Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Peningkatan Motivasi dan Keterlibatan Siswa melalui Pembelajaran Berbasis Embodied Learning pada Materi Internet of Things (IoT) Maulana, Indra; Rosalina, Utami; Akbar Setiawan, Muhammad; Adi Suryadi, Gentha
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 4 No 5 (2024): JPTI - Mei 2024
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.473

Abstract

Internet of Things (IoT) dalam pendidikan vokasi menawarkan peluang besar untuk mengembangkan keterampilan praktis siswa yang relevan dengan dunia industri. Namun, tantangan utama terletak pada keterbatasan pendekatan pembelajaran berbasis teknologi dalam mempertahankan minat dan keterlibatan siswa. Pendekatan embodied learning, yang mengintegrasikan pengalaman sensorimotor melalui gerakan fisik, telah terbukti meningkatkan keterlibatan dan motivasi siswa dalam berbagai disiplin ilmu. Namun, penerapannya dalam konteks IoT masih menghadapi hambatan, mengingat kompleksitas teknologi yang terlibat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan embodied learning dalam pembelajaran IoT, serta untuk menguji dampaknya terhadap motivasi dan keterlibatan siswa. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan eksperimen, di mana partisipan dibagi menjadi kelompok eksperimen yang menggunakan model embodied learning dan kelompok kontrol dengan metode pembelajaran konvensional. Hasil penelitian yang menunjukkan pengaruh signifikan Embodied Learning terhadap motivasi belajar siswa (Path Coefficient = 0.904, T-Statistics = 49.283, dan P-Value = 0.000) mengindikasikan bahwa pendekatan ini memainkan peran penting dalam konteks pendidikan dan Hasil penelitian yang menunjukkan pengaruh signifikan Embodied Learning terhadap Engagement Learning (Path Coefficient = 0.920, T-Statistics = 43.985, dan P-Value = 0.000) memberikan bukti kuat bahwa metode pembelajaran ini tidak hanya meningkatkan motivasi, Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan embodied learning dalam pembelajaran IoT secara signifikan meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dibandingkan dengan metode pembelajaran tradisional.
Optimalisasi Sistem Presensi Digital Madrasah Melalui Microsoft Excel Dan Qr Code Rofiuddin Rofiuddin; Indra Maulana; Faizah Kuratul Aini
Jurnal Pelayanan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Pelayanan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/jpm.v1i1.162

Abstract

Digitalization is not only developing in companies and public school but is also developing in Madrasah schools such as what happened at Madrasah MA Al-Djufri which is located in the Blumbungan, Pamekasan, based on private schools that currently have minimal use of the system. The service here will provide a website combined with Excel and also the application of QR Codes in implementing daily attendance. The existing opportunities must be used as a spark for enthusiasm to improve and innovate so that they can progress and develop. This activity seeks to provide a solution for private madrasas that do not yet have a website. This service through practical work uses a participatory action research approach. Technically, it is carried out through five stages of competition-based service which include preparation, training, mentoring, competition, and appreciation. The real result of this service activity is the existence of a website in the form of a QR code and Excel to support progress at MA Al-Djufri which previously was still not good. As many as 94% of madrasas stated that in general the implementation of community service activities was carried out very well.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Emosional Anak Berkebutuhan Khusus di SLB BC Fadhilah Suparmas, Nurkhaliza Septiani; Iwan Shalahuddin; Indra Maulana
JANACITTA Vol. 8 No. 1 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i1.3793

