Articles
Perancangan Sistem Informasi Manufaktur untuk Estimasi Due Date Pemesanan dan Monitoring Bahan Baku Pada CV. Rafli Collections Berbasis Android
Yusuf Mauluddin;
Dudy Mohammad Arifin;
Saepul Anwar Nulhakim
Jurnal Algoritma Vol 19 No 1 (2022): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (493.146 KB)
|
DOI: 10.33364/algoritma/v.19-1.1103
Papan Kontrol Produksi untuk memonitor kapan pesanan harus di produksi dan kapan pesanan akan selesai. Namun, karena papan kontrol masih manual dan hanya berkapasitas satu minggu, sehingga papan tak terkendali dengan baik.papan Kontrol ini bertujuan untuk melihat due date produksi produk yang dipesan namun pekerja tidak rutin mengganti pita papan kontrol secara berkala, sehingga papan kontrol hanya berfungsi saat pertama kali dibuat saja.Hal ini disebabkan karena pekerja malas mengganti pita papan jika kapasitas waktu papan kontrol habis. Untuk itu perlunya suatu rancangan informasi yang modern guna melihat due date produksi tas agar setiap pemesanan memiliki keterangan due date sehingga pesanan yang masuk dikemudian waktu akan terlihat due date produksinya, sehingga pemilik perusahaan dapat mengatur pesanan masuk berikutnya dengan estimasi waktu penyelesaian yang telah diketahui dan yang kedua, perusahaan dapat mengontrol keteresediaan bahan baku untuk pesanan yang datang.Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mendapatkan rancangan Sistem Informasi Manufaktur agar estimasi waktu / due date produksi dan persediaan bahan baku di CV Rafli Collections dapat terpantau dan metodologinta menggunakan Waterfall Methods yang tahapannya terdiri dari perencanaan, Analisis Kebutuhan,Desain sistem,Pemrograman, dan Pengujian. Penelitian ini menghasilkan sistem informasi monitoring bahan baku dan penetapan due date produksi untuk memudahkan CV Rafli Collections dalam mengelola perusahaan.
Rancangan Proses Bisnis Sistem Informasi Gudang Farmasi Rumah Sakit Medina
Yusuf Mauluddin;
Ridwan Setiawan;
Hera Ainu Tazkia
Jurnal Algoritma Vol 19 No 2 (2022): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33364/algoritma/v.19-2.1150
Rumah Sakit Medina merupakan lembaga pelayanan kesehatan, yang menyediakan instalasi farmasi. Salah satu instalasi adalah gudang khusus farmasi. Gudang farmasi Rumah Sakit Medina baru dijalankan sehingga operasional di dalam gudang belum terkontrol dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang proses bisnis dan sistem informasi proses pergudangan obat. Metoda yang digunakan dalam proses bisnis adalah dengan menerapkan sistem keluar masuknya barang berdasarkan metode FEFO (First Expired First Out) dan sistem pengambilan keputusan pengadaan obat berdasarkan Klasifikasi ABC. Untuk mendapatkan rancangan sistem yang sesuai maka menggunakan Mock-up pada pemodelan Prototype. System informasi dibangun dengan diagram UML (Unified Modeling Language). Penelitan menghasilkan rancangan proses bisnis dan Mock-up website Sistem Informasi Gudang Farmasi Rumah Sakit Medina. Pembangunan sistem informasi menggunakan database MySQL, bahasa pemrograman PHP dan kerangka Framework Laravel. Dan hasil dari pengujian setiap fitur dapat berfungsi dengan baik. Dan menghasilkan output mengenai klasifikasi ABC, dimana sistem dapat memperhitungkan untuk kebutuhan prioritas pengadaan obat.
Perancangan Sistem Informasi Penjadwalan Produksi Berbasis Engineering to Order di Bengkel Custom Wolfson Motorworks
Yusuf Mauluddin;
Ridwan Setiawan;
Wibawa Dewantara
Jurnal Algoritma Vol 19 No 2 (2022): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33364/algoritma/v.19-2.1157
In the production process of custom motorbikes based on Engineering to Order, it is possible to estimate the time for the production process, but it is not certain when the motorbike will be finished on time, so delays often occur where the estimated time given to consumers does not match the work process time in the field. The purpose of this research is to design a production scheduling information system in the form of a prototype so that builders are able to provide information about the development of the production process in the "Wolfson Motorworks" custom workshop. The method used is the prototype model and the Unified Modeling Language (UML) and the diagrams used are use case diagrams. This research only reaches the system model prototype that can be simulated using the figma application. The result of this research is the success of production scheduling in the form of SOPs for making structured custom motorbikes, a combination of work has been carried out by utilizing existing human resources and the concept of making custom motorbikes as many as 3 motorbikes if done simultaneously and system design in the form of a prototype with a sample navigation system.
