Claim Missing Document
Check
Articles

The Digital Wallet Revolution: An Empirical Analysis of Its Effects on Mental Accounting and Financial Practices Novie Susanti Suseno; Hilmi Aulawi
Khazanah Sosial Vol. 6 No. 2 (2024): Khazanah Sosial
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ks.v6i2.35392

Abstract

In the current digital era, digital wallets have become an important innovation. This can certainly change the way individuals manage finances. This research aims to examine the influence of using digital wallets on mental accounting and its impact on financial behavior. A quantitative approach using the SEM method was used in this research to obtain more measurable, structured, and objective results. The data collection technique is through distributing questionnaires. Respondents in this research are the millennial generation born in 1981-1996 who have used digital wallets in West Java. The selection of West Java as a research location was based on the significant increase in the use of digital wallets in this area, which is affecting various aspects of daily life. The total sample was 300 respondents using the cluster sampling technique. The analytical method used is Structural Equation Modeling (SEM). The research results show that digital wallets influence mental accounting, and mental accounting influences financial behavior. Apart from that, the implications of the research results show that digital wallet users must take advantage of existing features to improve financial management, achieve financial goals, and reduce stress. Furthermore, service providers need to continue to innovate with features such as detailed financial reports, budget reminders, and spending analysis, as well as educate users so they can use these features optimally to increase satisfaction and loyalty.
The Influence of Brand Awareness, Perceived Quality, Promotion, and Trust on Men’s Skincare Purchase Intention R Tita Rospita S; Hilmi Aulawi; Novie Susanti Suseno
Jurnal Inovasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7 No 4 (2025): Business Innovation and Entrepreneurship Journal (November)
Publisher : Entrepreneurship Faculty, Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/biej.v7i4.1133

Abstract

This study investigates the influence of Brand Awareness, Perceived Quality, Promotion, and Customer Trust on Men’s Skincare Purchase Intention in Garut Regency. The research employed a quantitative approach with a cross-sectional survey of 146 male respondents aged 18–45 years, selected through purposive sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed with Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results indicate that all four independent variables significantly affect Purchase Intention, both simultaneously and partially. Brand Awareness strengthens recognition and reduces perceived risk, Perceived Quality reflects consumer judgments of product effectiveness and safety, Promotion through digital media enhances exposure and interest, while Customer Trust emerges as a decisive factor in purchase decisions and loyalty. These findings conclude that the four factors are essential in shaping effective marketing strategies for men’s skincare products, especially in local markets with distinct consumer characteristics.
Sosialisasi literasi gizi seimbang melalui komunikasi kesehatan partisipatif Zikri Fachrul Nurhadi; Novie Susanti Suseno; R. Ismira Febrina; Fauzan Abdurazaq
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.37883

