Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENDAMPINGAN TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK MEWARNAI KEPADA PASIEN HALUSINASI DI RUMAH SAKIT JIWA MEDAN Lindawati Simorangkir; Mestiana Br Karo; Lili Tumanggor; Agustaria Ginting; King Deston Sitanggang; Ance Siallagan; Magda Siringo-ringo; Lenny Khairani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3427-3431

Abstract

Halusinasi pendengaran yang paling sering terjadi pada pasien gangguan jiwa. Pasien akan mendengar suara orang lain  seperti ejekan, ancaman, dan perintah untuh melukai dirinya sendiri bahkan orang lain. Terapi aktivitas kelompok mewarnai merupakan bentuk komunikasi alam bawah sadar yang dapat mengontrol dan melawan halusinasinya. Tujuan dari kegiatan pengmas ini adalah meningkatkan kemampuan pasien dalam mengontrol halusinasi pendengaran dengan mendampingi pasien melakukan terapi aktivitas kelompok mewarnai di rumah sakit jiwa Medan. Pelaksanaan kegiatan ini tujuankan pada pasien yang mengalami halusinasi pendengaran sebanyak 7 orang. Metode yang digunakan yakni demonstrasi dan diskusi  terkait Strategi pelaksanaan (Sp1 – Sp4) serta menyediakan media gambar dan pensil warna.  Hasil dari terapi aktivitas, pasien mampu mencocokan warna, meningkatkan motorik halus pasien bagus, dan dapat mengotrol halusinasi sesuai dengan strategi pelaksanaan ke 4
Efektivitas Edukasi Dash Berbasis Keluarga Terhadap Tekanan Darah Lansia Di Puskesmas Kutalimbaru Lindawati Simorangkir; Agustaria Ginting; Mestiana Br Karo; Ice Septriani Saragih; Amnita Anda Yanti Br Ginting; Helinida Saragih; Magda Siringo-ringo; Nasipta Ginting
Society Vol 10 No 2 (2022): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v10i2.457

Abstract

Hypertension cases continue to increase worldwide and are the biggest cause of death. In Medan, North Sumatra, the number of hypertensive patients is 7,174 people, and the cause of death is the 4th cause of death. The study aimed to formulate the effectiveness of family-based Dash education on elderly blood pressure at the Kutalimbaru Health Center. This research is a Quasi-Experimental design with one group pretest and posttest design. The population is hypertensive clients at the Kutalimbaru Health Center with a sample of 31 respondents, taken through a purposive sampling technique with the criteria of elderly hypertensive 2-4 years, blood pressure > 140/90 mmHg, age 55 years to 65 years, living with family, receiving medication the same antihypertensive and willing to be a respondent. The instrument used was a sphygmomanometer, a 24-hour Recall observation sheet, and a booklet—analysis with a Wilcoxon sign rank test. Research shows the average systolic blood pressure before 155.16 mmHg after 147.74 mmHg. The average diastolic blood pressure before 85.81 mmHg after 82.26 mmHg. The results of statistical tests showed an effect of family-based education on the blood pressure of older people at the Kutalimbaru Health Center (p = 0.000). The conclusion of family-based education is effective in reducing blood pressure in older people. Suggestions for families are expected to control eating patterns routinely and for older people to have their blood pressure checked regularly at the public health center.
Karakteristik Penderita Skizofrenia Di Rumah Sakit Jiwa PROF. DR. M. ILDREM Tahun 2018-2021 Agustaria Ginting; Friska Sri Handayani br. Ginting; Dina Sinar Agustina Siregar
Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF) Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF)
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/jrikuf.v2i1.68

Abstract

Schizophrenia, a psychotic condition involving social withdrawal, emotional and affective disturbances, and the potential for hallucinations and delusions, serves as the focal point of this research. Symptoms of schizophrenia encompass disruptions in thought processes, emotional effects, volitional disturbances, psychomotor issues, delusions, and hallucinations. The aim of this study is to comprehend the characteristics of schizophrenia patients at Prof. Dr. M. Ildrem Mental Hospital during the period 2018-2021. Employing a descriptive care series approach with a sample size of 100 individuals, the majority of patients are male (54%) with a dominant age range of 17-32 years (66%). Most are unemployed (82%), have completed high school (42%), are unmarried (71%), adhere to Islam (69%), belong to the Batak Toba ethnic group (53%), and commonly exhibit the paranoid subtype of schizophrenia (100%). Recurrence occurs ≥3 times (75%), with hallucinations being a frequently observed symptom (85%). Family involvement in medication control, engaging patients in social activities, and family-oriented events are expected to provide effective support.
Hubungan Aktvitas Fisik Dengan Tingkat Hipertensi Pada Lansia Di Puskesmas Padang Bulan Medan Tahun 2024 Lili Suryani Tumanggor; Agustaria Ginting; Muhammad Rafli
Journal of Golden Generation Health Vol. 2 No. 2 (2026): Journal of Golden Generation Health
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggh.v2i2.1036

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskuler yang paling umum dan paling banyak disandang masyarakat terutama pada lansia. Penderita hipertensi jika tidak mendapatkan penanganan yang baik dapat menyebabkan komplikasi yang cukup serius bahkan bisa sampai menyebabkan kematian. Salah satu penatalaksanaan nonfarmakologi yang efektif dari hipertensi yaitu melakukan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan aktivitas fisik dengan tingkat hipertensi pada lansia di Puskesmas Padang Bulan Medan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental sampling sebanyak 76responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner aktivitas fisik. Hasil penelitian menunjukkan tingkat aktivitas fisik yang dilakukan oleh lansia mayoritas aktivitas fisik dengan kategori ringan yakni sebanyak 48 responden (63.2%), aktivitas sedang sebanyak 25 responden (32.9%) dan aktivitas berat didapatkan sebanyak 3 responden (3.9%). Lansia penderita hipertensi di Puskesmas Padang Bulan mayoritas menderita hipertensi tingkat 1 yakni sebanyak 47 orang (61.8%), disusul tekanan darah tingkat 2 sebanyak 29 orang (38.2%). Uji statistik hubungan aktivitas fisik dengan tingkat hipertensi pada lansia di Puskesmas Padang Bulan Medan tahun 2024 menggunakan uji chi square dengan nilai p-value = 0,018 (p<0,05) artinya ada hubungan aktivitas fisik dengan tingkat hipertensi pada lansia di Puskesmas Padang Bulan Medan tahun 2024. Diharapkan penelitian ini dapat menambah informasi dan referensi tentang pentingnya aktivitas fisik dalam menetralisasikan tekanan darah. dimana aktivitas sederhana yang dapat dilakukan oleh lansia yaitu senam atau olah raga pagi dapat dilakukan dalam kurung waktu 10-15 menit setiap hari
Stres Akademik Mahasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan Ance Siallagan; Agustaria Ginting; Bella Mayta Tindaon
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jumantik.v9i1.14871

Abstract

Stress is a body reaction in the form of symptoms and signs of pressure resulting from a mismatch in one's ability to adapt to an environment that exceeds one's limits. Stress is caused by external and internal factors. Stress can lead to decreased endurance, cardiovascular disorders, mental decline, bad behavior and can even lead to suicide. The purpose of this study was to identify the level of academic stress of first semester students at STIKes Santa Elisabeth Medan in 2022, a total of 159 people. The results showed that students who experienced academic stress were in the high category by 6.9%, the medium category by 91.2%, and the low category by 1.9%. Students are expected to be able to overcome academic stress by applying adaptive coping mechanisms such as socializing or sharing with peers or people they trust, exercising regularly, praying individually or together.