Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan kadar hemoglobin dengan kemampuan volume oksigen maksimal (vomax) mahasiswa ilmu keolahagaan Fiky Zarya; Wilda Welis
JURNAL STAMINA Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Stamina Edisi Januari 2021
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah masih rendahnya daya tahan mahasiswa IKOR tahun masuk 2016 dalam melakukan aktivitas fisik yang dimana mahasiwa IKOR tidak luput dari aktivitas fisik dalam perkuliahan. penelitian ini bersifat Korelasi bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar hemoglobin dengan kemampuan volume oksigen maksimal (VO₂Max). waktu penelitian dilaksanakan bulan November-Desember 2018. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa IKOR tahun masuk 2016. Penarikan sampel dilakukan dengan teknik Non Probability Sampling, dimana teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang/kesempatan sama bagi setiap anggota populasi. Jadi jumlah sampel 29 orang. Instrument yang digunakan untuk mengukur kadar hemoglobin dengan metode digital yaitu easy touch GCHb sedangkan (VO₂Max) dengan menggunakan metode bleep test. Data di analisis dengan menggunaka uji rᵪᵧ. analisis yaitu terdapat hubungan yang sangat signifikan antara kadar hemoglobin dengan kemampuan volume oksigen maksimal dimana diperoleh harga t-hitung = 11,78 > t-tabel = 1.70 pada taraf signifikansi α = 0.05 dan dk (n-2) = 27. Jadi dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima.
Pengaruh Daya Ledak Otot Lengan, Daya Ledak Otot Tungkai dan Koordinasi Mata-Tangan terhadap Ketepatan Smash Umi Marisa; Yendrizal Yendrizal; Didin Tohidin; Asep Sujana; Fiky Zarya
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 18, No 3 (2022)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jorpres.v18i3.53882

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya ketepatan smash pada atlet bolavoli putra klub Padang Adios. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasi asosiatif kausal. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh langsung, tidak langsung dan simultan daya ledak otot lengan, daya ledak otot tungkai, koordinasi mata-tangan terhadap ketepatan smash bolavoli. Populasi penelitian atlet bolavoli putra klub Padang Adios yang berjumlah 14 orang. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling, yang berjumlah 14 atlet putra. Data dikumpulkan mengunakan tes untuk mengukur daya ledak otot lengan, daya ledak otot tungkai, koordinasi mata-tangan, dan ketepatan smash bolavoli. Teknik analisis data menggunakan analisis jalur.Hasil analisis data menunjukkan bahwa; (1) terdapat pengaruh langsung yang signifikan daya ledak otot lengan terhadap ketepatan smash bolavoli dengan nilai 10,76%.(2) terdapat pengaruh langsung yang signifikan daya ledak otot tungkai terhadap ketepatan smash bolavoli dengan nilai 6,60%. (3) terdapat pengaruh langsung yang signifikan koordinasi mata-tangan terhadap ketepatan smash bolavoli dengan nilai 7,34%. (4) terdapat pengaruh tidak langsung daya ledak otot lengan terhadap ketepatan smash bolavoli melalui koordinasi mata-tangan dengan nilai 13,91%. (5) terdapat pengaruh tidak langsung daya ledak otot tungkai terhadap ketepatan smash bolavoli melalui koordinasi mata-tangan dengan nilai 23,33%.(6) terdapat pengaruh simultan yang signifikan antara daya ledak otot lengan, daya ledak otot tungkai, dan koordinasi mata-tangan secara stimulan terhadap ketepatan smash bolavoli dengan nilai 24,70%.
