Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Optimasi Formulasi Sediaan Handbody Lotion Ekstrak Daun Teh Hijau (Camellia Sinensis Linn) slamet, slamet; U, Waznah
Pena Medika Jurnal Kesehatan Vol 10, No 1 (2020): PENA MEDIKA JURNAL KESEHATAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/pmjk.v10i1.762

Abstract

Introduction: The outer part of the human body is the skin. This skin has an important function to prevent dehydration, prevent the transition / free radicals, maintain body temperature and as a medium to control stimulation (Wasiaatmadja, 1997). The skin also needs treatment so that free radicals are not known from natural ingredients. The aim of this experiment is optimizing the preparation of hand body lotion from tea leaf extract. Some compositions were chosen which were previously oriented to get good preparation consistency. Method: The method used by mixing part A which consists of cetil alcohol, lanolin, stearic acid heated to 700c, and part B consists of glycerol, triethanolamine, paraben metal and aquadest which were also heated at the same temperature, then stirred until homogeneous and tea leaf extract was added. Then, the hand body lotion produced was tested. Result :The test results of hand body lotion showed a stable preparation from testing for 3 weeks with a semi-solid form, green colour, aroma of tea, and homogenity, pH of preparation 7, dispersion test : 2.8 x3.1 cm2 - 7x8 cm2, adhesion test : 0.73 seconds - 02.3 seconds. The result of irritation test showed that the hand body lotion is safe or non-irritating in 10 respondents. The conclusion of this experiment is the hand body lotion produced is safe according to the requirements. Keywords: Hand body lotion, green tea leaf extract, maceration, skin.
PEMBERDAYAAN IBU-IBU AISYIAH DALAM PEMBUATAN SEDIAAN OBAT TRADISIONAL DARI TANAMAN HERBAL DI RUMAH LANSIA KABUPATEN PEKALONGAN Obat Tradisional dari Tanaman Herbal di Rumah Lansia Kabupaten Pekalongan Dwi Bagus Pambudi; Ainun Muthoharoh; Slamet Slamet
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v4i3.1308

Abstract

Obat tradisional merupakan obat-obatan yang diolah secara tradisional, turun temurun, berdasarkan resep nenek moyang, adat-istiadat, kepercayaan, atau kebiasaan setempat, baik bersifat magic maupun pengetahuan tradisional. Menurut penelitian masa kini, obat-obatan tradisional memang bermanfaat bagi kesehatan dan saat ini penggunaannya cukup gencar dilakukan karena lebih mudah dijangkau masyarakat, baik harga maupun ketersediaannya. Obat tradisional pada saat ini banyak digunakan karena menurut beberapa penelitian tidak terlalu menyebabkan efek samping, karena masih bisa dicerna oleh tubuh. Bagian dari obat tradisional yang banyak digunakan atau dimanfaatkan masyarakat diantaranya akar, rimpang, batang, buah, daun dan bunga. Pada hakikatnya, masyarakat dalam kehidupannya menempatkan tanaman sebagai salah satu komponen penting dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya sehari-hari. Kebutuhan tersebut meliputi peran tanaman sebagai tanaman obat. Sehingga pemanfaatan tanaman sebagai obat masih dipertahankan oleh masyarakat. Prodi Sarjana Farmasi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan bersama mitra pengabdian masyarakat yakni Pimpinan Daerah Aisyiyah Kab. Pekalongan bekerja sama untuk meningkatkan kesehatan para anggota Aisyiyah untuk beberapa keluhan kesehatan yang timbul di masyarakat. Upaya dalam peningkatkan kesehatan tersebut dilakukan dengan pemberian obat herbal yang tumbuh di daerah sekitar. Kata kunci: Pemberdayaan, sediaan obat tradisional, tanaman herbal
Molecular Docking Metabolit Sekunder Buah Buas-Buas (Premna pubescens Blume) sebagai Antiinflamasi pada Aterosklerosis: Pendekatan In-Silico Nur, Achmad Vandian; Slamet, Slamet; Rizqi, Innas Iffat; Salsabila, Salma Fi
INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal) Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.635 KB) | DOI: 10.21927/inpharnmed.v6i2.2653

Abstract

Kanker Aterosklerosis digambarkan sebagai reaksi inflamasi kronis dari dinding pembuluh darah sebagai respons terhadap dislipidemia bersama dengan gangguan endotel termasuk penarikan leukosit dengan aktivasi sel vaskular lokal. Gangguan endotel merangsang produksi sitokin proinflamasi dimediasi oleh NF-κΒ sehingga mendukung terbentuknya plak ateroma.  Nuclear Factor Kappa B (NF-κB) adalah jalur pensinyalan utama yang terlibat secara ekstensif dalam pertumbuhan dan  metastasis kanker serta dapat mengatur proses inflamasi. NF-κB dapat digunakan sebagai metode untuk menentukan sifat antiinflamasi suatu senyawa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan senyawa metabolit sekunder dari buah Buasbuas yang memiliki energi ikatan terbaik untuj antiinflamasi pada ateroklesrosis. Berdasarkan hasil analisis dengan Autodocktools Vina, Flavonol dalam buasbuas memiliki aktivitas dalam memperlambat kejadian inflamasi yaitu myricetin dengan nilai energi ikatan gibbs mendekati kontrol positif doksorubicin.