Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

TEST APPLICATION OF OIL PALM EMPTY FRUIT BUNCH COMPOST AND DRIED DECANTER SOLID ON THE GROWTH AND RESULTS OF SPRING ONION PLANT (ALLIUM FISTULOSUM L.) HOLE VARIETY: UJI APLIKASI KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN DRIED DECANTER SOLID TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA HASIL TANAMAN BAWANG DAUN (Allium Fistulosum L.) VARIETAS LUBANG Soni Setiawan; Mahdalena; Hamidah
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10 No 1 (2021): July
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Increased production of oil palm empty fruit bunches results in large quantities of waste that have not been used optimally. One of the wastes produced from oil palm mills is oil palm empty fruit bunches and dried decanters solid. Waste from oil palm empty fruit bunches can be made into compost. This type of waste can be used as organic fertilizer for oil palm plants. The function of organic fertilizer is to improve soil structure, soil texture, aeration and increase the soil's absorption capacity. Organic fertilizers also function as stimulants to improve the health of plant roots and provide food for microorganisms that can maintain the soil in a healthy and balanced condition. The purpose of this study was to determine the effect and interaction of applications of oil palm empty fruit bunch compost and dried decanters solid on the growth and results of spring onion plant (Allium fistulosum L.) hole variety. The study was conducted in the Experimental Garden of the Faculty of Agriculture, Widya Gama Mahakam Samarinda University. The study was conducted for ± 6 months starting in January to July 2018. This study used a randomized block design (RBD) with a 4 x 4 Factorial Experiment consisting of 3 replications. The first factor is the application of oil palm empty fruit bunch compost (K) namely K0 (control), K1 (70 g/polybag), K2 (120 g/polybag), and K3 (170 g/polybag). The second factor is the application of dried decanter solid (S) namely S0 (control), S1 (65 g/polybag), S2 (115 g/polybag), and S3 (165 g/polybag). The results showed that the application of oil palm empty fruit bunch compost and dried decanter solid as well as the interaction combination of treatment had a very significant effect on the observed variable height of plants per clump (cm), fresh weight of plants per clump (g), and had no significant effect on the observation variables leaves per clump (sheet) as well as the number of tillers per clump (fruit).
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR GAMAL DAN UREA TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF BIBIT KAKAO (Theobroma cacao. L): EFFECT OF LIQUID ORGANIC FERTILIZER GAMAL AND UREA ON VEGETATIVE GROWTH OF COCOA SEEDS (Theobroma cacao. L) Mahdalena; Tutik Nugrahini; Frederich Febrian Hermanda
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 10 No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v10i2.1084

Abstract

Research the effect of liquid organic fertilizer gamal and urea on vegetative growth of cocoa seeds (Theobroma cacao. L). The study was conducted for 12 weeks (3 months) from July 2021 - October 2021. The research was carried out in the Agrotechnology Experimental Garden at Widya Gama Mahakam University Samarinda. Research uses The research method used a Randomized Block Design (RAK) with a 4 x 4 factorial experiment consisting of 3 replications. The first factor is Urea Fertilizer (U) which consists of 4 levels, namely U0 (control), U1 (3 g/polybag), U2 (6 g/polybag), U3 (9 g/polybag). The second factor was Gamal Leaf POC (G) which consisted of 4 levels, namely G0 (control), G1 (200 ml/polybag), G2 (250 ml/polybag), G3 (300 ml/polybag). The expected output is to provide information about the best dose of Urea fertilizer for the vegetative growth of cocoa seedlings for the community. Provide information about the best liquid organic fertilizer from Gamal leaves for the vegetative growth of cocoa seedlings for the community.
Effect of Fertilizer Manure on Growth Swallow Seed Varieties Some Rubber (Hevea brasiliensis Muell Arg): Pengaruh Pemberian Pupuk Kotoran Burung Walet Terhadap Pertumbuhan Beberapa Varietas Bibit Karet (Hevea brasiliensis Muell Arg Didi Irawan; Tutik Nugrahini; Mahdalena
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 1 (2013): July
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk, dosis optimum kotoran walet dan interaksi antara pupuk kotoran walet dan varietas mana yang terbaik dalam pada pertumbuhan beberapa varietas bibit tanaman karet. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan April 2011 sampai dengan September 2011 di Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Samarinda Seberang, Samarinda, Kalimantan Timur. Rancangan percobaan yang digunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial, terdiri dari 2 faktor ; faktor pertama dosis pupuk kotoran walet (p) yang terdiri 5 taraf dosis (p0 = control tanpa pupuk kotoran walet, p1 = 0,10 kg/polybag, p2 = 0,15 kg/polybag, p3 0,20 kg/polybag dan p4 = 0,25 kg/polybag) dan faktor kedua adalah varietas tanaman karet (v) yang terdiri dari 2 taraf (v1 = varietas PB 260 dan v2 = varietas RRIM) dan masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan dosis pupuk kotoran walet tidak berbeda nyata terhadap jumlah daun, jumlah payung umur 45, 60, 75, 90 HST serta tidak berbeda nyata terhadap tinggi tanaman umur 45, 75, 90 HST namun berbeda nyata terhadap variabel diameter batang umur 45, 60, 75, 90 dan tinggi tanaman umur 60 HST. Perlakuan varietas tanaman karet tidak berbeda nyata terhadap parameter jumlah daun, jumlah payung, diameter batang, dan tinggi tanaman umur 45, 60,75, 90 HST. Interaksi pupuk kotoran walet dan varietas tanaman karet yang berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati.
