Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI ERGONOMI MENGGUNAKAN METODE RULA (RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT) UNTUK MENGIDENTIFIKASI ALAT BANTU PADA MESIN ROASTING KOPI Iqbal Muharram Taofik; Yusuf Mauluddin
Jurnal Kalibrasi Vol 13 No 1 (2015): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.13-1.204

Abstract

Kegiatan penelitian yang dilakukan pada kesempatan ini adalah menganalisa sebuah mesin roaster kopi dengan merk North 500gr Coffee Roaster – TJ 068. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi mesin roaster kopi dari segi ergonomi yang berkaitan dengan antropometri manusia dan mendapatkan alat bantu untuk mesin tersebut. Mesin North 500gr Coffee Roaster – TJ 068 ini merupakan roaster kopi bertenaga listrik dengan kapasitas 500gr dibuat oleh North, sebuah perusahaan pembuat mesin roaster kopi dari Cina.  Dalam penggunaan mesin ini, seorang operator harus pandai mengatur letak mesin supaya memberikan kenyamanan dalam mengoperasikannya, ini disebabkan karena mesin yang dibuat oleh sebuah perusahaan asing, tentu dalam pembuatannya tidak berbasis pada standarisasi pembuatan produk khusus untuk orang Indonesia. Akibatnya, beberapa posisi kerja dalam mengoperasikan mesin roaster ini memberikan efek tidak baik terhadap kesehatan pekerja, diantaranya terjadi kelelahan otot akibat postur kerja yang tidak ergonomis. Postur kerja yang dihasilkan dari kegiatan roasting menggunakan mesin North 500gr Coffee Roaster – TJ 068 ini diantaranya postur kerja berdiri, berdiri dengan tangan terlentang, bungkuk dan postur kerja jongkok. Postur kerja yang dihasilkan beberapa diantaranya dapat memberikan efek tidak baik bagi tubuh pekerja terutama pada postur kerja bungkuk dan jongkok. Berdasarkan permasalahan tersebut, akan dilakukan analisa postur kerja menggunakan metode Rapid Upper Limb Assessment (RULA). Metode RULA adalah suatu metode analisis untuk mengevaluasi postur kerja seorang pekerja terhadap mesin kerja atau sistem kerja yang dioperasikan dan untuk menginvestigasi gangguan pada anggota tubuh bagian atas. Dari hasil analisa diketahui maka alat bantu yang baik untuk perbaikan postur kerja yang tidak baik saat mengoperasikan mesin roaster adalah dengan menggunakan kursi dan meja ergonomis, dengan alat bantu yang disesuaikan maka postur kerja yang tidak baik dapat diperbaiki.
ANALISA KESIAPAN PENGUSAHA KOPI TERHADAP MINAT PEMANFAATAN MESIN ROASTING DENGAN MENGGUNAKAN MODEL UNIFIED THEORY OF ACCEPTANCE AND USE OF TECHNOLOGY (UTAUT) Rini Gartini; Yusuf Mauluddin; Andri Ikhwana
Jurnal Kalibrasi Vol 13 No 1 (2015): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.13-1.223

Abstract

Kegiatan penelitian ini adalah menganalisis kesiapan pengusaha kopi terhadap minat pemanfaatan mesin roaster dengan merk North 500gr Coffee Roaster – TJ 068. Tujuan dari penelitian ini adalah terjelaskannya minat pemanfaatan mesin roaster oleh para pengusaha kopi dikabupaten garut. Mesin North 500gr Coffee Roaster – TJ 068 ini merupakan roaster kopi bertenaga listrik dengan kapasitas 500gr dibuat oleh North.  Manfaat dari pemanfaatan mesin roaster ini membantu Pengusaha Kopi untuk melakukan pengolahan kopi dengan mesin yang standar. Model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology yang dikembangkan oleh venkatesh, et al. (2003). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini bahwa pengusaha kopi memberikan respon positif terhadap minat pemnafaatan mesin tersebut. Hasil temuan lain adalah perlunya pra kondisi yang harus dilakukian pengusaha apabila menggunakan mesin ini.
PENJADWALAN PENGGUNAAN KENDARAAN ANGKUT UNTUK MEMENUHI PERSEDIAAN BAHAN BAKU PARAFFIN (STUDI KASUS DI CV. TARUNA JAYA SANDING ATAS – GARUT) Ahmad Abdul Karim; Yusuf Mauluddin; Erwin Gunadhi
Jurnal Kalibrasi Vol 12 No 1 (2014): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.12-1.276

