Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Madaniya

Pelatihan Keterampilan Berbicara Menggunakan Media Audio Visual Pada Siswa SDN 61 Batu Menteng Desa Marayoka Jeneponto Andi Puspitasari; Nia Kurniati; Rahmat Rahmat
Madaniya Vol. 2 No. 4 (2021)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.125

Abstract

Keterampilan berbicara adalah salah satu aspek keterampilan berbahasa yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari karena keterampilan berbicara merupakan media komunikasi yang efektif. Berbicara adalah kemampuan seseorang dalam mengungkapkan gagasan dan perasaan. Kegiatan berbicara adalah kegiatan berbahasa yang bersifat produktif, maka dari itu indikator kemampuan siswa yaitu: (1) siswa lancar dalam berbicara, (2) siswa dapat bercerita dengan pengucapan yang tepat, (3) siswa dapat memahami isi materi cerita, (4) siswa dapat bercerita dengan nada yang tepat, (5) siswa dapat bercerita dengan kosakata yang beragam. Penerapan media audio visual dalam proses pembelajaran memudahkan siswa dan guru. Dalam proses pembelajaran, guru mendapatkan pengalaman yang lebih banyak sedangkan bagi siswa semua indra siswa dapat diaktifkan sehingga membangkitkan dunia teori dengan realitanya. Oleh sebab itu, dengan menggunakan media audio visual, siswa di SDN 61 Batu Menteng Desa Marayoka, Kab. Jeneponto dapat memahami dan lebih tertarik dalam kegiatan pembelajaran. Metode menceritakan kembali merupakan metode yang mengungkapkan kembali hal-hal yang telah dibaca atau dilihat maupun yang telah didengar.
Pelatihan Keterampilan Menulis Teks Ulasan Menggunakan Media Youtube Pada Siswa SMP Negeri 1 Sanrobone Kabupaten Takalar Andi Puspitasari; Rahmat Rahmat
Madaniya Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.328

Abstract

Media youtube dapat digunakan dalam kegiatan menulis siswa. Media ini dapat diterapkan dengan beberapa materi pembelajaran bahasa Indonesia, salah satunya yaitu materi teks ulasan. Teks ulasan merupakan teks yang berisi tentang pendapat, pembahasan atau penilaian terhadap suatu buku atau karya-karya lainnya. Pemilihan media youtube disebabkan media sosial itu sangat dekat dengan siswa-siswa pada saat ini. Upaya yang dapat dilakukan guru untuk melihat kemampuan menulis siswa yaitu dengan meminta siswa untuk membuat teks ulasan dari video yang telah dilihat siswa. Kegiatan tersebut juga dapat digunakan guru untuk melihat kemampuan siswa dalam menulis teks ulasan. Oleh karena itu, penggunaan media youtube dalam menulis teks ulasan sangat membantu memotivasi guru dan siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sanrobone dalam proses pembelajaran di kelas. Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan ini meliputi observasi dengan melakukan kerja sama dengan mitra sekolah yaitu kepala SMP Negeri 1 Sanrobone, melakukan sosialisasi tentang adanya pelatihan menulis teks ulasan menggunakan media youtube pada siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sanrobone, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Hasil temuan dalam kegiatan ini yaitu siswa lebih mudah memahami pembelajaran menulis teks ulasan karena media youtube adalah media yang sering digunakan dalam keseharian mereka. Selain itu, para guru di SMP Negeri 1 Sanrobone terinspirasi untuk menggunakan media pembelajaran yang inovatif dalam proses pembelajaran di sekolah.
Pelatihan Menulis Menggunakan Media Gambar Siswa SMPN 1 Sanrobone Kab. Takalar Rahmat Rahmat; Andi Puspitasari
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.338

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah bertujuan mengarahkan siswa agar dapat meningkatkan kemampuan berkomunikasi dengan baik dan benar, baik secara lisan maupun secara tertulis Pelatihan keterampilan menulis menggunakan media gambar pada siswa SMPN 1 Sanrobene bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan semangat siswa dalam proses pembelajaran. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah model pelatihan. Peserta pelatihan merupakan siswa kelas VII SMPN 1 Sanrobone yang berjumlah 24 orang dan dilaksanakan selama dua hari. Pelaksnaan materi dimulai dari tahap observasi, sosialisasi, pelatihan (materi) dan evaluasi. Hasil yang diperoloh dari kegiatan ini sesuai dengan tujuan awal yaitu dengan menggunakan media gambar yang bersumber dari lingkungan siswa ternyata dapat merangsang rasa percaya diri serta motivasi dalam mengarang.
Pelatihan Speed Reading Bagi Siswa SMA Insan Cendekia Syech Yusuf Rahmat Rahmat; Andi Hudriati; Umar Mansyur
Madaniya Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.1094

Abstract

Proses pembelajaran membaca di sekolah sering mengalami kendala atau permasalahan yang mengakibatkan tujuan pembelajaran tidak tercapai. Faktor penghambat kegiatan membaca meliputi derasnya arus hiburan melalui media elektronik, seperti televisi, radio, dan tayangan video pada sosial media. Selain itu, koleksi buku di perpustakaan kurang diperhatikan kualitas dan mutunya, baik dalam hal koleksi bahan bacaan yang menarik maupun sistem pelayanan. Berdasarkan observasi yang dilakukan oleh tim pengabdi di sekolah ICSY diketahui bahwa kecepatan siswa dalam keterampilan membaca hanya memperoleh 150-180 kata per menit. Hal ini tidak sesuai standar dengan standar ketentuan yang telah ditetapkan pada jenjang SMA yaitu 175-245 KPM. Berangkat dari permasalahan tersebut, kami tim pengabdi ingin meningkatkan semangat dan motivasi membaca siswa dengan menggunakan metode speed reading. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah model pelatihan. Peserta pelatihan merupakan siswa SMA Insan Cendekia Syech Yusuf yang berjumlah 20 orang dan dilaksanakan selama dua hari. Pelaksanaan materi dimulai dari tahap observasi, sosialisasi, pelatihan (materi) dan evaluasi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini sesuai dengan tujuan awal yaitu meningkatnya motivasi membaca siswa, kemampuan membaca siswa lebih cepat, terbentuknya budaya literasi sekolah, dan antusiasme siswa melakukan kunjungan ke perpustakaan semakin meningkat.