Evaluasi program pembinaan olahraga prestasi Wushu kabupaten kerinci Istiqhfar Oradia Linas; Willadi Rasyid; Wilda Welis; Roma Irawan; Fiky Zarya
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 18, No 3 (2022)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jorpres.v18i3.53817

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana program pembinaan olahraga prestasi Wushu Kabupaten Kerinci, Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, and Product). Data yang diperoleh pada penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan dalam fenomena penurunan prestasi cabang olahraga Wushu Kabupaten Kerinci. hal tersebut terlihat dari menurunnya perolehan medali pada PORPROV Jambi. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi yang positif bagi kegiatan pembinaan cabang olahraga Wushu Kabupaten Kerinci. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Aspek Context, setiap kegiatan hampir seluruhnya dipegang oleh pelatih dan pengurus seperti tujuan, landasan dan kebutuhan disesuaiakan dengan visi-misi 2) Aspek Input, pengurus, pelatih, atlet, sarana prasarana dan pendanaan. di lihat dari kualifikasi pengurus jelas dengan adanya surat tugas resmi yang tertulis serta untuk pelatih telah ada yang memiliki sertifikat. untuk atlet wushu Kabupaten Kerinci sudah cukup baik dimana atlet memiliki kemampuan, potensi untuk dikembangkan hanya saja di sayangkan kurangnya efektif dengan sarana prasarana yang masih belum memadai. dan Pendanaan wushu Kabupaten Kerinci berasal dari KONI Kabupaten Kerinci 3). Aspek Process, diperoleh dari hasil pengamatan dan wawancara pelaksanaan program latihan Wushu Kabupaten Kerinci terbilang sudah sesuai dengan rencana program pada latihan fisik, teknik, dan taktik maupun mental. hanya saja terkendala pada sarana dan prasarana yang masih belum memadai dan permasalahan lainnya terlihat bahwa atlet yang masih ada tidak rutin dalam mengikuti latihan dan masih ada yang terlambat. 4). Aspek Product, Dalam peningkatan sikap, wawasan maupun kemampuan dalam proses program latihan sudah baik sebab adanya ketegasan dari pengurus dan pelatih yang cukup disiplin dan memberi sanksi pada atlet yang kurang disiplin hal tersebut dapat meningkatkan sikap dan mental dari atlet. Prestasi atlet harus dimaksimalkan lagi dari sebelumnya.
Evaluasi pelaksanaan Praktek Lapangan Kependidikan (PLK) mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang berbasis CIPPO Radianus Radianus; Gusril Gusril; Arsil Arsil; Asep Sujana; Fiky Zarya; Muhamad Ichsan Sabillah
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 17, No 2 (2021)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v17i2.54451

Abstract

Abstrak: Penelitian bertujuan menganalisis dan menggambarkan evaluasi pelaksanaan PLK melalui analisis evaluasi model CIPPO (Context, Input, Process, Product, Outcome). Jenis penelitian ini adalah desain evaluasi dengan pendekatan metode campuran. Populasi adalah seluruh Informan dan mahasiswa FIK UNP yang terlibat dalam kegiatan PLK periode Januari-Juni 2021. Sampel adalah mahasiswa berjumlah 62 orang dan informan berjumlah 32 orang. Teknik penarikan sampling adalah purposive sampling. Instrument penelitian menggunakan model CIPPO adalah observasi, studi dokumentasi, wawancara, dan kuesioner. Teknik Analisis data kuantitatif menggunakan analisis deskriptif, sedangkan analisis kualitatif dengan AHP (Analytical Hirearchy Process).  Hasil penelitian adalah; 1) Pelaksanaan PLK mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan ditinjau dari komponen context diketahui sudah tercapai dengan baik. Artinya, Program PLK dari komponen contexct kegiatan dapat diteruskan tanpa perlu direvisi.; 2) Pelaksanaan PLK ditinjau dari komponen input diketahui bahwa sudah berjalan dengan baik. Revisi yang perlu dilakukan pada komponen input yaitu menetapkan syarat sekolah yang tertuang pada buku panduan PLK; 3) Pelaksanaan PLK mahasiswa FIK ditinjau dari komponen process sudah berjalan dengan baik. Revisi yang perlu dilakukan pada komponen input yaitu menambahkan materi yang wajib dikuasi mahasiswa selama  pembekalan di kampus; 4) Pelaksanaan PLK ditinjau dari komponen product diketahui bahwa  sudah tercapai dengan baik. Artinya, program PLK dari komponen product kegiatan dapat diteruskan tanpa perlu direvisi; 5) Pelaksanaan PLK ditinjau dari komponen outcame diketahui sudah berjalan dengan baik. Revisi yang perlu dilakukan pada komponen outcame yaitu menambahkan kewajiban pelaksanaan tugas non-pembelajaran bagi mahasiswa PLK. Kesimpulan program pelaksanaan PLK