Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Model Aplikasi Sistem Penunjang Keputusan Penilaian Kinerja Guru Menggunakan Profile Matching Tita Meitri Vidjayanti; Irma Rofni Wulandari; Lilis Dwi Farida; Yuli Astuti
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 10, No 3: Desember 2021
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.583 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v10i3.778

Abstract

Abstrak. Penilaian kinerja Guru yang masih dilakukan secara manual membutuhkan banyak kertas. Selain itu terdapat 20 sub kriteria yang digunakan dalam proses penilaian, sehingga diperlukan waktu yang lama dalam penilaian dan proses rekapitulasi data. Lembar hasil penilaian juga masih di simpan di rak buku, sehingga jika ada lembar penilaian yang tercecer akan berdampak pada proses penilaian ulang. Paper ini menyajikan model aplikasi sistem penunjang keputusan penilaian kinerja guru menggunakan metode Profile Matching. Penelitian kinerja guru menggunakan 5 kriteria yaitu pedagogik, profesionalisme, prestasi kerja, kepribadian, sosial, dengan 20 sub kriteria. Hasil uji fungsional dengan Blackbox Testing menunjukkan fitur-fitur fungsional yang identifikasi pada tahap analisis kebutuhan telah dipenuhi secara valid dalam Aplikasi yang dikembangkan.Kata Kunci: Penilaian Kinerja Guru, Aplikasi Sistem Penunjang Keputusan, Profile Matching. Abstract. Teacher performance appraisal which is still done manually requires a lot of paper. In addition, there are 20 sub-criteria used in the assessment process, so it takes a long time in the assessment and data recapitulation process. The assessment results sheets are also still stored on the bookshelf, so if there are scattered assessment sheets it will have an impact on the reassessment process. This paper presents an application model for a teacher performance appraisal decision support system using the Profile Matching method. Teacher performance research uses 5 criteria, namely pedagogy, professionalism, work performance, personality, social, with 20 sub-criteria. The results of the functional test with Blackbox Testing show that the functional features identified at the requirements analysis stage have been fulfilled validly in the developed application.Keywords: Teacher performance appraisal, decision support system, Profile Matching
KOMPARASI METODE AHP, TOPSIS DAN AHP-TOPSIS UNTUK PEMILIHAN BAHAN MAKANAN POKOK PADA PENDERITA OBESITAS yuli astuti; Irma Rofni Wulandari
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 8, No 3 (2019): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1505.582 KB) | DOI: 10.32520/stmsi.v8i3.559

Abstract

Mengatur pola makan sangat penting dilakukan oleh setiap orang agar selalu sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Obesitas dapat dikategorikan sebagai gangguan kesehatan, Seseorang dikatakan obesitas jika memiliki banyak lemak dalam tubuh dengan jumlah tidak wajar sehingga berat badan melebihi berat ideal. Penderita obesitas sebaiknya memperhatikan pemilihan bahan pokok makanan yang akan dikonsumsi untuk mengurangi obesitasnya. Pada penelitian ini, menggunakan metode TOPSIS (Tehnique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution), metode AHP (Analytic Hierarchy Process) dan menggabungkan kedua metode tersebut untuk mencari alternatif pemilihan bahan pokok makanan. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah karbohidrat, protein, lemak, serat dan zat besi dengan alternative bahan pokok nasi putih, nasi merah, jagung kuning, singkong, ubi jalar dan kentang. Dengan AHP menghasilkan perangkingan dengan urutan kentang, ubi jalar, nasi merah, jagung kuning, singkong dan nasi putih. Pada metode TOPSIS menghasilkan perangkingan ubi jalar, jagung kuning, singkong, nasi merah, kentang dan nasi putih, sedangkan metode AHP-TOPSIS menghasilkan urutan singkong, ubi jalar, jagung kuning, nasi merah, kentang dan nasi putih.
ANIMASI 2 DIMENSI SEBAGAI INFOGRAFIS PENCEGAHAN VIRUS COVID 19 PADA PAUD TERPADU ALLIFA Yuli Astuti; Irma Rofni Wulandari; Abdiel Alim W; Vikiyana Haris A; Fawwaz Hasanu; Bibit Aries K; Rina Puji Utami
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i1.215-221

