Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Cincau Hijau (Cyclea barbata Miers) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Muchson Arrosyid; Sutaryono; Resia Muliana
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 10 No 2 (2019): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : STIKES MUHAMMADIYAH KLATEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infection is a disease caused by bacteria. For Example of bacteria that can cause infection is bacteria Staphylococcus aureus. The development of traditional medicines derived from nature received the attention of people and the government. Green cincau leaves (Cyclea barbata Miers) is one of plants containing compound as antibacterial. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the ethanol extract of green cincau leaves (Cyclea barbata Miers) and to determine the value of Minimum Inhibitory Concentration (MIC) on the growth of Staphylococcus aureus bacter. This research is a type of experimental research. Green cincau leaves (Cyclea barbata Miers) were extracted using maceration method with 96% ethanol obtained by rendering of 4.32% b/b. Microbiology tests use the paper disc diffusion method. Green cincau leaf extract (Cyclea barbata Miers) was made into 3 concentrations namely 25%, 50%, 75% and negative controls using aquadestilata. The results of the research on ethanol extract of green cincau leaves (Cyclea barbata Miers) effectively inhibited the growth of Staphylococcus aureus bacteria. The 50% concentration has an average of 13.20 mm. The concentration of 75% has an average of 15.99 mm. Statistical results show differences in all concentrations with negative aquadestilata controls.
Artikel Analisis Kadar Tanin Ekstrak Metanol Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis Sana Nurul Khasanah; Sutaryono; Qory Addin
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 12 No 2 (2021): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : UNIVRSITAS MUHAMMADIYAH KLATEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telang flower (Clitoria ternatea L) has many benefits for humans in terms of medicine. Telang flower (Clitoria ternatea L) is efficacious for treating bronchitis, red eyes, throat, skin diseases, urinary disorders and anti-toxins. Telang flower has tannin compounds that function as antioxidants and antimicrobials. The purpose of this study was to determine the tannin content of the telang flower (Clitoria ternatea L) using the UV-Vis Spectrophotometry method. The research method used is observational. The population in this study was the telang flower (Clitoria ternatea L), the telang flower was extracted using the maceration method with 70% methanol as solvent. Quantitatively analyzed using UV-Vis Spectrophotometry method. The results showed that the quantitative test using UV-Vis Spectrophotometry at a wavelength of 753.5 nm with an absorbance of 1,352. The standard curve for gallic acid is y = 0.0085x – 0.0835, the value of r = 0.9912. The average tannin content obtained is 1.611% (w/w).
Penderita Hipertensi Dewasa Lebih Patuh daripada Lansia dalam Minum Obat Penurun Tekanan Darah Istianna Nurhidayati; Afri Yuli Aniswari; Arlina Dhian Sulistyowati; Sutaryono S
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Volume 13. No. 2. Tahun 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.568 KB)

Abstract

Latar Belakang: Perilaku penderita hipertensi dalam program pengobatan secara rutin dan teratur dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan dan kurang patuh yang dapat disebabkan oleh. Penderita hipertensi belum megikuti program pengobatan hipertensi, disebabkan oleh budaya responden itu sendiri yang sudah melekat sejak lahir sehingga sangat sulit sekali untuk dihilangkan. Tujuan: Untuk mengetahui komparasi kepatuhan berobat penderita hipertensi dewasa dan lansia dalam pengendalian tekanan darah di UPT Puskesmas Patuk I Kabupaten Gunungkidul. Metode: Desain penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional Jumlah sampel yang diambil sejumlah 85 orang dengan cara pengambilan accidental sampling. Hasil: Responden dewasa (56,6%), jenis kelamin perempuan (61,2%), pendidikan SD (56,5%), pekerjaan buruh (48,2%), lama menderita  1-2 tahun (60%) dan keanggotaan BPJS (100%). Kepatuhan berobat penderita dewasa (41,2%) lebih tinggi dari kelompok lansia (29,4%). Ada hubungan antara kepatuhan berobat penderita hipertensi dengan kelompok usia responden (p =0,027). Kesimpulan: Kepatuhan berobat kelompok umur dewasa lebih tinggi dari usia lansia, dengan rasio prevalensi 81,4%:59,5%.
Perbandingan Kadar Kafein pada Teh Hitam (Camellia Sinensis) yang Diseduh dan Direbus dengan Metode Titrasi Bebas Air Anita Agustina Styawan; Muchson Arrosyid; S Sutaryono
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.507 KB)

