Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Analisa Muda pada Proses Komunikasi dengan Menggunakan Metode Lean Six Sigma untuk Mengetahui Energy Not Sold (ENS) Rendy Yulianto; Rendiyatna Ferdian
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.953 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i3.6444

Abstract

Listrik merupakan kebutuhan primer bagi semua orang, pada saat ini semua hal sangat bergantung kepada listrik, namun banyak orang yang tidak mengetahui bahwa padamnya aliran listrik bukan hanya merugikan pelanggan PLN namun juga dapat merugikan PLN itu sendiri. Padamnya aliran listrik dapat menyebabkan energy not sold (ENS), yaitu kerugian kWh yang tidak tersalurkan kepada pelanggan PLN, oleh karena itu diperlukannya identifikasi muda untuk dapat mengurangi kerugian yang dialami oleh PLN dan tentunya akan berdampak baik terhadap pelanggan PLN. Identifikasi tersebut dilakukan dengan menggunakan metode define, measure, analyze, dan improve (DMAI) yang terdapat pada konsep lean six sigma, sehingga dapat diketahui kerugian PT PLN (Persero) ULP ABC selama tahun 2019 adalah sebesar Rp. 7.462.979. Beberapa usulan perbaikan adalah pemeliharaan sarana dan prasarana komunikasi secara berkala, penguatan dan atau penambahan repeater untuk mengurangi zona blank spot, mencari alternatif lain untuk mengirimkan pesan jika radio tidak dapat dipergunakan, misalnya melalui aplikasi whatsapp atau sejenisnya, melakukan upskilling kepada petugas piket tentang SOP komunikasi yang baik dan benar.
Penerapan Budaya Kaizen dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan di PT XYZ Aris Komara; Rendiyatna Ferdian
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.291 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i4.6697

Abstract

Kaizen adalah budaya Jepang dan berarti perbaikan terus-menerus dan peningkatan kualitas tempat kerja. Budaya ini diadopsi oleh banyak perusahaan Jepang di seluruh dunia, terutama perusahaan manufaktur. Pemahaman tentang budaya kaizen dan penggunaan bahasa Inggris di perusahaan Sangat penting untuk dijadikan sebagai knowledge provider di dunia kerja. Kurangnya pemahaman Hal ini dapat menyebabkan sikap, perilaku, dan interpretasi yang salah di tempat kerja perusahaan. Penelitian ini disusun untuk memahami, mendeskripsikan, Dan menganalisis penerapan budaya Kaizen di PT XYZ dengan berfokus pada penggunaan bahasa Inggris. karena pemahaman budaya dan Penggunaan bahasa Inggris di perusahaan sangat dianjurkan, terutama bagi karyawan yang akan mengikuti pelatihan mengenai pesawat atau bekerja di luar Indonesia. Dalam penelitian ini yaitu menggunakan Metode penelitian kualitatif deskriptif analisis. Hasil dari penelitian ini adalah dalam proses penerapan budaya continuous improvement atau Kaizen, perusahaan melakukan pelatihan continuous improvement dengan konsep 5S atau 5R sebagai intinya, bertujuan untuk secara langsung menerapkan continuous improvement, sehingga karyawan memiliki kesadaran untuk melakukan perbaikan setiap saat. dan di mana saja. Penelitian ini juga menjelaskan penggunaan bahasa Inggris yang berkaitan dengan meningkatkan budaya dan menganalisis masalah yang dihadapi karyawan dalam penggunaan bahasa Inggris yang diterapkan oleh perusahaan. Hasil analisis penerapan budaya perbaikan PT XYZ menggunakan skala Likert menunjukkan bahwa penerapan budaya Kaizen yang diterapkan oleh karyawan PT XYZ dinilai sangat baik. Kemudian untuk hasil analisis penggunaan bahasa Inggris PT XYZ dinilai cukup baik.
Penerapan Metode Value Stream Mapping dalam Mengurangi Waste Pada Proses Assembly Center Spar Wing Box NC-212 PT Dirgantara Indonesia Achmad Romadhoni; Rendiyatna Ferdian
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.704 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i3.6507

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan sebagian besar wilayahnya adalah perairan yang dimana moda transportasi pesawat sangat cocok bila dilihat dari kondisi geografis Indonesia yang membutuhkan konektivitas antar pulau. PT Dirgantara Indonesia (PTDI) adalah industri pesawat terbang satu-satunya di indonesia dan di wilayah asia tenggara. salah satu produk yang dibuat adalah NC-212. pada Pada Proses Assembly Center Spar Wing Box NC-212 terdapat beberapa waste atau pemborosan yang menyebabkan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan produk tidak sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, maka untuk mengetahui dan memperbaiki pemborosan yang terjadi digunakanlah metode value stream mapping. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktifitas-aktifitas yang meneyebabkan waktu yang dibutuhkan lebih lama pada proses produksi Assembly Center Spar Wing Box NC-212. dari hasil dan pembahasan yang telah dilakukan setelah menggunakan metode value stream mapping adalah waktu total lead time awal 5.093,68 menit berubah menjadi 2.545,81 menit dengan usulan perbaikan yaitu menggabungkan aktifitas-aktifitas yang dapat dilakukan secara bersamaan serta penambahan jumlah operator masing sebanyak 2 orang pada proses setting part pada jig center spar dan proses riveting part sehingga pengerjaan dapat dilakukan dengan lebih cepat.
Optimasi Biaya Inventory Ekonomis dengan Metode Pendekatan Deterministik Dinamis di Mayoutfit Erick Firmansyah; Rendiyatna Ferdian
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.527 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i3.6589