Rancangan Pengendalian Kualitas Pada Produk Roti Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Produk Di CV. Sari Madani
Yusuf Mauluddin;
Maulida Nurwahidah
Jurnal Kalibrasi Vol 20 No 1 (2022): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33364/kalibrasi/v.20-1.1116
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan rancangan pengendalian kualitas terhadap permasalahan ketdaksesuaian produk yang dialami oleh CV.Sari Madani yang dilakukan berdasarkan adanya ketidaksesuaian pada produk roti yang diproduksi yaitu adanya roti gosong, roti keras isian bocor pada roti yang diproduksi dengan presentase ketidaksesuaian perharinya mencapai 4-6%, dan melebihi batas toleransi ketidaksesuaian yang telah ditetapkan perusahaan yaitu 2%. Pengendalian kualitas yang dilakukan memanfaatkan tahapan Define, Measure, Analyze, Improve, Control (DMAIC) pada metode Six Sigma, selanjutnya dilakukan analisis terkait dengan proporsi kecacatan yang paling dominan menggunakan salah satu alat pengendali kualitas (seven tools), dan didapatkan hasil jenis ketidaksesuaian yang paling dominan yaitu pada jenis ketidaksesuaian roti gosong dengan presentase 50,29% pada periode ketidaksesuaian roti bulan Februari dan Maret 2022. kemudian dilakukan analisis terkait dengan faktor penyebab ketidaksesuaian pada produk roti dengan menggunakan metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA) dan menghasilkan faktor penyebab ketidaksesuaian yakni faktor metode dengan nilai Risk Priority Number (RPN) sebesar 436. Rancangan rekomendasi perbaikan dilakukan dengan menggunakan konsep 5W+1H bertujuan untuk melakukan penanggulangan terhadap setiap akar permasalahan pada permasalahan yang terjadi, dan didapatkan hasil rancangan perbaikan guna meminimumkan ketidaksesuaian produk yang ada dengan tujuan meningkatkan kualitas pada produk yaitu dengan merekomendasikan penambahan alat bantu pada proses pengovenan roti yaitu thermometer oven dan electric timer count serta dilakukan penyusunan standard operational procedure (SOP) pada proses pengovenan roti. Hasil dari implementasi rancangan perbaikan yang telah dilakukan menghasilkan penurunan pada presentase ketidaksesuain produk roti yaitu menjadi sebesar 1,6%.
Evaluasi Human Error Penyebab Kecacatan Produksi pada Usaha Konveksi Manda Hijab Cicalengka
Yusuf Mauluddin;
Fithria Azzahra
Jurnal Kalibrasi Vol 20 No 1 (2022): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33364/kalibrasi/v.20-1.1132
Konveksi Manda Hijab Cicalengka merupakan salah satu UMKM dalam bidang fashion yang memproduksi kerudung. Kecacatan sering terjadi akibat kesalahan-kesalahan dari operator produksinya. Ditinjau dari penelitian pendahuluan kegagalan yang sering terjadi disebabkan oleh kelalaian manusia. Hal ini menjadi penyebab utama yang sangat mempengaruhi kegagalan produk tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil identifikasi penyebab terjadinya human error dan rencana penanggulangannya. Upaya untuk mengurangi kecacatan yang terjadi perlu dilakukan identifikasi untuk meneliti faktor-faktor dari kesalahan yang dilakukan oleh operator tersebut menggunakan salah satu metode penilaian keandalan manusia yaitu SHERPA dan HEART. Hasil dari penelitian ini, diketahui probabilitas human error yang dapat terjadi pada proses quality control yaitu sebesar 12%, pada proses pemolaan dan sampling yaitu sebesar 16%, pada proses spreading dan pemotongan (cutting) yaitu sebesar 17%, pada proses plisket yaitu sebesar 18%, pada proses menjahit (sewing) yaitu sebesar 21%, pada proses finishing dan packaging yaitu sebesar 16%. Nilai persentase human error tertinggi yaitu terdapat pada proses produksi menjahit kerudung yaitu sebesar 21%. Penentuan rencana perbaikan berguna untuk memberi saran perbaikan agar segala kegiatan yang merupakan error dapat diminimalisir dan dapat menurunkan tingkat kecacatan pada proses produksi kerudung. Hasil penelitian ini diberikan sebagai masukan perusahaan, salah satu upaya pencegahan terjadinya kecacatan atau kegagalan pada proses produksi dibuat Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk efisiensi kerja, menyamakan standar kualitas kerja dan output yang dihasilkan, sekaligus meminimalisir kegagalan dan miskomunikasi. Pembuatan SOP menjahit sebagai bentuk pencegahan kecacatan yang sering terjadi pada saat proses menjahit berlangsung.
