Tutik Nugrahini
Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Published : 36 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

The Effects of Growth and Results of Chili (Capsicum frutescens L.) On Application of Pearl NPK Fertilizer and Swallow Management Compost: Effek Pertumbuhan Dan Hasil Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Terhadap Pemberian Pupuk Npk Mutiara Dan Kompos Kotoran Walet Tutik Nugrahini; Mita Purnama; Robertus Purwanto
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 12 No 1 (2023): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v12i1.1939

Abstract

Cabai rawit (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura dari family Solanaceae dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Cabai rawit merupakan tanaman yang kaya akan kandungan vitamin A, B, C, protein, lemak, karbohidrat, kalsium (ca), fosfor (P), zat besi (Fe) serta mengandung senyawa golongan capsaicin, flavonoid, dan alkaloid esensial. Tanaman ini juga mengandung minyak (Saraswati, 2013). Permintaan pasar akan cabai rawit cukup besar dan harganya pun cukup tinggi ditingkap petani maupun pedagang kecil atau pengecer. Adapun produksi cabai rawit segar Kalimantan Timur tahun 2014 yaitu sebesar 6.268,40 ton dibandingkan tahun 2013, terjadi kenaikan produksi sebesar 1.209,00 ton. Kenaikan ini disebabkan oleh kenaikan produktivitas sebesar 0,87 ton per hektar dari 4,16 ton per hektar menjadi 5,03 ton per hektar (BPS Kalimantan Timur, 2014). Untuk mencapai hasil panen yang tinggi dan bermutu baik, salah satunya adalah pemupukan bertujuan untuk menambah unsur hara dalam tanah. Pupuk NPK merupakan salah satu jenik pupuk majemuk yang kandungan unsur utamanya terdiri dari tiga unsur hara sekaligus Maka perlu dilakukan penelitian Effek pertumbuhan dan hasil cabai rawit (Capsicum frutescens L.) terhadap pemberian pupuk npk mutiara dan kompos kotoran walet dengan tujuan untuk mengetahui dosis terbaik pupuk NPK mutiara dan kompos kotoran walet. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua ulangan. Perlakuan pertama dosis pupuk NPK mutiara dan kompos kotoran walet. Target luaran berupa publikasi artikel ilmiah di Jurnal Nasional Ilmiah. Kata kunci : nutrisi, teknik budidaya, hasil.
Potensi Pemberian Pupuk Kascing Dan Bokashi Terhadap Pertumbuhan Bibit Karet Okulasi (Hevea brasiliensis L.) Dalam Polybag: Potential Of Fertilizer Fertilizer And Bokashi To The Growth Of Occulated Rubber Seeds (Hevea brasiliensis L.) In Polybags Tutik Nugrahini; Mita Purnama
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 12 No 2 (2023): Jurnal llmu Pertanian Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan perkebunan karet memberikan peranan penting bagi perekonomian nasional, sumber pendapatan dan kesejahteraan masyarakat serta sebagai pengembangan pusat-pusat pertumbuhan perekonomian di daerah sekaligus berperan dalam pelestarian fungsi lingkungan hidup (Budiman, 2012). Bibit unggul yang menjamin suatu pertumbuhan tanaman yang baik dan meningkatkan produksi. Selain itu dengan bibit atau bahan yang unggul akan mencegah terhadinya serangan hama dan penyakit yang akhirnya akan menyebabkan penurunan produksi (Tim Penulis PS, 2014). Pupuk kascing adalah pupuk kotoran cacing tanah sebagai bahan organik mengandung berbagai bahan atau komponen yang secara fisik maupun kimiawi dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman terutama dalam fase pembibitan yang membutuhkan nutrisi yang lengkap untuk pertumbuhannya (Triastuti dkk, 2016). Pupuk organik bokashi memiliki keunggulan dan manfaat, yaitu meningkatkan populasi, keragaman dan aktifitas mikroorganisme menguntungkan, menekan perkembangan pathogen (bibit penyakit) yang ada didalam tanah, mengandung unsur hara makro (N, P, dan K) dan unsur mikro seperti Ca, Mg, B, S, dll, menetralkan pH tanah, menambah kandungan humus tanah, meningkatkan granulasi atau kegemburan tanah, dan meningkatkan kesuburan dan produksi tanaman (Nasir, 2008). Maka perlu dilakukan penelitian Potensi Pemberian Pupuk Kascing dan Bokashi Terhadap Pertumbuhan Bibit Karet Okulasi dengan tujuan untuk mengetahui dosis terbaik pupuk kascing dan bokashi. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 3 ulangan. Perlakuan pertama dosis pupuk kascing dan perlakuan kedua bokashi. Target luaran berupa publikasi artikel ilmiah di Jurnal Nasional Ilmiah.
The Plant Growth of Malonan 1 Pepper (Piper nigrum L.) Cutting on Different Planting Media Composition and Coconut Water Dosage: Pertumbuhan Stek Tanaman lada (Piper nigrum L.) Malonan 1 Pada Komposisi Media Tanaman dan Dosis Air Kelapa Yang Berbeda Hamidah Hamidah; Tutik Nugrahini; Marlina
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 12 No 1 (2023): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v12i1.2328

