Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Mahasiswa pada Mata Kuliah Metode Statistika I selama Pandemi COVID-19 I Putu Ade Andre Payadnya; Putu Ledyari Noviyanti; Kadek Adi Wibawa
Emasains : Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol. 9 No. 2 (2020): September 2020
Publisher : FPMIPA IKIP PGRI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.87 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.4450291

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep mahasiswa pada mata kuliah Metode Statistika I selama Pandemi COVID-19 ditinjau dari kemampuan berpikir metaforis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2020. Subjek dalam penelitian ini adalah 11 mahasiswa kelas IIB Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Mahasaraswati Denpasar. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep mahasiswa dalam pembelajaran online saat Pandemi COVID-19 masih sangat rendah dimana hanya 9,09% mahasiswa memperoleh nilai sangat baik, 18,18% memperoleh nilai baik, dan 27,27% memperoleh nilai cukup, dan 45,45% memperoleh nilai kurang. Mahasiswa cenderung bingung ketika diharuskan mengaitkan konsep statistik dengan fenomena sehari-hari dan menemukan ciri-ciri konsep tersebut. Pembelajaran online akibat pandemi COVID-19 juga menyebabkan kesesuaian mahasiswa untuk melakukan diskusi kelompok serta penurunan motivasi mahasiswa terutama dalam menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan pemahaman konsep. Beberapa solusi yang dapat diambil untuk mengatasi masalah tersebut adalah: 1) Menggunakan pembelajaran interaktif, 2) Menggunakan Pembelajaran Berbasis Proyek (PBL), 3) Membahas tren pembelajaran saat ini, 4) Memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk mengkontruksi pengetahuan dan pemahamannya sendiri.
PERSEPSI MAHASISWA TERHADAP KULIAH DARING PADA MASA PANDEMI COVID 19 Putu Suarniti Noviantari; I Putu Ade Andre Payadnya
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika (PEMANTIK) Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.996 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini agar dapat mendeskripsikan persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring selamamasa pandemic covid 19. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Instrumenpenelitian ini menggunakan angket online dan disebar pada bulan Agustus 2020. Responden dalam penelitian iniadalah mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika Universitas Mahasaraswati Denpasar sebanyak 57 orang. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 54% mahasiswa prodi pendidikan matematika tidak senang apabilaketetapan belajar daring atau pembelajaran jarak jauh diperpanjang.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL SEGIEMPAT DAN SEGITIGA BERDASARKAN PROSEDUR NEWMAN UNTUK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 KOTA TAMBOLAKA TAHUN AJARAN 2020/2021 Paulus Andronikus Kaledi; I Putu Ade Andre Payadnya
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.217 KB) | DOI: 10.36733/pemantik.v1i2.2869

Abstract

ABSTRAK Penilitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal matematika khususnya soal segiempat dan segitiga. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan data kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMPN 2 Kota Tambolaka dengan jumlah 26 siswa yang ditentukan dengan metode purposive sampling dengan cara siswa dibagi menjadi 3 kelompok yang terdiri atas 2 siswa dari kelompok tinggi, 2 siswa dari kelompok sedang dan 2 siswa dari kelompok rendah sehingga jumlahnya menjadi 6 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan keabsahan data. Pengecekan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi dengan jenis triangulasi sumber. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa persentase kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal uraian yaitu persentase kesalahan membaca masalah (4%), persentase kesalahan memahami masalah (4%), presentase kesalahan transformasi (16%), persentase kesalahan kemampuan proses 34%, dan persentase kesalahan penulisan jawaban akhir (42%). Penyebab kesalahan siswa yaitu siswa kurang teliti, siswa terlalu buru-buru, siswa belum paham maksud soal, siswa kurang berlatih soal-soal, siswa kurang memanfaatkan waktu dengan baik, siswa tidak percaya diri, siswa salah dalam menghitung, dan siswa belum paham menggunakan metode atau rumus, siswa tidak mempelajari ulang materi yang diberikan oleh guru Kata kunci : analisis kesalahan, segiempat dan segitiga, prosedur Newman
Analisis kesalahan siswa dalam mengerjakan soal matematika pada pokok bahasan matris kelas X C semester genap SMK 2 Saraswati Denpasar tahun ajaran 2020/2021 Paulus umbu lado Lado; I Putu Ade Andre Payadnya
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.877 KB) | DOI: 10.36733/pemantik.v1i2.2875

