Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

ANALISIS PERILAKU PEMBELIAN IMPULSIF PADAKONSUMEN RITEL Titin Ekowati; Endah Pri Ariningsih
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 12, No 1 (2016): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.518 KB) | DOI: 10.37729/sjmb.v12i1.3264

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perilaku pembelian impulsif yang seringmelanda konsumen, terutama yang dialami oleh konsumen ritel dan menganalisis pula berbagaifaktor yang dapat memicu terjadinya perilaku pembelian impulsif atau impulsive buying padakonsumen ritel.Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Analisiskualitatif ini digunakan untuk menjelaskan dan memahami fenomena tentang apa yang dialami olehsubjek penelitian misalnya persepsi, motivasi, tindakan dengan cara dideskripsikan dalam bentukkata-kat dan bahasa pada suatu konteks yang alamiah dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah.Dengan kata lain penelitian ini menggunakan desain penelitian phenomenological research.Dari sepuluh responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini hampir semua pernah atausering melakukan pembelian tidak terencana karena memang semua responden menyukai aktivitasberbelanja di supermarket. Aktivitas pembelian tidak terencana yang terjadi pada respondenpenelitian dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu : gaya hidup berbelanja, respon lingkungan belanja,emosi positif dan keinginan hedonis, serta lingkungan fisik dan lingkungan sosial yang ada pada dirikonsumen.Key Word : Impulsive buying, konsumen ritel, phenomenological research.
FENOMENA VARIETY SEEKING : TANTANGAN MENARIK BAGI PEMASAR Titin Ekowati
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis No 2 (2008): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/sjmb.v0i2.88

Abstract

Consumers satisfaction isn’t the guarantee for them to loyal to the company. Especially for low involvement product, consumers tends to variety seeking activity in purchase processing. Because the products have low risk to the consumers. Or although consumers are not really nvolved, they go through a decision process in buying due to their in sufficient experiences or variety seeking behavior. Key word : variety seeking, consumers loyalty
APLIKASI STRATEGI GREEN MARKETING DENGAN STUDI KASUS BEBERAPA PERUSAHAAN DI INDONESIA Titin Ekowati; Murry Harmawan Saputra
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 11, No 1 (2015): SEGMEN-Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.101 KB) | DOI: 10.37729/sjmb.v11i1.3246

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi aplikasi strategi green marketing, yang dilakukan oleh PT. Sari Ayu Martha Tilar ; PT. General Electric ; PT LG Electronics Indonesia ; dan PT. Bank BNI yang dapat mengukuhkan positioning sebagai perusahaan yang peduli dengan permasalahan lingkungan. Studi kasus adalah metodologi penelitian yang sangat kuat yang mengkombinasikan wawancara individu maupun kelompok dengan analisis dan observasi. Sebagai alat yang dapat digunakan untuk memahami proses pemasaran khususnya, di dalam studi kasus peneliti dapat meramu informasi dari company profile, annual report, sales receipts, surat kabar serta majalah, yang diiringi dengan observasi secara langsung dan mengkombinasikannya dengan data hasil wawancara terhadap partisipan. Dalam penelitian ini, data dan informasi diperoleh dari pemberitaan yang diakses melalui internet dan majalah Marketing. Hasil studi kasus ini tidak dapat digeneralisasi, namun demikian tetap mungkin untuk dimunculkan proposisi, yaitu: Aplikasi strategi green marketing akan lebih mendukung terwujudnya pembangunan berkelanjutan. Hal tersebut dapat terjadi karena dari hasil temuan studi kasus ini diketahui bahwa keempat perusahaan yang menjadi obyek penelitian dalam studi kasus ini, yaitu PT. Sari Ayu Martha Tilar ; PT. General Electric; PT LG Electronics Indonesia; dan PT. Bank BNI, memiliki komitmen yang tinggi untuk mengimplementasikan strategi green marketing yang diimplementasikan oleh keempat perusahaan tersebut dapat dilihat bahwa perusahaan juga memiliki komitmen yang tinggi untuk menerapkan prinsip etika bisnis, justice dan utilitarian. Key Word:       Green Marketing, Studi Kasus, PT. Sari Ayu Martha Tilar ; PT. General Electric ; PT LG Electronics Indonesia ; dan PT. Bank BNI.
PERSAINGAN INDUSTRI BANK UMUM SWASTA DI INDONESIA Titin Ekowati
SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis No 2 (2010): J u r n a l M a n a j e m e n & B i s n i s
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/sjmb.v0i2.25