Abstract

AbstrakKondisi gizi anak usia sekolah dasar masih menjadi persoalan penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Rendahnya pemahaman tentang gizi seimbang, kebiasaan konsumsi makanan cepat saji, serta minimnya edukasi gizi di lingkungan sekolah menjadi faktor penyebab yang perlu mendapat perhatian. Tujuan pengabdian ini, untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orangtua siswa terhadap pentingnya pola makan gizi seimbang melalui pendekatan komunikasi kesehatan partisipatif. Mitra sasaran pengabdian SD Negeri 2 Regol Garut, Orangtua Siswa kelas VI, dengan jumlah 32. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan tahapan (1) sosialisasi literasi gizi seimbang melalui media interaktif dan ceramah edukatif; (2) diskusi partisipatif terkait kebiasaan makan sehat; serta (3) evaluasi perubahan pengetahuan dan sikap melalui observasi, dan post-test. Pendekatan komunikasi partisipatif digunakan untuk memastikan terjadinya dialog dua arah antara fasilitator, dan orang tua siswa, sehingga pesan kesehatan dapat dipahami dan diinternalisasi secara lebih efektif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep gizi seimbang, kesadaran dalam memilih makanan bergizi, dan keterlibatan aktif orangtua dalam menindaklanjuti kegiatan literasi gizi. Selain itu, lingkungan sekolah mulai menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih sehat melalui kegiatan “Bekal Sehat Bersama”. Kegiatan ini, membuktikan bahwa komunikasi kesehatan partisipatif efektif dalam menumbuhkan gerakan literasi gizi seimbang yang berkelanjutan di lingkungan SDN 2 Regol, Garut. Kata kunci: gerakan literasi; komunikasi kesehatan partisipatif; literasi gizi seimbang; pola makan; sosialisasi. AbstractThe nutritional condition of elementary school-aged children remains a significant issue in public health development. The low level of understanding of balanced nutrition, fast food consumption habits, and the lack of nutrition education in the school environment are contributing factors that require attention. The purpose of this community service is to increase the knowledge and awareness of parents of students regarding the importance of a balanced nutritional diet through a participatory health communication approach. The community service partners of SD Negeri 2 Regol Garut are 32 parents of grade VI students. The community service implementation method is carried out in stages: (1) socialization of balanced nutrition literacy through interactive media and educational lectures; (2) participatory discussions related to healthy eating habits; and (3) evaluation of changes in knowledge and attitudes through observation and post-tests. The participatory communication approach is used to ensure a two-way dialogue between facilitators and parents, so that health messages can be understood and internalized more effectively. The results of the activity showed an increase in students' understanding of the concept of balanced nutrition, awareness in choosing nutritious foods, and active parental involvement in coordinating nutritional literacy activities. Furthermore, the school environment began to show behavioral changes toward healthier behavior through the "Healthy Lunch Together" activity. This activity demonstrated the effectiveness of participatory health communication in fostering a sustainable balanced nutrition literacy movement at SDN 2 Regol, Garut. Keywords: literacy movement; participatory health communication; balanced nutrition literacy; diet; socialization.
IMPLEMENTASI DIGITAL PR DALAM MENGKOMUNIKASIKAN KONTINUITAS INOVASI PROGRAM CSR MELALUI INSTAGRAM @GCP.IDN Hanis Syafikoh Hasibuan; Novie Susanti Suseno; Heri Hendrawan
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 9, No 2 (2026): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v9i2.27847

Abstract

Abstrak Perkembangan media sosial mendorong organisasi untuk menyesuaikan strategi komunikasi publik secara digital, khususnya dalam penyampaian program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Digital Public Relations melalui akun Instagram @gcp.idn dalam mengkomunikasikan kontinuitas dan nilai inovatif program Geothermal Coffee Process sebagai bagian dari CSR PT Pertamina Geothermal Energy. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengelola akun, observasi konten Instagram, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan analisis tematik dengan triangulasi sumber. Kerangka analisis merujuk pada Excellence Theory yang menekankan empat pilar utama, yaitu komunikasi dua arah simetris, transparansi informasi, konsistensi narasi, serta partisipasi dan keterlibatan publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik Digital Public Relations @gcp.idn diwujudkan melalui penyampaian pesan yang berkelanjutan, pengemasan konten inovatif berbasis storytelling dan simbol visual, serta interaksi aktif dengan audiens untuk membangun pemahaman publik terhadap nilai keberlanjutan dan inovasi program CSR. Integrasi keempat pilar tersebut terbukti berkontribusi dalam memperkuat citra organisasi dan meningkatkan keterlibatan publik secara berkelanjutan. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian konsep kontinuitas komunikasi dan nilai inovatif dalam praktik Digital Public Relations berbasis Excellence Theory pada konteks komunikasi CSR energi terbarukan di media sosial.Kata Kunci: Digital PR, Instagram, CSR, Excellence Theory, kontinuitas inovatif AbstractThe rapid development of social media has encouraged organizations to adapt their public communication strategies in digital environments, particularly in communicating corporate social responsibility (CSR) programs. This study aims to examine the implementation of Digital Public Relations through the Instagram account @gcp.idn in communicating the continuity and innovative value of the Geothermal Coffee Process program as part of PT Pertamina Geothermal Energy’s CSR initiatives. This research adopts a qualitative approach using a case study method. Data were collected through in-depth interviews with account managers, observation of Instagram content, and documentation, and were analyzed using thematic analysis with source triangulation. The analytical framework is based on Excellence Theory, emphasizing four main pillars: symmetrical two-way communication, information transparency, narrative consistency, and public participation and engagement. The findings indicate that Digital Public Relations practices on @gcp.idn are implemented through continuous message delivery, innovative content packaging based on storytelling and visual symbols, as well as active interaction with audiences to build public understanding of sustainability and innovation values embedded in the CSR program. The integration of these four pillars plays a significant role in strengthening organizational image and enhancing sustained public engagement. The novelty of this study lies in the integration of communication continuity and innovative value through the four pillars of Digital Public Relations grounded in Excellence Theory within the context of renewable energy CSR communication on social media.Keywords: Digital PR, Instagram, CSR, Excellence Theory, innovative continuity
Kemandirian Ekonomi Ibu Rumah Tangga Melalui Inovasi Olahan Kentang Mustofa Marti Dewi Ungkari; Novie Susanti Suseno; Wahyuningsih Wahyuningsih; Irma Rosmayati; Dwirani Fauzi Lestari
Jurnal Media Pengabdian Komunikasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Media Pengabdian Komunikasi
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/medikom.v6i1.1372

