Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Effect of Financial Planning, Sustainable Investment, and Risk Management on Business Sustainability in the SME Sector Aspiati A. Samiun; Eko Sudarmanto; Thitus Gilaa; Jamaluddin Majid; Purwanto Purwanto
Sciences du Nord Economics and Business Vol. 1 No. 02 (2024): Sciences du Nord Economics and Business
Publisher : North Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/sneb.v1i2.36

Abstract

This study examines the effect of financial planning, sustainable investment, and risk management on business sustainability within the SME sector. A quantitative approach was employed, utilizing a sample of 80 SMEs and data collected through structured questionnaires. The responses were measured using a 5-point Likert scale, and the data were analyzed using SPSS version 25. The results indicate that financial planning, sustainable investment, and risk management all have a significant positive impact on business sustainability. The findings suggest that SMEs that adopt comprehensive financial planning, integrate ESG factors into their investment decisions, and implement robust risk management strategies are better positioned to achieve long-term sustainability. This research provides practical insights for SME owners, managers, and policymakers to enhance resilience and ensure business growth in a competitive environment.
Perancangan Sistem Informasi Penilaian Kepuasan Pelayanan Jemaat Berbasis Web Menggunakan Pendekatan SDLC Waterfall dan REA Purwanto
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Maret 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i1.1511

Abstract

Evaluasi kepuasan pelayanan Jemaat merupakan bagian strategis dalam tata kelola organisasi gereja. Gereja seringnya tidak melakukan evaluasi terhadapa kepuasan pelayana atau jika ada proses evaluasi, proses evaluasi dilakukan secara manual melalui kuesioner kertas hal ini dapat menimbulkan kendala efisiensi, akurasi, dan kecepatan analisis. Penelitian ini bertujuan merancang sistem informasi berbasis web menggunakan pendekatan SDLC model Waterfall dan perancangan basis data berbasis REA. Metode Research and Development (R&D) digunakan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, dan pembuatan prototype. Hasil penelitian berupa model sistem yang mencakup use case diagram, desain basis data REA, serta rancangan antarmuka pengguna. Sistem ini mendukung pengambilan keputusan majelis Jemaat secara lebih sistematis dan berbasis data.
Pendampingan Pemanfaatan Google Sheet sebagai Sistem Reminder Otomatis Berbasis Email bagi Petugas Pelayan Ibadah Gereja Purwanto
JUKEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): JUKEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Maret 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jukemas.v3i1.1506

Abstract

Pelayanan ibadah gereja melibatkan banyak petugas dengan jadwal yang berubah setiap minggu. Permasalahan yang muncul tidak hanya terkait distribusi informasi, tetapi juga keterbatasan individu dalam mengingat jadwal pelayanan akibat gangguan prospective memory, distraksi aktivitas, interferensi informasi, serta faktor gaya hidup seperti stres dan kelelahan. Kondisi ini meningkatkan risiko kelalaian dalam pelaksanaan tugas pelayanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi pemanfaatan Google Sheet sebagai sistem informasi pengingat otomatis berbasis email guna mendukung kesiapan petugas ibadah pada gereja di Salatiga. Metode yang digunakan adalah Participatory Rapid Appraisal (PRA) melalui tahapan survei awal, identifikasi kebutuhan, perancangan sistem, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan 90% peserta menyatakan materi mudah dipahami, 80% mampu mengakses jadwal secara mandiri, dan 75% menilai sistem mudah digunakan. Sebanyak 83,3% peserta merasa sistem membantu mengingat jadwal, 80% merasa lebih siap melayani, dan 73,3% menyatakan bersedia menggunakan sistem secara berkelanjutan. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem efektif sebagai media pengingat dan berpotensi direplikasi pada organisasi pelayanan sejenis.