mahasiswa FIK UNP sudah berjalan baik ditinjau dari analisis evaluasi model CIPPO.Abstract: The study aims to analyze and describe the evaluation of PLK implementation through the evaluation analysis of the CIPPO (Context, Input, Process, Product, Outcome) model. This type of research is an evaluation design with a mixed method approach. The population is all informants and students of FIK UNP who are involved in PLK activities for the January-June 2021 period. The sample was 62 students and 32 informants. The sampling technique is purposive sampling. Research instruments using the CIPPO model are observation, documentation studies, interviews, and questionnaires. Quantitative data analysis techniques use descriptive analysis, while qualitative analysis with AHP (Analytical Hirearchy Process). The results of the study are; 1) The implementation of PLK for students of the Faculty of Sports Science in terms of the context component is known to have been achieved well. That is, the PLK Program of the contexct component of the activity can be continued without the need for revision.; 2) The implementation of PLK in terms of input components is known that it has run well. Revisions that need to be made to the input component are to set the school requirements as stated in the PLK guidebook; 3) The implementation of the PLK for FIK students in terms of the process components has gone well. Revisions that need to be made to the input component are adding material that students must curate during debriefing on campus; 4) The implementation of PLK in terms of product components is known that it has been achieved well. This means that the PLK program from the product component of the activity can be continued without the need for revision; 5) The implementation of PLK in terms of the outcame component is known to have run well. Revisions that need to be made to the outcame component are to add the obligation to carry out non-learning tasks for PLK students. The conclusion of the PLK implementation program for FIK UNP students has been running well in terms of the evaluation analysis of the CIPPO model.
Pengaruh Model Pembelajaran Deduktif, Induktif dan Kemampuan Dasar Terhadap Peningkatan Kebugaran Jasmani Peserta Didik Kelas X Novi Defsamirwati; Umar Umar; Wilda Welis; Hendri Neldi; Fiky Zarya; Muhamad Ichsan Sabillah
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 17, No 2 (2021)
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v17i2.54994

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Deduktif, Induktif dan Kemampuan Dasar Terhadap Peningkatan Kebugaran Jasmani Siswa. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan ulang faktorial 2x2. Populasi adalah seluruh siswa kelas X Akutansi SMKN 4 Sijunjung. Sampel adalah Peserta Didik Kelas X yang berjumlah 32 orang siswa. Teknik pengambilan sampel adalah probability sampling. Instrument Pengumpulan data kesegaran jasmani yaitu: (1) lari 60 meter (2) gantung sikut, (3) baring duduk, (4) loncat tegak, dan (5) lari 1000 meter. Data kebugaran jasmani yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan statistik inferensial ANOVA 2x2 dua jalur (two way ANOVA ). Hasil analisis: (1) terdapat perbedaan peningkatan kebugaran jasmani pada model pemeblajaran deduktif lebih rendah dari pada model pembelajaran induktif, (2) terdapat perbedaan peningkatan kebugaran jasmani pada kemampuan dasar tinggi memiliki perbedaan dengan kemampuan dasar rendah, (3) Terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran  dan kemampuan dasar terhadap peningkatan kebugaran jasmani, (4) terdapat perbedaan peningkatan kebugaran jasmani siswa yang memiliki kemampuan dasar tinggi, lebih rendah pada model pemeblajaran deduktif dari pada model pembelajaran induktif, (5) terdapat perbedaan peningkatan kebugaran jasmani siswa yang memiliki kemampuan dasar rendah, memiliki perbedaan denagan model pemeblajaran deduktif dan model pembelajaran induktif, (6) terdapat perbedaan peningkatan kebugaran jasmani siswa pada model pemeblajaran deduktif tidak memiliki perbedaan dengan kemampuan dasar tinggi dan rendah, (7) terdapat perbedaan peningkatan kebugaran jasmani siswa  pada model pembelajaran induktif memiliki perbedaan dengan kemampuan dasar tinggi dan rendah. Kesimpulan model pembelajaran induktif lebih berpengeruh dari pada model pembelajaran deduktif dan kemampuan dasar terahadap peningkatan kebugaran jasmani siswa. The purpose of the study was to determine the Effect of Deductive, Inductive and Basic Ability Learning Models on Improving