Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

ANALISIS KONDISI FISIK TIM FUTSAL JOMBLO FC U-23 PONOROGO AGASSI BARASAKTI, BRYAN; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi fisik sangat dibutuhkan dalam setiap peningkatan prestasi atlet. Ini merupakan dasar yang harus diperhatikan untuk pencapaian prestasi yang maksimal. Karena hampir semua aktivitas gerak dalam olahraga selalu mengandung unsur-unsur kekuatan, durasi, kecepatan, dan gerak komplek yang memerlukan perluasan gerak persendian. Dalam permainan futsal, komponen kondisi fisik yang dominan adalah daya tahan (endurance), daya ledak otot tungkai (explosive power), kecepatan (speed) dan kelincahan (agility). Untuk itu dalam penelitian ini akan mengangkat judul ?Analisis Kondisi Fisik Tim Futsal Jomblo FC Ponorogo?, yang mana komponen kondisi fisik yang diukur adalah mengukur kekuatan otot tungkai, mengukur kelentukan, mengukur kecepatan, mengukur daya tahan aerobic dan mengukur kelincahan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui rata-rata tingkat kekuatan otot tungkai, kelentukan, kecepatan, daya tahan aerobic dan kelincahan pemain Tim Futsal Jomblo FC Ponorogo. Metode dalam analisis ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, sedangkan proses pengambilan data dilakukan dengan melakukan tes kekuatan otot tungkai, kelentukan, kecepatan, daya tahan aerobic dan kelincahan. Sasaran penelitian ini adalah pemain Tim Futsal Jomblo FC Ponorogo sebanyak 14 orang. Berdasarkan hasil analisis maka, dapat diambil kesimpulan yaitu: bahwa tim Futsal Jomblo FC Ponorogo mempunyai rata-rata tingkat kekuatan otot tungkai sebesar 130,07 kg berkategori cukup/sedang, rata-rata tingkat kelentukan sebesar 36,71 cm berkategori sangat baik, rata-rata tingkat kecepatan sebesar 4,69 detik berkategori cukup/sedang, rata-rata tingkat daya tahan aerobic sebesar 38,96 mL/kg/min atau Level (Tingkatan) 7 Balikan 7 berkategori kurang, dan rata-rata tingkat kelincahan sebesar 41,36 kali berkategori kurang. Kata Kunci: Analisis, Kondisi Fisik, Futsal.Physical conditions are needed in order to improve athlete?s performance. This is the basis that must be considered for maximum achievement. Because almost all of motion activities in sports always contain elements of strength, duration, speed, and motion that require complex expansion of joint motion. In futsal games, the components of the dominant physical condition are endurance, explosive power, speed and agility. Therefore, in this study the title "Analysis of the Physical Condition of the Jombo FC U-23 Ponorogo Futsal Team", which is component of the physical condition measured is measuring leg muscle strength, measuring flexibility, measuring speed, measuring aerobic endurance and measuring agility.The aim of the study was to determine the average level of leg muscle strength, flexibility, speed, aerobic endurance and agility of the Jomblo FC U-23 Ponorogo Futsal Team. The method in this analysis uses quantitative descriptive method, while the data collecting process is done by carrying out tests of leg muscle strength, flexibility, speed, endurance aerobic and agility. The target of this study was 14 players from the Jomblo FC U-23 Ponorogo Futsal Team.Based on the results of the analysis, it can be concluded that: Jombo FC U-23 Ponorogo Futsal team has the average level of limb muscle strength of 130.07 kg in sufficient / moderate category, the average level of determination of 36.71 cm is categorized very good, the average speed level of 4.69 seconds is sufficient / moderate, the average aerobic endurance level of 38.96 mL / kg / min or Level 7 turn it over 7 is categorized as less, and the average level of agility is 41.36 times in less category. Keywords: Analysis, Physical Condition, Futsal.