The Respond of Growth and Yield of Three Varieties of Chili (Capsicum annuum L.) To Application of Manure Kind and Bintang Kuda Laut Liquid Organic Fertilizer: Respon Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Cabai Besar (Capsicum annuum L.) Terhadap Pemberian Berbagai Jenis Pupuk Kandang dan Pupuk Cair Bintang Kuda Laut Efri Julianto; Tutik Nugrahini; Mahdalena
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 1 (2013): July
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/ajip.v2i1.1251

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui petumbuhan dan hasil tanaman cabai besar terhadap perlakuan berbagai jenis pupuk kandang organik dan pupuk organik cair Bintang Kuda Laut. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Mei 2011 sampai dengan September 2011 di desa Mugirejo Kecamatan Sungai Pinang Samarinda. Rancangan percobaan yang digunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial, terdiri dari 2 faktor ; faktor pertama pemberian berbagai jenis pupuk kandang (P) yang terdiri 5 taraf (P0 = Tanpa pupuk kandang, P1 = Pupuk Kandang Ayam, P2 = Pupuk Kandang Kambing, P3 = Pupuk Kandang Sapi dan P4 = Pupuk kotoran walet) dan faktor kedua adalah pemberian pupuk organik cair Bintang Kuda Laut (K) yang terdiri dari 4 taraf (K0 = 0 ml/liter air, K1 = 2 ml/liter air, K2 = 4 ml/liter air dan K3 = 6 ml/liter air) diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian berbagai jenis pupuk kandang berbeda nyaa terhadap semua variabel yang diamati. Jenis pupuk kandang yang terbaik adalah P4 (pupuk kotoran walet) karena menghasilkan pertumbuhan dan hasil yang terbaik pada tanaman cabai besar. Perlakuan pemberian pupuk organik cair Bintang Kuda Laut berbeda nyata terhadap semua variabel yang diamati, kecuali pertambahan tinggi tanaman umur 14 dan 28 hspt. Perlakuan terbaik dicapai oleh K3 (6 ml/ liter air). Interaksi kedua perlakuan berbeda nyata terhadap pertambahan tinggi tanaman umur 14 hspt dan umur panen. Interaksi terbaik adalah P4K3 (pupuk kotoran walet dan POC Bintang Kuda Laut.
Effect of Dolomite and NPK fertilizer on land Coal Mine Closure Of Plant Growth Rubber (Hevea brasiliensis) in Samarinda.: Pengaruh Pemberian Dolomit dan Pupuk NPK Pelangi pada Lahan Pasca Tambang Batubara Terhadap Pertumbuhan Tanaman Karet (Hevea brasiliensis) di Samarinda. Arief Fathon; Rustam Baraq Noor; Mahdalena
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 2 No 2 (2013): December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Pemberian Dolomit dan Pupuk NPK Pelangi pada Tanah Pasca Tambang Batubara untuk Pertumbuhan Tanaman Karet (Hevea brasiliensis). Tujuan dari penelitian ini mengetahui pengaruh pemberian Dolomit dan Pupuk NPK Pelangi pada Lahan Pasca Tambang Batubara untuk media tanaman Karet (Hevea brasiliensis).Penelitian ini dilaksanakan selama 135 hari, dari bulan Juli sampai November 2011, tempat penelitian lahan pasca tambang Kuasa Pertambangan PT. Bukit Baiduri Energi (BBE) Desa Loa Buah Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda.Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial 4 x 4 yang masing-masing diulang 5 kali, faktor pertama yang terdiri 4 taraf yaitu d0 (tanpa pengapuran), d1 (pengapuran 500 g/lubang), d2 (pengapuran 750 g/lubang) dan d3 (pengapuran 1000 g/lubang). Sedangkan faktor kedua pemberian NPK Pelangi yang terdiri 4 taraf yaitu p0 (Tanpa Pemupukan), p1 (Pemberian 40 g/pohon), p2 (Pemberian 50 g/pohon) dan p3 (Pemberian 60 g/pohon). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian dolomit berpengaruh sangat nyata terhadap, parameter pertambahan tinggi, diameter batang pada umur 45,90 dan 135 hari setelah tanam, serta berpengaruh nyata parameter jumlah payung pada umur 135 hari setelah tanam. Pada perlakuan pemberian Pupuk NPK Pelangi menunjukan pengaruh yang sangat nyata pada parameter pertambahan tinggi dan diameter batang tanaman pada umur 90, 135 hari setelah tanam, sedangkan pada umur 45 hari setelah tanam Pupuk NPK Pelangi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan diameter batang tanaman karet pada lahan pasca tambang batubara. Interaksi antara pemberian Dolomit dan Pupuk NPK pelangi menunjukan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah mahkota daun/payung pada umur 135 hari setelah tanam.