Abstract

Abstract Parenting styles play a crucial role in influencing the emotional development of children with special needs. The emotional responses of these children vary depending on their specific needs, which can be assessed based on emotional triggers and their reactions to those triggers. Parents must adopt appropriate parenting styles that align with their child's disabilities and conditions to ensure optimal emotional development in the future. This study aims to examine the relationship between parenting styles and the emotional development of children with special needs at SLB BC Fadhilah. This research employs a quantitative method with a descriptive correlational approach. The study sample consists of parents of children with special needs, using a total sampling technique with 40 respondents. Parenting styles were measured using the Parenting Styles and Dimensions Questionnaire, while emotional development was assessed using an emotional development instrument adopted from Khotimah. Univariate analysis revealed that 20% of parents exhibited an authoritarian parenting style, while 80% adopted a democratic parenting style. Regarding emotional development, the majority of children were categorized as having moderate emotional development. The bivariate analysis, conducted using Spearman's test, showed that the correlation value between the democratic parenting style and children's emotional development was 0.248, while the correlation value for the authoritarian parenting style was also 0.248. These results indicate that there is no significant relationship between parenting styles and the emotional development of children with special needs. Abstrak Pola asuh orang tua merupakan hal yang sangat mempengaruhi perkembangan emosional anak berkebutuhan khusus. Emosional anak berkebutuhan khusus berbeda sesuai dengan jenis kebutuhannya hal ini bisa ditinjau dari pemicu dan cara anak berkebutuhan khusus berespons terhadap pemicu emosi. Orang tua harus menentukan pola asuh yang sesuai dengan hambatan dan kondisi anak berkebutuhan khusus agar menentukan perkembangan emosional anak di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan emosional anak berkebutuhan khusus di SLB BC Fadhilah.  Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Sampel penelitian ini adalah orang tua anak berkebutuhan khusus dengan teknik pengambilan data total sampling sebanyak 40 responden. Pola asuh orang tua diukur dengan menggunakan Parenting Styles and Dimensions Questionnaire  dan perkembangan emosional diukur menggunakan instrumen perkembangan emosional yang telah diadopsi oleh Khotimah. Hasil analisis univariat karakteristik pola asuh otoriter (20%), dan demokratis (80%). Untuk perkembangan emosional didapatkan hasil bahwa perkembangan emosional mayoritas berada pada kategori cukup. Hasil analisis bivariat dengan uji spearman didapatkan nilai pola asuh orang tua demokratis terhadap perkembangan emosional anak 0.248 dan nilai pola asuh orang tua otoriter terhadap perkembangan anak 0.248 hal ini menunjukkan tidak terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan emosional. Tidak terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan emosional anak berkebutuhan khusus.
Faktor-Faktor Penyebab Kawin Berulang Pada Sapi Potong Di Desa Fajar Mataram Indra Maulana; Riko Herdiansah; Miki Suhadi; Madiyan Sugesti
JDP: Jurnal Dunia Peternakan Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Dunia Peternakan
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jdp.v3i1.2484

Abstract

Sapi potong merupakan salah satu dari jenis hewan ternak ruminansia besar dan sudah menjadi bagian sistem usaha tani ndi kalangan masyarakat, selain itu juga dipelihara dengan berbagai macam pola pemeliharan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab kawin berulang pada sapi potong di Desa Pajar Mataram, Kecamatan Seputih Mataram, Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah di Desa Pajar Mataram, Kecamatan Seputih Mataram, Kabupaten Lampung Tengah, pada bulan Juni- Juli 2024. Materi yang digunakan pada penelitian ini meliputi alat tulis,camera, responden 46 orang peternak yang memiliki ternak sapi lebih dari dua ekor dan mengalami kasus kawin berulang. Penelitian ini menggunakan metode survey. Sumber data yang didapatkan dikelompokkan menjadi dua antara lain : data primer di dapatkan melalui hasil wawancara secara langsung dengan responden sedangkan data sekunder didapatkan melalui informasi Dinas Peternakan dan Pemerintah daerah. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi, wawancara, pengamatan dan studi literatur. Berdasarkan data hasil penelitian Ketidak cocokan waktu IB, masalah reproduksi pada betina, dan Pengamatan birahi yang tidak tepat diperoleh dari hasil kuesioner adalah jawaban sangat tinggi 100%. Hasil analisis regresi linear berganda diperoleh sebesar 0,75% terhadap pengaruh stres pada ternak, resiko penyakit reproduksi, penurunan kondisi tubuh, kerugian ekonomi, penurunan tingkat kesuburan, keterlambatan dalam proses pelayanan.Kata Kunci : Sapi Potong, Kawin Berulang
Pendampingan Percepatan Pembuatan Lemang pada UMKM Lemang Banjar: Pengabdian Rinna Ramadhan Ain Fitriah; Nurfiza Widayati; Selly Swandari; Akbar Lufi Zulfikar; Swadia Gandhi Mahardika; Indra Maulana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1104

Abstract

Lemang Banjar MSMEs in Samarinda City face various challenges in their production process, such as limited capital, long production process, and unattractive product packaging. This community service program aims to support production acceleration through redesigning packaging design and proposing the use of production aids, especially coconut milk squeezing tools, to improve work efficiency. Activities are carried out through initial surveys, solution discussions, implementation in the field, and monitoring and evaluation. The results show that the new packaging design is able to strengthen product branding and attract consumer interest, while production process efficiency can be improved with more modern equipment solutions. This approach is expected to improve the competitiveness of Lemang Banjar MSMEs in a sustainable manner.
Pengenalan Tata Busana untuk Meningkatkan Kemampuan Kreatif Masyarakat Pargarutan Batu, Tapanuli Selatan Butar-Butar, Khairunnisa; indra maulana; nurlaila; hasibuan, elfi; dwi meilasari, retno
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 1 (2025): Vol. 7 No 1 April 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i1.1960