ANALISIS KONDISI FISIK TIM FUTSAL JOMBLO FC U-23 PONOROGO AGASSI BARASAKTI, BRYAN; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi fisik sangat dibutuhkan dalam setiap peningkatan prestasi atlet. Ini merupakan dasar yang harus diperhatikan untuk pencapaian prestasi yang maksimal. Karena hampir semua aktivitas gerak dalam olahraga selalu mengandung unsur-unsur kekuatan, durasi, kecepatan, dan gerak komplek yang memerlukan perluasan gerak persendian. Dalam permainan futsal, komponen kondisi fisik yang dominan adalah daya tahan (endurance), daya ledak otot tungkai (explosive power), kecepatan (speed) dan kelincahan (agility). Untuk itu dalam penelitian ini akan mengangkat judul ?Analisis Kondisi Fisik Tim Futsal Jomblo FC Ponorogo?, yang mana komponen kondisi fisik yang diukur adalah mengukur kekuatan otot tungkai, mengukur kelentukan, mengukur kecepatan, mengukur daya tahan aerobic dan mengukur kelincahan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui rata-rata tingkat kekuatan otot tungkai, kelentukan, kecepatan, daya tahan aerobic dan kelincahan pemain Tim Futsal Jomblo FC Ponorogo. Metode dalam analisis ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, sedangkan proses pengambilan data dilakukan dengan melakukan tes kekuatan otot tungkai, kelentukan, kecepatan, daya tahan aerobic dan kelincahan. Sasaran penelitian ini adalah pemain Tim Futsal Jomblo FC Ponorogo sebanyak 14 orang. Berdasarkan hasil analisis maka, dapat diambil kesimpulan yaitu: bahwa tim Futsal Jomblo FC Ponorogo mempunyai rata-rata tingkat kekuatan otot tungkai sebesar 130,07 kg berkategori cukup/sedang, rata-rata tingkat kelentukan sebesar 36,71 cm berkategori sangat baik, rata-rata tingkat kecepatan sebesar 4,69 detik berkategori cukup/sedang, rata-rata tingkat daya tahan aerobic sebesar 38,96 mL/kg/min atau Level (Tingkatan) 7 Balikan 7 berkategori kurang, dan rata-rata tingkat kelincahan sebesar 41,36 kali berkategori kurang. Kata Kunci: Analisis, Kondisi Fisik, Futsal.Physical conditions are needed in order to improve athlete?s performance. This is the basis that must be considered for maximum achievement. Because almost all of motion activities in sports always contain elements of strength, duration, speed, and motion that require complex expansion of joint motion. In futsal games, the components of the dominant physical condition are endurance, explosive power, speed and agility. Therefore, in this study the title "Analysis of the Physical Condition of the Jombo FC U-23 Ponorogo Futsal Team", which is component of the physical condition measured is measuring leg muscle strength, measuring flexibility, measuring speed, measuring aerobic endurance and measuring agility.The aim of the study was to determine the average level of leg muscle strength, flexibility, speed, aerobic endurance and agility of the Jomblo FC U-23 Ponorogo Futsal Team. The method in this analysis uses quantitative descriptive method, while the data collecting process is done by carrying out tests of leg muscle strength, flexibility, speed, endurance aerobic and agility. The target of this study was 14 players from the Jomblo FC U-23 Ponorogo Futsal Team.Based on the results of the analysis, it can be concluded that: Jombo FC U-23 Ponorogo Futsal team has the average level of limb muscle strength of 130.07 kg in sufficient / moderate category, the average level of determination of 36.71 cm is categorized very good, the average speed level of 4.69 seconds is sufficient / moderate, the average aerobic endurance level of 38.96 mL / kg / min or Level 7 turn it over 7 is categorized as less, and the average level of agility is 41.36 times in less category. Keywords: Analysis, Physical Condition, Futsal.
