Kemampuan literasi merupakan kompetensi dasar yang mendukung keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran, namun kemampuan literasi siswa sekolah dasar masih tergolong rendah akibat penggunaan metode pembelajaran yang kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa kelas IV, mengeksplorasi proses pelaksanaannya, serta mengkaji implikasinya terhadap pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru dan siswa kelas IV yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan dengan instrumen berupa pedoman observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Project Based Learning (PjBL) memberikan dampak positif terhadap kemampuan literasi siswa, terutama dalam membaca pemahaman, menulis, komunikasi, dan kerja sama. Pembelajaran berbasis proyek mendorong siswa lebih aktif, termotivasi, dan terlibat dalam proses pembelajaran. Meskipun demikian, penerapan Project Based Learning (PjBL) masih menghadapi kendala berupa rendahnya kemampuan membaca awal siswa dan perlunya pendampingan guru secara intensif.