Students' Physical Fitness. The study was conducted using a 2x2 factorial redesign. The population is all students of class X Accounting of SMKN 4 Sijunjung. The sample was Class X Learners totaling 32 students. The sampling technique is probability sampling. Instruments for collecting physical freshness data are: (1) 60-meter run (2) elbow hanging, (3) sitting beding, (4) upright jumping, and (5) 1000-meter run. The physical fitness data obtained were further analyzed with two-way ANOVA inferential statistics (two way ANOVA). Analysis results: (1) there are differences in physical fitness improvement in the deductive learning model lower than in the inductive learning model, (2) there are differences in physical fitness improvement in high basic ability have differences with low basic ability, (3) There is an influence of interaction between the learning model and basic ability on improving physical fitness, (4) there is a difference in improving physical fitness of students who have high basic ability,  lower in the deductive learning model than in the inductive learning model, (5) there are differences in improving the physical fitness of students who have low basic abilities, have differences in the deductive learning model and the inductive learning model, (6) there are differences in the improvement of students' physical fitness in the deductive learning model has no difference with high and low basic abilities, (7) there are differences in improving physical fitness students in the inductive learning model have differences with high and low basic abilities. The conclusion of the inductive learning model is more influential than the deductive learning model and the basic ability to improve the physical fitness of students.
ANARCHISM OF FOOTBALL SUPPORTERS IN THE PERSPECTIVE OF SPORTS SOCIOLOGY Selvi Yoslanda; Phil Yanuar Kiram; padli padli; Fiky Zarya
MAJORA: Majalah Ilmiah Olahraga Vol 28, No 1 (2022): Maret
Publisher : Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/majora.v28i1.56717

Abstract

The purpose of writing this article is to examine the anarchism of football supporters from the aspect of sports sociology. The search for this article uses a qualitative descriptive method through literature studies sourced from references that are willing to be studied conceptually and inferred from the results of the discussion. The results of this study found that the factors causing anarchism in football supporters from the aspect of sports sociology include: 1) media exposure can increase high aggression and anger after watching a game. 2) because the referee's leadership in the match is not fair to stimulate polemics in the viewers, 3) Disappointment with the quality of the games displayed, and 4) there is a sense of love and fanaticism in the supporters that causes it to play a role beyond rationality. This research is expected to be a knowledge and consideration for football supporters so that it can minimize the formation of conflicts and anarchism actions both on and off the field so that conducive sports are formed which will increase sports achievements.
Aspek psikologi atlet olahraga renang kabupaten rejang Lebong April Yanti Dwi Putri; Eddy Marheni; Syahrastani Syahrastani; Nuridin Widya Pranoto; Fiky Zarya
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 18, No 1 (2022)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jorpres.v18i1.55943

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui mengenai faktor disiplin, kebosanan, kepercayaan diri, dan kepribadian terhadap tidak meningktaknya waktu atlet RD Swimming Club Kabupaten Rejang Lebong. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sampel yang digunakan 9 narasumber terdiri dari 3 pelatih, 3 orang tua atlet, dan 3 mantan atlet. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan triangulasi. Hasil pada penelitian ini aspek disiplin secara menyeluruh atlet RD sudah bagus tetapi adapun masalah yang membuat kurang disiplin tidak ada progres yang signifikan dan kurang adanya chemistry kepada pelatih. Aspek kebosanan atlet RD mengalami kejenuhan yang difaktori oleh program latihan yang monoton, jarak yang ditempuh untuk latihan, prasarana ayang kurang memadai, dan tidak ada kompetitor. Aspek kepercayaan diri atlet RD terlihat kurang percaya diri saat berada dalam perlombaan yang besar apalagi saat melihat peserta yang menjadi lawan-lawannya. Aspek kepribadian atlet RD termasuk kedalam kepribadian yang positif terlihat atlet RD memiliki sifat yang ambisius, kerja keras dan semangat.
