Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

OPTIMALISASI PENGELOLAAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) BAGI KADER KESEHATAN DI PUSKESMAS WONOSAMODRA BOYOLALI: Optimization Of (Toga) Management at Wonosamodra Public Health Center Reni Ariastuti; Khotimatul Khusna; Risma Sakti Pambudi; Zuliana Styarini; Nur Cahyani; Tika Dwiyanti
MESTAKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/mestaka.v2i5.148

Abstract

The government is trying and encouraging people to be independent in maintaining and maintaining health, one of which is by using family medicinal plants (TOGA). Government Regulation Number 103 of 2014 concerning Traditional Health Services in article 70 states that people can carry out health care independently and correctly by utilizing Family Medicine Parks (TOGA) and Skills. This service was carried out with the aim of increasing the knowledge and skills of Wonosamodra Boyolali health center health cadres regarding the management and use of TOGA to maintain family health. The approach method is through training and workshops to process TOGA into a health drink for families. Service participants are health cadres in the Wonosamodra Community Health Center working area, Boyolali. Service activities include providing material about TOGA and training in making health drinks from TOGA basic ingredients. The success of this service activity can be seen from the enthusiasm of the training participants in participating in the training as well as the ability/skills of the training participants in making health drink preparations, namely instant ginger powder and the health drink "Jaeka Manis". The service carried out was able to increase the knowledge and skills of health cadres in the Wonosamodra Boyolali Community Health Center working area regarding the Management and Processing of TOGA (Family Medicinal Plants) into family health drinks.
Gambaran Pengobatan Diare Akut Anak di Puskesmas Jiwan Madiun Reni Ariastuti; Dunung Kusumawati
CERATA Jurnal Ilmu Farmasi Vol 11 No 1 (2020): Cerata Jurnal Ilmu Farmasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/cerata.v11i1.110

Abstract

Diarrhea is a digestive tract disease with a consistency of loose stools and an increased frequency. The morbidity and mortality rates for children diarrhea in Indonesia still tend to be high. This study aims to determine the description of pharmacological therapy in the treatment of outpatients with acute diarrhea in Jiwan Public Health Center, Madiun by referring to the management of diarrhea therapy from the Ministry of Health. This research was conducted in a descriptive observational manner with retrospective data collection on outpatients with acute diarrhea at the Jiwan Public Health Center, Madiun in the Januri-June 2019 period. Sampling used a purposive sampling technique that met the inclusion criteria. The type of data used in this study is secondary data taken from patient medical records. Data analysis of the results of the study was carried out descriptively to determine the demographic distribution and treatment of patients with acute diarrhea in children at the Jiwan Public Health Center, Madiun. Most of the treatments had met the management of diarrhea. The percentage of drug use included using ORS as much as 29%, antidiarrheal attalpulgite and kaolin pectin by 26%, zinc 25%, anti-vomiting used by domperidone 7% and metochlopramide 4%, cotrimoxazole antibiotics 49% of the total cases 100% (75 cases). Evaluation of the dose of co-trimoxazole and zinc, there were 10% and 75% incorrect doses.
Kepuasan Pasien Terhadap Layanan KIE di Apotek Sirnoboyo Alvina Nia Diani; Risma Sakti Pambudi; Reni Ariastuti
Demagogi: Journal of Social Sciences, Economics and Education Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/demagogi.v2i1.8

Abstract

Apotek Sirnoboyo, sebagai fasilitas kesehatan vital yang mendistribusikan obat kepada masyarakat, khususnya bagi pasien dengan resep dokter, mengakui pentingnya meningkatkan kualitas layanan farmasi. Salah satu aspek yang perlu diperhatikan adalah pelayanan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan KIE di Apotek Sirnoboyo. Dengan pendekatan observasional deskriptif kuantitatif, penelitian ini menggunakan metode survey melalui pendekatan cross-sectional. Penelitian ini melibatkan 100 responden dalam pengambilan data. Evaluasi tingkat kepuasan pasien dilakukan melalui distribusi kuesioner yang dilihat dari layanan kefarmasian dan keramahan petugas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan yang diberikan di apotek sirnoboyo Pada aspek petugas memberikan informasi aturan pakai obat presentase 67,75%, aspek petugas memberikan informasi indikasi obat mendapatkan presentase 71%, aspek petugas memberikan informasi cara penggunaan obat presentase 83,25%, aspek petugas memberi informasi mengenai efek samping obat presentase 77,5%, serta aspek petugas memberikan informasi cara penyimpanan obat yang benar presentase 78,75%, dan aspek petugas memberikan edukasi mengenai lama pemakaian obat presentase 79,25%. Secara rata-rata, seluruh aspek pelayanan kefarmasian di Apotek Sirnoboyo mendapatkan presentase 76,25% yang masuk dalam kategori puas.
EDUKASI PEMANFAATAN TANAMAN JAHE SEBAGAI MINUMAN HERBAL UNTUK MENINGKATKAN IMUNITAS TUBUH Fadilah Qonitah; Suwardi; Reni Ariastuti; Dyah Ayu Lestari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat "SIDOLUHUR" Vol 4 No 01 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat SIDOLUHUR
Publisher : LP3M

