Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Algoritma

Artificial Intelligence serta Singularitas Suatu Kekeliruan atau Tantangan Dewi Tresnawati; Yomi Guno; I Putu Satwika; Ary Setijadi Prihatmanto; Dimitri Mahayana
Jurnal Algoritma Vol 19 No 1 (2022): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/algoritma/v.19-1.1028

Abstract

Manusia akan selalu mengalami perubahan dan berkembang. Hal tersebut adalah niscaya, sebab manusia selalu berinovasi disebabkan akal dan kepandaian untuk mengelola suatu hal menjadi lebih mutakhir. Manusia selalu berusaha menciptakan karya inovasi untuk mampu membantu pekerjaannya bahkan mencoba untuk membuat sebuah teknologi yang mampu menggantikannya dalam berfikir. Hal ini dimulai dari berkembangkan Artificial Intelligence (AI) dan memungkinkan menuju suatu istilah yang disebut dengan singularitas. Manusia bisa memasuki era singularitas dimana kecerdasan Al justru melampaui manusia. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengkaji Al serta singularitas adalah kekeliruan ataukah sebuah tantangan. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, maka data primer yang didapatkan dilakukan dengan pendekatan kepustakaan. Adapun hasil studi ini, bahwa sesungguhnya kecanggihan teknologi tidak bisa ditahan adanya, sehingga singularitas memang menjadi sebuah tantangan. Tantangan itu semakin nyata apabila tetap mempertahankan manusia sebagai entitas yang tidak akan bisa digantikan oleh Al yang sedemikian mutakhirnya.
Artificial Intelligence serta Singularitas Suatu Kekeliruan atau Tantangan Dewi Tresnawati; Yomi Guno; I Putu Satwika; Ary Setijadi Prihatmanto; Dimitri Mahayana
Jurnal Algoritma Vol 19 No 1 (2022): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/algoritma/v.19-1.1028

Abstract

Manusia akan selalu mengalami perubahan dan berkembang. Hal tersebut adalah niscaya, sebab manusia selalu berinovasi disebabkan akal dan kepandaian untuk mengelola suatu hal menjadi lebih mutakhir. Manusia selalu berusaha menciptakan karya inovasi untuk mampu membantu pekerjaannya bahkan mencoba untuk membuat sebuah teknologi yang mampu menggantikannya dalam berfikir. Hal ini dimulai dari berkembangkan Artificial Intelligence (AI) dan memungkinkan menuju suatu istilah yang disebut dengan singularitas. Manusia bisa memasuki era singularitas dimana kecerdasan Al justru melampaui manusia. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengkaji Al serta singularitas adalah kekeliruan ataukah sebuah tantangan. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, maka data primer yang didapatkan dilakukan dengan pendekatan kepustakaan. Adapun hasil studi ini, bahwa sesungguhnya kecanggihan teknologi tidak bisa ditahan adanya, sehingga singularitas memang menjadi sebuah tantangan. Tantangan itu semakin nyata apabila tetap mempertahankan manusia sebagai entitas yang tidak akan bisa digantikan oleh Al yang sedemikian mutakhirnya.
Artificial Intelligence serta Singularitas Suatu Kekeliruan atau Tantangan Dewi Tresnawati; Yomi Guno; I Putu Satwika; Ary Setijadi Prihatmanto; Dimitri Mahayana
Jurnal Algoritma Vol 19 No 1 (2022): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/algoritma/v.19-1.1028

Abstract

Manusia akan selalu mengalami perubahan dan berkembang. Hal tersebut adalah niscaya, sebab manusia selalu berinovasi disebabkan akal dan kepandaian untuk mengelola suatu hal menjadi lebih mutakhir. Manusia selalu berusaha menciptakan karya inovasi untuk mampu membantu pekerjaannya bahkan mencoba untuk membuat sebuah teknologi yang mampu menggantikannya dalam berfikir. Hal ini dimulai dari berkembangkan Artificial Intelligence (AI) dan memungkinkan menuju suatu istilah yang disebut dengan singularitas. Manusia bisa memasuki era singularitas dimana kecerdasan Al justru melampaui manusia. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengkaji Al serta singularitas adalah kekeliruan ataukah sebuah tantangan. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, maka data primer yang didapatkan dilakukan dengan pendekatan kepustakaan. Adapun hasil studi ini, bahwa sesungguhnya kecanggihan teknologi tidak bisa ditahan adanya, sehingga singularitas memang menjadi sebuah tantangan. Tantangan itu semakin nyata apabila tetap mempertahankan manusia sebagai entitas yang tidak akan bisa digantikan oleh Al yang sedemikian mutakhirnya.
Co-Authors A. A. Istri Ita Paramitha A. A. Putri Ardyanti A.A. Githa Bhasudewa Putra A.A.A. Putri Ardyanti Adi Istriawati, Ni Kadek Agung Raditia Putra Anak Agung Ayu Putri Ardyanti Anak Agung Ngurah Redioka Ariesta Agung Permana Putra Ary Setijadi Prihatmanto Astawa, Ni Luh Putu Ning Septyarini Putri Astuti, Intan Bagus Putu Wahyu Nirmala Dewi Tresnawati Dharma, Eddy Muntina Dimitri Mahayana Dodi Wirawan Irawanto Dody Prasetyo Eka Grana Aristyana Dewi Gitajayanti, Ni Luh Dithiana Gst. Ngr. Rama Dewantara Putra Helmy Syahk Alam I Gede Adrian Edy Pratama I Gede Juliana Eka Putra I Gede Nyoman T.A. Panji Wijaksana I Gede Putu Krisna Juliharta I Gusti Agung Istri Siva Larasathi I Gusti Ayu Juniar I Gusti Bagus Arinata I Gusti Bagus Made Wiradharma I Gusti Lanang Agung Raditya Putra I Gusti Made Adi Putra I Gusti Ngurah Swala Putra I Kadek Mahada Putra I Kadek Suyadnya I Komang Dion Adi Saputra I Komang Suardiasa I Made Agus Apriliawan I Made Ananda Widiprabawa I Made Artana I Made Sume Mertha I Nyoman Yudi Anggara I Nyoman Yudi Anggara Wijaya I Putu Agus Priska Suryana I Putu Eko Wira Dharma I Putu Wahyu Angga Diputra I Wayan Darma Yasa I Wayan Darma Yasa I Wayan Sutrisna Yasa Ida Ayu Ratih Ardyantari Intan Astuti Istriawati, Ni Kadek Adi Karuna Sindu Dasa Ketut Queena Fredlina Komang Tri Werthi MADE PHARMAWATI Made Winardana Maria Atalya Angelus Leza Mudinillah, Adam Nengah Widya Utami Nengah Widya Utami Ni Gusti Agung Ketut Emayanti Ni Kadek Putri Indrayani Ni Komang Ary Yuliana Ni Komang Suastini Ni Luh Dithiana Gitajayanti Ni Luh Gede Devi Darnita Putri Ni Made Estiyanti Ni Nyoman Sri Sulistiawati Ni Putu Anik Mentayani Ni Putu Widiani Ni Wayan Sudarningsih Novianti, Khusnul Rofida Pusvita Yuana Putri, Ni Luh Gede Devi Darnita Putu Agus Eka Putra Putu Agus Pradana Adi Putra Rifky Firmansyah Anwar Si Gede Ngurah Kerta Sanjaya Arya Jelantik Wayan Rimba Bazudewa Wayan Sutrisna William Alexander Vincent Wisnu Adhi Saputra Yasa, I Wayan Sutrisna Yomi Guno Yurina Anggela Oktaviana