Abstract

Tanaman teh merupakan minuman paling banyak dikonsumsi masyarakat setelah air. Teh mengandung banyak senyawa yang berkhasiat untuk tubuh seperti kafein. Proses penyeduhan teh dengan waktu dan suhu yang tidak optimum dapat mempengaruhi kandungan kafein didalamnya. Semakin tinggi suhu dan lama waktu penyeduhan, kadar kafein dalam teh semakin meningkat. Dan proses penyeduhan dengan pemanasan dapat memperlebar jarak antar molekul dalam teh. Lebarnya jarak antar molekul dalam teh dapat mempermudah molekul air untuk menembus padatan teh sehingga kafein akan mudah terekstrak dalam pelarut air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar kafein pada teh hitam yang diseduh dan direbus, kemudian membandingkan kadar kafein pada teh hitam dengan proses penyeduhan diseduh (tanpa pemanasan) dan direbus (dengan pemanasan). Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental. Penelitian ini menggunakan sampel simplisia kering daun teh hitam (Camellia sinensis). Sampel diuji secara kualitatif menggunakan reaksi Murexid. Dianalisis kuantitatif menggunakan Titrasi Bebas Air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara kualitatif sampel positif mengandung kafein yang ditandai dengan perubahan warna menjadi merah. Secara kuantitatif, kadar kafein pada teh hitam yang diseduh sebesar 10,718% b/v dan kadar kafein pada teh hitam yang direbus sebesar 10,986% b/v. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan kadar kafein pada teh hitam yang diseduh dan direbus dengan nilai signifikasi 0,034<0,05.
Nicotine Replacement Therapy (NRT) Untuk Berhenti Merokok S Sutaryono; Rahmi Nurhaini
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.41 KB)

Abstract

Rokok mengandung komponen senyawa kimia yang dapatmenyebabkan gangguan kesehatan, terutama penyakitkardiovaskular, kanker paru-paru, asma. Upaya untuk menurunkanprevalensi perokok sering mengalami kesulitan, salah satupenyebabnya adalah ketergantungan terhadap nikotin. Metode yangdirekomendasikan badan kesehatan dunia adalah dengan NicotineReplacement Terapy (NRT), namun metode ini belum banyakdikembangkan. Untuk itu tujuan narative review ini adalahmemaparkan NRT sebagai upaya untuk berhenti merokok.Metode penelitian menggunakan non systematic review dengannaratif review yang dilakukan penelusuran pada data base Elsevier,Medline/PubMed, Sciencedirect dengan istilah kata kunci“Smoking”, “Nicotine”, “Therapy”. Hasil penelitian dari berbagaiartikel yang didapatkan dicitasi dan disimpulkan menjadi manuscript.Hasil narative review menunjukkan bahwa sediaan NRT berupapermen karet (gum), inhaler, lozenge/tablet sublingual, nasal spraydan nikotin transdermal (patch). Efektivitas NRT mencapaikeberhasilan 80% responden dapat berhenti merokok, dengan OR,1.78 (1.60–1.99) dibandingkan dengan responden yang tidakmenggunakan NRT. Oleh karena itu upaya untuk mengatasiketergantungan terhadap rokok dengan mengimplementasikanNicotine Replacement Terapy (NRT) sebagai terapi berhentimerokok.
Prevalensi dan Pola Peresepan Obat Asma Eksaserbasi pada Salah Satu Rumah Sakit Di Klaten Sutaryono; Rahmi Nurhaini; Fahmiya khusnul khotimah
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 14 No 2 (2019): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v14i2.33