Abstract

ABSTRAK Matriks merupakan salah satu bagian matematika dengan pemahaman kesalahan memahami masalah, kesalahan menyusun rencana, kesalahan melaksanakan rencana, dan kesalahan memeriksa kembali hasil yang diperoleh, guna meningkatkan prestasi siswa dalam belajar matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kesalahan yang dilakukan siswa kelas X C semester genap SMK 2 Saraswati Denpasar Tahun Ajaran 2020/2021 dalam mengerjakan soal matematika bentuk uraian pada pokok bahasan matriks. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas X C SMK 2 Saraswati Denpasar sebanyak 21 siswa menggunakan tes uraian, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisisnya meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa jenis kesalahan yang dilakukan siswa adalah kesalahan memahami masalah sebesar 57,1% untuk soal nomor 1, 23,8% untuk soal nomor 2 dan 14,3% untuk soal nomor 3, kesalahan menyusun rencana sebesar 33,3% untuk soal nomor 1, 57,1% untuk soal nomor 2, dan 28,6% untuk soal nomor 3, kesalahan melaksanakan rencana sebesar 28,6% untuk soal nomor 1, 47,6% untuk soal nomor 2, dan 61,9% untuk soal nomor 3, kesalahan memeriksa kembali hasil yang diperoleh dengan presentase 42,9% untuk soal nomor 1, 52,4% untuk soal nomor 2, dan 76,2% untuk soal nomor 3.
PERBEDAAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA PADA MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING ANTARA YANG DIBELAJARKAN MENGGUNAKAN E-LEARNING MELAJAH.ID BERBANTUAN APLIKASI GEOGEBRA DENGAN E-LEARNING KONVENSIONAL Ni Kadek Dian Annytaningsih; I Putu Ade Andre Payadnya; I Ketut Suwija
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.615 KB) | DOI: 10.36733/pemantik.v2i1.3666

Abstract

ABSTRACT This research purpose to determine whether or not there are differences in students' understanding of mathematical concepts in the Blended Learning learning model between those taught using E-Learning Melajah.id assisted by the Geogebra application and conventional E-Learning. This research method is a qualitative method. This type of research is experimental. The research design used is the Posttest-Only Control Group Design. The data was collected by means of tests, interviews, observation and documentation. The subjects of this study were students of class XI MIPA SMA Negeri 1 Abiansemal with a total of 285 students. The research sample was selected using the Cluster Random Sampling method so that the number of samples for this study was 72 students. The material used is Geometric Transformation material. The data analysis technique uses Prerequisite Test, namely normality test, homogeneity test and hypothesis testing. The average student learning outcomes of the control group was 81.61, while the average student learning outcomes of the experimental group was 86.11. The posttest results show that is 2.16>1.67. So, it can be concluded that is rejected and is accepted. In other words, there are differences in students' understanding of mathematical concepts in the Blended Learning learning model between those taught using E-Learning Melajah.id assisted by the Geogebra application and conventional E-Learning.. Keywords: Differences, Understanding Students' Mathematical Concepts, Blended Learning Models, E-Learning Melajah.id, Geogebra Applications ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat atau tidaknya perbedaan pemahaman konsep matematis siswa pada model pembelajaran Blended Learning antara yang dibelajarkan menggunakan E-Learning Melajah.id berbantuan aplikasi Geogebra dengan E-Learning konvensional. Metode penelitian ini metode kualitatif. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah desain Posttest-Only Control Group Design. Pengumpulan datanya dilakukan dengan tes, wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Abiansemal dengan jumlah 285 orang siswa. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan metode Cluster Random Sampling sehingga jumlah sampel penelitian ini sebanyak 72 siswa. Materi yang digunakan adalah materi Transformasi Geometri. Teknik analisis datanya menggunakan Uji Prasyarat yaitu uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Rata-rata hasil belajar siswa kelompok control ialah 81.61, sedangkan rata-rata hasil belajar siswa kelompok eksperimen ialah 86.11. Hasil posttest menunjukkan bahwa yaitu . Sehingga, dapat disimpulkan bahwa ditolak dan diterima. Dengan kata lain, terdapat perbedaan pemahaman konsep matematis siswa pada model pembelajaran Blended Learning antara yang dibelajarkan menggunakan E-Learning Melajah.id berbantuan aplikasi Geogebra dengan E-Learning konvensional. Kata Kunci : Perbedaan, Pemahaman Konsep Matematis Siswa, Model Pembelajaran Blended Learning, E-Learning Melajah.id, Aplikasi Geogebra
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMECAHAN MASALAH PADA POKOK BAHASAN SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL BERDASARKAN PROSEDUR NEWMAN DIKELAS VIII 9 SMP NEGERI 7 DENPASAR TAHUN AJARAN 2021/2022 Marlin Kanata; Putu Ledyari Noviyanti; I Putu Ade Andre Payadnya
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.747 KB) | DOI: 10.36733/pemantik.v2i2.5098