ANALISA BALL POSSESSION DAN SHOOTING TERHADAP KEMENANGAN AFF SUZUKI CUP 2016 (STUDI KASUS THAILAND DAN INDONESIA) SYAHRUL MUHARRAM, AFRISAL; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Ball possession adalah beberapa lama waktu atau presentase bola jatuh ke kaki total seluruh pemain dari sebuah klub dalam sebuah pertandingan. Jadi ball possession adalah bagaimana sebuah tim mampu menguasai bola atau menahan bola selama dan sebanyak mungkin dengan kerjasama satu tim. Menurut Setiawan (2005:3) penguasaan bola merupakan usaha menahan bola dengan kerjasama satu atau dua sentuhan. Tujuannya untuk menghindari tekanan lawan yang berlebihan dan menciptakan peluang didepan gawang lawan. Menendang merupakan gerakan dasar yang paling dominan dalam sepakbola. Dengan menendang saja seseorang sudah bisa bermain sepakbola. Dalam sepakbola gerakan shooting sangat diandalkan terutama mencetak gol ke gawang lawan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ball possession dan shooting setiap pertandingan negara Thailand dan Indonesia di AFF Suzuki Cup 2016. Untuk pengambilan data ini menggunakan metode deskriptif dengan data sekunder yang diperoleh dari www.labbola.com berupa data statistik Thailand dan Indonesia. Adapun yang diteliti adalah ball possession dan shooting negara Thailand dan Indonesia pada saat pertandingan AFF Suzuki Cup 2016. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata ball possession tiap pertandingan negara Thailand adalah 62% dan rata-rata jumlah shooting tiap pertandingan 9,8 kali shooting serta rata-rata gol yang tercipta dari shooting tiap pertandingan 2,1 gol. Sedangkan rata-rata ball possession tiap pertandingan negara Indonesia adalah 41% dan rata-rata jumlah shooting tiap pertandingan 9,1 kali shooting serta rata-rata gol yang tercipta dari shooting tiap pertandingan 1,7 gol. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa ball possession dan shooting tidak berkontribusi positif terhadap kemenangan negara Thailand dan Indonesia. Dua finalis AFF Suzuki Cup 2016 tersebut memiliki presentase ball possession dan jumlah shooting berbeda daripada lawan tetapi berhasil menembus babak final. Faktor lain yang mempengaruhi kemenangan kedua tim tersebut adalah efektifitas bermain dan pemanfaatan momentum ketika menguasai bola tertutama dalam hal penyelesaian akhir yang baik terhadap peluang mencetak gol. Kata kunci : Ball Possession, Shooting, Kemenangan, Thailand, Indonesia, AFF Suzuki Cup. ABSTRACT Ball possession is a term for how long the time or precentage for a ball to fall on all of the members?s feet from a club in a competition. So, ball possession is how a team can master or restrain a ball for many times with help of teamwork. Setiawan (2005 : 3) started that ball mastering is an effort to restrain ball with a teamwork of two contacts. The purpose is for avoiding the pressure from the opponent and for creating an oppurtunity in front of a goal post. Moreover, kicking is a base movement which is dominant in football. By kicking, a person has already can playing football. In football, shooting is really important especially for creating a goal. The purpose of this study is to know ball possession and shooting for every match of Thailand and Indonesia in AFF Suzuki Cup 2016. The researcher used descriptive with secondary data from www.labbola.com in statistical data of Thailand and Indonesia. The data studied is ball possession and shooting during AFF Suzuki Cup 2016. The result of this research shows that the ball possession for each match of Thailand is 62% and the shooting for each match is 9,8 shoots. Moreover, the goal from shooting for each match is 2,1 goal. Futhermore, the ball possession for each match of Indonesia is 41% and the shooting for each match is 9,1 shoots, and also the goal made from each match is 1,7 goal. In conclusion, ball possession and shooting did not have any positive contribution to Thailand and Indonesia winning. Those two finalist of AFF Suzuki Cup 2016 has a precentage of ball possession and shooting is different than the rival, but they still went to final. Another factor that made them win are their effectivities in playing and utilization of momentum especially in making goal. Keyword: Ball Possession, Shooting, Victory, Thailand, Indonesia, AFF Suzuki Cup