Abstract

Exacerbation of asthma is a condition of worsening asthma symptoms that result in disruption of one's activities. Treatment efforts that are not in accordance with the guidline actually worsen and have side effects. This study aims to determine the prevalence and characteristics of exacerbation of asthma drugs given by doctors. The study design used retrospective data on 82 exacerbated asthma patients in the outpatient pharmacy Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten in 2018. The results showed the prevalence of asthma exacerbations of 461 cases. The drug groups obtained included beta-2 agonists (41.4%), corticosteroid groups (30.4%), antihistamines (16%), mucolytic groups (6.1%), analgesic groups (6.1%) . The types of drugs that are often used are salbutamol (39.0%), methylprednisolone (17.1%), seretide (10.9%), cetirizine (10.9%), ambroxol (6.1%), paracetamol (6, 1%), ranitidine (4.9%), simbicort (2.5%), dexametasone (2.5%). The results showed that the drugs most prescribed by doctors were the Beta-2 Agonist drugs with salbutamol.
Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Cincau Hijau (Cyclea barbata Miers) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus Muchson Arrosyid; Sutaryono; Resia Muliana
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 10 No 2 (2019): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v10i2.87

Abstract

Infection is a disease caused by bacteria. For Example of bacteria that can cause infection is bacteria Staphylococcus aureus. The development of traditional medicines derived from nature received the attention of people and the government. Green cincau leaves (Cyclea barbata Miers) is one of plants containing compound as antibacterial. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the ethanol extract of green cincau leaves (Cyclea barbata Miers) and to determine the value of Minimum Inhibitory Concentration (MIC) on the growth of Staphylococcus aureus bacter. This research is a type of experimental research. Green cincau leaves (Cyclea barbata Miers) were extracted using maceration method with 96% ethanol obtained by rendering of 4.32% b/b. Microbiology tests use the paper disc diffusion method. Green cincau leaf extract (Cyclea barbata Miers) was made into 3 concentrations namely 25%, 50%, 75% and negative controls using aquadestilata. The results of the research on ethanol extract of green cincau leaves (Cyclea barbata Miers) effectively inhibited the growth of Staphylococcus aureus bacteria. The 50% concentration has an average of 13.20 mm. The concentration of 75% has an average of 15.99 mm. Statistical results show differences in all concentrations with negative aquadestilata controls.
Artikel Analisis Kadar Tanin Ekstrak Metanol Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis Sana Nurul Khasanah; Sutaryono; Qory Addin
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 12 No 2 (2021): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v12i2.307