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja jenis kesalahan dan penyebab kesalahan siswa dalam pemecahan masalah pada soal matematika khususnya pada materi SPLDV dikelas VIII 9 SMP Negeri 7 Denpasar. Metode penelitian adalah metode kualitatif. prosedur penelitian yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap analisis. Sumber data berasal dari hasil tes atau jawaban siswa berupa dokumentasi dan hasil wawancara. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif. Pengumpulan datanya dilakukan dengan tes, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII 9 SMP Negeri 7 Denpasar dari 30 siswa yang kemudian ditentukan dengan hasil jawaban siswa lalu dikelompokan menjadi 3 kelompok yaitu kelompok tinggi, kelompok sedang dan kelompok rendah yang di ambil dari 2 masing- masing kelompok sehingga subjek menjadi 6 siswa. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa presentase jenis kesalahan yang dilakukan siswa berdasarkan prosedur Newman adalah presentase kesalahan membaca masalah sebanyak 11,7% , presentase kesalahan memahami masalah sebanyak 17,6%,  presentase kesalahan transformasi masalah sebanyak 27,9%, presentase ketrampilan proses sebanyak 13,2%, dan presentase penulisan jawaban akhir sebanyak 29,4%. Penyebab kesalahan siswa yaitu presentase siswa kurang teliti dan terlalu terburu-buru sebanyak, presentase siswa kurang berlatih menyelesaikan soal cerita dan tidak percaya diri sebanyak, presentase siswa belum paham dengan maksud soal sebanyak, presentase siswa kurang memanfaatkan waktu dengan baik dan lupa menuliskan pemisalan sebanyak, dan siswa belum paham dengan metode yang digunakan dan lupa menuliskan jawaban akhir.
PENGARUH MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP (SLUB) SARASWATI 1 DENPASAR TAHUN AJARAN 2021/2022 Kristiani Fansuri; I Putu Ade Andre Payadnya; Gusti Ayu Made Arna Putri
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.705 KB) | DOI: 10.36733/pemantik.v2i2.5114