Abstract

Delapan bulan negara ini mengalami kondisi yang tidak biasa karena adanya pandemic virus corona atau sering disebut covid-19. Dunia Pendidikan tetap harus berjalan sebagaimana mestinya biarpun tidak bisa dilaksanakan secaramaksimal, oleh karena itu pihak sekolah harus melakukan proses pembelajarannya menggunakan system online. Untuk pembelajaran online di jenjang Pendidikan usia dini masih butuh pendampingan orang tua secara intensive. Oleh karena itu penyampaian pesan atau materi dilakukan dengan jelas dan semenarik mungkin agar orang tua mudah untuk menyampaikan ke anak. Untuk memberikan pesan pola hidup sehat untuk pencegahan virus covid-19 juga harus menarik dan interaktif agar pesan yang disampaikan mudah diterima untuk anak sehingga pada pengabdian ini dibuatlah video animasi 2 Dimensi infografis tentang pencehagan virus covid-19 dengan jenis file mp4 sehingga bisa dilihat melalui handphone maupun computer. Tahap pembuatannya yaitu menganalisa masalah, menentukan solusi, memilih solusi, kemudian dilanjutkan perancangan dengan storyboard, pembuatan desain karakter, penulisan naskah dan recording kemudian kompositing dan editing dan terakhir adalah pengujian. Pada video ini masih ada kekurangan yaitu durasi video masih cukup pendek sehingga informasi yang disampaikan masih terbatas. 
PENGUKURAN USER EXPERIENCE PADA E-LEARNING DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS MENGGUNAKAN USER EXPERIENCE QUESTIONNARE (UEQ) Irma Rofni Wulandari; Lilis Dwi Farida
Jurnal Mantik Penusa Vol. 2 No. 2 (2018): Computer Science
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LPPM) STMIK Pelita Nusantara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.288 KB)

Abstract

User experience is the term user in feeling an ease and efficiency in human interaction with computers. The term user experience is increasingly becoming a concern because of the wider and more complex user needs that are not only about functional and aesthetic needs. Human and computer interaction in utilizing information systems has become part of daily activities in student activities, not least in the availability of e-learning. E-learning which functions as a tool in the teaching and learning process does not have an important role in the development of education. E-learning at XYZ University has been used for a long time with users being active lectures and students. The success of an information system can be obtained by analyzing user requirements that are more focused on user experience and comfort. This study was conducted to determine the level of User Experience Questionnare (UEQ) measurement method. The measurement results show the below average level on the attractiveness scale of 0.87, perspiculty of 0.85, efficiency 0.89, dependability of 0.84, and stimulation of 0.84 shows that the five scales are at the below average level, while the novelty scale is at the bad level of 0.29. The measurement results can be used as recommendation for the new user experience design e-learning.
An arrangement of the number of K-grams in the performance of Rabin Karp algorithm in text adjustment Yuli Astuti; Irma Rofni Wulandari
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 26, No 3: June 2022
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v26.i3.pp1388-1394

Abstract

Rabin Karp algorithm is frequently used to determine the similarity between texts, using the hash function to compare the string identified and the substring in the text. The choice of the k value in the K-gram is often unrestricted. The number of k values used when cutting some terms will take longer if tried one by one. This research will perform a word cutting test on a script using K-gram 0 to 8. The results will cover the effect of the value of each K used on the similarity percentage produced. This research aims to determine the effect of the number of K-grams on the performance of Rabin Karp in text matching. The test underwent 20 sentences and 10 times using the dice coefficient for text similarity testing. The conclusion of this research should not use the K-gram 0 to 2 due to the K-gram basic principle: character deduction. Subsequently, if the character is 0,1,2, it does not have a meaning yet; thus, it gets a high similarity percentage. Based on trials by taking samples of K-gram 0 to 8 from 10 test data sets; the K-gram 3 is the best among K-grams 0 to 8.
PENERAPAN METODE GAP PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN BIBIT PADI TERBAIK Muhammad Adithya Ricky Ichsan; Irma Rofni Wulandari; Yuli Astuti; Wiwi Widayani
Indonesian Journal of Business Intelligence (IJUBI) Vol 5, No 2 (2022): Indonesian Journal of Business Intelligence (IJUBI)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijubi.v5i2.2715