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of different planting medium compositions and concentrations of coconut water on the growth of pepper cuttings. This research was carried out for 3 months, starting from January to April 2020. This research site is in the experimental garden of the Faculty of Agriculture, Widya Gama University, Mahakam Samarinda. This research method used a randomized block design with 3 x 4 factorial experiments consisting of 3 replications. The first factor is the planting medium (M) which consists of 3 levels, namely: M0 Control (4 kg), M1 Topsoil + Goat Manure (3: 1) and M2 Topsoil + Goat Manure Fertilizer + Husk Charcoal (2: 1: 1) The second factor is Coconut Water which consists of 4 levels, namely: K0 (control), K1 (150 ml / 500 ml water), K2 (250 ml / 500 ml water) K3 (350 ml / 500 ml water). The variables analyzed were the number of shoots, plant height, and root length. The results of this study indicate that the best planting medium is found in treatment M2 = Topsoil (2 Kg) + goat manure (1 kg) + rice husk (200 g) and the best concentration of coconut water is found in treatment K3 = (350 ml / 500 ml of water) has the best effect on the growth of the pepper (Piper nigrum L.) Malonan 1 Keywords: Malonan 1, Growing Media, Coconut Water
Analisis Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Di Desa Lempake Kalimantan Timur: Analysis of the Welfare Level of Farmer Households in Lempake Village, East Kalimantan Puteri Aprilani; Tutik Nugrahini; Asiah Wati
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13 No 1 (2024): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v13i1.2980

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemenuhan kebutuhan rumah tangga terhadap tingkat kesejahteraan rumah tangga petani di Desa Lempake. Alat analisis yang digunakan Structural Equation Modeling (SEM). Data primer dikumpulkan melalui 110 kuesioner untuk petani yang ada pada Desa Lempake. Validitas dan reliabilitas model diuji dengan menggunakan model persamaan struktural. Data yang ada diolah dengan menggunakan program computer Analysis Of Moment Structure (AMOS) versi 24. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan kebutuhan rumah tangga berpengaruh dan berdampak signifikan terhadap tingkat kesejahteraan. Hasil penelitian tersebut mempunyai potensi untuk membantu pembuat kebijakan, pemangku kepentingan, dan manajemen organisasi dalam mengadopsi temuan-temuan yang diartikulasikan dengan baik untuk meningkatkan kualitas kebutuhan rumah tangga agar menciptakan kesejahteraan rumah tanga petani. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap perluasan literatur berdasarkan empiris bukti yang berkaitan dengan hubungan variable pemenuhan kebutuhan rumah tangga dan praktik kesejahteraan rumah tangga petani.
Pengaruh Pruning Pucuk Apikal Dan Posisi Penyerbukan Buah Terhadap Kualitas Buah Pada Budidaya Melon (Cucumis melo L.) Varietas Kirani Dengan Sistem Hidroponik Nutrient Film Technique: The Effect of Apical Shoot Pruning and Fruit Pollination Position on Fruit Quality in the Cultivation of Melon (Cucumis melo L.) Kirani Variety Using the Nutrient Film Technique Hydroponic System Asiah Wati; Tutik Nugrahini
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 13 No 1 (2024): Agrifarm
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v13i1.3032

