Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Pola Gerak Biomekanika: Studi kasus pada atlet lari gawang dalam program latihan Running ABC Alimuddin Alimuddin; Muhamad Sazeli Rifki; Sepriadi Sepriadi; Anton Komaini; Liza Liza; Donal Syafrianto; Wahyudin Wahyudin
Jurnal Sporta Saintika Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Sporta Saintika Edisi Maret 2026
Publisher : Departemen Kesehatan Dan Rekreasi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sporta.v11i1.525

Abstract

ABC running merupakan latihan dasar yang penting untuk meningkatkan kualitas gerak lari, khususnya pada lari gawang yang menuntut koordinasi, kecepatan, dan efisiensi gerak tinggi. Dalam kajian biomekanika olahraga, analisis terhadap pola gerak tubuh, sudut sendi, serta distribusi gaya selama fase lari menjadi penting untuk memahami efisiensi mekanik dari suatu teknik gerakan. Namun, kesalahan teknik masih sering terjadi sehingga diperlukan analisis biomekanika guna memahami karakteristik gerak secara objektif serta mencegah penurunan performa dan risiko cedera. Penelitian ini bertujuan menganalisis gerak ABC running pada atlet lari gawang Universitas Negeri Padang dari aspek biomekanika. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kasus. Sampel dipilih melalui purposive sampling pada atlet lari gawang Unit Kegiatan Atletik sebanyak 5 orang. Data dikumpulkan melalui observasi dan perekaman video, kemudian dianalisis menggunakan perangkat lunak Kinovea untuk mengkaji sudut sendi, fase gerak, dan koordinasi tubuh. Analisis dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif sederhana berdasarkan prinsip biomekanika. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa sudut fleksi panggul kaki ayun mencapai ±90°, sudut fleksi lutut kaki ayun sebesar ±69°, sudut ekstensi lutut kaki depan sekitar ±47°, serta sudut fleksi lutut kaki belakang sekitar ±46° pada fase flight phase gerakan menyerupai hurdle step dalam latihan teknik lari gawang. Hasil menunjukkan sebagian besar atlet telah menguasai pola dasar ABC running dengan cukup baik, namun masih terdapat ketidaksesuaian teknik pada fase ayunan kaki, posisi tubuh, dan koordinasi lengan. Disimpulkan bahwa analisis biomekanika efektif menggambarkan kualitas teknik atlet. Keterbatasan penelitian ini terletak pada jumlah sampel yang masih terbatas, sehingga penelitian selanjutnya perlu melibatkan sampel yang lebih banyak. Hasil analisis ini juga dapat dimanfaatkan pelatih untuk melakukan koreksi teknik dan evaluasi latihan secara berkala guna meningkatkan performa serta meminimalkan risiko cedera.
Penanganan Low Back Pain Dengan Therapy Massage dan Exersice di Kenagarian Lasi Liza; alimuddin; Donal Syafrianto
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jaso.v3i2.36

Abstract

Low back pain merupakan gejala yang sering terjadi di masyarakat. Low back pain adalah keluhan neuromuskuloskeletal yang dapat menyebabkan penurunan produktivitas kerja, yang mana kondisi ini munculnya rasa nyeri atau perasaan tidak nyaman pada punggung bagian bawah dan jika tidak akan diatasi akan menimbulkan kecacatan. Keluhan low back pain yang dialami ibu-ibu seringkali tidak diatasi dan ditangani, hal ini akan dapat menimbukan kecacatan serta rasa nyeri yang dapat menimbulkan gangguan tidur, depresi, anoreksia, kehilangan berat badan, fatigue, dan terisolasi dari kehidupan sosial serta dapat menyebabkan gangguan dalam berpakaian, mandi, aktivitas sehari-hari, perjalanan, belanja, memasak dan pekerjaan rumah. Pencegahan dan penanganan low back pain penting diberikan bagi ibu-ibu agar tidak terjadi kecacatan. Jika pencegahan dan penanganan kita berikan secara cepat dan benar hal ini akan sangat membantu ibu-ibu dalam pemulihan dan bisa melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik. Tujuan pengabdian kepada mayarakat adalah memberikan pengetahuan dan bekal keilmuan bagi para ibu-ibu dalam pencegahan dan penanganan keluhan low back pain. Hasil kegiatan ini menyimpulkan bahwa dengan adanya pelaksanaan kegiatan pengabdian pencegahan dan penanganan low back pain dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan tentang pencegahan dan penanganan low back pain serta terciptanya suatu multimedia interaktif bagi ibu-ibu dalam sharing pencegahan, penanganan low back pain. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan dan pelatihan tentang penanganan dan pencegahan low back pain.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Fisioterapi, Pemandu Wisata Desa Tuapejat Mentawai Donal Syafrianto; Ikhwanul Arifan; Naluri Denay; Ahmad Chaeroni
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jaso.v3i2.46