ANALISIS TINGKAT KONDISI FISIK PEMAIN FUTSAL REJEKI SPORT CLUB (RSC) DUDUKSAMPEYAN GRESIK U-20 FIRMAN FELANI, MOH; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu aspek yang harus diperhatikan dalam suatu permainan pada olahraga prestasi adalah aspek kondisi fisik. Kemampuan kondisi fisik yang baik akan menunjang suatu permainan yang baik pula, karena kondisi fisik merupakan pondasi dalam meningkatkan suatu permainan. Kondisi fisik merupakan satu kesatuan yang utuh yang tidak dapat dipisahkan, baik peningkatannya maupun pemeliharaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komponen kondisi fisik yang memberi kontribusi paling besar terhadap pemain futsal RSC Duduksampeyan Gresik. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif menggunakan model penelitian populasi, sehingga sample yang digunakan adalah semua pemain RSC Duduksampeyan Gresik yang berjumlah 20 Orang. Pengukuran kondisi fisik yang meliputi komponen yang penting dan dominan dalam permainan futsal dengan cara menguku rkecepatan (speed) ,mengukur kelincahan (agility), dan yang terakhi rmengukur tingkat ketahanan aerobik. Hasil dari penelitian ini berdasarkan penghitungan nilai kecepatan, pemain futsal Rejeki Sport Club (RSC) Duduksampeyan Gresik U-20 tahun 2018 sebagian besar dikategorikan baik. Dari aspek kelincahan, pemain futsal Rejeki Sport Club (RSC) Duduksampeyan Gresik U-20 tahun 2018 sebagian besar dikategorikan sedang. Untuk aspek ketahanan aerobic, nilai Vo2max yang dimiliki pemain futsal Rejeki Sport Club (RSC) Duduksampeyan Gresik U-20 tahun 2018 sebagian besar dikategorikan kurang sekali.Kata Kunci: Futsal, KondisiFisik (kecepatan, kelincahandandayatahan).
FAKTOR-FAKTOR PENCAPAIAN PERSELA LAMONGAN KONSISTEN BERTAHAN DI LEVEL TERTINGGI KOMPETISI SEPAKBOLA INDONESIA RIZAL ARIFIN, MOH.; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah Faktor-Faktor Persela Lamongan Konsisten Bertahan Di Level Tertinggi Kompetisi Sepakbola Indonesia sejak promosi ke Divisi Utama Tahun 2003 dan pada saat ini persaingan tim semakin ketat. Berdasarkan hasil penelitian melalui observasi dan wawancara yang diperoleh dari manajemen, pelatih, pemain, dan supporter kemudian data dianalisis dengan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Manajemen adalah hal non tekhnis yang merupakan kunci utama dalam pengelolaan tim sepakbola. Karena yang mengatur seluruh aspek dalam suatu tim. Mulai dari pendanaan, kerjasama, rekruitmen pemain dan pelatih, penyediaan sarana dan prasarana, hingga kesejahteraan pemain dan pelatih. Sehingga dari hal tersebut terjadi saling berkaitan dalam tercapainya prestasi dalam suatu tim sepakbola profesional. Dalam penelitian ini akan dibahas faktor-faktor utama yang mendukung tercapainya prestasi sepakbola profesional di tim Persela Lamongan. Dari hasil penelitian menyebutkan bahwasanya faktor yang paling dominan adalah manajemen yang solid serta dukungan supporter yang sangat fanatik. Dari manajemen yang solid akan berdampak pada seluruh aspek yang lainnya mulai dari pengelolaan dana, keharmonisan tim, perekrutan pemain dan pelatih yang tepat, serta kerjasama dengan pihak luar. Kata kunci : Pencapaian Tim, Manajemen, Persela Lamongan.