Pengaruh latihan senam kesegaran jasmani 2018 dan senam jantung sehat seri v terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswi smp ditinjau dari motivasi berlatih Oetari Lismana; Anton Komaini; Arsil Arsil; Padli Padli; Fiky Zarya
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 18, No 2 (2022)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jorpres.v18i2.57661

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan  pengaruh latihan senam SKJ 2018 dan latihan SJS Seri V yang disertai motivasi berlatih terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswi SMPIT Khairunnas Kota Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan rancangan eksperimen faktorial 2x2. Instrument test TKJI dan motovasi berlatih  yaitu: Tes lari jarak pendek 50 meter, Testpulll up putri, Testsit up 60 detik, Testloncat tegak, Test jarak menengah 800 m. Motivasi berlatih dengan angket dengan skala likers.Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling sebanyak 40 siswi dari jumlah populasi 40. Teknik analisis data menggunakan uji teknik Analisis Varians (Anava) dua jalur dan apabila ditemukan interaksi antara latihan dengan motivasi berlatih akan dilanjutkan dengan Uji Tukey. Analisis data menggunakan Aplikasi SPSS versi 26. Hasil : (1) Hipotesis bahwa terdapat perbedaan peningkatan kebugaran jasmani siswi antara kelompok yang diberi latihan SKJ 2018 dan latihan SJS Seri V diterima, karena hasil perhitungan menunjukkan bahwa diperoleh nilai Sig. = 0,000 0,05. (2) Hipotesis bahwa terdapat perbedaan peningkatan kebugaran jasmani siswi antara kelompok motivasi berlatih rendah dan kelompok motivasi berlatih tinggi diterima, karena hasil perhitungan menunjukkan bahwa diperoleh nilai Sig. = 0,04 0,05. (3) Hipotesis bahwa terdapat interaksi antara metode latihan dengan motivasi berlatih diterima, karena hasil perhitungan menunjukkan bahwa diperoleh nilai Sig. = 0,003 0,05. Disimpulkan bahwa latihan SKJ 2018 lebih efektif dari latihan senam SJS terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswi dengan disertai motivasi. Terdapat perbedaan peningkatan kebugaran jasmani antara siswi yang memiliki motivasi berlatih rendah dengan siswi yang memiliki motivasi berlatih tinggi, siswi yang memiliki motivasi berlatih tinggi lebih efektif untuk meningkatkan kebugaran jasmani dari pada siswi yang memiliki motivasi berlatih rendah. Terdapat interaksi antara metode latihan dengan motivasi berlatih terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswi SMPIT Khairunnas Kota Bengkulu.
Pengaruh Status Gizi, Kebugaran Jasmani, Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar PJOK SD Gelsi Osrita; Wilda Welis; Willadi Rasyid; Alnedral Alnedral; Fiky Zarya; Muhamad Ichsan Sabillah
Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia Vol 16, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Departement of Sports Education, Faculty of Sport Sciences Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpji.v16i2.55321

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh status gizi, kebugaran jasmani dan motivasi belajar terhadap hasil belajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan SD Negeri 3 Muaro Kabupaten sijunjung. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan analisis jalur (Path Analysis). Populasi adalah seluruh peserta didik SD Negeri 3 Muaro Kabupaten Sijunjung kelas I dan VI semester 2 Tahun Ajaran 2022/2023 sebanyak 151 peserta didik. sampel adalah peserta didik yang berumur 10-12 tahun atau kelas lima (V) 29 orang, dan enam (VI) 26 orang dengan jumlah keseluruhan 55 orang. Teknik penarikan sampling adalah purposive sampling. Instrumen penelitian status gizi menggunakan IMT, kesegaran jasmani menggunakan Tes Kesegaran Jasmani Indonesia (TKJI) untuk usia 10-12 tahun, motivasi belajar menggunakan angket dengan skala likert, hasil belajar  adalah dengan tes praktik atau tes kinerja (performance test). Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial. Hasil: (1) Terdapat pengaruh langsung dan signifikan status gizi terhadap hasil belajar pada peserta didik di SD Negeri 3 Muaro Kabupaten Sijunjung. (2) Terdapat pengaruh langsung Kebugaran jasmani terhadap hasil belajar pada peserta didik. (3) Terdapat pengaruh langsung motivasi belajar terhadap hasil belajar pada peserta didik. (4) Terdapat pengaruh tidak langsung status gizi terhadap hasil belajar melalui motivasi belajar peserta didik. (5) Terdapat pengaruh tidak langsung Kebugaran jasmani terhadap hasil belajar melalui motivasi belajar peserta didik. (6) Terdapat pengaruh signifikan antara status gizi, Kebugaran jasmani dan motivasi belajar secara simultan terhadap hasil belajar peserta didik. kesimpulan terdapat pengaruh signifikan antara status gizi, kebugaran jasmani dan motivasi belajar terhadap hasil belajar pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan. Effect of Nutritional Status, Physical Fitness, Learning Motivation on Learning Outcomes of PJOK SD AbstractThe purpose of the study was to determine the influence of nutritional status, physical fitness and learning motivation on the learning outcomes of physical education in sports and health of SD Negeri 3 Muaro, Sijunjung Regency. This type of research is quantitative with a path analysis approach (Path Analysis). The population is all students of SD Negeri 3 Muaro, Sijunjung Regency, class I and VI semester 2 of the 2022/2023 Academic Year as many as 151 students. the sample was learners aged 10-12 years or fifth grade (V) 29 people, and six (VI) 26 people with a total of 55 people. The sampling technique is purposive sampling. Nutritional status research instruments using BMI, physical freshness using the Indonesian Physical Freshness Test (TKJI) for ages 10-12 years, motivation to learn using questionnaires with a likert scale, learning outcomes are with practical tests or performance tests (performance tests). Data analysis techniques are carried out descriptively and inferentially. Results: (1) There is a direct and significant influence of nutritional status on learning outcomes in students at SD Negeri 3 Muaro, Sijunjung Regency. (2) There is a direct influence of physical fitness on learning outcomes in students. (3) There is a direct influence of learning motivation on learning outcomes in students. (4) There is an indirect influence of nutritional status on learning outcomes through student learning motivation. (5) There is an indirect influence of physical fitness on learning outcomes through student learning motivation. (6) There is a significant influence between nutritional status, physical fitness and simultaneous learning motivation on student learning outcomes. Conclusions there is a significant influence between nutritional status, physical fitness and learning motivation on learning outcomes of sports and health physical education.
Pengaruh metode pembelajaran dan motivasi belajar terhadap keterampilan dasar bolavoli mini di SDN 09 Lanai Sinuangon Aes Sania; Arsil Arsil; Argantos Argantos; Muhammad Sazeli Rifki; Fiky Zarya
Jorpres (Jurnal Olahraga Prestasi) Vol 18, No 2 (2022)
Publisher : Departement of Sports Coaching, Faculty of Sports Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jorpres.v18i2.57303

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengungkap pengaruh metode pembelajaran bermain, metode pembelajaran demonstrasi dan motivasi belajar keterampilan dasar bolavoli mini peserta ekstrakurikuler SDN 09 Lanai Sinuangon Kabupaten Pasaman. Jenis penelitian menggunakan metode quasi eksperimen yang menggunakan rancangan treatment by Level 2 x 2, yaitu suatu eksperimen factorial yang menyangkut dua faktor. Populasi adalah seluruh siswa ekstrakurikuler bolavoli di SDN 09. Sampel penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler SDN 09 yang berjumlah 40 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Data Motivasi Belajar diukur menggunakan tes Angket Motivasi Belajar, dan untuk mengukur keterampilan dasar bolavoli mini menggunakan tes keterampilan dasar bolavoli mini, kemudian dilanjutkan dengan pengujian persyaratan analisis varians dan analisis varians (ANOVA) 2 x 2. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: (a) terdapat pengaruh kelompok metode pembelajaran bermain dan metode pembelajaran demonstrasi terhadap keterampilan dasar bolavoli mini peserta ekstrakurikuler SD Negeri 09 Lanai Sinuangon. (b) Terdapat perbedaan yang signifikan, terhadap metode pembelajaran dan motivasi belajar  kategori tinggi terhadap keterampilan dasar bolavoli mini peserta ekstrakurikuler SD Negeri 09 Lanai Sinuangon. (c) Tidak terdapat interaksi antara metode pembelajaran dan motivasi belajar terhadap keterampilan dasar bolavoli mini peserta ekstrakurikuler SD Negeri 09 Lanai Sinuangon. Kesimpulan  terdapat pengaruh secara keseluruhan pembelajaran bermain, Demonstrasi, dan Motivasi Belajar Terhadap Keterampilan dasar bolavoli mini Peserta ekstrakurikuler SDN 09 Lanai Sinuangon Kabupaten Pasaman.
