Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Efforts to Improve Short Surah Memorization Skills in Early Childhood through Project Based Learning Model Lubna, Lubna; Ramdhan, Dadan F.
Al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education 2023: Al-Aulad: Journal of Islamic Primary Education (Special Issue)
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/al-aulad.v6i3.4652

Abstract

The study aimed to enhance short surah memorization skills in early childhood through the Project Based Learning (PBL) model. Classroom Action Research was employed as the research method. Findings demonstrate that the PBL model effectively improves the memorization abilities of short surahs in early childhood. This improvement was evident from the initial assessment before intervention and continued throughout the cycles, with a notable increase in cycle II. Implementation involved steps such as listening to recitations, displaying and reading colorful verse segments, repetition by children, group arrangement of verses, and presentations. Analysis revealed significant development in memorization skills from 6.25% in cycle I to 62.25% in cycle II, indicating the efficacy of the PBL method in supporting memory retention and enhancing short surah memorization among young children.
Penerapan Metode Total Physical Response Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara Bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyah Siffa Lutfatul Qolbi; Dadan F Ramdhan; Muhammad Sofyan
Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Al-Amin Vol. 4 No. 2 (2025): October
Publisher : STAI AL-AMIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54723/ejpgmi.v4i2.435

Abstract

This study was motivated by the low Arabic speaking skills of Madrasah Ibtidaiyah students due to the use of monotonous teaching methods, which made students less active, hesitant, and lacking confidence in speaking. Therefore, this research aimed to improve students’ Arabic speaking skills through the implementation of the Total Physical Response (TPR) method. The study employed Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, with data collected through oral performance tests to assess speaking skills, as well as observation and documentation to evaluate teacher and student activities. The results indicated significant improvement in students’ speaking skills across cycles. The average score in the pre-cycle was 54.09 with 31.82% mastery, increasing to 66.14 with 54.54% mastery in cycle I, and reaching 72.05 with 81.82% mastery in cycle II. The findings also showed that the TPR method enhanced students’ confidence, activeness, and ability to imitate vocabulary and sentence patterns with clearer pronunciation. In conclusion, the TPR method is effective in improving Arabic speaking skills among fifth-grade students at MIS Borosole.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Metode Edutaiment pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak kelas V MI Persis 8 Pameutingan Mariska, Rida; Ramdhan, Dadan F.; Mahmud, Muhammad Rifqi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3138

Abstract

Pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan nilai keimanan siswa. Namun, praktik pembelajaran yang masih bersifat monoton menyebabkan rendahnya motivasi dan hasil belajar siswa. Kondisi tersebut ditemukan pada siswa kelas V MIS Persis No.8 Pameutingan dengan ketuntasan belajar yang belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian berjumlah 19 siswa kelas V. Data kuantitatif diperoleh melalui tes hasil belajar, sedangkan data kualitatif dikumpulkan melalui observasi aktivitas guru dan siswa serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menghitung nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar, serta analisis kualitatif terhadap proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar yang signifikan pada setiap siklus. Ketuntasan klasikal meningkat dari 31,57% pada pra-siklus menjadi 52,63% pada Siklus I, 63,15% pada Siklus II, dan mencapai 89,47% pada Siklus III dengan rata-rata nilai 80,26. Aktivitas siswa dan guru juga berada pada kategori sangat baik. Penerapan metode edutainment melalui permainan edukatif, diskusi interaktif, dan team game tournament terbukti mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, serta pemahaman siswa. Metode edutainment efektif dalam meningkatkan hasil belajar Akidah Akhlak siswa Madrasah Ibtidaiyah.
PENGARUH MODEL KOOPERATIF TIPE SIMULTANEOUS ROUNDTABLE TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH Nissa Maulidah Syafitri; Dadan F Ramdhan; Alvin Yanuar Rahman
Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam Vol. 9 No. 1 (2026): Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam
Publisher : Institut Binamadani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/dirasah.v9i1.864

