Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Nilai-nilai Islam dalam Tradisi Kamomoose Di Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Hasaruddin Hasaruddin; Hendraman Hendraman
Al-Ulum Vol. 16 No. 1 (2016): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.752 KB) | DOI: 10.30603/au.v16i1.48

Abstract

Indonesia is the largest number of Muslim population in the world today. Therefore, different traditions carried out by its inhabitants. The Indonesians’ local traditions, subsequently, are inseparable with the values preserved in the teachings of Islam which the Qur’an or exemplified by the Prophet Muhammad. One tradition that is owned by the people of an Indonesia’s archipelago is kamomoose tradition. The tradition has been preserved by Lakudo community of Butonese of Southeast Sulawesi which is usually done once a year as an expression of gratitude for the gathering of the entire relatives who come on vacation to hometown. In the kamomoose event, the community members gather and mix together in one place regardless of class and social stratum. The tradition has been carried out from generation to generation and remains preserved until today. This tradition contains the values of Islam on local traditions in Buton, such as, pande–pandeaow, and nokalambemo.
PENDEKATAN PSIKOLOGI KOMUNIKASI DAKWAH DALAM MENANAMKAN NILAI–NILAI AGAMA ISLAM PADA SISWA KELAS VII SMP IT INSAN CENDIKIA YAYASAN ULUL ‘ILMI PACCERAKKANG Muhammad Syahruddin; Darma Yana Sara; Ramli Ramli; Hasaruddin Hasaruddin
PILAR Vol 13, No 2 (2022): JURNAL PILAR, DESEMBER 2022
Publisher : PILAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendekatan Psikologi Komunikasi Dakwah dalam Menanamkan Nilai-nilai agama Islam pada Siswa Kelas VII SMP IT Insan Cendikia yayasan Ulul ‘Ilmi Paccerakkang. Dibimbimg oleh Sudir Koadhi  dan Muhammad Syahruddin.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui pendekatan psikologi komunikasi dakwah dalam menanamkan nilai-nilai agama Islam pada siswa kelas VII SMP IT Insan Cendikia Yayasan Ulul ‘Ilmi Paccerakkang.Penelitian ini dilaksanakan di Kota Makassar yang berlangsung 2 bulan dari  Februari sampai April 2022. Teknik penentuan sample dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi.Penelitian ini menunjukkan bahwa Pendekatan psikologi komunikasi dakwah dalam menanamkan nilai-nilai agama Islam pada siswa kelas VII SMP IT Insan Cendikia Paccerakkang yang dilakukan oleh guru SMP IT Insan Cendikia yaitu pembiasaan; eskul mentoring; senantiasa memberikan nasehat dan memotivasi siswa; memberikan contoh; berkomunikasi dengan baik, sopan dan santun; serta menceritakan kisah positif yang dapat diaplikasikan. Dalam melakukan penanaman nilai-nilai agama Islam, tidak lepas dari faktor pendukung dan penghambat. Faktor pendukung yaitu sarana yang memadai; kemampuan guru memiliki pengetahuan yang luas tentang Islam; adanya siswa yang antusias dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan yang diadakan di sekolah; serta adanya dukungan dari orangtua siswa dan guru. Adapun faktor penghambat yaitu Interaksi siswa dengan lingkungan luar sekolah; beberapa siswa kurang dapat berkomunikasi dengan baik kepada  gurunya; dan masih ada penilaian orangtua siswa bahwa nilai kognitif lebih utama daripada nilai spritual.  Kata Kunci: Agama Islam, Dakwah, Komunikasi, Psikologi
Perlawanan Umat Islam Terhadap Penjajahan di Indonesia Saribunga Saribunga; Hasaruddin Hasaruddin
Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 3 (2024): September : Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/hikmah.v1i3.100