Rancangan Proses Bisnis Sistem Informasi Gudang Farmasi Rumah Sakit Medina
Yusuf Mauluddin;
Ridwan Setiawan;
Hera Ainu Tazkia
Jurnal Algoritma Vol 19 No 2 (2022): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33364/algoritma/v.19-2.1150
Rumah Sakit Medina merupakan lembaga pelayanan kesehatan, yang menyediakan instalasi farmasi. Salah satu instalasi adalah gudang khusus farmasi. Gudang farmasi Rumah Sakit Medina baru dijalankan sehingga operasional di dalam gudang belum terkontrol dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang proses bisnis dan sistem informasi proses pergudangan obat. Metoda yang digunakan dalam proses bisnis adalah dengan menerapkan sistem keluar masuknya barang berdasarkan metode FEFO (First Expired First Out) dan sistem pengambilan keputusan pengadaan obat berdasarkan Klasifikasi ABC. Untuk mendapatkan rancangan sistem yang sesuai maka menggunakan Mock-up pada pemodelan Prototype. System informasi dibangun dengan diagram UML (Unified Modeling Language). Penelitan menghasilkan rancangan proses bisnis dan Mock-up website Sistem Informasi Gudang Farmasi Rumah Sakit Medina. Pembangunan sistem informasi menggunakan database MySQL, bahasa pemrograman PHP dan kerangka Framework Laravel. Dan hasil dari pengujian setiap fitur dapat berfungsi dengan baik. Dan menghasilkan output mengenai klasifikasi ABC, dimana sistem dapat memperhitungkan untuk kebutuhan prioritas pengadaan obat.
Perancangan Sistem Informasi Penjadwalan Produksi Berbasis Engineering to Order di Bengkel Custom Wolfson Motorworks
Yusuf Mauluddin;
Ridwan Setiawan;
Wibawa Dewantara
Jurnal Algoritma Vol 19 No 2 (2022): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33364/algoritma/v.19-2.1157
In the production process of custom motorbikes based on Engineering to Order, it is possible to estimate the time for the production process, but it is not certain when the motorbike will be finished on time, so delays often occur where the estimated time given to consumers does not match the work process time in the field. The purpose of this research is to design a production scheduling information system in the form of a prototype so that builders are able to provide information about the development of the production process in the "Wolfson Motorworks" custom workshop. The method used is the prototype model and the Unified Modeling Language (UML) and the diagrams used are use case diagrams. This research only reaches the system model prototype that can be simulated using the figma application. The result of this research is the success of production scheduling in the form of SOPs for making structured custom motorbikes, a combination of work has been carried out by utilizing existing human resources and the concept of making custom motorbikes as many as 3 motorbikes if done simultaneously and system design in the form of a prototype with a sample navigation system.
Rancangan Pengendalian Kualitas Pada Produk Roti Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Produk Di CV. Sari Madani
Yusuf Mauluddin;
Maulida Nurwahidah
Jurnal Kalibrasi Vol 20 No 1 (2022): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33364/kalibrasi/v.20-1.1116
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan rancangan pengendalian kualitas terhadap permasalahan ketdaksesuaian produk yang dialami oleh CV.Sari Madani yang dilakukan berdasarkan adanya ketidaksesuaian pada produk roti yang diproduksi yaitu adanya roti gosong, roti keras isian bocor pada roti yang diproduksi dengan presentase ketidaksesuaian perharinya mencapai 4-6%, dan melebihi batas toleransi ketidaksesuaian yang telah ditetapkan perusahaan yaitu 2%. Pengendalian kualitas yang dilakukan memanfaatkan tahapan Define, Measure, Analyze, Improve, Control (DMAIC) pada metode Six Sigma, selanjutnya dilakukan analisis terkait dengan proporsi kecacatan yang paling dominan menggunakan salah satu alat pengendali kualitas (seven tools), dan didapatkan hasil jenis ketidaksesuaian yang paling dominan yaitu pada jenis ketidaksesuaian roti gosong dengan presentase 50,29% pada periode ketidaksesuaian roti bulan Februari dan Maret 2022. kemudian dilakukan analisis terkait dengan faktor penyebab ketidaksesuaian pada produk roti dengan menggunakan metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA) dan menghasilkan faktor penyebab ketidaksesuaian yakni faktor metode dengan nilai Risk Priority Number (RPN) sebesar 436. Rancangan rekomendasi perbaikan dilakukan dengan menggunakan konsep 5W+1H bertujuan untuk melakukan penanggulangan terhadap setiap akar permasalahan pada permasalahan yang terjadi, dan didapatkan hasil rancangan perbaikan guna meminimumkan ketidaksesuaian produk yang ada dengan tujuan meningkatkan kualitas pada produk yaitu dengan merekomendasikan penambahan alat bantu pada proses pengovenan roti yaitu thermometer oven dan electric timer count serta dilakukan penyusunan standard operational procedure (SOP) pada proses pengovenan roti. Hasil dari implementasi rancangan perbaikan yang telah dilakukan menghasilkan penurunan pada presentase ketidaksesuain produk roti yaitu menjadi sebesar 1,6%.