Abstract

ABSTRACT This study aims to determine whether interest has an effect on mathematics learning outcomes for seventh grade students of SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar which is determined by the purposive sampling method. This research is a research with quantitative method. The subject of this research is in class VII SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar. Data collection was obtained using questionnaires, documentation and student learning outcomes tests. The results of this study can be concluded based on the results of data analysis and simple linear regression calculations of interest in learning (X) and student learning outcomes (Y) obtained by the equation Y = 65.284 + 0.05X with a correlation coefficient of 0.169 which indicates that there is an influence of interest on learning outcomes in mathematics student. Thus the hypothesis which shows that there is an influence of interest in learning on students' mathematics learning outcomes is accepted. The above shows that solving problems in mathematics requires high concentration and interest. So that it does not affect the results of learning mathematics. Keywords : influence, Interest to Learn, Learning Outcomes ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah minat berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar yang ditentukan dengan metode purposivve sampling. Penelitian ini adalah penelitian dengan metode kuantitatif. Subjek penelitian ini yaitu pada kelas VII SMP (SLUB) Saraswati 1 Denpasar. Pengumpulan data diproleh menggunakan angket, dokumentasi dan tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan berdasarkan hasil analisis data dan perhitungan regresi linear sederhana minat belajar (X) dan hasil belajar siswa (Y) diproleh persamaan = 65,284 + 0,05X dengan koefisien korelasi sebesar 0,169 yang menunjukan bahwa ada pengaruh minat terhadap hasil belajar matematika siswa. Dengan demikian hipotesis yang menunjukan terdapat pengaruh minat belajar terhadapap hasil belajar matematika siswa, diterima. Hal diatas menunjukan bahwa dalam menyelesaikan masalah dalam pelajaran matematika diperlukan konsentrasi dan minat yang tinggi. Sehingga hal tersebut tidak mempengaruhi hasil belajar matematika. Kata Kunci : Pengaruh, Minat Belajar, Hasil Belajar
PENERAPAN E-WORKSHEET DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA TENTANG PELUANG DI SMP NEGERI 5 DENPASAR Zainulloh; I Made Dharma Atmaja; I Putu Ade Andre Payadnya
Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Pembelajaran dan Pengembangan Matematika
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unmas Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.163 KB) | DOI: 10.36733/pemantik.v2i2.5192

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui seberapa besar peningkatan aktivitas belajar matematika siswa pada materi peluang dengan media E-Worksheet, (2) Untuk mengetahui seberapa besar peningkatan prestasi belajar matematika siswa pada materi peluang dengan media E-Worksheet, (3) Untuk mengetahui peningkatan dan perkembangan setiap siklus pembelajaran di kelas dengan media E-Worksheet. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dan jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A SMP Negeri 5 Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode observasi, tes, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan pada pra-siklus diperoleh skor rata-rata hasil belajar siswa 72,8, ketuntasan belajar siswa 54%, dan daya serap 72,8%, pada siklus I diperoleh skor rata-rata hasil belajar siswa 77,2, ketuntasan belajar 67,5%, dan daya serap 77,2%, kemudian pada siklus II diperoleh hasil skor rata-rata nilai hasil belajar siswa 93,7, ketuntasan belajar 91,8% dan daya serap sebesar 93,7%. Berdasarkan hasil pada siklus II maka penelitian diberhentikan sampai dengan siklus II karena telah memenuhi kriteria ketuntasan minimal yang ditetpakan oleh sekolah yakni sebesar rata-rata hasil belajar siswa ≥77, ketuntasan belajar ≥85% dan daya serap ≥75%.
Defragmenting structures of students’ translational thinking in solving mathematical modeling problems based on CRA framework Kadek Adi Wibawa; I Putu Ade Andre Payadnya; I Made Dharma Atmaja; Marius Derick Simons
Beta: Jurnal Tadris Matematika Vol. 13 No. 2 (2020): Beta November
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/betajtm.v13i2.327

