Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PELATIHAN PENINGKATAN PENGUASAAN TEKNOLOGI INFORMASI DIGITAL GUNA MASYAKARAT MARIANA ILIR Ali Ibrahim; Ermatita, Ermatita; Abdiansah, Abdiansah; Ahmad Fali Oklilas; Al Farissi; Rizka Dhini Kurnia; Afrina, Mira; Utama, Yadi
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 2 No. 1 (2024): Februari
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v2i1.237

Abstract

Mariana Ilir merupakan salah satu kelurahan yang ada di kecamatan Banyuasin I yang mempunyai potensi yang cukup besar untuk dikembangkan, namun selama ini penggunaan teknologi informasi dalam penyebaran informasi masih belum dapat dimanfaatkan secara optimal dikalangan pemerintahan khususnya di pedesaan, hal ini disebabkan karena terbatasnya sarana dan prasarana serta sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dan keahlian dibidang ilmu komputer dan teknologi informasi. Pada kegiatan ini akan dilaksanakan sesuai dengan kesepakatan antara tim pelaksana dengan kelurahan mariana ilir. Khalayak yang akan ikut dalam kegiatan ini berjumlah 20 orang. Kegiatan PkM akan dilaksanakan secara luring. Hasil yang di harapkan dari kegiatan Pk adalah bertambahnya keterampilan apparat kelurahan dan masyarakat tentang IT. Selaian itu PkM ini memiliki luaran seperti Lapoaran PkM dan Publikasi karya ilmiah pada jurnal nasional. Kegiatan PkM Peningkatan Keterampilan Teknologi Informasi Digital Untuk Masyakarat dan Aparat Kelurahan Mariana Ilir Kecamatan Banyuasin Ilir, Kabuaten Banyuasin Sumatra Selatan terlaksana sesuai dengan rencana yang sudah disepakati oleh tim pelaksana dengan tim pelaksana dari kelurahan. Peserta sangat antusias dengan mengikuti kegiatan PkM, Harapan peserta untuk tetap diadakan kegiatan Kembali tahun selanjutnya.
Pelatihan Pemahaman Literasi Digital Bersama Apparat Desa Sungai Pinang Berbasis Teknologi Informasi Ibrahim, Ali; Ermatita, Ermatita; Oklilas, Ahmad Fali; Farissi, Al; Ruskan, Endang Lestari; Sari, Purwita; Gumay, Naretha Kawadha Pasemah
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 4 No. 1 (2025): April, 2025
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v4i1.413

Abstract

Pelatihan pemahaman literasi digital berbasis teknologi informasi di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di era digital. Kegiatan ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat umum dan aparat desa melalui pemanfaatan teknologi informasi sebagai alat untuk mendukung transparansi administrasi, efisiensi pelayanan publik, dan penguatan ekonomi lokal. Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menggunakan perangkat teknologi, aplikasi digital, serta memanfaatkan media daring untuk aktivitas sehari-hari dan pengelolaan administrasi desa. Pendekatan kegiatan dilakukan dengan partisipatif, interaktif, dan berkelanjutan. Aparat desa dibekali kemampuan khusus dalam pengelolaan data, administrasi digital, serta strategi komunikasi yang efektif melalui platform digital. Khalayak yang ikut dalam kegiatan berjumlah 25 orang. Kegiatan pengabdian Masyarakat dilaksanakan di balai desa. Hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih melek teknologi dan meningkatkan kapasitas aparat desa dalam memberikan layanan yang lebih cepat, tepat, dan transparan. Selain itu, kegiatan ini mendukung transformasi digital di tingkat pedesaan sebagai bagian dari agenda pembangunan berkelanjutan Kata Kunci : literasi digital; teknologi informasi; pemberdayaan masyarakat; transformasi digital.
Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Digital Marketing untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM di Desa Sungai Rebo Ali Ibrahim; Endang Lestari Ruskan; Ermatita Ermatita; Fathoni Fathoni; Rizka Dhini Kurnia; Al farissi; Ahmad fali Oklilas; Yadi Utama; Purwita Sari; Naretha Kawadha Pasemah Gumay
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.339

Abstract

UMKM memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, termasuk di Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, yang sebagian besar masyarakatnya menggantungkan penghasilan dari usaha kecil di sektor kuliner, kerajinan, dan perdagangan rumah tangga. Meskipun demikian, rendahnya pemanfaatan teknologi informasi serta keterbatasan kemampuan dalam pemasaran digital menyebabkan daya saing produk UMKM di desa tersebut belum berkembang secara optimal. Kondisi ini membuat jangkauan pemasaran produk masih terbatas pada pasar lokal dan belum mampu memanfaatkan peluang pasar yang lebih luas melalui media digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM di Desa Sungai Rebo melalui penerapan teknologi informasi dan digital marketing sebagai strategi promosi produk secara berkelanjutan. Program ini dilaksanakan melalui pendekatan pelatihan dan pendampingan yang melibatkan pelaku UMKM sebagai mitra utama dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi kebutuhan, pelatihan, hingga evaluasi hasil. Metode kegiatan meliputi asesmen awal untuk memetakan kemampuan digital pelaku UMKM, pelatihan penggunaan teknologi informasi dasar seperti pengelolaan perangkat digital dan aplikasi pengolahan foto produk, serta pelatihan digital marketing yang mencakup pembuatan konten promosi dan pemanfaatan media sosial. Selain itu, dilakukan pendampingan intensif dalam implementasi strategi digital marketing sesuai dengan karakteristik usaha masing-masing peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk mendukung kegiatan usaha dan memperluas jangkauan pemasaran produk mereka. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dasar teknologi informasi. Sebelum kegiatan, hanya 28% peserta yang memahami penggunaan perangkat digital untuk kegiatan bisnis; setelah pelatihan, tingkat pemahaman meningkat menjadi 78%.