SURVEI KONDISI FISIK SSB TULUNGAGUNG PUTRA U-15 PRIANGMBODO, TATAK; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan olahraga yang semakin hari semakin maju dan berkembang, memerlukan sebuah proses pembinaan olahraga yang baik, tersetruktur dan terencana, seperti misalnya olahraga sepakbola, untuk menghasilkan prestasi yang tinggi haruslah melalui pembinaan diusia dini yang baik. Kondisi fisik sangat dibutuhkan dalam setiap peningkatan prestasi atlet. Ini merupakan dasar yang harus diperhatikan untuk pencapaian prestasi yang maksimal. Karena hampir semua aktivitas gerak dalam olahraga selalu mengandung unsure-unsur kekuatan, durasi, kecepatan, dan gerak komplek yang memerlukan perluasan gerak persendian (Bompa pada sukadiyanto,2005:54). Kondisi fisik adalah salah satu persyaratan yang sangat diperlukan dalam usaha peningkatan prestasi seorang atlet, bahkan sebagai landasan titik tolak suatu awalan olahraga prestasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kondisi fisik pada pemain SSB Tulungagung Putra U-15. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dengan subyek 23 pemain. instrument dalam penelitian ini adalah pengukuran IMT, Daya ledak, Kecepatan, Kelincahan, Daya tahan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut : (1) IMT : Rata-rata IMT pada pemain sepakbola klub SSB Tulungagung Putra U-15 adalah 19,61, dalam kategori normal. (2) Daya ledak : Rata-rata Daya ledak pada pemain sepakbola klub SSB Tulungagung Putra U-15 adalah 44,08, dalam kategori kurang. (3) Kecepatan : Rata-rata Kecepatan pemain sepakbola klub SSB Tulungagung Putra U-15 adalah 4,06, dalam kategori kurang. (4) Kelincahan : Rata-rata kelincahan pemain sepakbola klub SSB Tulungagung Putra U-15 adalah 11,16, dalam kategori baik. (5) Daya tahan : Rata-rata daya tahan pemain sepakbola klub SSB Tulungagung Putra U-15 adalah 46,77, dalam kategori baik. Hal ini menunjukan bahwa kondisi fisik sangatlah penting dan harus diperhatikan dalam olahraga sepakbola, terutama seperti komponen kondisi fisik misalnya kecepatan, kelincahan, daya ledak, daya tahan dan juga indeks masa tubuh, disini peran pelatih sangatlah penting untuk mengatur pola latihan yang tersetruktur dan sistematis. Dengan kondisi fisik yang baik latihan bisa berjalan secara optimal dan program latihan bisa berjalan dengan baik. Dan disini pelatih harus memperbaiki program latihannya secara sistematis untuk menjaga peforma pemainnya agar tetap prima, seperti frekuensi latihan, intensitas latihan, volume latihan harus ditingkatkan, sehingga kondisi fisik pemain bisa meningkat menjadi lebih baik terutama di daya ledak dan kecepatan harus lebih diperhatikan dan diluar latihan klub pemain harus berlatih sendiri menambah latihan fisik untuk menjaga peformanya. Kata Kunci : Sepakbola, Kondisi Fisik dan Vo2max
ANALISIS KONDISI FISIK PEMAIN FUTSAL PUTRA KABUPATEN BLITAR PADA PRA PORPROV JAWA TIMUR 2019 BAHTIAR, YUSUF; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAC ANALYSIS OF PHYSICAL CONDITIONS FUTSAL MEN PLAYERS BLITAR DISTRICT ON EAST JAVA PRA PORPROV 2019 Nama : Yusuf BahtiarNIM : 13060474082Program Studi : S-1 Sports Coaching EducationJurusan : Sports Coaching EducationFakultas : Sports ScienceNama Lembaga : State University Of SurabayaPembimbing : Mohammad Faruk, S.Pd., M.KesThis study raised the issue of the physical condition futsal players in Blitar Regency. The purpose of this research is to determine the physical conditions in the form of endurance, power, speed and agility in male futsal players in Blitar District. The research used is descriptive quantitative with one shot method research. The sample uses data on the amount needed for a team of 15 people. This research instrument uses MFT (Multistage Fitness Test) for ability, long jump for strength, runs 30 meters for speed, and illinois agility run for agility.The results of research endurance MFT (Multistage Fitness Test) mean results 38,706 ml/kg/minute. Players who get an average category of 26.70% are 4 players. fairly category of 46.60% of 7 players. While the players who are in the poor category (poor) 26.70% are 4 players. Power Standing Long Jump test an mean of 241.53 cm. Players who get a very good category of 6.60% are 1 player. Players get 46.70% good categories as many as 7 players. While players get enough categories of 46.70% many as 7 players.The 30 meter running speed test mean 50 second. players get a moderate category of 46.70% in 7 players. 20% less categories many as 3 players. While players get very few categories 33.30% many as 5 players. The Illinois Agility Run test results mean 16?00 seconds. Above average category 40% many as 6 players. While players get the 60% Average category by 9 players. The results of the analysis of physical conditions concluded that the male futsal team in Blitar had moderate physical conditions because the average obtained in the medium category. So it needs intensive training to improve the physical condition of the players to get more leverage and get the best results. Key Words: Physical Condition, Futsal, Blitar District