Abstract

Tata busana merupakan salah satu bidang yang dapat menjadi alternatif pemberdayaan ekonomi dan kreativitas masyarakat. Melalui pengenalan dasar-dasar tata busana, diharapkan masyarakat dapat mengembangkan keterampilan yang bernilai ekonomis dan estetis. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kreatif masyarakat di Pargarutan Batu, Tapanuli Selatan, melalui workshop pengenalan tata busana. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi dan praktek lapangan langsung tentang teknik dasar menjahit dan desain busana sederhana. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam bidang tata busana, serta munculnya minat untuk mengembangkan usaha mandiri di bidang tata busana. . Secara lebih luas, kegiatan ini bertujuan mendukung program pemerintah dalam penguatan ekonomi kreatif berbasis masyarakat sebagaimana program yang sudah dilaksanakan pemerintah melalui Balai Latihan Kerja (BLK) kabupaten Tapanuli Selatan setiap tahunnya.
PANDANGAN ULAMA DAN HUKUM POSITIVE TERHADAP NIKAH SIRI DI KABUPATEN SUMEDANG Nur Kholis Alfarizi; Indra Maulana; Farahiyah Haqi; Lintang Agustin Suhandi; Briliant Trisakti Muhammad Hanafiah; Tedi Supriyadi
YUSTISI Vol 12 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v12i3.19981

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pandangan para ulama dan akademisi terhadap praktik nikah siri di Kabupaten Sumedang dari perspektif hukum Islam dan hukum positif. Nikah siri merupakan bentuk pernikahan yang sah secara agama tetapi tidak tercatat secara resmi oleh negara, sehingga menimbulkan berbagai implikasi hukum dan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan teknik wawancara semi-terstruktur terhadap 20 narasumber yang terdiri dari ulama dan akademisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun nikah siri dipandang sah secara fikih, ketidaktercatatan secara administratif menyebabkan ketidakpastian hukum bagi perempuan dan anak, serta berpotensi menimbulkan stigma sosial. Faktor ekonomi, budaya, dan pemahaman hukum yang rendah menjadi pendorong utama terjadinya nikah siri. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran hukum demi perlindungan yang lebih menyeluruh bagi seluruh pihak yang terlibat. Kata kunci: nikah siri, hukum Islam, hukum positif, perlindungan hukum, Sumedang Abstract This study aims to examine the views of Islamic scholars and academics on the practice of nikah siri (unregistered marriage) in Sumedang Regency from both Islamic law and positive law perspectives. Nikah siri is considered religiously valid but lacks official state registration, which leads to various legal and social implications. This research employs a qualitative phenomenological approach through semi-structured interviews with 20 respondents, including scholars and academics. The findings reveal that although nikah siri is deemed valid under Islamic jurisprudence (fiqh), the absence of legal documentation causes legal uncertainty for women and children, and fosters social stigma. Economic constraints, cultural factors, and lack of legal awareness are the main drivers behind this phenomenon. Therefore, collaborative efforts from the government, religious leaders, and society are essential to increase legal awareness and provide comprehensive protection for those involved. Keywords: nikah siri, Islamic law, positive law, legal protection, Sumedang
PANDANGAN ULAMA DAN HUKUM POSITIVE TERHADAP NIKAH SIRI DI KABUPATEN SUMEDANG Nur Kholis Alfarizi; Indra Maulana; Farahiyah Haqi; Lintang Agustin Suhandi; Briliant Trisakti Muhammad Hanafiah; Tedi Supriyadi
YUSTISI Vol 12 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/yustisi.v12i3.19981