Abstract

Pemberdayaan masyarakat memegang peranan strategis dalam mendukung kemandirian ekonomi keluarga, khususnya bagi kelompok ibu rumah tangga di Kelurahan Muara Sanding, Kabupaten Garut. Wilayah ini memiliki potensi lokal komoditas kentang olahan, khususnya kentang mustofa krispi. Kendati demikian, kelompok mitra menghadapi kendala utama berupa ketidakkonsistensi kerenyahan produk, minimnya standar higienitas (Good Manufacturing Practices), pengemasan tanpa branding, serta keterbatasan pemasaran konvensional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis produksi, kualitas produk, inovasi pengemasan, serta kemampuan pemasaran digital kelompok ibu rumah tangga. Metode pelaksanaan mengadopsi pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 10 orang ibu rumah tangga melalui empat tahapan utama: persiapan lapangan, pelatihan teknis dan kualitas, inovasi produk dan branding, serta digitalisasi pemasaran dan pendampingan legalitas. Teknologi tepat guna yang diserahterimakan meliputi alat pasrah kentang presisi, mesin spinner sentrifugal, dan mesin sealer. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi preparasi bahan hingga 60–70%, daya simpan kerenyahan kentang mencapai 3–4 bulan secara alami, adopsi kemasan higienis (standing pouch berlabel eksklusif), serta terbentuknya saluran pemasaran digital via Instagram dan WhatsApp Business. Selain itu, pendampingan legalitas usaha P-IRT dan Sertifikasi Halal berhasil diinisiasi. Kegiatan ini terbukti mampu mentransformasi produsen rumahan tradisional menjadi kelompok usaha bersama yang mandiri dan berkelanjutan.
Analisis Penyajian Laporan Keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik Achmad Mauludin; Novie Susanti Suseno; Irma Rosmayati
Jurnal Wahana Akuntansi Vol 2 No 2 (2017): Jurnal Wahana Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jwa.v2i2.1698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan SAK ETAP pada penyajian laporan keuangan PT Kibar Akbar Cemerlang Garut. PT Kibar Akbar Cemerlang merupakan usaha menengah yang bergerak di bidang pengadaan barang dan jasa. Dalam penelitian ini menggunakan data sekunder data tersebut diperoleh melalui survey dengan teknik wawancara dan internet dengan metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif atau metode statistik, dengan analisis dari total 3 informan di PT Kibar Akbar Cemerlang. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, bahwa PT Kibar Akbar Cemerlang dalam laporan keuangannya masih belum sepenuhnya menerapkan SAK ETAP. Laporan Keuangan yang dibuat masih belum lengkap karena perusahaan hanya membuat laporan neraca, laba/rugi dan perubahan ekuitas. Sedangkan laporan yang seharusnya dibuat berdasarkan SAK ETAP meliputi: laporan neraca, laporan laba/rugi, laporan perubahan modal, laporan arus kas dan catatan atas laporan keuangan.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Individu terhadap Penggunaan Sistem E-Commerce Sintia Anggelina; Novie Susanti Suseno; Irma Rosmayati
Jurnal Wahana Akuntansi Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Wahana Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jwa.v4i2.1704

Abstract

Dalam kehidupan sekarang ini teknologi informasi berkembang pesat, yang sudah menjadi kebutuhan sehari-hari yang menyebabkan terjadinya perubahan kultur dalam masyarakat. perkembangan internet yang sangat cepat merupakan faktor pendorong e-commerce. E-commerce adalah platform yang menyediakan transaksi komersial secara digital. Trend belanja secara online melalui e-commerce banyak diminati oleh masyarakat Garut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mendorong minat individu menggunakan e-commerce pada masyarakat Garut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji validitas, reliabilitas, analisis regeresi linier berganda. Penarikan sampel dalam penelitian ini adalah teknik nonprobability sampling yaitu multivariate sampel sebanyak 60 responden. Hasil penelitian ini terdapat 5 variabel yang diteliti dan proses validasi, reliabilitas, dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel sikap dan persepsi kemudahan berpengaruh terhadap minat individu menggunakan sistem e-commerce, selain itu variabel norma subjektif, kontrol perilaku dan persepsi kegunaan tidak memiliki pengaruh.
Mental Accounting dan Heuristik dalam Pengelolaan Keuangan Pribadi Nia Nur Insani; Novie Susanti Suseno; Mochamad Romdhon
Jurnal Wahana Akuntansi Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Wahana Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jwa.v3i2.1717