Abstract

Desa Tuapejat merupakan salah satu desa di kabupaten Kepulauan Mentawai yang memiliki potensi wisata Bahari yang luar biasa. Bayaknya kunjungan wisata baik lokal maupun internasional yang datang ke Tuapejat memungkinkan untuk dikembangkannya atraksi wisata sport tourism di sepanjang pesisir pantai Tua Pejat. Pemanfaatan sumber daya alam yang ada harus sejalan dengan kemampuan sumber daya manusia dalam memandu, memberikan pertolongan serta memberikan layanan memuaskan bagi wisatawan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mitra dalam memberikan pertolongan dasar Fisioterapi serta memiliki keterampilan kepemanduan atraksi Sport Tourism. Bahan yang digunakan pada kegiatan ini adalah peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan atau cedera serta Stand Up Paddle Board. Metode yang digunakan adalah pelatihan teori dan praktek dalam memberikan layanan dasar fisioterapi dan kepemanduan atraksi sport tourism dengan stand Up Paddle. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mitra terhadap cedera, keterampilan penanganan dasar fisioterapi terhadap cedera, pengetahuan dan keterampilan olahraga Stand Up Paddle serta teknik kepemanduannya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini sangat memberikan dampak terhadap masyarakat mitra, terutama dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan. Dalam hal ini meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat mitra diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dengan pemanfaatan sumber daya alam terutama wisata bahari yang dimiliki Desa Tuapejat.
Pengembangan Potensi Wisata Pantai Melalui Program Branding Dan Peningkatan Keterampilan Layanan Massage Therapy Di Desa Tua Pejat Defrizal Saputra; Donal Syafrianto; Siti Aisyah
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jaso.v4i2.50

Abstract

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Mentawai fokus menata destinasi wisata di Mentawai yang sudah dibangun seperti Mapaddegat, Sipora Utara, Katiet di Sipora Selatan khususnya Tua pejat tahun ini. Hal ini dilakukan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Mentawai sebagai upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) khusus sektor wisata. Sumber PAD tidak hanya mengandalkan dari surfing saja tetapi juga harus ada sumber lain seperti pungutan retribusi pengunjung pada destinasi wisata yang ada yaitu dengan pelayanan dan penyiapan tim pemandu wisata professional serta olahraga pariwisata lainnya. Masalah yang terjadi di Tuapejat adalah 1), minimnya pengetahuan dan keterampilan Massage Therapy dari masyarakat mitra, 2) Belum adanya Kemampuan dan keterampilan yang memadai sebagai upaya promosi potensi wisata. Solusi yang diberikan dalam program ini adalah, 1) mengadakan pelatihan massage therapy 2) memberikan pelatihan program Branding kepada pemuda Tuapejat agar dapat mempromosikan potensi- potensi wisata yang ada di kepulauan Mentawai khususnya di desa Tua Pejat. Adapun target luaran yang dihasilkan dalam program ini yang terpenting adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat Tuapejat dalam mempromosikan obejek wisata daerahnya dan melayani wisatawan sehingga bisa menambah pendapatan masyarakat dan Daerah. Kemudian luaran bagi tim yang ditargetkan adalah menghasilkan artikel yang dipublikasikan kedalam Jurnal Nasional ber ISSN, artikel pada media massa cetak/elektronik, video kegiatan dalam bentuk youtube yang bisa diakses masyarakat umum. Adapaun rencana kegiatan yang akan dilakukan dalam program ini adalah diawali dengan FGD Tim PKM dengan stekholder, penyusunan jadwal dan pencarian pemateri/instruktur, penyiapan bahan dan perbekalan lainnya, memastikan kesiapan mitra dan keberangkatan Tim, rapat persiapan kegiatan di lokasi, pelaksanaan kegiatan PKM, Evaluasi dan pendampingan.