Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMANFAATAN ABU AMPAS TEBU SEBAGAI BAHAN CAMPURAN DENGAN SOIL BINDER TERHADAP NILAI CBR TANAH LEMPUNG Yulindasari Sutejo; Ratna Dewi; Citra Indriyanti; Ridhuan Andika; Reffanda Kurniawan Rustam
Simposium II UNIID 2017 Vol 2 (2017)
Publisher : Simposium II UNIID 2017

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.077 KB)

Abstract

Salah satu parameter yang diperlukan untuk mengetahui kondisi suatu tanah adalah nilai CBR (California Bearing Ratio). Pada penelitian ini, nilai CBR dikaitkan dengan perancangan tebal perkerasan. Nilai CBR diperoleh berdasarkan proses pencampuran tanah dengan bahan tertentu. Adapun campuran yang digunakan yaitu Soil Binder (SB) dan Abu Ampas Tebu (AAT). Soil Binder dengan variasi campuran 20 gram/liter air, 25 gram/liter air, 30 gram/liter air. Dan campuran Abu Ampas Tebu sebesar 4 %, 8 %, dan 12 %. Waktu perawatan sampel selama 0, 7, 14 (hari). Adapun hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan tanah di daerah Jl. Tanjung Api-Api Desa Gasing Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin, berdasarkan sistem klasifikasi AASHTO digolongkan A-7-6 sedangkan berdasarkan klasifikasi USCS digolongkan kelompok CH. Nilai CBR tanah asli sebesar 14.75 %. Adapun nilai CBR tertinggi diperoleh pada variasi campuran SB 30 gr/liter air dan AAT 12 % dengan waktu perawatan selama 14 hari sebesar 32.37 %. Nilai DDT tertinggi yaitu dengan variasi campuran SB 30 gr/liter air dan AAT 12 % dengan waktu perawatan selama 14 hari sebesar 8.193.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG PEMBERIAN IMD PADA BAYI: GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG PEMBERIAN IMD PADA BAYI Ratna Dewi; Erike Septa Prautami; Rotua Lenawati Tindaon; Adelina Irmayani Lubis; Dina Waldani; Eva Elfrida Pardede; Dwi Inda Sari; Dina Supriyati
Jurnal Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Kesehatan, Oktober 2024
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Inisiasi Menyusu Dini adalah proses bayi menyusu segera setelah dilahirkan, dimana bayi dibiarkan mencari puting susu ibunya sendiri, inisiasi menyusui dini akan sangat membantu dalam keberlangsungan pemberian ASI Eksklusif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang IMD. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik. Hasil : sebagian besar responden memiliki pengetahuan tentang IMD dalam kategori baik yaitu sebanyak 20 responden (62,5%), sebagian responden memiliki sikap tentang IMD dalam kategori positif yaitu sebanyak 17 responden (53,1%). Kesimpulan : Pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang IMD sudah baik Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, IMD THE KNOWLEDGE AND ATTITUDES REGARDING THE PROVISION OF PREGNANT WOMEN ABAOUT imd IN INFANTS ABSTRACT Background : Initiation Suckle Early is the process of a baby suckling, soon after birth where the baby was left looking for his own mother, nipples breast feeding initiation early would be helpful in thesustainability of the provision of exclusive breast milk. The purpose : this research is to find out a description of knowledge and attitudes of pregnant women about IMD. Method : this research is survey analitic. Result : most respondents have knowledge of IMD good category as much as 20 respondents (62,5%), some respondents had manners about IMD are positive category that is 17 respondents (53,1 %). Conclusion : knowledge and attitudes of pregnant women abaout IMD have been good. Keywords : Knowledge, Attitude, IMD
Analisa Kestabilan Lereng dan Pelaksanaan Bangunan Loading Ramp Pada Pembangunan Pabrik Kelapa Sawit Kabupaten OKI Sumatera-Selatan Chandra Hidayat Chandra Hidayat; Anis Saggaf; Ratna Dewi
Jurnal Deformasi Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/fdb82806