Abstract

Uang sangatlah penting untuk memenuhi kebutuhan setiap orang, kebutuhan tersebut terdiri dari lebih satu jenis kebutuhan, maka sangat penting pengelolaan keuangan yang baik, pengelolaan ini termasuk didalamnya penerapan mental accounting. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan Mental Accounting terhadap pengelolaan keuangan pribadi, dan bagaimana penerapan Heuristik dalam pengelolaan keuangan pribadi. Penelitian ini dilakukan di Universitas Garut dengan sepuluh mahasiswa yang sudah bekerja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan data ditemukan hasil bahwa responden dalam penelitian ini telah mengalami mental accounting, terlihat dari cara pemilihan kebutuhan dalam setiap pos yang dibutuhkan, dan terdapat heuristic dalam pengelolaan keuangan sehingga mahasiswa dapat memahami bagaimana cara mengatur, pengambilan keputusan dan mengevaluasi keuangannya. Mental Accounting yang terjadi dapat membawa  Mahasiswa ke dalam perilaku konsumtif tetapi juga dapat dijadikan sebagai perangkat self-control.
Pengaruh Akuntabilitas Dana Desa dan Pelayanan Kantor Desa Sukaratu saat Pandemi Covid-19 terhadap Kepuasan Masyarakat Bahar Sudewo Aji; Novie Susanti Suseno; Irma Rosmayati
Jurnal Wahana Akuntansi Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Wahana Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jwa.v6i1.1721

Abstract

Pada masa pandemi covid-19, semua sektor terganggu. Salah satunya sistem anggaran dan pelayanan hingga pada tingkat desa, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akuntabilitas dana desa dan pelayanan kantor terhadap kepuasan masyarakat pada Desa Sukaratu di Kabupaten Garut. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 84 responden kemudian penelitian ini menggunakan data primer dengan menyebarkan kuesioner terhadap unit organisasi tingkat desa dan melakukan wawancara terhadap BPD dan perangkat desa di Sukaratu. Metode penelitian yang digunakan adalah Kuantitatif deskriptif berdasarkan hubungan variabel terhadap obyek yang bersifat sebab/ Variabel X dan akibat Variabel Y (kausal) kemudian teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Studi kepustakaan, kesioner dan diperkuat dengan observasi dan wawancara, sedangkan teknik pengolahan data menggunakan analisis regresi linier berganda dan koefisien determinasi dengan bantuan software SPSS (Statistical Package Social Science) versi 26. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis, data menunjukan bahwa secara parsial maupun simultan akuntabilitas dana desa dan pelayanan kantor desa berpengaruh terhadap kepuasan masyarakat saat pandemi covid-19 di Desa Sukaratu Banyuresmi Garut.
Analisis Penerapan Sistem Akuntansi Zakat, Akuntabilitas dan Transparansi pada Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Garut Siti Sarah Isnaeni; Novie Susanti Suseno; Mochamad Romdhon
Jurnal Wahana Akuntansi Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Wahana Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jwa.v6i2.1725

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana menerapkan sistem akuntansi pajak, akuntabilitas, serta transparansi yang dilakukan oleh BAZNAS Garut. Metode yang digunakan yaitu dengan menggambarkan jawaban sementara mengenai pengakuan serta pengukuran, penyajian, serta pengungkapan data ZIS yang akan diolah, dikaji, serta diproses lebih lanjut. Teknik pengumpulan data menggunakan penelitian kepustakaan, teknik mencari informasi kepada sumber, & dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif. Hasil dari penulisan untuk menentukan sistem akuntansi zakat, akuntanbilitas, dan transparansi pada BAZNAS Garut karena masih ada yang belum sesuai dengan aturan. Sedangkan dalam penelitian ini hanya terdapat dua laporan keuangan. Sehingga, hal tersebut menambah kurangnya akuntabilitas dan transparansi BAZNAS Garut itu sendiri.