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu upaya yang dapat kita lakukan dalam menjaga atau meningkatkan imunitas tubuh sehingga dapat terhindar dari penyakit dengan cara mengkonsumsi minuman herbal. Salah satu tanaman herbal yang dapat dijadikan minuman herbal adalah jahe. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengedukasi masyarakat tentang manfaat minuman herbal jahe dan cara pembuatan minuman herbal jahe. Metode pengabdian meliputi tahapan edukasi manfaat minuman herbal jahe dan cara pembuatan minuman herbal jahe dengan cara pemaparan dan diskusi. Kegiatan pengabdian masyarakat terkait edukasi pemanfaatan tanaman jahe sebagai minuman herbal berdampak positif bagi masyarakat. Hal ini karena dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat untuk membuat minuman herbal sendiri dengan menggunakan bahan-bahan alami yang ada disekitar mereka sehingga dapat digunakan untuk menjaga imunitas tubuh
EFFECT OF TOTAL PHENOLIC AND TOTAL FLAVONOID LEVELS ON THE ANTIOXIDANT POWER OF WATER EXTRACT, ETHANOL AND CHLOROFORM OF GREEN TEA LEAVES (Camellia sinensis L) Ahwan Ahwan; Anik Suwarni; Reni Ariastuti; Rosyadah Hafidz; Sinta Mei Enjelina
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v9i1.940

Abstract

Tea (Camellia sinensis L.) was originally used as a refresh drink. Tea has many benefits, especially for health and beauty. The most widely used tea in the market is green tea, because its properties can be used as a daily drink to improve the quality of life in carrying out daily activities. The aim of this study was to determine the effect of the relationship between total phenolic and total flavonoid levels in water extract (EA), ethanol (EE), and chlorophorom (EK) of green tea leaves on antioxidant power. This experimental study used the extraction method, qualitative analysis, quantitative analysis using the colorimetric method, and antioxidant power using the DPPH method. The data obtained were statistically analyzed using SPPS and Microsoft Excel. The results obtained in The extraction process yielded extracts: EA (21.44%), EE (11.20 %), and EK (3.58 %). Qualitative analysis of flavonoid and phenolic compounds in all the extracts revealed the presence of these compounds. In the total phenolic test, the levels were: 229.07 ± 0.99 (EA); 573.70 ± 3.93 (EE); 45.27 ± 0.73 mg/g (EK) GAE (Galic Acid Equivalent). Meanwhile, the flavonoid content was 13.10 ± 0.31 (EA); 40.49 ± 0.67 (EE); 20.94 ± 0.50 mg/g (EK) QE (Quercetin Equivalent). The antioxidant results have an IC50 (Inhibitory Concentration) value of 34.64 ± 0.74 (EA); 7.02 ± 0.15 (EE); 99.11 ± 1.23; positive control 5.94 ± 0.07 µg/mL (vitamin C) ...
EDUKASI PENGGUNAAN OBAT YANG BIJAK PADA SISWA SMKN 5 SURAKARTA MELALUI GERAKAN APOTEKER MENGAJAR Reni Ariastuti; Yusuf Muamar Bashori; Desi Riyana; Aginta Wigunavi
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v4i2.1285