Abstract

Telang flower (Clitoria ternatea L) has many benefits for humans in terms of medicine. Telang flower (Clitoria ternatea L) is efficacious for treating bronchitis, red eyes, throat, skin diseases, urinary disorders and anti-toxins. Telang flower has tannin compounds that function as antioxidants and antimicrobials. The purpose of this study was to determine the tannin content of the telang flower (Clitoria ternatea L) using the UV-Vis Spectrophotometry method. The research method used is observational. The population in this study was the telang flower (Clitoria ternatea L), the telang flower was extracted using the maceration method with 70% methanol as solvent. Quantitatively analyzed using UV-Vis Spectrophotometry method. The results showed that the quantitative test using UV-Vis Spectrophotometry at a wavelength of 753.5 nm with an absorbance of 1,352. The standard curve for gallic acid is y = 0.0085x – 0.0835, the value of r = 0.9912. The average tannin content obtained is 1.611% (w/w).
PENETAPAN KADAR VITAMIN C PADA JERUK KINGKIT (Triphasia trifolia Dc) DENGAN METODE TITRASI IODIMETRI Asri Nur Hayati; Sutaryono; Tri Yudianto
Jurnal Kesehatan Tujuh Belas (Jurkes TB) Vol. 4 No. 2 (2023): MEI 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tujuh Belas, Karanganyar, JAwa, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jeruk Kingkit (Triphasia trifolia Dc) merupakan salah satu tanaman yang belum banyak dikenalmasyarakat dan mengandung vitamin C yang merupakan salah satu jenis antioksidan yang pentingbagi tubuh. Vitamin C dalam tubuh berperan dalam pembentukan dan pemeliharaan zat perekatyang menghubungkan sel-sel dengan sel dari berbagai jaringan. Tujuan penelitian ini yaitu untukmengidentifikasi kandungan dan mengetahui kadar vitamin C pada jeruk kingkit (Triphasia trifoliaDc) dengan metode titrasi iodimetri. Penetapan kadar vitamin C dapat dilakukan denganmenggunakan metode iodimetri. Metode penelitian ini adalah observasional. Penelitian inimenggunakan sampel buah jeruk kingkit. Penelitian diawali dengan determinasi tanaman,kemudian dilakukan uji kualitatif, pembuatan larutan baku iodium 0,1 N dan penetapan kadarvitamin C pada jeruk kingkit. Pada saat titrasi dilakukan replikasi 3 kali untuk membandingkanhasil dari setiap titrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara uji kualitatif sampelmengandung vitamin C , dengan normalitas yang diperoleh 0,118 N dan hasil uji kuantitatifmenggunakan metode iodimetri kadar vitamin C pada buah Jeruk Kingkit (Triphasia trifolia Dc)dihasilkan rata-rata sebesar 0,0276 % b/v atau 2,763 mg/10000 mg.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Penguatan TPS3R Candirejo untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Kawasan Borobudur Sutaryono; Muhammad Imron Rosyid; Arie Rahma Putri
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 4 No 4 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v4i4.842

Abstract

Latar belakang: Pengelolaan sampah menjadi salah satu tantangan utama di kawasan wisata Candi Borobudur. Volume sampah yang meningkat tidak diimbangi dengan pengelolaan yang memadai sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok pengolah sampah TPS3R Candirejo di Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat berbentuk sosialisasi, dan implementasi teknologi tepat guna  untuk pengolahan sampah dan pendampingan pemasaran berbasis media sosial, serta evaluasi berkelanjutan. Hasil: Ditemukan peningkatan kapasitas produksi kompos dan pellet, serta perluasan akses pasar melalui media digital. Kegiatan pengabdian masyarakat berkontribusi pada pencapaian SDG 11 yaitu kota dan permukiman berkelanjutan dan SDG 13 tentang penanganan perubahan iklim. Kesimpulan: Kegiatan sosialisasi dan pelatihan dapat meningkatkan efisiensi operasional, nilai ekonomi sampah, serta kesadaran masyarakat dalam pengelolaan lingkungan. Kata kunci: borobudur, ekonomi sirkular, pemberdayaan masyarakat, pengelolaan sampah, TPS3R ______________________________________________________________________ Abstract Background: Waste management is a major challenge in the Borobudur Temple tourist area. The increasing volume of waste is not matched by adequate management, resulting in environmental pollution. Objective: This community service activity aims to empower the Candirejo TPS3R waste processing group in Candirejo Village, Borobudur District, Magelang Regency. Method: The community service activity included outreach, implementation of appropriate technology, social media-based marketing assistance, and ongoing evaluation. Result: Increased compost and pellet production capacity, strengthened management through SOPs, and expanded market access through digital media were found. The community service activity contributed to the achievement of SDG 11, namely sustainable cities and human settlements, and SDG 13, concerning climate change mitigation. Conclusion: The outreach and training activities can improve operational efficiency, the economic value of waste, and public awareness of environmental management. Keywords: borobudur, circular economy, community empowerment, waste management, TPS3R