Co-Authors Aes Sania Agesti, Nireza Agustian, Dede Rahman Aisyah Anggraeni Aldo Naza Putra Aldri Frinaldi Ali Munir Ali Munir Alnedral Amelia Gusfiani Anas Ardiansyah Andika, Yudhia Angga Nofrendiko Anton Komaini Apri Agus April Yanti Dwi Putri Argantos, Argantos Arsil Arsil Arsil Arsil, Arsil Asep Sujana Asep Sujana Asep Sujana Wahyuri Asep Sujana Wahyuri Athia Rohza Atradinal Ayu, Putri Azaria Elvira Aziz, Ishak Aziz, Ishak Bafirman HB Bahtra, Ridho Bais, Syahril Berlian Ocsis Budiwanto, Adri Camelisa, Reffie Cerika Rismayanthi Dally Rahman Damrah, Damrah Didin Tohidin Donal Syafrianto Donie, Donie Eddy Marheni Edmizal, Eval Eko Purnomo Emral Emral, Emral Eri Barlian Fahmil Haris Firza Jurdila Frizki Amra Gelsi Osrita Gusril Gusril Hamda Putra Darma Hasibuan, Yurmianna Marlina Hendri Neldi Ibnu Khaldun Sudirman Ihsan, Nurul Indri Wulandari, Indri Istiqhfar Oradia Linas Kamal Firdaus Khairuddin Khairuddin - Komaini, Anton Komarudin Masrun Mauizatul Marhamah Muhamad Ichsan Sabillah Muhamad Ichsan Sabillah Muhamad Ichsan Sabillah Munir, Ali Muthmainah Muthmainah Nico Fadila Rahman Nora. AN, Desri Novi Defsamirwati Nugroho Susanto Nurdin, Reza Febrianto Nuridin Widya Pranoto Nurlinda Nur Oetari Lismana Oki Candra Oktavian, Ovan Elsapta Oktofanny, William Ozha Wahyu Pra Adha Padli Padli Padli Padli Pamula Trisna Suri Panjaitan, Mangatur Poni Purnama Prantori, Edo Pudia M. Indika Putra, Raffiandy Alsyifa Putra, Reno Yuzar Eka Radianus Radianus Raffiandy Alsyifa Putra Rahmi Muthia Ridho Probowo Rini Wahyuni Risman, Iqbal Roma Irawan Ronni Yenes Roy, Tendy Ruben Alexander Pakpahan Ryzki Adilla Sandi, Samrian Sayuti Syahara Sazeli Rifki, Muhamad Schillaci Valley Mucci Selvi Yoslanda Sepdanius, Endang Sonya Nelson Suharmedi, Suharmedi Sujana Wahyuri, Asep Sumaryanti Sumaryanto Sumaryanto Sumiyadi Sumiyadi Syafruddin Syafruddin Syahrastani, Syahrastani Syahrial Bakhtiar Tedi Permadi Thesya Alda Nia Tjung Hauw Sin, Tjung Hauw Tri Prasetyo Triani Aulia, Restia Umar Umar Umi Marisa Vellya, Vellya Weski Munandar Wilda Welis Willadi Rasyid Windo Wiria Dinata, Windo Yanuar Kiram Yanuar Kiram , Phil Yendrizal Yendrizal, Yendrizal Yoga Prima Yovira, May Nadira Yudi, Alex Alda Yuni Dwi Rahmawati Zahra Humairoh Zulbahri