Abstract

Pemilihan bibit padi merupakan langkah awal dari budidaya tanaman padi. Pemilihan bibit perlu diperhatikan untuk mendapatkan hasil panen yang baik. Petani di Desa Soropadan sering mengalami kesulitan dalam menentukan bibit padi yang akan digunakan. Sistem pendukung keputusan dapat menjadi salah satu solusi untuk permasalahan pemilihan bibit padi. Jenis bibit padi dapat dipilih berdasarkan aspek dan kriteria tertentu. Kriteria yang digunakan yaitu tinggi tanaman, kerontokan, harga bibit, umur tanaman, bentuk tanaman, bentuk gabah, kadar amilosa, dan kerebahan. Metode GAP merupakan salah satu metode pengambilan keputusan dengan mencari gap antar kriteria. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk merancang suatu sistem penunjang keputusan dengan menerapkan metode GAP sehingga dapat membantu memberikan rekomendasi bibit padi unggul. Hasil dari penelitian yaitu Metode GAP berhasil diimplementasikan ke dalam bentuk sistem penunjang keputusan berbasis website dan menampilkan perankingan bibit padi serta memberikan rekomendasi bibit padi terbaik. Blackbox testing digunakan untuk menguji sistem dan mendapatkan hasil sistem berjalan sesuai dengan perancangan.
Penerapan User Centered Design pada Perancangan Mobile Apps Sistem Pemesanan Kue Yuli Elfandari; Lilis Dwi Farida; Irma Rofni Wulandari; Ika Asti Astuti
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 11, No 3: Desember 2022
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v11i3.1077

Abstract

Culinary businesses in Yogyakarta, one of which is engaged in cakes, strive to satisfy customers and make customers believe that they use good quality ingredients and do not use preservatives in the products they produce. In addition, information services are always strived for the best. However, the limited number of employees makes service information often delayed. This study aims to help cake shop customers in the online ordering process on a mobile application with the User Centered Design method. User Centered Design (UCD) is a system development method that has the concept that the user is the center of the system development process. In addition, aspects of usability, namely usability, namely learnability, efficiency, memorability and errors are also used in the system design process. Based on the test results, the system has features that can run properly according to the needs analysis and test scenarios.Keywords: User Centered Design; Mobile, Apps; Usability AbstrakBisnis kuliner di Yogyakarta, yang salah satunya bergerak di bidang kue, berupaya untuk memuaskan pelanggan dan membuat pelanggan percaya bahwa menggunakan bahan-bahan berkualitas baik dengan tidak menggunakan pengawet dalam produk-produk yang dihasilkan. Selain itu, pelayanan informasi selalu diupayakan yang terbaik. Akan tetapi, keterbatasan karyawan membuat informasi layanan seringkali tertunda. Penelitian ini bertujuan untuk membantu pelanggan toko kue dalam proses pemesanan online pada aplikasi mobile dengan metode User Centered Design. User Centered Design (UCD) adalah metode pengembangan sistem yang memiliki konsep bahwa pengguna adalah pusat dari proses pengembangan sistem. Selain itu, aspek usability yaitu usability yaitu learnability, efficiency, memorability dan errors juga digunakan dalam proses perancangan sistem. Berdasarkan hasil pengujian, sistem memiliki fitur yang dapat berjalan dengan baik sesuai dengan analisis kebutuhan dan skenario pengujian.Kata kunci: User Centered Design; Mobile, Apps; Usability 
Penerapan Metode AHP dan TOPSIS dalam Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Bibit Padi Irma Rofni Wulandari; Tiara Herliyani; Yoga Pristiyanto; Atik Nurmasani
Progresif: Jurnal Ilmiah Komputer Vol 19, No 1: Februari 2023
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/progresif.v19i1.1200

Abstract

The large number of rice varieties raises problems in selecting varieties that have the potential to produce more rice and are resistant to pests and diseases. One way to help the selection of rice varieties is by using a decision support system. This study aims to implement the Analytic Hierarchy Process (AHP) and Technique for Order Performance by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) methods in a decision support system to determine which type of rice is superior based on existing alternatives so that it can be a reference for farmers in selecting rice seeds. AHP is used in determining the weight of the criteria, while the TOPSIS method is used for ranking alternatives. The application of the AHP and TOPSIS methods was successfully implemented with the results of testing between systems with appropriate manual calculations and based on Black Box testing the system went according to design.Keywords: Decision Support System; Analytic Hierarchy Process; Technique for Order Performance by Similarity to Ideal Solution; Rice Seeds AbstrakBanyaknya varietas padi menimbulkan permasalahan dalam pemilihan jenis varietas yang memiliki potensi untuk menghasilkan padi yang lebih banyak dan memiliki ketahanan terhadap hama dan penyakit. Salah satu cara untuk membantu pemilihan varietas padi yaitu dengan menggunakan sistem pendukung keputusan. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order Performance by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) pada sistem pendukung keputusan untuk menentukan jenis padi yang lebih unggul berdasarkan alternatif yang ada sehingga dapat menjadi bahan acuan para petani dalam memilih bibit padi. AHP digunakan dalam penentuan bobot kriteria, sedangkan metode TOPSIS digunakan untuk perankingan alternatif. Penerapan metode AHP dan TOPSIS berhasil diterapkan dengan hasil pengujian antara sistem dengan perhitungan manual sesuai dan berdasar pengujian Black Box sistem berjalan sesuai dengan perancangan.Kata kunci: Sistem Penunjang Keputusan; Analytic Hierarchy Process; Technique for Order Performance by Similarity to Ideal Solution; Bibit Padi 
SISTEM PENILAIAN KINERJA KARYAWAN SEBAGAI PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PENENTUAN KENAIKAN JABATAN MENGGUNAKAN PROFILE MATCHING Irma Rofni Wulandari; Siti Wijayanti; Lilis Dwi Farida; Wiwi Widayani
Journal of Information System Management (JOISM) Vol. 5 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Amikom Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/joism.2023v5i1.1182

