Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analysis of Moringa Leaf Nanoemulgel (Moringa Oleifera L.) and Aloe Vera as A Moisturizer for Male Rabbits in New Zealand Ariyanti Ariyanti; Eni Masruriati; Dwi Setyowati; Filza Mazaya Nurulita
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 5 No 3 (2023): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v5i3.2057

Abstract

Moisturizing lotion is an emollient group that contains more water which is useful for increasing skin hydration. One of the active ingredients in the moisturizing lotion is the antioxidant compounds found in Moringa oleifera L. and aloe vera leaves. Moringa leaves contain flavonoids such as quercetin, which have strong antioxidant activity that can neutralize free radicals. Aloe vera contains vitamins A, B, C, E, calcium, amino acids, enzymes and polysaccharides which are useful as moisturizing agents. The formulation of Moringa leaf extract and aloe vera was made in the form of nanoemulgel lotion as a skin moisturizer, before being formulated into a lotion preparation, a phytochemical screening was carried out to determine the content of the extract compounds. This study aims to determine the effect of using nanoemulgel lotion of moringa leaf extract and aloe vera on skin moisture. The formulation of nanoemulgel lotion of moringa leaf extract and aloe vera uses different concentrations of active substances of 3% (F1), 6% (F2) and 9% (F3). The physical evaluation carried out included organoleptic tests, homogeneity, pH, spreadability, viscosity and skin moisture. The results showed that all formulations with concentrations of 3%, 6% and 9% met the requirements for the evaluation test for nanoemulgel lotion for skin moisturizing. The higher the concentration of the active substance, the greater the spreadability and viscosity value obtained, no effect on pH. Nanoemulgel lotion preparations of moreinga leaf extract and aloe vera with a concentration of 9% (F3) have high ability as skin moisturizers.
Pelatihan Pembuatan Effervesent Serbuk Jahe dan Penyuluhan Pengobatan Diabetes dan Asam Urat di Desa Banyutowo Kabupaten Kendal Ariyanti Ariyanti; Eni Masruriati; Ria Septiyana; Tsani Imadahidayah; Eka Nur
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: April
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pokok dalam PkM meliputi sosialisasi pengobatan diabetes melitus dan asam urat serta pelatihan pembuatan serbuk effervesent jahe di desa banyutowo, Kendal. Mitra sangat antusias dan sangat memberi respon positif mengikuti program tersebut. Kegiatan pada sosialisasi penggunaan obat yang baik meliputi ceramah tentang pengobatan diabetes melitus dan asam urat yang rata-rata diderita oleh usia lanjut. Kegiatan pada pelatihan pembuatan serbuk effervesent jahe meliputi tata cara pembuatan serbuk effervesent yang baik sehingga menghasilkan produk serbuk effervesent jahe yang baik dan dapat dipasarkan. Dengan adanya sosialisasi pengobatan diabetes melitus dan asam urat serta pelatihan pembuatan serbuk effervesent jahe melalui kegiatan PkM diyakini dapat meningkatkan kualitas hidup dan pendapatan.
Sosialisasi Penggunaan Pemutih dalam Kosmetik dan Pembuatan Sabun Minyak Jelantah (MIJEL) Di Kelurahan Bumiayu Weleri Ariyanti Ariyanti; Eni Masruriati; Ika Pratiwi; Dwi Setyowati; Filza Mazaya Nurulita
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v2i2.1282

Abstract

Kebutuhan minyak goreng di rumah tangga pada kelurahan Bumiayu Weleri menjadi cukup banyak. Minyak jelantah atau minyak bekas penggorengan setelah tidak digunakan lagi maka dibuang di tanah, selokan atau pada air mengalir yang berakibat merusak dan mencemari lingkungan. Minyak jelantah bisa dimanfaatkan lagi sesudah proses penjernihan serta dibuat sebagai olahan produk non pangan yang tentunya bermanfaat bagi kebersihan masyarakat dan keperluan dalam rumah tangga salah satunya dijadikan bahan baku sebagai pembuatan sabun cuci piring. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan masyarakat khususnya kaum ibu rumah tangga dan para remaja di kelurahan Bumiayu Weleri. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi dahulu mengenai edukasi penggunaan pemutih dalam kosmetik yang berbahaya jika digunakan dalam jangka panjang dan dilanjut sosialisasi mengenai manfaat limbah minyak jelantah untuk menjadikan alternatif solusi dalam mengatasi banyaknya limbah dari minyak hasil penggorengan yang sudah tidak digunakan agar tidak mencemari lingkungan dan praktik pembuatan sabun cuci piring dari limbah minyak jelantah. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode Community Development dengan beberapa langkah yaitu pengumpulan data, perumusan masalah, perencanaan program, aksi dan komunikasi, serta evaluasi. Hasil dari kegiatan sosialisasi pengabdian masyarakat dan praktik pembuatan sabun cuci piring dari limbah minyak jelantah berjalan dengan lancar dan sesuai rencana kegiatan. Masyarakat yang mengikuti kegiatan sangat antusias karena banyak yang aktif bertanya.