Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH PENERAPAN JALAN SATU ARAH TERHADAP JALAN KOLEKTOR SEKUNDER Rakhmawati Fadillah; Ormuz Firdaus; Fadillah Sabri
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 1 No 2 (2013): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.159 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v1i2.261

Abstract

Perubahan arus lalu lintas menjadi satu arah pada ruas jalan utama yang diterapkan Pemerintah Kota Pangkalpinang tentunya akan berimbas pada pengguna jalan yang memiliki kecendrungan untuk memilih jarak tempuh terpendek melalui jalan-jalan alternatif yang menghubungkan jalan utama. Dalam hal ini, yang terjadi adalah tidak adanya perubahan pada manajemen lalu lintas ataupun perubahan fisik yang dilakukan pada jalan alternatif sebagai penghubung jalan utama. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah survei perhitungan volume lalu lintas, kemudian dianalisis dengan menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Sedangkan metode untuk mengetahui dampak ekonomi pada pelaku ekonomi mikro yang ada di ruas jalan kolektor sekunder dengan menggunakan teknik wawancara (mengisi kuesioner) secara langsung, kemudian diolah dengan menggunakan software SPSS 17, selanjutnya dianalisis menggunakan uji t. Berdasarkan hasil analisis kinerja lalu lintas yang ada pada ruas JL. KH. Abdul Hamid secara umum, memiliki LOS (Level Of Service) pada jam sibuk dengan tingkat pelayanan E (≤ 1) yang menunjukkan lalu lintas dalam kondisi kadang terhambat, terlihat pada derajat kejenuhan yang diperoleh sebesar 0,942. Sehingga ruas jalan ini sudah tidak memenuhi persyaratan MKJI 1997. Setelah dilakukannya analisis dampak ekonomi pada pelaku ekonomi mikro pada sisi ruas JL. KH. Abdul Hamid dan JL. KH. Abdurrahman Siddik, maka diperoleh kesimpulan bahwa dengan diterapkannya jalan satu arah maka berdampak positif bagi perekonomian pada ruas jalan kolektor sekunder tersebut
ANALISIS POLA PERJALANAN ORANG DI KOTA PANGKALPINANG Ormuz Firdaus; Indra Gunawan
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 1 No 2 (2013): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1038.078 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v1i2.262

Abstract

Perkembangan pembangunan di wilayah Kota Pangkalpinang yang begitu pesat telah membawa implikasi kepada pesatnya pertumbuhan penduduk, tenaga kerja, ekonomi, pembangunan sarana dan prasarana, pembangunan industri, perdagangan serta pariwisata yang telah membawa pengaruh sangat besar terhadap meningkatnya mobilitas atau pergerakan yang berarti pula bertambahnya waktu dan biaya perjalanan di dalam sistem lalu lintas tersebut. Penelitian analisis pola perjalanan di Kota Pangkalpinang ini dilakukan dengan survei wawancara rumah tangga atau kuesioner dan survei lalu lintas harian rata-rata pada ruas jalan beserta data sekunder yang dibutuhkan pada penelitian ini. Sedangkan pola perjalanan setiap hari disuatu kota yang akan terbentuk merupakan gabungan dari pola perjalanan bekerja, pendidikan, belanja dan kegiatan sekolah. Berdasarkan hasil analisis terhadap karakteristik perjalanan orang di kota Pangkalpinang diperoleh informasi bahwa taraf kehidupan sebagian masyarakat kota Pangkalpinang sudah semakin membaik bila ditinjau dari segi ekonomi, hal ini terlihat pada peningkatan persentase pendapatan rumah tanggaantara Rp 1.500.000 – Rp 2.000.000/bulan dengan komposisi pekerja yang lebih dominan daripada pelajar. Dalam melakukan perjalanannya sehari-hari, sebagian besar masyarakat menggunakan kendaraan jenis sepeda motor sebesar 75,86% yang kepemilikannya setiap tahun mengalami peningkatan yang jauh lebih tinggi daripada jenis kendaraan yang lain seperti kepemilikan mobil sebesar 11,78%. Matriks asal-tujuan menunjukkan bahwa Perjalanan yang berasal dari zona asal-tujuan yang sama lebih mendominasi dalam 1 kecamatan. Wilayah dengan asal-tujuan perjalanan tertinggi adalah Rangkui, dan yang terendah Pangkalbalam. Ini menunjukkan bahwa perjalanan yang dilakukan sebagian besar masyarakat kota Pangkalpinang masih dalam jarak relatif dekat atau masih dalam wilayah internal.
PENGARUH PERGERAKAN ANGKUTAN UMUM TERHADAP KELANCARAN ARUS LALU LINTAS Sulastri Sulastri; Ormuz Firdaus
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 2 No 1 (2014): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.477 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v2i1.271