Abstract

Banyaknya bank yang ada di Indonesia, membuat pihak manajemen bankharus berpikir serius untuk mempertahankan eksistensinya. Jenis industriyang sama memaksa perbankan untuk bersaing ketat dengan perusahaansejenis. Hal ini juga dialami oleh bank-bank swasta di Indonesia, karenakeberadaan bank ini semakin menjamur. Persaingan antar bank-bankswasta yang semakin ketat, juga membuat pihak bank saling berebutnasabah ataupun calon nasabah. Untuk menjaring banyak nasabah bankharus berusaha menawarkan produk-produk yang menarik, pelayananyang prima, dan kemudahan pemberian kredit nasabah.Kata kunci : Bank-bank swasta, Persaingan antar bank
Pemberdayaan Masyarakat Desa Kaliwungu Kidul Dalam Pengolahan Produk Lokal Berbahan Dasar Pisang Guna Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Nenden Nur Annisa; Titin Ekowati
Surya Abdimas Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v5i3.1172

Abstract

Desa Kaliwungu Kidul merupakan centra penghasil pisang di wilayah Ngombol. Hasil lokal tersebut belum diolah sendiri secara maksimal oleh masyarakat setempat, melainkan hanya dijual pisang mentah, pisang peram atau pisang yang dijadikan keripik pisang. Seiring berkembangnya teknologi serta kebutuhan dipasaran, maka dengan trobosan baru untuk pengolahan bahan pangan pisang dapat menambah nilai jual serta nilai tambah dengan kreatifitas makanan. Produk olahan berbahan pisang diharapkan dapat memberikan peluang baru untuk para penjual pisang ataupun para pelaku usaha makanan didaerah Kaliwungu Kidul. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat desa mengenai pengolahan berbagai macam produk olahan berbahan baku pisang. Metode pelaksanaan dilakukan dengan sosialisasi dan pemberdayaan yang diikuti oleh sebagian masyarakat perempuan di desa Desa Kaliwungu Kidul. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini adalah pengelolaan sumber daya manusia melalui pelatihan pemanfaatan bahan pangan pisang di Desa Kaliwungu Kidul.
Penguatan Konsep-Konsep Manajemen Untuk Mengembangkan Bisnis Wirausaha Muslim Pada Sekolah Wirausaha Aisyiyah (SWA) Kebumen Titin Ekowati; Endah Pri Ariningsih; Mahendra Galih Prasojo
Surya Abdimas Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i3.1505

