Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

UPAYA PENANGULANGAN LOKASI RAWAN KECELAKAAN BERDASARKAN STANDAR TEKNIS PELAKSANAAN LAIK FUNGSI JALAN (Studi Kasus: Simpang Jl. A.Yani-Jl.Budi Utomo-Jl.M.T.Haryono) Susanti Djalante
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2013): STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (838.215 KB) | DOI: 10.55679/jts.v1i3.6749

Abstract

Abstract This paper aims to identify factors that affect the accident rate in the the intersection (JL.A. Yani, Jl.Budi Utomo and Jl. MT. Haryono), to identify the feasibility of the path based on the technical road specifications, and to recommend technical preventions. The data used was the number of accidents rate from Police Institution as well as the field survey identifications at the road of intersection. In addition, the method used to identify the identification of accident was based on a chronological record of the accidents, and then connecting the accident factors with identification results of the technical road specifications that consist of 4 parameters, namely road geometric, road pavement structure, road utility and management and road engineering.  The results of study showed that major factors of accidents rate are caused by road damages and unfavorable of management and traffic engineering. Moreover, this supported by the results of 4 identifiable parameters showed that most of the roads had depression, polished aggregate and incomplete of traffic signs. Thus, by handling both of the factors, it can reduce traffic accident rates in the roads of intersection.   Key words:  black spot, technical road specifications Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk megidentifikasi faktor –faktor yang mempengaruhi tingkat kecelakaan di simpang JL. A.Yani- Jl.Budi Utomo dan Jl. MT.Haryono, mengidentifikasi kelayakan jalan tersebut berdasarkan spesifikasi teknis uji fungsi laik jalan, dan merekomendasikan penanganan teknis. Data yang digunakan adalah jumlah dan kronolgis kecelakaan dari Polres Kota Kendari, serta hasil survey lapangan pada ruas jalan disimpang tersebut. Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi faktor kecelakaan yang didasarkan pada catatan kronologis kejadian kecelakaan, lalu menghubungkan faktor kecelakaan tersebut dengan hasil identifikasi kondisi laik jalan yang meliputi 4 parameter pengamatan, yaitu geometri jalan, struktur perkerasan lalu lintas, pemanfaatan bagian jalan, dan management dan rekayasa lalu lintas. Hasil penelitian ini menunjukkan faktor utama terjadinya kecelakaan pada simpang tersebut disebabkan oleh kerusakan perkerasan jalan dan management dan rekayasa lalu lintas yang kurang baik. Hal ini didukung dari hasil identifikasi pada ke-4 faktor pengamatan dimana hampir keseluruhan diruas jalan pada simpang tersebut mengalami lubang dan pelepasan butiran, serta system marka dan perambuan yang kurang lengkap dan jelasnya. Dengan demikian, penanganan pada kedua faktor, yaitu kerusakan struktur jalan dan system management lalu lintas dapat mengurangi kecelakaan di simpang ruas jalan tersebut.Kata Kunci: Lokasi rawan Kecelakaan, standard teknis laik fungsi jalan
PENGUJIAN MATERIAL TANAH DESA LANGKUMAPO KECAMATAN NAPABALANO KABUPATEN MUNA SEBAGAI URUGAN PILIHAN PADA KONSTRUKSI PEKERJAAN JALAN Yaden Saputra; Susanti Djalante; Muhammad Syarif Prasetia
Media Konstruksi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2016): MedKons
Publisher : PRODI D3 TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.341 KB) | DOI: 10.33772/jmk.v1i1.892

Abstract

Tanah merupakan salah satu bahan konstruksi yang harus diperhatikan perananya. Bangunan urugan, tanggul sungai, dan timbunan jalan raya, kesemuanya menggunakan tanah yang ekonomis sebagai bahan konstruksi walau demikian, sama halnya dengan konstruksi lainnya, tanah harus dipakai setelah melalui proses pengendalian mutu/pengujian.Salah satunya adalah dengan cara melakukan pemadatan agar diperoleh tanah yang stabil dan bernilai struktural. Kekuatan tanah dasar yang baik akan mendukung kekuatan struktur diatasnya, dimana kekuatannya dapat diperoleh dengan cara pemadatan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemeriksaan dan pengujian tanah Desa Langkumapo sebagai bahan timbunan pilihan pada konstruksi pekerjaan jalan, serta untuk mengetahui kelayakan material tanah sebagai bahan timbunan.Hasil pemeriksaan dan pengujian karakteristik agregat yang dilaksanakan di Laboratorium Pengujian Bahan dan Konstruksi Teknik Sipil maka diperoleh hasil sebagai berikut : analisa saringan No 1 ½ = 96.83%, No 1 = 85.61%, No ¾ = 80.01%, No ½ = 60.04%, No 3/8 = 51.02%, No 4 = 39.31%, No 10 = 24.87%, No 40 = 13.79%, No 200 = 5.91, batas cair 22.04%, batas plastis 18.92%, indeks plastis 3.12%, kepadatan 2.005 gr/cm3, CBR 16.40%, berat jenis agregat kasar 2.77%, berat jenis agregat halus 2.27%, dan kadar lumpur 21.86%. Dari hasil penelitian tersebut maka diperoleh kesimpulan bahwa material tanah Desa Langkumapo Kec. Napabalano Kab. Muna layak digunakan sebagai urugan pilihan pada konstruksi pekerjaan jalan, karena memenuhi spesifikasi. Kata kunci : Urugan Pilihan, Tanah Desa Langkumapo.