EFEKTIVITAS TAKTIK POWER PLAY FUTSAL DALAM MENCETAK GOL KARTADINATA, DENNY; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai seorang pemain futsal, kemampuan teknikal dan taktikal individu yang baik harus dimiliki selain mental yang bagus. Dalam suatu permainan futsal, terdapat berbagai macam sistem strategi. Salah satunya adalah power play yang biasanya digunakan untuk mengejar ketertinggalan poin di menit-menit ahir pertandingan. Power play dimainkan oleh lima orang pemain termasuk penjaga gawang. Beberapa tim futsal melakukan taktik power play untuk menambah jumlah gol dan memperkecil poin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keefektifan dari strategi power play dalam mencetak gol pada permainan futsal. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan metode eksperimen semu dengan perbandingan 2 tim yang akan melakukan pertandingan uji coba untuk mendapatkan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa taktik power play efektif dalam permainan futsal dari segi bola passing, durasi penguasaan bola dan juga gol lebih banyak pada saat tim melakukan taktik power play. Simpulan pada penelitian ini adalah taktik power play yang dilakukan dalam pertandingan uji coba efektif untuk mencetak gol yang lebih banyak. Kata kunci: Efektivitas, Taktik, Power play, Futsal, Gol.
EFFEKTIFITAS SHOOTING LIGA FUTSAL PROFESIONAL INDONESIA 2018 ( STUDI PADA VAMOS FC MATARAM ) ALFIAN, DWI; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan seberapa besar tingkat keberhasilan efektifitas shooting menggunakan punggung kaki, kaki bagian dalam, ujung kaki pada pertandingan semifinal dan final Liga Futsal Profesional Indonesia 2018. Tingkat keberhasilan diperoleh dari pengamatan video dan perhitungan rata-rata skor keseluruhan tiap efektifitas shooting yang dilakukan oleh pemain. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan penelitian kuantitatif yang kemudian dianalisis dengan cara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yanag diperoleh meliputi pada pertandingan semifinal didapatkan persentase efektifitas shooting punggung kaki sebesar 16%, kaki bagian dalam sebesar 45% dan ujung kaki sebesar 39% sedangkan untuk pertandingan final didapatkan persentase efektifitas shooting punggung kaki sebesar 22%, kaki bagian dalam sebesar 48% dan ujung kaki sebesar 30%. Demikian, efektifitas shooting paling sering digunakan baik pada pertandingan semifinal dan final adalah efektifitas shooting kaki bagian dalam. Kata Kunci: Efektifitas shooting punggung kaki, Efektifitas shooting kaki bagian dalam, Efektifitas shooting ujung kaki.
PENGARUH LATIHAN PASSING TRIANGLE TERHADAP ACCURACY PASSING SEPAKBOLA PADA SOCCER FOR FRIEND U-14 NERWI ADITYA, GANGGA; FARUK, MOHAMMAD
Jurnal Prestasi Olahraga Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : Jurnal Prestasi Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh latihan passing triangle terhadap accuracy passing sepakbola pada Soccer For Friend U-14. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan sebanyak 22 subjek penelitian di Soccer For Friend U-14. Desain penelitian yang digunakan adalah one grup pre-test post-test design. Perlakuan atau treatment yang digunakan adalah memberikan model latihan passing triangle dan melakukan tes akurasi passing saat pre-test dan post-test. Penelitian ini dilakukan selama 6 minggu dengan frekuensi 3 hari dalam seminggu dan diluar pre-test dan post-test. Latihan passing triangle menunjukan peningkatan terhadap akurasi passing sepakbola pada Soccer For Friend U14. Pada penelitian ini rata-rata pada pre-test sebesar 3,95 dan rata-rata pada post-test sebesar 6,22 dengan data tersebut dapat dinyatakan peningkatan sebesar 57,4%. Dengan demikian passing triangle berpengaruh terhadap akurasi passing pemain sepakbola pada Soccer For Friend U-14. Kata kunci: latihan passing triangle, accuracy passing