Abstract

Penelitian di CV. TARUNA JAYA dilakukan karena saat ini perusahaan hanya memiliki kendaraan angkut 2 mobil berkapasitas 3,5 ton dan 1 mobil berkapasitas 3 ton untuk melakukan pembelian paraffin yang merupakan bahan baku untuk pembuatan lilin. Tingkat persediaan yang diperlukan untuk bahan baku tersebut sangat tinggi sehingga mengakibatkan keperluan untuk penggunaan alat angkut tersebut cukup tinggi. Di lain pihak proses persediaan tersebut merupakan ongkos yang harus dikeluarkan oleh perusahaankan. Untuk itu harus dilakukan penjadwalan pembelian sehingga persediaan selalu terpenuhi, alat angkut yang ada dapat digunakan secara maksimal tetapi menghasilkan ongkos yang minimal. Pemecahan masalah dilakukan dengan cara menggunakan integer programming dengan menggunakan softwere 13.0. hasil yang diperoleh adalah terjadwalkannya penggunaan alat angkut untuk proses pembelian dengan ongkos yang minimum pada setiap bulannya.
PEMESANAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU NATA DE COCO DI PD. SUCI SEGAR , Yogaswara; Yusuf Mauluddin
Jurnal Kalibrasi Vol 12 No 1 (2014): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.12-1.278

Abstract

This research study about planning of water supply of coconut for the raw material of making of nata de coco in PD.Suci Segar. Problems that happened is often the happening of the raw material insuffiency effect of not yet the existence of supply planning. To solve problem the used by method EOQ is that got by  a policy sum up the water supply of coconut which must in message ( Q ), reorder point ( Rop ),lead time ( L ), and safety stock ( ss ). Pursuant to result analyse with the the policy so that insuffiency of water supply of coconut is not happened and also fare of insuffiency of total persedian dang fare of low supply.
ANALISIS PERBANDINGAN SUPPLY BAHAN BAKU KARET UNTUK PRODUK RUBBER RING DI CV MANDALA LOGAM UTAMA Abdul Jawad; Yusuf Mauluddin
Jurnal Kalibrasi Vol 14 No 1 (2016): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.14-1.325

Abstract

Penelitian ini tentang analisis perbandingan supply bahan baku pembuatan produk rubber ring di CV Mandala Logam Utama. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan hasil analisis terhadap dua supplier bahan baku pembuatan rubber ring. Analisis tersebut dilakukan karena ada keterbatasan dan kelebihan diantara dua supplier. Supplier pertama dari perusahan Perkebunan Nusantara Karet (PT PN) yang mampu menyediakan bahan baku dengan kualitas baik tetapi memiliki kebijakan minimal pemesanan bahan baku karet diatas 5000 kg, sedangkan supplier kedua dari masyarkat memiliki ketersediaan bahan baku yang selalu ada tetapi kualitas bahan baku karet kurang baik sehingga harus ada proses penanganan tambahan dan tambahan bahan baku yang lain. Dengan permasalahan diatas maka dilakukan analisis perbandingan bahan baku dari kedua supplier tersebut dari aspek total ongkos yang dikeluarkan dan ketersediaan bahan baku. Metode yang digunakan dalam melakukan analisis perbandingan bahan baku ini adalah metode permintaan bahan baku karet dimasa yang akan datang, ongkos-ongkos yang terlibat dipersediaan, perbandingan ongkos yang dikeluarkan antara supplier PT PN dan supplier masyarakat. Berdasarkan hasil perhitungan perbandingan bahan baku diperoleh total ongkos yang paling kecil adalah menggunakan bahan baku dari supplier PT PN sebesar Rp. 192.842.775,00/tahun dengan laba yang diperoleh perusahaan sebesar Rp. 62.531.292/bulan.
Perancangan Fasilitas Kerja Yang Ergonomis Dengan Pendekatan Rapid Entire Body Assessment Pada Pekerja Home Industry Pembuatan Tempe Eva Nurhasanah; Yusuf Mauluddin
Jurnal Kalibrasi Vol 14 No 1 (2016): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.14-1.400