Abstract

Angkutan umum merupakan salah satu sarana transportasi darat yang masih digunakan oleh sebagian masyarakat dalam menunjang mobilitas untuk melakukan aktivitasnya. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei lapangan secara langsung. Berdasarkan analisis, diperoleh headway rute Pasar – Girimaya yaitu sebesar 2,78 menit dengan pergerakan angkutan umum dalam 12 jam sebanyak 251 angkutan umum, dan headway rute Pasar – Sampur sebesar 2,94 menit dengan 235 jumlah angkutan umum yang melewati jalan Rusli Romli, dapat menunjukkan bahwa pergerakan angkutan umum di jalan Rusli Romli kurang efektif. Dan dari nilai DS pada sore hari sebesar 0,19 termasuk kedalam tingkat pelayanan A yaitu kondisi arus lalu lintas bebas. Tetapi berdasarkan kecepatan tempuh yaitu sebesar 22,19 km/jam dan kecepatan arus bebas yaitu 42,80 km/jam. Situasi tersebut dikarenakan banyaknya kendaraan yang parkir di sisi jalan selain itu banyak angkutan umum yang menjadikan sepanjang jalan Rusli Romli sebagai terminal bayangan. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan pengurangan jumlah armada yang beroperasi agar faktor muatan penumpang mencapai 70 %, dengan mengurangi jumlah armada angkutan umum rute Pasar - Girimaya sebanyak 15 angkutan umum dan rute Pasar - Sampur sebanyak 25 angkutan umum, selain itu perlu adanya terminal yang cukup luas, dan perlu adanya penertiban terminal bayangan angkutan umum oleh pihak-pihak yang bersangkutan
PENGGUNAAN LIMBAH PELEBURAN TIMAH (TIN SLAG) SEBAGAI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN HOT ROLLED SHEET- WEARING COURSE UNTUK PERKERASAN JALAN RAYA Ormuz Firdaus; Rudy Kurniawan
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 2 No 2 (2014): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.603 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v2i2.276

Abstract

Kepulauan Bangka Belitung terkenal merupakan penghasil timah terbesar di Indonesia. Disamping memproduksi Timah, perusahaan yang mengelola pertimahan juga menghasilkan produk sampingan (limbah) berupa terak timah (tin slag) yang jumlahnya bertambah terus setiap saat. Limbah ini belum dimanfaatkan seoptimal mungkin. Untuk itu perlu diadakan penelitian tentang pemanfaatan limbah timah (tin slag) sebagai alternatif bahan untuk perkerasan jalan raya. Agregat kasar merupakan sekumpulan butir-butir batu pecah, kerikil, atau mineral lainnya yang berupa hasil alam. Hot Rolled Sheet-Wearing Course (HRS- WC) merupakan lapisan pondasi atas dengan menggunakan bahan pengikat aspal. Letaknya berada dibawah lapisan permukaan (wearing course). Kinerja suatu perkerasan dapat ditentukan dari pengujian Marshall yang menghasilkan parameter stabilitas, kelelehan, kerapatan, rongga dalam campuran, rongga dalam agregat, dan Marshall Quotient. Setelah melalui proses uji Marshall didapat nilai Kadar Aspal Optimum untuk agregat biasa sebesar 5,75%, dan untuk tin slag sebesar 4,80%. Dengan menggunakan metode pengujian yang didasarkan pada standar Bina Marga telah memenuhi persyaratan, sehingga tin slag dapat digunakan sebagai bahan pengganti agregat kasar untuk perkerasan jalan raya dan dapat membantu dalam upaya pemeliharaan lingkungan
ANALISIS KEBUTUHAN ANGKUTAN UMUM BUS DI KABUPATEN BANGKA Feriansyah Ramadhani; Ormuz Firdaus; Endang Setyawati Hisyam
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 6 No 1 (2018): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1054.559 KB) | DOI: 10.33019/fropil.v6i1.1262

