Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Vitamin E Terhadap Derajat Stress Oksidatif Akibat Olahraga Ngadiman Ngadiman; Fuad Noor Heza; Bayu Suko Wahono
Physical Activity Journal (PAJU) Vol 4 No 2 (2023): Physical Activity Journal (PAJU)
Publisher : Department of Physical Education, Faculty of Health Sciences, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.paju.2023.4.2.8477

Abstract

Olahraga mempunyai dampak positif dan negatif. Dampak positif olahraga diantaranya adalah meningkatkan kebugaran dan kesehatan, meningkatkan prestasi dan mencegah berbagai penyakit. Salah satu dampak negatif olahraga adalah terbentuknya senyawa oksidan yang memicu peristiwa stres oksidatif. Stres oksidatif terjadi karena sistem pertahanan antioksidan tubuh tidak mampu mengimbangi produksi radikal bebas. Stress Oxidative (SOD) dan Malondialdehyde (MDA) merupakan penanda aktivitas biologis dalam organisme yang terpapar stres oksidatif dari radikal bebas. Vitamin E adalah contoh antioksidan eksogen yang memiliki kandungan berbagai komponen antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian vitamin E sebelum aktivitas fisik terhadap konsentrasi malondialdehida plasma dan derajat kerusakan SOD akibat stres oksidatif pada manusia setelah aktivitas fisik. Rancangan penelitian menggunakan desain kelompok kontrol uji coba pasca laboratorium dengan tiga kelompok yang masing-masing terdiri dari sembilan subjek. Pengukuran dilakukan dengan mengambil 3 cm3 darah sebelum dan sesudah aktivitas fisik submaksimal. Dari uji post hoc diketahui terdapat perbedaan yang bermakna (0,001) antara kelompok kontrol dan kelompok K1 (dosis vitamin E 250 mg). Terdapat perbedaan bermakna (0,000) antara kelompok kontrol dan kelompok K2 (vitamin E dosis 500mg). Terdapat perbedaan bermakna (0,006) antara kelompok perlakuan K1 (vitamin E dosis 250mg) dengan K2 (vitamin E dosis 500mg). Simpulan dari penelitian ini adalah pemberian antioksidan eksogen (vitamin E dosis 250 mg dan dosis 500 mg) sebelum aktivitas fisik selama tujuh hari dapat menurunkan kadar SOD dan MDA plasma
Sosialisasi anti-bullying di SD Negeri 01 Sidasari Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap Ernawati Ernawati; Nur Halimah Putri Ningrum; Fadhil Ikthiar Andardanto; Hazna Ulaya; Lintang Aulia Prasetya; Nathaniel Situmorang; Triana Niken Ayu; Aldy Adhiaraga Sukma; Rizky Setyo Wulandari; Ngadiman Ngadiman
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 5 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i5.33955

Abstract

AbstrakBullying merupakan salah satu bentuk kekerasan yang marak terjadi di lingkungan sekolah dan berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis dan sosial anak. SD Negeri 01 Sidasari, Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap dipilih sebagai lokasi kegiatan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa KKN Universitas Jenderal Soedirman tahun 2025 untuk mengedukasi siswa mengenai bahaya bullying. Kegiatan ini dilaksanakan pada 16–17 Juli 2025 dan melibatkan siswa kelas 4, 5, dan 6. Metode yang digunakan berupa ceramah interaktif, kuis, dan lomba poster. Evaluasi dilakukan melalui hasil kuis dan penilaian poster yang menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap bullying. Kegiatan ini terbukti efektif dalam menumbuhkan sikap menghargai sesama, meningkatkan empati, dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Ke depannya, program ini disarankan untuk dilanjutkan secara berkelanjutan melalui integrasi dalam kurikulum dan pelatihan bagi guru maupun orang tua. Kata kunci: bullying; sosialisasi; pendidikan dasar; KKN; anak-anak. AbstractBullying is a form of violence that frequently occurs in schools and has a negative impact on children’s psychological and social development. SD Negeri 01 Sidasari, located in Sampang Subdistrict, Cilacap Regency, was selected as the site for a community service program by students of Universitas Jenderal Soedirman’s 2025 KKN. The activity aimed to educate students about the dangers of bullying and was conducted on July 16–17, 2025, involving 4th, 5th, and 6th grade students. The method used included interactive lectures, quizzes, and a poster competition. Evaluation through quiz results and poster assessments indicated improved understanding and awareness among students regarding bullying. This activity effectively fostered mutual respect, empathy, and the creation of a safe school environment. Moving forward, it is recommended that this program be continued sustainably through integration into the school curriculum and by providing training for teachers and parents. Keywords: bullying; socialization; elementary education; community service; children.