Evaluasi Human Error Penyebab Kecacatan Produksi pada Usaha Konveksi Manda Hijab Cicalengka
Yusuf Mauluddin;
Fithria Azzahra
Jurnal Kalibrasi Vol 20 No 1 (2022): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33364/kalibrasi/v.20-1.1132
Konveksi Manda Hijab Cicalengka merupakan salah satu UMKM dalam bidang fashion yang memproduksi kerudung. Kecacatan sering terjadi akibat kesalahan-kesalahan dari operator produksinya. Ditinjau dari penelitian pendahuluan kegagalan yang sering terjadi disebabkan oleh kelalaian manusia. Hal ini menjadi penyebab utama yang sangat mempengaruhi kegagalan produk tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil identifikasi penyebab terjadinya human error dan rencana penanggulangannya. Upaya untuk mengurangi kecacatan yang terjadi perlu dilakukan identifikasi untuk meneliti faktor-faktor dari kesalahan yang dilakukan oleh operator tersebut menggunakan salah satu metode penilaian keandalan manusia yaitu SHERPA dan HEART. Hasil dari penelitian ini, diketahui probabilitas human error yang dapat terjadi pada proses quality control yaitu sebesar 12%, pada proses pemolaan dan sampling yaitu sebesar 16%, pada proses spreading dan pemotongan (cutting) yaitu sebesar 17%, pada proses plisket yaitu sebesar 18%, pada proses menjahit (sewing) yaitu sebesar 21%, pada proses finishing dan packaging yaitu sebesar 16%. Nilai persentase human error tertinggi yaitu terdapat pada proses produksi menjahit kerudung yaitu sebesar 21%. Penentuan rencana perbaikan berguna untuk memberi saran perbaikan agar segala kegiatan yang merupakan error dapat diminimalisir dan dapat menurunkan tingkat kecacatan pada proses produksi kerudung. Hasil penelitian ini diberikan sebagai masukan perusahaan, salah satu upaya pencegahan terjadinya kecacatan atau kegagalan pada proses produksi dibuat Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk efisiensi kerja, menyamakan standar kualitas kerja dan output yang dihasilkan, sekaligus meminimalisir kegagalan dan miskomunikasi. Pembuatan SOP menjahit sebagai bentuk pencegahan kecacatan yang sering terjadi pada saat proses menjahit berlangsung.
Perencanaan Pemeliharaan Mesin Produksi dengan Menggunakan Total Productive Maintenance untuk Menjamin Kestabilan Proses Produksi
Yusuf Mauluddin;
Dewi Rahmawati;
Dewi Oktavianti
Jurnal Kalibrasi Vol 20 No 2 (2022): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Institut Teknologi Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33364/kalibrasi/v.20-2.1148
PT. Perkebunan Nusantara VIII is a business engaged in the production of black tea, commonly called "Orthodox tea" which is still constrained by problems with machine efficiency. Damaged components often occur in Withering Trough machines. This situation can affect delays in the production process in response to reduced production capacity. This research strategy uses the Mix Method approach, where qualitative methods can provide information from interviews and direct observation of machine conditions using Failure Mode and Effects Analysis to determine the order of priority problems that arise, and the sequence of problems will be determined. Using the Overall Equipment Effectiveness technique, data on maintenance and failure of machines connected to manufacturing machines, quantitatively to determine machine performance. Research results show that the OEE value on a 61% engine is still below the Japanese Institute of Plant Maintenance standard for 85% OEE. From the calculation of the Six Big Losses, the biggest average losses are 64% for defects in process and 78% for equipment failures. The RPN value with the highest failure rate is 150.144 with the factor that the engine components are not precise because there is no periodic maintenance carried out on the machine and the operator's lack of response to machine damage.