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model kooperatif tipe Simultaneous Roundtable terhadap keterampilan menulis karangan siswa kelas V MIS Muslimin. Dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis yang disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu penerapan model pembelajaran yang kurang efektif. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain Non-Equivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas VA sebagai kelas kontrol dan VB sebagai kelas eksperimen. Data yang dikumpulkan berupa tes (pretest dan posttest) dan observasi, yang dianalisis menggunakan uji statistik berbantuan SPSS 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan perlakuan kedua kelas memperoleh nilai rata-rata pretest yang relatif rendah. Namun, setelah diberi perlakuan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen meningkat secara signifikan menjadi 76,36, sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 63,85. Hal ini diperkuat dengan hasil analisis uji hipotesis dengan t-test menghasilkan nilai sig. (2-tailed) sebesar < 0,001 yang lebih kecil dari 0,05, yang berarti terdapat perbedaan rata-rata peningkatan keterampilan menulis karangan siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model kooperatif tipe Simultaneous Roundtable secara signifikan berpengaruh dalam meningkatkan keterampilan menulis karangan siswa. Kata Kunci: Simultaneous Roundtable, Keterampilan Menulis Karangan, Madrasah Ibtidaiyah ABSTRACT This study aims to determine the effect of the Simultaneous Roundtable cooperative model on the writing skills of fifth-grade students of MIS Muslimin. The background is the low writing skills caused by several factors, one of which is the implementation of less effective learning models. This study uses a quasi-experimental method with a Non-Equivalent Pretest-Posttest Control Group Design. The research sample consists of two classes, namely class VA as the control class and VB as the experimental class. The data collected were in the form of tests (pretest and posttest) and observations, which were analyzed using statistical tests assisted by SPSS 30. The results showed that before being given treatment, both classes obtained a relatively low average pretest score. However, after being given treatment, the average posttest score of the experimental class increased significantly to 76,36, while the control class only reached 63.85. This is reinforced by the results of the hypothesis test analysis with t-test producing a sig. value. (2-tailed) of <0.001 which is smaller than 0.05, which means there is a difference in the average increase in students' essay writing skills between the experimental class and the control class. Thus, it can be concluded that the Simultaneous Roundtable type cooperative model has a significant effect on improving students' essay writing skills. Keywords: Simultaneous Roundtable, Essay Writing Skills, Madrasah Ibtidaiyah
KEMAMPUAN MENULIS AL-QUR’AN SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH MELALUI STRATEGI PRACTICE REHEARSAL PAIRS Ulfah ulfah; Dadan Fitria Ramdhan; Dede Rohaniawati
AL-TARBIYAH: Jurnal Pendidikan (The Educational Journal) Vol. 30 No. 2 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ath.v30i2.6938

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbedaan kemampuan menulis Al-Qur’an antara siswa yang menggunakan pembelajaran dengan strategi practice rehearsal pairs dengan siswa yang menggunakan pembelajaran metode imla’ pada kelas III MI Cahaya Kota Cimahi. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen atau eksperimen semu. Desain yang digunakan adalah the two-group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III di MI Cahaya Kota Cimahi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan tes uraian yang sesuai dengan indikator kemampuan menulis Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara siswa yang menggunakan strategi practice rehearsal pairs dan yang menggunakan metode imla’ dinyatakan terdapat perbedaan. Strategi practice rehearsal pairs memiliki peranan yang cukup besar dan signifikan terhadap kemampuan menulis Al-Qur’an. Penerapan strategi practice rehearsal pairs dalam proses menulis Al-Qur’an mempunyai keunggulan yaitu menumbuhkan keaktifan, kemandirian dalam belajar, partisipasi dan kreativitas siswa.Kata kunci: Strategi Practice Rehearsal Pairs, Kemampuan Menulis Al-Qur’an  AbstractThis study aimed to find out how the difference in the ability to write Al-Qur'an between students using learning with practice rehearsal pair strategy with students using imla’ learning method in the third grade of MI Cahaya Cimahi City. This research was a quasi-experimental or quasi-experimental research. The design used was the the two-group pretest-posttest design. The sample in this study were all grade III students at MI Cahaya Cimahi City. The instrument used was the observation sheet and test description in accordance with the indicators of the ability to write the Qur'an. The results show that between students who apply the practice rehearsal pair strategy and those who apply the imla’ method there are differences.  The practice rehearsal pair strategy has a crucial and significant role in the ability to write the Qur'an. The application of the practice rehearsal pair strategy in the process of writing the Qur'an has the advantage of growing students’ activeness, independent learning, participation and creativity. Keywords: practice rehearsal pair strategy, writing Al-Qur’an skills
BEYOND DIALOGUE: INSTITUTIONAL GOVERNANCE OF RELIGIOUS DIVERSITY AND THE ROLE OF FKUB IN MANAGING INTERFAITH HARMONY IN BANDUNG Dadan F Ramdhan; Muhamad Rizza; Asri Sulastri; Niela Agustin Hermawatie; Muhammad Hafidzin Maulana Rahman; Hilma Fatimatul Zahro
Harmoni Vol. 25 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Research and Development Center for Guidance for Religious Societies and Religious Services, the Research and Development and Education and Training Agency of the Ministry of Religious Affairs of the Republic of Indonesia (MORA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32488/harmoni.v25i1.1076