Abstract

Pengetahuan dan pemahaman tentang konsep-konsep manajemen seperti pemasaran Syariah, pengemasan produk, dan pengelolaan keuangan bisnis bagi para pelaku usaha kecil menengah merupakan hal yang sangat penting. Beberapa permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra pengabdian berkaitan dengan penerapan pemasaran Syariah, pengemasan produk dan pengelolaan keuangan yang belum memadai. Apabila pemahaman tentang hal-hal tersebut sudah dimiliki oleh pelaku usaha kecil menengah maka bisnis mereka dapat berkembang lebih pesat. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan penguatan konsep -konsep manajemen seperti pemasaran Syariah, pengemasan produk, dan pengelolaan keuangan bisnis sehingga dapat mengembangkan bisnis bagi wirausaha muslim pada Sekolah Wirausaha Aisyiyah (SWA) Kebumen khususnya kelas Boga sebagai mitra pengabdian. Mekanisme kegiatan menggunakan metode ceramah dan diskusi serta praktik atau simulasi. Setiap sesi, diakhiri dengan tanya jawab untuk mengetahui seberapa jauh tingkat pemahaman peserta dalam merespon materi yang telah disampaikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam tiga sesi oleh masing-masing anggota tim, sudah terlaksana dengan baik. Hasilnya mitra pengabdian dapat memiliki pengetahuan dan pemahaman yang lebih baik tentang konsep-konsep manajemen, karena respon dan antusiasme dari mitra pengabdian untuk memahami materi yang disampaikan cukup tinggi. Sebagai rekomendasi, pengabdian masyarakat dengan tema ini dapat dilaksanakan pada mitra pengabdian lain seperti kelompok industri rumah tangga, kelompok pedagang kaki lima, kelompok pedagang pasar tradisional dan sebagainya, sehingga dapat memperluas pemahaman konsep -konsep manajemen seperti pemasaran Syariah, pengemasan produk, dan pengelolaan keuangan bisnis dengan lebih baik.
Analisis Konsep Belanja dan Rekreasi Pada Beberapa Perusahaan Ritel di Jogjakarta B Budiyanto; Titin Ekowati; Murry Harmawan Saputra
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.788 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi aplikasi perpaduankonsep belanja dan rekreasi, yang dilakukan oleh AmbarukmoPlaza Yogyakarta; Galeria Mall Yogyakarta; dan Maliboro MallYogyakarta, untuk lebih menyenangkan pengunjung yang masuk dipusat perbelanjaan. Dalam penelitian ini, data dan informasidiperoleh dari pemberitaan yang diakses melalui internet danmajalah Marketing. Hasil studi kasus ini tidak dapat digeneralisasi,namun demikian tetap mungkin untuk dimunculkan proposisi, yaitu:aplikasi konsep belanja dan rekreasi di perusahaan ritel dapatmendukung terwujudnya kenyamanan dan kesenangan konsumen saatberbelanja. Kondisi ini dapat menciptakan kesan yang bagus di benakkonsumen sehingga mereka akan menciptakan cerita yang positifdengan konsumen lain sehingga meningkatkan reputasi perusahaanritel tersebut. Pelayanan dan penyediaan fasilitas yang baik danmenyenangkan bagi konsumen merupakan perilaku bisnis yangberbasis etika. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil temuan studi kasusini diketahui bahwa ketiga perusahaan ritel yang menjadi obyekpenelitian dalam studi kasus ini, yaitu Plaza Ambarukmo, GaleriaMall, dan Malioboro Mall memiliki komitmen yang tinggi untukmengimplementasikan konsep belanja dan rekreasi dalam kegiatanbisnis yang mereka jalankan.
RESPON KONSUMEN TERHADAP PRODUK HALAL DI INDONESIA: ANALISIS PADA PRODUK ICE CREAM WALLS Titin Ekowati; Intan Puspitasari; Susi Widjajani; Esti Margiyanti Utami; Budiyanto Budiyanto
SEGMEN: Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol 18, No 2 (2022): SEGMEN Jurnal Manajemen dan Bisnis
Publisher : FE Program Studi Manajemen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/sjmb.v18i2.7990