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pandangan para ulama dan akademisi terhadap praktik nikah siri di Kabupaten Sumedang dari perspektif hukum Islam dan hukum positif. Nikah siri merupakan bentuk pernikahan yang sah secara agama tetapi tidak tercatat secara resmi oleh negara, sehingga menimbulkan berbagai implikasi hukum dan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dan teknik wawancara semi-terstruktur terhadap 20 narasumber yang terdiri dari ulama dan akademisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa walaupun nikah siri dipandang sah secara fikih, ketidaktercatatan secara administratif menyebabkan ketidakpastian hukum bagi perempuan dan anak, serta berpotensi menimbulkan stigma sosial. Faktor ekonomi, budaya, dan pemahaman hukum yang rendah menjadi pendorong utama terjadinya nikah siri. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran hukum demi perlindungan yang lebih menyeluruh bagi seluruh pihak yang terlibat. Kata kunci: nikah siri, hukum Islam, hukum positif, perlindungan hukum, Sumedang Abstract This study aims to examine the views of Islamic scholars and academics on the practice of nikah siri (unregistered marriage) in Sumedang Regency from both Islamic law and positive law perspectives. Nikah siri is considered religiously valid but lacks official state registration, which leads to various legal and social implications. This research employs a qualitative phenomenological approach through semi-structured interviews with 20 respondents, including scholars and academics. The findings reveal that although nikah siri is deemed valid under Islamic jurisprudence (fiqh), the absence of legal documentation causes legal uncertainty for women and children, and fosters social stigma. Economic constraints, cultural factors, and lack of legal awareness are the main drivers behind this phenomenon. Therefore, collaborative efforts from the government, religious leaders, and society are essential to increase legal awareness and provide comprehensive protection for those involved. Keywords: nikah siri, Islamic law, positive law, legal protection, Sumedang
Peran Organisasi Otonom Muhammadiyah dalam Pemberdayaan Perempuan di Kota Tangerang Rizky Septiyansah; Muhammdah Riyan; Milana Abdillah; Indra Maulana; Ahmad Rokhsan Cholis
Student Research Journal Vol. 2 No. 4 (2024): Agustus : Student Research Journal
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/srjyappi.v2i4.1405

Abstract

Women's empowerment is an important component in sustainable development and social welfare. Muhammadiyah, as one of the largest Islamic organizations in Indonesia, has played a significant role in efforts to empower women through its autonomous organizations, namely 'Aisyiyah and Nasyiatul 'Aisyiyah. This article aims to examine the role of these organizations in improving the quality of life of women in Indonesia. This research uses a qualitative descriptive method with secondary data analysis from various relevant sources. 'Aisyiyah, founded in 1917, focuses on empowering women through education, health and activities socio-economic. Various programs have been implemented, including establishment educational institutions, health clinics, and skills training programs. Nasyiatul 'Aisyiyah, founded in 1931, targets young women with programs that include education, skills training, and women's rights advocacy
Sistem Absensi Siswa Menggunakan Qr Code Dengan Notifikasi Whatsapp Gateway Untuk Memudahkan Wali Murid Dalam Mengawasi Kehadiran Siswa Di Ma Syekh Mubarok Muhamad Nurjaeni; Indra Maulana
Catha : Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/catha.v2i4.143

Abstract

Madrasah Aliyah Syekh Mubarok adalah salah sekolah menengah atas yang berada di daerah cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten. Madrasah Aliyah Syekh Mubarok Memiliki aktivitas belajar mengajar pada tiap harinya, akan tetap dalam proses absensi masuk dan absensi keluar siswa terbilang masih manual dalam prosesnya yaitu berupa catatan dibuku absensi harian dan tidak memiliki system absen yang terkomputerisasi kedalam database. Maka tujuan dari skripsi ini adalah untuk merancang, membuat dan mengimplementasikan Sistem Absensi Siswa Menggunakan QR Code Dengan Notifikasi Whatsapp Gateway Untuk Memudahkan Wali Murid Dalam Mengawasi Kehadiran Siswa Di MA Syekh Mubarok. Sistem ini dibuat sesuai dengan permasalahan yang ada di MA Syekh Mubarok. Khususnya dibagian tata usaha, yang dimana pada saat proses absensi masih manual yang berupa catatan, dan wali murid atau orang tua murid tidak mengetahui jika anaknya masuk sekolah atau tidak masuk sekolah tanpa sepengetahuan wali murid atau orang tua murid (bolos sekolah). Dan hasil penelitian yang diperoleh sistem ini bahwa ada peningkatan poin yang diraih dari Pre-test dan Post-test sistem absensi ini dengan nilai Pre-test 354 dan Post-test 949. Lalu peneliti melakukan uji paired sample t-test dibuat menggunakan aplikasi SPSS pada fitur analyze lalu dilakukan compare means yang hasil nilai pre-test dan post-test itu mengalami perubahan kenaikan mean dari 13.1111 menjadi 35.1481 sedangkan nilai korelasinya sebesar 1.08604. Sedangkan Output yang dipaparkan pada tabel -22.03704 dengan standar deviasi 1.40004, Nilai hitung sebesar 0.26944 sedangkan standar Sig(2-tailed) sebesar 0 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima atau dikatakn bahwa sistem ini dapat diterapkan.