Abstract

Religious diversity in pluralistic urban societies presents significant governance challenges, requiring institutional mechanisms to sustain interfaith harmony and prevent social conflict. Although previous studies have examined interfaith dialogue and religious moderation, limited attention has been paid to how collaborative institutional governance manages religious diversity at the local level and to the empirical mechanisms by which local intermediary bodies translate normative tolerance into operational conflict prevention. This study aims to analyze the role of the Religious Harmony Forum (FKUB) within the institutional governance framework for maintaining interfaith harmony in Bandung, Indonesia. Employing a qualitative case study design, data were collected through semi-structured interviews with the Chairman of FKUB Bandung, the Acting Head of the Bandung City National Unity and Politics Agency (Kesbangpol), and the Head of the National Vigilance and Conflict Management Division, complemented by documentary analysis of official reports and conflict monitoring records. The data were analyzed using thematic analysis involving data reduction, coding, categorization, and interpretation. The findings reveal that religious harmony in Bandung is sustained through collaborative governance involving FKUB, Kesbangpol, religious organizations, community leaders, and local government agencies. FKUB functions not only as an interfaith dialogue forum but also as an institutional mediator facilitating communication, coordination, and conflict prevention. Most social tensions originate from socio-economic, socio-cultural, organizational, and political dynamics rather than theological differences. Building on these findings, the study conceptualizes religious harmony as an outcome of institutionalized social cohesion produced through collaborative governance, rather than as a passive absence of conflict. The study concludes that integrating institutional mediation, religious moderation, and cross-sector collaboration is essential for strengthening social resilience and sustaining long-term interfaith harmony in plural urban societies. Because the analysis draws on a single city and on institutional informants, the findings are presented as a transferable governance model rather than as a generalizable claim. Abstrak Keragaman agama dalam masyarakat perkotaan pluralistik menghadirkan tantangan tata kelola yang signifikan, membutuhkan mekanisme kelembagaan yang mempertahankan harmoni antaragama sekaligus mencegah konflik sosial. Meskipun penelitian sebelumnya telah meneliti dialog antaragama dan moderasi agama, perhatian terbatas telah diberikan pada bagaimana tata kelola kelembagaan kolaboratif mengelola keragaman agama di tingkat lokal, dan pada mekanisme empiris di mana badan perantara lokal mengubah toleransi normatif menjadi pencegahan konflik operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Forum Kerukunan Beragama (FKUB) dalam kerangka tata kelola kelembagaan untuk menjaga kerukunan antaragama di Bandung, Indonesia. Dengan menggunakan desain studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan Ketua FKUB Bandung, Plt. Kepala Badan Persatuan Nasional dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung, dan Kepala Divisi Kewaspadaan dan Penanggulangan Konflik Nasional, dilengkapi dengan analisis dokumenter laporan resmi dan catatan pemantauan konflik. Data dianalisis menggunakan analisis tematik yang melibatkan reduksi data, pengkodean, kategorisasi, dan interpretasi. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa kerukunan beragama di Bandung dipertahankan melalui tata kelola kolaboratif yang melibatkan FKUB, Kesbangpol, organisasi keagamaan, tokoh masyarakat, serta instansi pemerintah daerah. FKUB berfungsi tidak hanya sebagai forum dialog antaragama tetapi juga sebagai mediator kelembagaan yang memfasilitasi komunikasi, koordinasi, dan pencegahan konflik. Sebagian besar ketegangan sosial berasal dari dinamika sosial-ekonomi, sosial-budaya, organisasi, dan politik daripada perbedaan teologis. Berdasarkan temuan ini, studi ini mengkonseptualisasikan kerukunan beragama sebagai hasil dari kohesi sosial yang dilembagakan yang dihasilkan melalui tata kelola kolaboratif, bukan sebagai ketiadaan konflik secara pasif. Studi ini menyimpulkan bahwa mengintegrasikan mediasi kelembagaan, moderasi agama, dan kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk memperkuat ketahanan sosial serta mempertahankan harmoni antaragama jangka panjang dalam masyarakat perkotaan yang plural. Karena analisis ini mengacu pada satu kota dan satu informan institusional, temuan ini disajikan sebagai model tata kelola yang dapat ditransfer, bukan sebagai klaim yang dapat digeneralisasi.
Pengaruh Manajemen Sarana dan Prasarana terhadap Mutu Pembelajaran pada Madrasah Tsanawiyah Zahira Fitriyatunnisa; Dadan F. Ramdhan; Syam’iyah Syam’iyah
(JPAP) Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2026): JULI
Publisher : Postgraduate University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v10i2.1773

Abstract

Manajemen sarana dan prasarana merupakan salah satu faktor yang mendukung terciptanya mutu pembelajaran di lembaga pendidikan. Pengelolaan sarana dan prasarana yang dilakukan secara efektif dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan menunjang pencapaian tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen sarana dan prasarana, mendeskripsikan mutu pembelajaran, serta menganalisis pengaruh manajemen sarana dan prasarana terhadap mutu pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh sehingga seluruh guru dijadikan responden. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta regresi linear sederhana dengan bantuan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sarana dan prasarana berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 4,52, sedangkan mutu pembelajaran berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai rata-rata 4,61. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa manajemen sarana dan prasarana berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu pembelajaran (Sig. = 0,001 < 0,05) dengan koefisien determinasi sebesar 49,0%. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana yang efektif berkontribusi terhadap peningkatan mutu pembelajaran.