Abstract

Penelitian tentang konsep produk halal pada suatu perusahaan menjadi sangat penting karena pasar muslim yang sangat potensial di Indonesia dan di dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pemahaman konsumen di Indonesia tentang produk makanan halal dan mengidentifikasi posisi merek produk makanan halal di benak konsumen Muslim di Indonesia. Penelitian ini berfokus pada pemahaman konsumen di Indonesia tentang produk Ice Cream Walls sebagai produk halal dan mengidentifikasi posisi merek produk Ice Cream Walls sebagai produk makanan halal dari aspek kehalalan produk, label halal, merek halal, iklan halal, dan kesan sebagai merek halal. Temuan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum konsumen di Indonesia mayoritas muslim sehingga produk yang difahami oleh konsumen sebagai produk makanan halal akan diminati konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua partisipan dalam penelitian ini mengkonsumsi produk Ice Cream Walls karena mempunyai keyakinan bahwa   produk ini merupakan produk makanan yang halal untuk dikonsumsi. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa seluruh partisipan penelitian cenderung memaknai produk halal dalam hal ini produk Ice Cream Walls sebagai produk yang mengandung nilai-nilai halal, memiliki label halal, menunjukkan iklan yang memuat nilai-nilai halal, dan menunjukkan kesan sebagai merek halal.Keywords: Produk halal, Nilai Halal, Label Halal, Iklan Halal, Merek Halal
Assistance for business startups processing Etawa goat's milk to maximize local potential in Purworejo Titin Ekowati; Fithri Rahmawati; Esti Margiyanti Utami
Community Empowerment Vol 7 No 11 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.6839

Abstract

This community service program is carried out to help startup business actors. Beginner business actors are expected to be able to develop businesses that have been initiated with their groups. The purpose of this community service program is to offer business support to start-up business groups that produce "Scrub Etta" from goat's milk from Etawa goats. How to handle this program requires assistance in the production process, assistance in product marketing, assistance in the preparation of business financial reports, and assistance in developing business networks. As a result, the pilot group was able to develop sound business plans, successfully implement business strategies with profitable results, develop various advertising and promotion tools, and enforce acting relationships with suppliers and customers. In addition, the program also supports business startup groups to gain knowledge on everything from corporate practices to business plan preparation.
MENUMBUHKAN KREATIVITAS MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN HASIL LOKAL BERUPA JAGUNG GUNA MENINGKATKAN PENDAPATAN DI DESA SOKOWATEN KECAMATAN BANYUURIP KABUPATEN PURWOREJO Nenden Nur Annisa; Titin Ekowati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11532

Abstract

ABSTRAKDesa Sokowaten merupakan Desa penghasil jagung di wilayah Banyuurip. Hasil lokal tersebut belum dimanfaatkan secara maksilam oleh masyarakat setempat, melainkan hanya dijual langsung kepada pembeli dalam bentuk jagung, tidak diolah menjadi makanan yang berinovasi seperti keripik jagung dll.seiring berkembangnya teknologi serta kebutuhan yang ada dipasaran, maka dengan berinovasi dan kreativitas mengolah makanan milenial dari bahan jagung menjadi peluang baru untuk para penjual jagung ataupun para pelaku usaha makanan di daerah Banyuurip khususnya Desa Sokowaten. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan kepada masyarakat desa mengenai pengolahan bahan baku jagung menjadi makanan mileniel yaitu keripik jagung. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pelatihan yang dilakukan dalam beberapa tahapan seperti tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil yang diperolah dalam kegiatan pengabdian ini adalah pengolahan sumber daya manusia melalui pelatihan pemanfaatan bahan pangan jagung menjadi produk di Desa Sokowaten, Banyuurip, Purworejo. Kata Kunci: pelatihan; masyarakat; produk lokal; jagung ABSTRACTSokowaten Village is a corn producing village in the Banyuurip area. These local products have not been utilized optimally by the local community, but are only sold directly to buyers in the form of corn, not processed into innovative foods such as corn chips etc. As technology develops and the needs on the market, then by innovating and creatively processing millennial food from Corn material is a new opportunity for corn sellers or food business actors in the Banyuurip area, especially Sokowaten Village. The purpose of this service is to provide training to rural communities regarding processing corn raw materials into millennial food, namely corn chips. The implementation method is carried out by training which is carried out in several stages such as the stages of preparation, implementation and evaluation. The results obtained in this service activity are the processing of human resources through training on the use of corn into products in Sokowaten Village, Banyuurip, Purworejo Keywords: training; community; local products; corn