Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

KORELASI ANTARA DISIPLIN SISWA DALAM MEMATUHI TATA TERTIB SEKOLAH DENGAN HASIL BELAJAR PPKN DI MTS AT- TAUFIQ SINGARAJA M. Yunda Dewi; Sukadi Sukadi; I Gusti Ketut Arya Sunu
Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 2 No 2 (2020): Oktober
Publisher : Program Studi PPKn Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Undiksha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara disiplin siswa dalam mematuhi tata tertib sekolah dengan hasil belajar PPKn di MTs At-Taufiq Singaraja. Penelitian ini menggunakan metode studi korelasi. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa yang ada di MTs At-Taufiq Singaraja yang terdiri dari 53 siswa, 17 siswa dari kelas VII, 18 siswa kelas VIII, dan 18 siswa kelas IX. Sedangkan, sampel dari penelitian ini adalah siswa yang disiplin dalam mematuhi tata tertib sekolah di MTs At-Taufiq Singaraja yang diambil secara acak. Peneliti menggunakan kuesioner (angket) dan nilai rapot dalam mencari data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada korelasi yang signifikan antara disiplin siswa dalam mematuhi tata tertib sekolah dengan hasil belajar PPKn di MTs At-Taufiq Singaraja.
PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER MELALUI MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN PADA SISWA KELAS VII DI MTS AL- KHAIRIYAH TEGALINGGAH Moh. Febriyandy; I Wayan Landrawan; Sukadi Sukadi
Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 3 No 2 (2021): Oktober
Publisher : Program Studi PPKn Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Undiksha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine 1) the process of inculcating character values through Civics subjects in grade VII A MTs Al-Khairiyah Tegalinggah, 2) Obstacles in inculcating character values through Civics subjects, and 3) Efforts made to overcome these barriers. The purpose of this study was to describe the process of inculcating character values through Civics subjects in class VII A MTs Al-Khairiyah Tegalinggah. The location of this research is in class VII A of MTs Al-khairiyah Tegalinggah. Data collection methods used in this study were observation, interviews, and documentation. The data analysis method used is descriptive qualitative with the following steps: data reduction, data presentation, and conclusion drawing or verification. The results showed that 1) the process of inculcating character values through Civics subjects went quite well using the following approaches: Cultivating values by example, strengthening fanism. Like the teacher always comes on time, speaks well, and is neatly dressed, occasionally gives praise, and gives reprimands; The cognitive moral approach is carried out by conducting group discussions on moral dilemmas, such as discussing ways to express opinions freely and responsibly; Value clarification approach by means of simulation such as simulating deliberation; Approach to learning to do (action) by way of appeal and habituation.
Penerapan Nilai-Nilai Karakter berlandaskan Falsafah Tri Hita Karana melalui Pembelajaran Tematik pada Siswa Kelas VI SD Lab Undiksha I Made Yasa; Sukadi Sukadi; I Ketut Margi
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v8i1.36134

Abstract

Penerapan nilai-nilai karakter yang berlandaskan kearifan lokal ditengarai mampu meningkatkan pembelajaran siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas pembelajaran dan hasil belajar siswa kelas VI di SD Lab Undiksha dengan menginsersikan muatan kearifan lokal di dalam pembelajaran. Desain penelitian yang digunakan untuk mengevaluasi efektifitasnya adalah penelitian aksi dengan metode desktriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan terdapat peningkatan aktivitas pembelajaran dan juga hasil belajar siswa secara gradual. Pada tahap pertama, rata-rata nilai 59,19 dan ketuntasan belajar 38% meningkat mejadi nilai rata-rata 64,19 dan ketuntasan belajar 50%, sementara pada siklus kedua, hasil tes evaluasi pembelajaran tematik kembali meningkat dengan nilai rata-rata menjadi 76,86 dengan ketuntasan belajar 75%. Pada tahap akhir, rata-rata nilai dan ketuntasan belajar sangat tinggi, masing-masing 84,89 dan 94%. Hal ini menunjukkan bahwa ketuntasan belajar sudah mencapai ketuntasan yang diharapkan yaitu minimal 85% siswa mencapai nilai lebih besar atau sama dengan nilai standar ketuntasan. Efektivitas penerapan nilai-nilai karakter berlandaskan Tri Hita Karana berimplikasi terhadap perlunya pengembangan aktivitas pembelajaran secara holistik yang selaras dengan kearifan lokal setempat. 
PEMBERDAYAAN SISWA SEBAGAI KADER PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI MEDIA SATUA AUDIOVISUAL Sukadi Sukadi; Putu Windu Mertha Sujana
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Media Ganesha Vol 1 No 1 (2020): Maret, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Media Ganesha FHIS
Publisher : Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1065.985 KB)

Abstract

Kegiatan PkM ini dilatarbelakangi oleh masalah banyaknya perilaku menyimpang yang dilakukan para siswa SMP TP 45 Sukasada di Desa Wanagiri yang jauh dari nilai- nilai karakter bangsa Indonesia berdasar Pancasila. Berdasarkan permintaan kepala sekolah untuk tim melaksanakan kegiatan PkM, maka disepakati bahwa kegiatan PkM ini adalah kegiatan pemberdayaan siswa kelas IX SMP TP45 Sukasada sebagai kader Pendidikan Karakter melalui media satua audio-visual. Tujuan kegiatan PkM ini adalah menjadikan beberapa orang siswa model sebagai kader pendidikan karakter melalui mesatua dan melakukan pembelajaran nilai- nilai karakter yang diaudio-visualkan (divideokan) serta meningkatkan kemampuan penalaran nilai dan orientasi nilai para siswa berbasis nilai-nilai Tri Hita Karana atau Pancasila. Untuk mencapai tujuan ini kegiatan PkM ini dilakukan dengan tiga metode, yaitu: pemberian diklat dengan strategi modeling, tanya jawab dan diskusi, dan pelatihan pembuatan video mesatua; pemberian pendampingan dan fasilitasi unjuk kerja (showcase); serta kegiatan evaluasi dan refleksi pengalaman belajar. Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan pengabdian masyarakat di SMP TP 45 Sukasada, diketahui bahwa 81 % menyatakan bahwa media satua bali berbasis digital sangat cocok untuk digunakan dalam menanamkan pendidikan karakter kepada siswa. Terkait keberlanjutan program pengabdian masyarakat pendidikan karakter ini, para guru dan siswa menyatakan sangat setuju untuk dilaksanakan kembali (85,7%).