Abstract

MayOutFit adalah perusahaan yang bergerak di bidang fashion menjual berbagai jenis pakaian yang menjadi kebutuhan primer bagi seluruh masyarakat. MayOutFit memproduksi berbagai jenis pakaian seperti baju, celana, hijab dan gamis dalam setiap produksi selalu menghasilkan model terbaru. Hijab adalah produk terlaris, tingginya permintaan tidak sebanding dengan persediaan sehingga selalu mengalami stockout. Proses pembelian bahan kain ceruti babydoll di nilai tidak optimal, karena proses pembelian dilakukan satu bulan dua kali dengan kuantitas pembelian acak tanpa memperhitungkan biaya lainnya seperti ongkos simpan dan ongkos total. Tujuan penelitian ini adalah menentukan ongkos total inventori yang optimal dan meminimalisir stockout dalam 10 periode ke depan dengan menambah jumlah persediaan. Untuk mendapatkan ongkos total inventori yang optimal, pertama menentukan biaya pesan dan biaya simpan langkah selanjutnya menggunakan metode pendekatan deterministik dinamis untuk menghitung ongkos total, dalam metode deterministik dinamis ini menggunakan enam metode seperti wagner within, lot for lot, least unit cost, least total cost, economic part period, dan period order quantity. Hasil pembahasan dari ke enam metode mendapatkan hasil yang berbeda yaitu wagner within Rp 1.379.214, lot for lot Rp 5.000.000, least unit cost Rp 2.489.800, least total cost Rp 2.722.600, economic part period Rp 2.967.600 dan period order quantity Rp 1.067.000. Dari ke enam metode, period order quantity adalah pilihan terbaik yang paling optimal dibandingkan metode lainnya dengan ongkos total inventori Rp 1.067.000 dalam 10 periode Maret 2021 – Juni 2021 dengan satu kali pemesanan.
Penerapan Metode Markov Chain dalam Penjadwalan Perawatan Mesin Oerlicon Untuk Mengoptimalkan Biaya dan Waktu Perawatan di PT Dirgantara Indonesia Aji Wahyuning Prastya; Rendiyatna Ferdian
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.324 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i4.6670

Abstract

PT Dirgantara Indonesia adalah satu-satunya satu - satunya perusahaan manufaktur yang memproduksi pesawat di kawasan Asia Tenggara. Dalam proses manufaktur pembuatan pesawat dan komponen pesawat untuk memenuhi permintaan customer di PT Dirgantara Indonesia ditunjang dengan berbagai mesin yang memiliki fungsi dan tingkat ketelitian masing-masing. Salah satu mesin tersebut ialah mesin Oerlicon yang sering mengalami kerusakan sehingga dibutuhkan waktu untuk perawatan yang menyebabkan terjadinya downtime mesin atau mesin tidak dapat dipakai dalam waktu yang cukup lama. Penelitian ini bertujuan memberikan usulan penjadwalan perawatan mesin Oerlicon dengan waktu dan biaya yang lebih optimal dengan perhitungan menggunakan metode Markov Chain. Hasil perhitungan yang diperoleh yaitu nilai penghematan untuk kondisi kerusakan ringan nilai penghematan adalah sebesar Rp. 37.629.535 atau 65% dengan penghematan waktu sebesar 56,25 jam. Untuk kondisi kerusakan sedang nilai penghematan adalah sebesar Rp. 21.680.785 atau 37,6% dengan penghematan waktu sebesar 32,25 jam. Untuk kondisi kerusakan berat nilai penghematan adalah sebesar Rp. 7.725.628 atau 13,4% dengan penghematan waktu sebesar 11,25 jam. Jadwal perawatan PM usulan yang optimal yang diajukan yaitu setiap 1 bulan sekali per tahun.
Penerapan Metode Root Cause Analysis dan Pendekatan Plan, Do, Check, Action pada Mesin Tin Sealer untuk Mengendalikan Kualitas Produk PT XYZ Faturahman, Firza; Ferdian, Rendiyatna
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.598 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i12.10219

Abstract

Setiap perusahaan pernah mengalami kerugian. Salah satu kerugiannya adalah produk cacat, di mana perusahaan perlu mencari akar permasalahan yang dialami. Produk yang diamati penulis untuk penelitian ini adalah Kaleng. Penulis melakukan identifikasi masalah pada lini produksi dengan menggunakan metode Root Cause Analysis, lalu melakukan proses lanjutan dengan menggunakan pendekatan Plan, Do, Check, Action yang membantu dalam penyelesaian perusahaan menghadapi produk cacat. Penyelidikan akar masalah dari suatu proses pada mesin dapat dilakukan dengan mencatat setiap kerusakan produk yang diakibatkan oleh mesin. Mesin yang diamati adalah mesin Tin Sealer, selama beroperasi mesin ini sering muncul gejala seperti mesin macet dan menghasilkan produk cacat. Kecacatan tersebut dibagi menjadi dua bagian yaitu cacat retak dan remuk. Pengendalian produk cacat dimulai dari melihat akar permasalahan di lini produksi menggunakan Root Cause Analysis lalu merancang strategi untuk pengendalian produk cacat dan menerapkan strategi tersebut pada lini produksi. Penelitian yang dilakukan menghasilkan beberapa keluaran yaitu standar operasional dan optimasi pada operator yang dipakai oleh perusahaan. Penulis menguji hasil dari keluaran penelitian di lini produksi perusahaan. Hasilnya menjelaskan bahwa produk cacat yang dihasilkan berkurang signifikan yaitu sekitar 42% dari pemantauan sebelum perbaikan, selain itu kapasitas produksi juga meningkat 14,93% dari pemantauan sebelum perbaikan. Hasil tersebut menyatakan bahwa penelitian yang dilakukan berhasil menurunkan produk cacat dan pula meningkatkan kapasitas produksi.