Abstract

Obat merupakan sarana kesehatan yang ditujukan untuk pencegahan, pengobatan dan promotif kesehatan. Penggunaan obat tepat dan bijak akan mendukung tercapainya tujuan terapi yang diinginkan. Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan memberikan pengetahuan kepada siswa SMK N 5 Surakarta tentang cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat dengan benar dan bijak. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah siswa-siswi SMK N 5 Surakarta. Metode penyampaian informasi kepada sasaran adalah ceramah dan diskusi. Kegiatan pengabdian ini diikuti sebanyak 60 siswa dari berbagai tingkat dan jurusan. Pengetahuan siswa terkait cara penggunaan, penyimpanan dan pembuangan obat yang telah rusak/kadaluarsa dinilai masih kurang, hal ini terlihat pada saat diskusi. Melalui kegiatan ini siswa-siswi SMKN 5 Surakarta mendapat tambahan ilmu cara penggunaan obat yang benar dan bijak. Harapannya perwakilan siswa SMK N 5 Surakarta yang tergabung dalam Unit Kesehatan Siswa (UKS) di sekolah dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam pengelolaan obat di sekolah, sehingga pengelolaan obat dapat tepat. Kegiatan pengabdian menghasilkan satu kesimpulam yaitu pembeian edukasi mengenai cara penggunaan obat dengan bijak dapat dilakukan dengan menggunakan metode ceramah.    Kata kunci : DAGUSIBU, obat, preventif, SMK
EVALUASI KETEPATAN PENGGUNAAN ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS X SURAKARTA TAHUN 2022 Verina Widianti Putri; Reni Ariastuti; Khotimatul Khusna
Jurnal Farmamedika (Pharmamedika Journal) Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47219/ath.v9i1.315

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang ditandai dengan tekanan darah lebih dari 140/90 mmHg. Pengobatan antihipertensi yang tepat diperlukan untuk menurunkan angka mortalitas dan morbiditas akibat hipertensi. Namun, pemberian antihipertensi masih belum sepenuhnya tepat sehingga perlu dilakukan evaluasi ketepatan penggunaan antihipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan penggunaan antihipertensi pada pasien rawat jalan di Puskesmas X Surakarta tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah catatan rekam medis pasien. Evaluasi ketepatan penggunaan obat pada penelitian ini menggunakan standar Konsensus Penatalaksanaan Hipertensi 2021 dan Joint National Committee (JNC) VIII dengan kriteria tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat dan tepat dosis. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan ketepatan penggunaan antihipertensi pada pasien rawat jalan di Puskesmas X Surakarta tahun 2022 yaitu tepat indikasi 100%, tepat pasien 100%, tepat obat 78%, dan tepat dosis 87%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan antihipertensi pada pasien rawat jalan di Puskesmas X Surakarta tahun 2022 belum sepenuhnya memenuhi kriteria penggunaan antihipertensi yang tepat.
EDUKASI PENGGUNAAN OBAT YANG BIJAK PADA SISWA SMKN 5 SURAKARTA MELALUI GERAKAN APOTEKER MENGAJAR Reni Ariastuti; Yusuf Muamar Bashori; Desi Riyana; Aginta Wigunavi
BAKTIMU : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/bm.v4i2.1285

Abstract

Obat merupakan sarana kesehatan yang ditujukan untuk pencegahan, pengobatan dan promotif kesehatan. Penggunaan obat tepat dan bijak akan mendukung tercapainya tujuan terapi yang diinginkan. Pengabdian ini dilakukan dengan tujuan memberikan pengetahuan kepada siswa SMK N 5 Surakarta tentang cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat dengan benar dan bijak. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah siswa-siswi SMK N 5 Surakarta. Metode penyampaian informasi kepada sasaran adalah ceramah dan diskusi. Kegiatan pengabdian ini diikuti sebanyak 60 siswa dari berbagai tingkat dan jurusan. Pengetahuan siswa terkait cara penggunaan, penyimpanan dan pembuangan obat yang telah rusak/kadaluarsa dinilai masih kurang, hal ini terlihat pada saat diskusi. Melalui kegiatan ini siswa-siswi SMKN 5 Surakarta mendapat tambahan ilmu cara penggunaan obat yang benar dan bijak. Harapannya perwakilan siswa SMK N 5 Surakarta yang tergabung dalam Unit Kesehatan Siswa (UKS) di sekolah dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam pengelolaan obat di sekolah, sehingga pengelolaan obat dapat tepat. Kegiatan pengabdian menghasilkan satu kesimpulam yaitu pembeian edukasi mengenai cara penggunaan obat dengan bijak dapat dilakukan dengan menggunakan metode ceramah.    Kata kunci : DAGUSIBU, obat, preventif, SMK