Abstract

Crude Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit mentah merupakan komoditas strategis yang memiliki banyak kegunaan, sehingga sangat bernilai. Salah satunya adalah sebagai bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan energi fosil. Di bidang pangan, CPO juga digunakan sebagai bahan baku utama dalam berbagai produk olahan. Salah satu komponen penting dalam alur proses di pabrik kelapa sawit adalah loading ramp. Fasilitas ini berfungsi sebagai tempat sortasi tandan buah segar (TBS) serta mengatur keluar masuknya buah ke dalam sloop hopper melalui konveyor sebelum diproses lebih lanjut.Namun, lereng timbunan pada area loading ramp memiliki potensi penurunan tahanan geser tanah (creep) serta perubahan properti tanah yang dapat menyebabkan ketidakstabilan, termasuk risiko longsor. Lereng yang terlalu curam atau tidak stabil dapat menimbulkan kelongsoran yang membahayakan.Oleh karena itu, dilakukan re-analisis terhadap desain lereng timbunan menggunakan metode kestabilan lereng Mohr-Coulomb. Analisis ini dibantu dengan perangkat lunak Plaxis 2D versi 8.6, yang menggunakan pendekatan metode elemen hingga (finite element method) serta mempertimbangkan faktor pembebanan sesuai standar SNI 8460:2017.Faktor keamanan minimum yang digunakan adalah FK > 1,5, sesuai standar teknik sipil geoteknik.Risiko akibat kelongsoran mencakup terganggunya fungsi sarana umum dan aset perusahaan seperti kendaraan pengangkut TBS, kantor sortasi, pabrik pengolahan, perumahan pegawai, serta potensi ancaman terhadap keselamatan jiwa manusia di sekitar lereng.Dari hasil analisis dengan mempertimbangkan beban lalu lintas, diperoleh faktor keamanan (FK) sebesar 1,71, yang memenuhi persyaratan kestabilan lereng.Angka keaman (FK=1,71) yang memenuhi persyaratan kestabilan lereng
Evaluasi Proyeksi Permintaan Mass Rapid Transit (MRT) Fase IV Koridor Fatmawati–TMII Berbasis Analisis Multi-Skenario Edi Kadarsa; Ratna Dewi; Arie Putra Usman
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 9 No. 2 (2025): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v9i2.17901

Abstract

Pengembangan Mass Rapid Transit (MRT) Fase IV koridor Fatmawati–Taman Mini Indonesia Indah (TMII) merupakan bagian dari upaya penguatan sistem transportasi massal terintegrasi di wilayah selatan–timur Jakarta yang terus mengalami peningkatan mobilitas akibat pertumbuhan kawasan perkotaan dan aktivitas regional. Namun, perbedaan hasil proyeksi pada berbagai studi terdahulu menunjukkan adanya ketidakpastian dalam peramalan permintaan transportasi, terutama terkait asumsi pertumbuhan pergerakan, integrasi jaringan, dan proses kalibrasi model. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi proyeksi permintaan transportasi pada koridor MRT Fatmawati–TMII melalui analisis komparatif beberapa studi pemodelan transportasi. Penelitian menggunakan pendekatan evaluatif dan komparatif dengan memanfaatkan data survei primer, basis data transportasi sekunder, serta telaah hasil studi sebelumnya. Analisis difokuskan pada indikator jumlah penumpang harian (daily ridership) dan Peak Passenger per Hour per Direction (PPHPD) untuk menilai kebutuhan kapasitas sistem dan konsistensi proyeksi permintaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi estimasi yang signifikan antar-skenario. Model konsorsium memperkirakan jumlah penumpang sebesar 97.340 penumpang per hari pada tahun 2030 dan 158.350 penumpang per hari pada tahun 2050, sedangkan hasil analisis konsultan menunjukkan nilai yang lebih tinggi, yaitu 190.075 dan 264.278 penumpang per hari. Studi RIPP DKI Jakarta merepresentasikan skenario paling optimistis dengan nilai PPHPD mencapai 24.000 penumpang per jam per arah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perencanaan MRT memerlukan pendekatan evaluasi multi-skenario untuk meningkatkan keandalan proyeksi permintaan.