Abstract

This research discusses the central role of the Muslim community in resisting colonial powers in the Indonesian archipelago, focusing on colonization by the Dutch, Spanish, Portuguese, French, British, and Japanese. Islamic teachings, particularly the concepts of jihad, love for the homeland, and resistance to oppression, played a pivotal role in igniting the spirit of resistance. Islamic Sultanates such as Aceh, Demak, and Mataram actively engaged in the struggle, along with the leadership of scholars and the general population. With low literacy rates, the positive transformations during British colonization were limited in their full utilization by the local communities. Although Japan initially attempted to garner support by claiming liberation, it eventually proved to be a harsh colonizer with forced labor programs. This research employs the library research method to explore the dynamics of Muslim resistance against colonizers by utilizing literary sources.
Perkembangan Islam Di Amerika Pada Era Kontemporer Indah Sari Dewi; Hasaruddin Hasaruddin; Muh. Ilham
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam di Amerika Serikat berkembang dalam konteks sosial yang plural, demokratis, dan sarat dinamika politik global, khususnya pada era kontemporer pasca peristiwa 11 September 2001. Kondisi ini menempatkan komunitas Muslim sebagai kelompok minoritas yang menghadapi tantangan berupa Islamofobia, diskriminasi struktural, serta representasi negatif di ruang publik, sekaligus membuka peluang partisipasi sosial dan kewargaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan Islam di Amerika Serikat pada era kontemporer, mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi umat Islam, serta menelaah strategi adaptasi dan kontribusi sosial yang dibangun dalam masyarakat plural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research) melalui penelaahan buku ilmiah, artikel jurnal, dan laporan penelitian yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif-analitis dengan menekankan konteks historis, sosial, dan politik. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islam di Amerika berkembang melalui proses adaptasi kreatif yang ditandai dengan penguatan institusi keagamaan, meningkatnya partisipasi politik dan masyarakat sipil, serta keterlibatan aktif dalam dialog lintas agama dan isu keadilan sosial. Meskipun menghadapi tekanan eksternal dan tantangan internal, komunitas Muslim Amerika mampu meneguhkan identitas keislaman yang kontekstual dan inklusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Islam di Amerika tidak hanya bertahan sebagai identitas minoritas, tetapi juga berkontribusi signifikan dalam membangun masyarakat multikultural yang adil dan demokratis.
Budaya Attula’ Bala di Kelurahan Benjala, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba Tuti Wahyuni; Hasaruddin Hasaruddin; Muhammad Yahya; Tasbih Tasbih
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bulukumba adalah salah satu kabupaten, Daerah Tingkat II di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di kota Bulukumba. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 1.154,67 km, dengan jarak tempuh dari kota Makassar sekitar 153 Km. Budaya keagamaan yang kental juga cukup mempengaruhi tatanan kehidupan masyarakat Bulukumba. Sentuhan ajaran agama islam yang di bawa oleh ulama besar dari Sumatera, yang bergelar Dato Tiro (Bulukumba), telah menumbuhkan kesadaran religius dan menimbulkan keyakinan untuk berlaku zuhud, suci lahir batin, selamat dunia akhirat dalam rangka Tauhid “appaseuwang” (Meng-Esa-kan Allah SWT). Salah satu budaya keagamaan yang terletak di Kabupaten Bulukumba, tepatnya di kecamatan Bontobahari, Kelurahan Benjala yakni “Attula’ Bala”. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan proses tanya-jawab yang bertumpu pada saat dilakukannya budaya tersebut
PERKEMBANGAN ISLAM DI INDONESIA MASA KINI Syahdino Sahdana; Hasaruddin Hasaruddin; Muh ilham
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan Islam di Indonesia kontemporer, dengan fokus pada pengaruhnya di bidang sosial, politik, budaya, dan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka yang menganalisis berbagai sumber, seperti artikel akademis, laporan dari organisasi Islam, dan data statistik terkait perkembangan komunitas Muslim di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam di Indonesia terus berkembang dengan karakter moderat, khususnya melalui konsep Islam Nusantara, yang mengintegrasikan tradisi lokal dan ajaran Islam. Di sisi politik, organisasi Islam seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah memainkan peran penting dalam membentuk kebijakan negara, meskipun menghadapi tantangan terus-menerus dari kelompok radikal. Teknologi juga memainkan peran penting dalam penyebaran dakwah Islam, memperluas akses masyarakat terhadap pembelajaran dan ibadah digital. Kesimpulannya, Islam di Indonesia kontemporer tetap moderat dan inklusif, dengan penekanan pada toleransi antaragama dan keragaman budaya, meskipun terus menghadapi tantangan terkait radikalisasi dan pluralisme agama.
Perkembangan Islam di China: Sejarah, Dinamika Sosial dan Adaptasi Budaya Tuti Wahyuni; Hasaruddin Hasaruddin; Muhammad Ilham
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam telah hadir di China sejak abad ke-7 Masehi melalui jalur perdagangan dan diplomasi. Sebagai agama minoritas, Islam berkembang dalam konteks sosial, budaya, dan politik yang didominasi oleh peradaban Konfusianisme. Artikel ini bertujuan mengkaji perkembangan Islam di China dari aspek historis, sosial, dan kultural dengan menyoroti pola penyebaran Islam, dinamika komunitas Muslim, serta proses adaptasi budaya yang menyertainya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka yang diperoleh dari karya intelektual, dan artikel jurnal akademik. Hasil kajian menunjukkan bahwa perkembangan Islam di China berlangsung secara damai dan gradual, ditandai oleh kemampuan umat Muslim mempertahankan identitas keislaman sekaligus beradaptasi dengan budaya lokal. Adaptasi tersebut menjadi faktor kunci keberlangsungan Islam di China hingga era modern.