan budidaya porang. Pengelolaan porang baru dilakukan oleh 2 petani seluas ¼ ha. Padahal, budidaya porang di desa tersebut memiliki potensi besar untuk memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat setempat dan juga diharapkan dapat dikembangkan di Tegal Yoso untuk mendukung mitigasi konflik gajah dan manusia pada masa depan. Pendapatan dari porang secara efisien sebesar Rp150.000.000.
POTENSI PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP) SEKTOR KEHUTANAN MELALUI PERAN TENAGA TEKNIS PENGELOLAAN HUTAN PRODUKSI LESTARI (GANIS PHPL) Popi Tri Astuti; Hari Kaskoyo
Journal of People, Forest and Environment Vol. 4 No. 2 (2024): November
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jopfe.v4i2.10015

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan potensi sumber daya alam yang melimpah. Salah satu sektor dengan hasil sumberdaya alam terbanyak yaitu.sektor kehutanan. Sumber utama seperti kayu masih menjadi target pengelolaan hutan di Indonesia disamping beberapa produk Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) kian terus dikembangkan sebagai komodita dengan potensi nilai ekonomi yang tinggi   Semakin merosotnya hasil produksi kayu bulat hutan alam mengancam penurunan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor kehutanan.  Untuk mengantisipasi penurunan PNBP, Pemerintah kemudian berusaha menaikkan besarnya tarif Provisi Sumber Daya Hutan (PSDH) dan Dana Reboisasi (DR). Kondisi ini mampu diharapkan mampu untuk mengkaji secara rinci terkait produksi kayu bulat dan kompensasi dana PSDH, DR dan Izin Usaha Pemanfaatan Hutan (IUPH) secara berkala kepada setiap pemegang izin Hak Pengusahan Hutan (HPH)/Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK). Untuk itu, Tenaga Teknis Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (GANIS-PHPL) memegang peranan yang dimiliiki untuk mengantisipasi kemerosotan PNBP disektor kehutanan melalui keterampilan dan kompetensi yang dimilikinya. Hal ini juga dapat didukung dengan semakin berkembangnya teknologi, sehingga mampu memanfaatkan basis sistem teknologi dan sistem informasi.