Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

INFLUENCE OF CUSTOMER BEHAVIOUR AND CUSTOMER EXPERIENCE ON PURCHASE DECISION OF URBAN DISTRO M. Fikri; Anita Silvianita
Business Journal : Jurnal Bisnis Dan Sosial Vol 7 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis, Fakultas Komunikasi dan Bisnis, Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/businessjournal.v7i2.4730

Abstract

The creative economy is one of the new economic concepts that intensify information and creativity and Human Resources (HR) as the main factor of production of the fashion sector is quite influential on the economic income of the Fashion Industry, especially local products offered by various distros easily accepted by the market Products sold in distro stores aimed at meeting the needs of young people This method uses quantitative methods in This study will look for the relationship between customer behavior, customer experience, to purchasing decisions Methods used to manage data using Microsoft Excel and then processed using SmartPLS, Respondents in this study there are 100 people who have made purchases in Urban Traffic. Keywords: Customer Behaviour, Customer Experience, Purchasing Decisions
Plant Response To Organic Fertilizer In Panca Agung Village, Bulungan District Hariyati, Tati; Putra, Marlan Unmani; S, Sabarudin; Suryanta, Ipung; Fikri, M.; Lesmana, Rina
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 12 (2024): Madani, Vol. 1 No. 12 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10630272

Abstract

Agriculture in Indonesia generally still depends on the use of chemical fertilizers, where chemical fertilizers can increase plant productivity, but the presence of chemical fertilizers if used continuously in the long term will have an impact on damage to the soil, environment and ecosystem, resulting in the soil becoming hard due to the accumulation of waste. chemicals (residues). Panca Agung Village has the potential for quite fertile agricultural land, with many types of plants being cultivated such as vegetables, fruit, rice, banana trees and coconut trees. With this potential, existing waste can be used as raw material which can be processed into environmentally friendly organic fertilizer, which can be used as plant fertilizer to replace chemical fertilizers. The aim is to determine the response of plants to the application of organic fertilizer. The method used is in three stages, namely 1) Collection of waste raw materials, 2) making organic fertilizer, 3) Application of fertilizer to plants. The results obtained by applying organic fertilizer make the plants grow more fertile, the leaves appear to grow faster and the harvest time of the plants is faster. Based on the results, it can be concluded that applying organic fertilizer is no less than using chemical fertilizer, in terms of plant growth.
PENDUGAAN PARAMETER DAN KEKONVERGENAN PENDUGA PARAMETER MODEL POISSON HIDDEN MARKOV FIKRI, M.; SETIAWATY, B.; PURNABA, I G. P.
MILANG Journal of Mathematics and Its Applications Vol. 15 No. 1 (2016): Journal of Mathematics and Its Applications
Publisher : School of Data Science, Mathematics and Informatics, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jmap.15.1.45-54

Abstract

Model hidden Markov terdiri dari sepasang proses stokastik yaitu proses observasi dan proses yang memengaruhi observasi. Proses stokastik yang memengaruhi observasi ini diasumsikan membentuk rantai Markov dan tidak diamati. Model Poisson hidden Markov (MPHM) adalah salah satu model hidden Markov diskret dan proses observasinya jika diketahui proses yang memengaruhinya diasumsikan menyebar Poisson. Salah satu ciri MPHM adalah bersifat overdispersi, yaitu ragam data lebih besar dari rataannya. Permasalahan utama MPHM ialah  menduga parameter yang memaksimumkan fungsi likelihood. Fungsi likelihood dihitung menggunakan algoritme Forward-Backward. Algoritme Expectation Maximization (algoritme EM) digunakan untuk memaksimumkan fungsi likelihood. Penduga parameter MPHM yang diperoleh menggunakan algoritme EM konvergen ke titik stasioner dari fungsi likelihood.
Stratifikasi Sosial dan Akses Kesehatan: Analisis Kesenjangan dalam Sistem Pelayanan Publik Indri Febriyanti; Aiylla Azzura; Chika Aulia; M. Fikri; Faisal Ramdani
Jurnal Mahasiswa Sosial Humaniora Vol 2 No 2 (2025): Vol 2 No 2 2025
Publisher : LP2MI Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jumash.v2i2.16852

Abstract

Stratifikasi sosial memainkan peran krusial dalam menentukan pola akses masyarakat ke layanan kesehatan. Tulisan ini meneliti pengaruh variasi kelas sosial meliputi aspek ekonomi, pendidikan, jenis pekerjaan, serta lokasi domisili terhadap kemampuan individu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai. Di bidang pelayanan publik, disparitas akses masih terlihat jelas melalui keterbatasan infrastruktur, variasi mutu layanan, dan kapasitas keuangan dalam menanggung biaya kesehatan. Dengan mengacu pada teori serta ilustrasi kasus dari berita mutakhir, artikel ini mengungkap bahwa stratifikasi sosial secara signifikan memperlebar jurang kesehatan, khususnya bagi golongan berpendapatan rendah dan penduduk di wilayah terisolir. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa beberapa fasilitas kesehatan primer, seperti puskesmas di wilayah terpencil, tidak dilengkapi dengan koneksi internet yang cukup, sehingga proses integrasi layanan digital mengalami hambatan. Data menunjukkan bahwa sekitar 7,18% puskesmas belum memiliki akses internet. Penyebaran sumber daya manusia dan fasilitas kesehatan pun masih tidak seimbang, dengan banyak daerah yang kekurangan rumah sakit serta tenaga medis. Di samping itu, pasokan obat-obatan, khususnya untuk penyakit kronis, masih menimbulkan ketidakpastian, yang semakin menyulitkan akses bagi kelompok masyarakat berpendapatan rendah. Secara keseluruhan, kesimpulan menegaskan bahwa stratifikasi sosial serta ketidakadilan struktural terus menjadi hambatan utama dalam mencapai akses layanan kesehatan yang setara, walaupun kebijakan kesehatan universal telah diterapkan. Sebagai saran, diperlukan langkah-langkah kebijakan yang mendukung inklusivitas, termasuk penguatan infrastruktur digital kesehatan di daerah terisolir, penyeimbangan distribusi fasilitas dan tenaga medis, serta pengembangan sistem distribusi obat dan layanan yang transparan serta adil.