Abstract

Peningkatan sarana dan prasarana transportasi di Bangka Belitung yang terus dilakukan, untuk mengimbangi permasalahan transportasi yang terjadi belum memberikan pengaruh yang signifikan bagi permasalahan yang dihadapi. Dominannya pengguna kendaraan pribadi perlu diimbangi dengan pembangunan sarana angkutan berupa angkutan umum bus. Angkutan umum bus merupakan suatu penerapan manajemen lalu lintas dengan meniru carpooling yang mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang digunakan menuju pusat kegiatan dengan satu armada angkutan umum berupa bus. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis karakteristik sosial ekonomi dan sistem operasional angkutan umum bus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan survei lapangan yaitu penyebaran kuisioner kepada responden serta wawancara langsung kepada pihak-pihak yang terkait. Analisis yang dilakukan meliputi analisis karakteristik sosial-ekonomi masyarakat dan analisis perencanaan operasional angkutan. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, diperoleh bahwa sebagian besar (71,8 %) responden menggunakan sepeda motor ke tempat tujuan dengan maksud perjalanan sebagian besar (52,1 %) untuk bekerja, diperoleh 5 rencana trayek angkutan umum bus di Kabupaten Bangka dengan waktu siklus antara 90 s/d 245 menit, dengan headway 10 menit.
Evaluasi Tingkat Pelayanan Jalan Kawasan Pasar Pagi Kota Pangkalpinang Ilpandari; Firdaus, Ormuz
aspal Vol 1 No 1 (2023): Aspal : Jurnal Aspirasi Teknik Sipil
Publisher : Unmuh Babel Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35438/aspal.v1i1.12

Abstract

Jalan merupakan kunci perkembangan suatu wilayah atau kota dimana jalan berperan penting dalam menghubungkan satu tempat dengan tempat lainnya dan kapasitas jalan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi sehingga perlunya kajian dalam performa suatu jalan. Pasar Pagi merupakan salah satu instrumen penting dalam perekonomian masyarakat Kota Pangkalpinang dimana arus lalu lintas pada ruas jalan seringkali padat dan salah satu area pengembangan kota sehingga perlunya analisis kapasitas ruas jalan untuk mengetahui performa jalan sekitar. Studi dilakukan dengan menghitung volume lalu lintas pada enam lokasi persimpangan secara secara langsung pada pagi, siang, dan sore baik hari kerja maupun hari libur. Data volume kendaraan tiap jam kemudian diolah untuk mencari nilai derajat kejenuhan lalu lintas dan tingkat pelayanan jalan. Hasil yang didapat yaitu volume kendaraan puncak terjadi pada sore hari baik hari kerja maupun hari libur. Nilai derajat saturasi tertinggi pada sore hari yaitu 0,52 dan terendah 0,044 untuk hari kerja dan nilai tertinggi pada hari libur yaitu 0,44 dan terendah 0,10. Tingkat pelayanan untuk hari libur dan kerja didominasi oleh karakteristik LoS lingkup B yang berarti arus lalu lintas stabil.