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang postur kerja yang ergonomis pada aktivitas pembuatan tempe yang memiliki resiko MSDs paling tinggi. Metode yang digunakan untuk menganalisis postur kerja adalah metode Rapid Entire Body Assessment (REBA). Hasil dari metode tersebut adalah diperoleh aktivitas kerja yang memiliki resiko cedera otot yang tertinggi, sehingga dilakukan usulan tindakan perbaikan berupa perancangan alat bantu yang ergonomis.
ANALISIS PERBANDINGAN PENGGUNAAN MESIN SEMI OTOMATIS DAN PENGGUNAAN PERALATAN TRADISIONAL PADA PROSES PEMBUATAN AGAR - AGAR KERTAS (Studi Kasus Di Perusahaan Bapak Entus, Pameungpeuk) Aris Sandi Rahayu; Yusuf Mauluddin
Jurnal Kalibrasi Vol 14 No 1 (2016): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.14-1.407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan penggunaan mesin semi otomatis dan penggunaan peralatan tradisional pada proses pembuatan agar – agar kertas, di perusahaan bapak entus yang beralamat di kec. Pameungpeuk. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan analisis perhitungan produktivitas dan analisis finansial, hasil yang diperoleh untuk mesin/alat semi otomatis lebih produktif dibandingkan cara penggunaan mesin/alat tradisional.
Analisis Lean Manufacturing Pada Aktivitas Proses Produksi di PT. Mandala Logam Utama Yusuf Mauluddin; Ibna Faizal Rahman
Jurnal Kalibrasi Vol 17 No 2 (2019): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.17-2.694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pemborosan (waste) yang ada pada aktivitas proses produksi. Pendekatan yang dilakukan adalah dengan konsep Lean Manufactuirng, tools yang digunakan adalah Value Stream Mapping (VSM), Waste Relationship Matrix (WRM) dan Waste Assessment Questionaire (WAQ), Value Stream Analysis Tools (VALSAT), waste dengan persentase terbesar direkomendasikan diperbaiki sesuai tools yang terpilih di VALSAT. Setelah hasil analisa dengan VALSAT langkah selanjutnya adalah analisa dengan TOC (theory of Constraints) sebagai alat analisa pendukung. Dari hasil penelitian ini diperoleh waste yaitu waiting yang menyebabkan overproduction pada stasiun kerja proses pendinginan, setelah terdapat hasil analisa dengan VALSAT dan TOC maka dapat ditentukan usulan perbaikan yaitu dengan membuat gudang pendinginan khusus yang dilengkapi alat pendingin seperti AC (air conditioner) ataupun kipas angin, hal tersebut akan membantu perusahaan mengurangi waste pada aktivitas proses produksi.
Analisis Usaha Pengembangan Tembakau Mole Cigasti Yusuf Mauluddin; Mohamad Dikry
Jurnal Kalibrasi Vol 18 No 1 (2020): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.18-1.720

Abstract

Perusahaan tembakau mole cigasti saat ini hanya bisa memproduksi sebanyak 9.6ton/tahun atau kurang dari 1% dari jumlah kebutuhan nasional sebanyak 300.000 ton/tahun. Maka penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis usaha dalam upaya mengembangkan perusahaan tembakau mole cigasti dengan memilih berbagai skenario skenario yang dibuat berdasarkan target perusahaan dengan total produksi lebih dari 20 Ton. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli-Agustus 2019, data dalam penelitian ini diperoleh dari data primer yang diambil dengan cara observasi dan wawancara langsung kepada pihak perusahaan dan pihak petani tembakau mole cigasti di Desa Sukakarya Kecamatan Banyuresmi. Operasional Model yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan analisis ekonomi teknik, analisis kelayakan investasi. Hasil penelitian dari berbagai skenario menunjukan bahwa skenario 3 alternatif A dengan resiko yang mungkin terjadi, skenario 3 alternatif A membutuhkan bahan baku sebanyak 192 ton/musim. Skenario 3 alternatif A menghasilkan nilai NPV Rp Rp698,000,000 dengan investasi sebesar Rp.1.150.000.000, hasil tersebut menunjukan bahwa skenario tersebut sangat layak dan menguntungkan untuk dijalankan perusahaan.
Analisis Beban Angkat dan Postur Kerja dalam Pengangkutan Gallon Air 19 Kg di PT Medina Yusuf Mauluddin; Moch. Tegar Ramadhan
Jurnal Kalibrasi Vol 18 No 1 (2020): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/kalibrasi/v.18-1.728

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mencari metode kerja yang sesuai dan beban angkat dalam proses pengangkutan gallon air 19 kg yang dilakukan di PT medina. Metode yang digunakan adalah metode Nordic body map, RULA dan RWL. Perhitungan dimulai mewawancarai pekerja,kemudian menganalisis beban angkat yang diterima pekerja. Berdasarkan penelitian pendahuluan dengan metode Nordic body map RULA digunakan untuk menganalisis aktivitas dan menganalsis beban angkat yang diterima pekerja adalah sakit bahu kiri,bahu kanan ,pinggang ,pinggul , metode nnrapid upper limb assessment RULA digunakan untuk menganalisis pengangkutan tersebut. Metode RWL digunakan menunjukan bahwa pengangkutan gallon air 19kg .hasil menunjukan bahwa bahwa gallon air 19 kg resiko tinggi yakni pada aktivitas penyimpanan ke mobil dengan nilai RWL 4,41 maka pada aktivitas ini menimbulkan cidera tinggi ,rekomendasi pada penelitian ini adalah perbaikan metode kerja yang memiliki resiko paling tinggi serta beban maksimal.kemudian perencanaan alat bant untuk menaikan gallon ke atas mobil untuk mengurangi resiko cidera.