Abstract

[English]: The fragmentation of thinking structure is a failed construction existing in students’ memory due to disconnections on what they have learned. It makes students undergo difficulties and errors in solving mathematical modeling problems. There is a need to prevent permanent fragmentations. The problem-solving involving modeling problems requires translational thinking, changing from source representations to targeted representations. This research aimed to formulate undergraduate students’ effort in restructuring their fragmented translational thinking (defragmentation of translational thinking structure). The defragmentation was mapped through the CRA framework (checking, repairing, ascertaining). The subjects were three of eighty-five 4th and 6th-semester students. Data were analyzed through three stages; categorization, reduction, and conclusion. The analysis resulted in three types of defragmentation of translational thinking structure: from verbal representations to graph representations, from graph representations to symbolic representations (algebraic forms), and from the graph and symbolic representations to mathematical models. The finding shows that it is essential for mathematics educators to allow students to manage their thinking structures while experiencing difficulties and errors in mathematical problem-solving. Keywords: Thinking structure, Fragmentation, Defragmentation, Translational thinking, CRA framework [Bahasa]: Fragmentasi struktur berpikir merupakan kegagalan konstruksi yang terjadi di dalam memori akibat dari konsep-konsep yang dipelajari tidak terkoneksi dengan baik. Hal ini membuat mahasiswa sering mengalami kesulitan dan kesalahan dalam memecahkan masalah pemodelan matematika. Untuk itu, perlu dilakukan upaya agar tidak terjadi fragmentasi struktur berpikir yang permanen. Dalam memecahkan masalah pemodelan matematika, mahasiswa perlu melakukan berpikir translasi, yaitu mengubah representasi sumber menjadi representasi yang ditargetkan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan upaya mahasiswa dalam melakukan penataan fragmentasi struktur berpikir translasi yang terjadi (defragmentasi struktur berpikir translasi) dalam memecahkan masalah pemodelan matematika. Defragmentasi yang dilakukan mahasiswa dipetakan melalui kerangka CRA (checking, repairing, dan ascertaining). Subjek penelitian adalah mahasiswa semester 4 dan 6 yang terdiri dari 3 orang dipilih dari 85 mahasiswa. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu pengategorian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menemukan tiga jenis defragmentasi struktur berpikir translasi: defragmentasi dari representasi verbal ke grafik, dari representasi grafik ke simbol (bentuk aljabar), dan representasi grafik dan simbol (bentuk aljabar) ke model matematika. Penelitian ini menunjukkan pentingnya pengajar matematika memberikan kesempatan kepada mahasiswa dalam menata struktur berpikirnya ketika mengalami kesulitan dan kesalahan dalam memecahkan masalah matematika. Kata kunci: Struktur berpikir, Fragmentasi, Defragmentasi, Berpikir translasi, Kerangka CRA
Optimalisasi Pemanfaataan Alat Peraga Lingkaran Pada Siswa SMP Widiatmika Kadek Rahayu Puspadewi; I Putu Ade Andre Payadnya; Putu Suarniti Noviantari; Kadek Adi Wibawa; Made Dharma Atmaja
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 6, No 3 (2023): Juli 2023
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v6i3.2272

Abstract

The purpose of this community service is to provide a solution in the form of training and assistance to teachers and students in using the tool display. Widiatmika Middle School is a private school with its address on Jalan Raya Udayana Campus, Pondok Taman Nusantara No.01, Jimbaran. From the results of interviews with partners, it was found that the school was still limited in using visual aids, especially in learning mathematics. The use of this teaching aid in learning is very important in supporting learning process. Visual aids that are utilized optimally can provide better and systematic learning, directly or indirectly, and can provide convenience for the teaching and learning process in schools. Community service activities in the form of training on the use of circle props at Widiatmika Middle School have been running smoothly. This one-day activity has been carried out offline. The enthusiasm of the lecturers and students in providing assistance as well as the enthusiasm of the training teachers and students made this activity run smoothly        Keywords: learning; teaching aids; mathematics Abstrak: Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu memberikan solusi berupa pelatihan serta pendampingan kepada guru dan siswa-siswi dalam menggunakan alat peraga. SMP Widiatmika merupakan sekolah swasta beralamat di Jalan Raya Kampus Udayana, Pondok Taman Nusantara No.01, Jimbaran. Dari hasil wawancara dengan mitra diperoleh permasalahan bahwa pihak sekolah masih terbatas dalam memanfaatkan alat peraga khususnya dalam pembelajaran matematika. Penggunaan alat peraga ini dalam pembelajaran sangat penting dalam menunjang proses  pembelajaran. Alat peraga yang dimanfaatkan secara maksimal dapat memberikan pembelajaran yang lebih baik dan sistematis, secara langsung atau tidak langsung, serta dapat memberikan kemudahan bagi proses belajar mengajar di sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan pemanfaatan alat peraga lingkaran di SMP Widiatmika telah berjalan lancar. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini telah dilaksanakan secara luring. Semangat para dosen dan mahasiswa dalam melakukan pendampingan begitu juga dengan antusias guru dan siswa pelatihan membuat kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar.Kata kunci: alat peraga, pembelajaran; matematika