Abstract

Tujuan penelitian pengaruh pruning pucuk apikal, mengetahui pengaruh posisi penyerbukan buah dan mengetahui interaksi pruning pucuk apikal dan posisi penyerbukan buah terhadap kualitas buah pada budidaya melon Untuk mendapatkan mencapai tujuan dari penelitian ini melakukan pengambilan data berupa ; Berat buah, diameter buah, tebal daging buah dan tingkat kemanisan buah. Penelitian Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur Penelitian ini dilaksanakan selama 4 (empat) bulan, mulai dari bulan Januari sampai dengan April 2024. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan perlakuan pertama yaitu dengan taraf p22 (pruning pada ruas 22), p24 (pruning pada ruas 26), p28 (pruning pada pada ruas 28) dan p30 (pruning pada ruas 30) dan perlakuan posisi penyerbukan buah padat 4 taraf yaitu ; b9 (buah pada ruas 9), b10 (buah pada ruas 10), b11 (buah pada ruas 11) dan b12 (buah pada ruas 12). Hasil penelitian pada perlakuan pruning (p) pada taraf p24 (pruning ruas 24) berpengaruh nyata pada parameter berat buah, diameter buah dan tingkat kemanisan, perlakuan posisi penyerbuhan (b)pada taraf b9 berpengaruh nyata pada berat buah, diameter buah dan tingkat kemanisan dan interaksi pruning pucuk apikal dan posisi penyerbukan buah dengan taraf p24b9 berpengaruh nyata pada parameter berat buah, diameter buah dan tingkat kemanisan Kata kunci : teknik budidaya, smart farming, hasil
Pemanfaatan Buah Kolang Kaling Dari Hasil Perkebunan Sebagai Pangan Fungsional Purwati Purwati; Tutik Nugrahini
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 2 No. 1 (2018): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v2i1.291

Abstract

Untuk meningkatkan pemanfaatan buah kolang kaling agar memiliki nilai ekonomis dan  kandungan karbohidrat pada buah kolang kaling cukup tinggi, maka perlu pemanfaatannya sebagai pangan fungsional yang bermanfaat bagi kesehatan. Masyarakat masih belum adanya wawasan dan usaha ke arah diversifikasi produk sehingga diperlukan adanya penyuluhan dan pelatihan.Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan terhadap pemanfaatan buah kolang kaling yaitu: (i) memberikan pengetahuan mengenai manfaat buah kolang-kaling bagi kesehatan, (ii) memberikan pengetahuan mengenai diversifikasi olahan buah kolang-kaling untuk pangan fungsional, (iii) memberikan pelatihan cara pengolahan buah kolang-kaling sebagai pangan fungsional. Adapun target kegiatan adalah peningkatan pengetahuan mengenai manfaat buah kolang-kaling bagi kesehatan dan diversifikasi olahan buah kolang-kaling, pelatihan cara pengolahan buah kolang-kaling sebagai pangan fungsional.  Pengetahuan manfaat buah kolang-kaling bagi kesehatan dan diversifikasi produk buah kolang-kaling telah diberikan sehingga masyarakat memiliki wawasan dan keterampilan mengenai proses pengolahan buah kolang-kaling sebagai pangan fungsional dan cara produksi pangan yang baik.