Abstract

Kesuksesan perusahan tidak terlepas dari peran karyawan dalam memajukan perusahaan. salah satu faktor kesuksesan kinerja karyawan yaitu memiliki seorang leader atau pemimpin untuk dapat memimpin seluruh karyawan dan mencapai tujuan perusahaan. Pengambilan keputusan untuk menentukan pemimpin perusahaan selama ini hanya melalui rekomendasi dari owner atau pemilik perusahaan. Owner akan memilih karyawan untuk naik jabatan menjadi pemimpin perusahaan. Rekomendasi dari owner perusahaan untuk menilai karyawan yang akan menjadi pemimpin bukan suatu jaminan karena hanya dilihat dari berapa lama mereka bekerja. Hal ini terkadang menimbulkan  beberapa masalah yaitu pemimpin yang dipilih tidak sesuai harapan dan tidak memiliki kualitas yang baik dalam memimpin perusahaan. Berdasar permasalahan yang dihadapi dibutuhkan sebuah sistem untuk mempermudah pengambilan keputusan. Salah satu metode dalam pengambilan keputusan yaitu dengan menggunakan metode Profile Matching. Penelitian ini bertujuan untuk memudahkan owner perusahaan dalam mengambil keputusan penilaian kinerja karyawan untuk menentukan kenaikan jabatan sebagai pemimpin perusahaan. Metode profile matching sebagai model sistem pendukung keputusan penilaian kinerja karyawan berbasis web menggunakan tiga kriteria yaitu kriteria kecerdasan yang memiliki sub kriteria kreatif, penalaran dan solusi, konsentrasi dan antisipasi, kriteria sikap kerja dengan sub kriteria teliti, tanggung jawab, pengendalian perasaan dan hati-hati, serta kriteria perilaku dengan sub kriteria kepatuhan, kesungguhan, mandiri dan pengaruh. Hasil dari penelitian yaitu Sistem pendukung keputusan penilaian kinerja karyawan menggunakan metode Profile Matching dapat berjalan dengan baik serta dapat menampilkan perankingan kinerja karyawan terbaik. Pengujian blackbox testing mendapatkan sistem berjalan sesuai rancangan dan pada perbandingan perhitungan manual dan sistem mendapatkan hasil yang sama.
IMPLEMENTASI METODE SCRUM PADA PEMBUATAN FITUR USULAN DAN KLAIM KONVERSI APLIKASI XYZ Atik Nurmasani; I Wayan Sumartho Alvari; Irma Rofni Wulandari; Eli Pujastuti
Information System Journal Vol. 6 No. 01 (2023): Information System Journal (INFOS)
Publisher : Universitas Amikom Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24076/infosjournal.2023v6i01.1200

Abstract

Program pembelajaran di luar kurikulum formal bisa diikuti oleh mahasiswa pada semester tertentu. Pelaksanaankegiatan dari program tersebut dapat dikonversi ke kredit di dalam kurikulum formal, melalui pengajuan usulandan klaim konversi. Pengajuan masih dilakukan menggunakan Google Form. Pengolahan data usulan dan klaimkonversi dilakukan menggunakan Google Sheet. Kendala pengolahan data usulan dan klaim konversi antara lainsemua data ada pada satu file sehingga komponen data kadang terhapus, proses membuka file memerlukan waktulama untuk data banya, dan setiap semester perlu membuat file baru untuk pengarsipan. Proses pembuatandilakukan dengan metode scrum dengan tahapan product backlog, sprint backlog, sprint, dan sprint review.Metode scrum dapat membantu mengurutkan prioritas fitur yang dikerjakan sesuai kebutuhan dan fitur yang belumsesuai dengan kebutuhan bisa disesuaikan sebelum mengerjakan fitur berikutnya. Mahasiswa dapat mengajukanusulan dan klaim konversi sesuai jenis program yang diikuti. Admin dapat melakukan pengolahan data usulan danklaim konversi pada fitur yang tersedia.