Effect of Water Concentration IR 64 rice laundry and Organic Fertilizer granules Sea Horse Star Prima on Growth and Yield of Hot Pepper Plant Varieties of the horizon (C. annum L.): Pengaruh Konsentrasi Air Cucian Beras IR 64 dan Pupuk Organik Granul Bintang Kuda Laut Prima Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Besar Varietas Horison (C. annum L.) Mahdalena
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 3 No 1 (2014): July
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Konsentrasi Air Cucian Beras IR 64 dan Pupuk Organik Granul Bintang Kuda Laut Prima Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Besar Varietas Horison (C. annum L). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi air Cucian Beras IR 64, dosis pupuk organik Granul Bintang Kuda Laut Prima dan interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil yang terbaik bagi tanaman cabai besar varietas Horison (C annum L.). Penelitian ini dilaksanakan di Jl. M.Said Samarinda, sejak bulan November 2011 sampai dengan Pebruari 2012. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan analisis faktorial 4 x 4 dengan ulangan 3 kali. Faktor pertama adalah penyiraman dengan air Cucian Beras IR 64 (B) yaitu b0 (kontrol), b1 (konsentrasi 150 ml/liter air) , b2 (konsentrasi 300 ml/liter air), dan b3 (konsentrasi 450 ml/liter air). Faktor kedua Pupuk organik Granul Bintang Kuda Laut Prima (P) yaitu : p0 (kontrol), p1 (1,5 g/polybag), p2 (3 g/polybag) dan p3 (4,5 g/polybag). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik Granul Bintang Kuda Laut Prima (P) berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 15 HSPT dan berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 30 HSPT, panjang buah pertanaman, jumlah buah per tanaman dan berat buah per tanaman. Konsentrasi Pupuk Granul Bintang Kuda Laut Prima terbaik adalah P3 yaitu 4,5 g/polybag. Perlakuan pemberian Air Cucian Beras IR 64 (B) berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 30, 45, 60 HSPT, umur tanaman pada saat panen pertama, panjang buah per tanaman, jumlah buah per tanaman dan berat buah segar per tanaman. Konsentrasi Air Cucian Beras IR 64 terbaik adalah b3 yaitu 450 ml/l.
Effect of Fertilizer Petroganik and Liquid Organic Fertilizer on Growth DI Grow Green Tangerines Citrus Seed Borneo Prima (C. reticulata Blanco) Origin Grafting: Pengaruh Pemberian Pupuk Petroganik dan Pupuk Organik Cair D.I Grow Green Terhadap Pertumbuhan Bibit Jeruk Keprok Borneo Prima (C. reticulata Blanco) Asal Okulasi Asiah Wati; Mahdalena; Akhmad Sopian1
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 3 No 1 (2014): July
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pengaruh Pemberian Pupuk Petroganik dan Pupuk Organik Cair D.I Grow Green Terhadap Pertumbuhan Bibit Jeruk Keprok Borneo Prima (Citrus reticulata Blanco). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk petroganik dan konsentrasi POC D.I grow green yang tepat terhadap pertumbuhan bibit jeruk keprok borneo prima (C. reticulata Blanco) asal okulasi. Penelitian ini dilaksanakan selama 4 bulan, yaitu dari bulan juni sampai dengan bulan September 2013. Tempat penelitian di lahan Jl. Thoyib Hadiwijaya Sempaja Selatan, Samarinda Utara Provinsi Kalimatan Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan percobaan faktorial 4 × 4 yang terdiri dari 3 ulangan. Faktor pertama adalah dosis pupuk petroganik (P) yang terdiri dari 4 taraf yaitu : p0 (0 gr-polybag), p1 (20 gr-polybag), p2 (40gr-polybag) dan p3 (60gr-polybag). Faktor kedua adalah konsentrasi POC D.I grow green yang terdiri dari 4 taraf yaitu : d0 (0 ml-l air), d1 (3 ml-l air), d2 (4,5 ml-l air) dan d3 (6 ml-l air). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakukan pupuk petroganik (P) dan POC D.I grow green (D) serta interaksi kombinasi perlakuan pupuk petroganik (P) dan POC D.I grow green (D) berpengaruh tidak nyata terhadap seluruh parameter.
Growth Response Three Seed Varieties Durian (Durio zibethinus Murr) Provision Against Various concentrations of Organic Liquid Fertilizer D.I Grow Green.: Respon Pertumbuhan Tiga Varietas Bibit Durian (Durio zibethinus Murr) Terhadap Pemberian Berbagai Konsentrasi Pupuk Organik Cair D.I Grow Green. Eko Jarkoni; Tutik Nugrahini; Mahdalena
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 3 No 2 (2014): December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Respon Pertumbuhan Tiga Varietas Bibit Durian (Durio zibetinus Murr) Terhadap Pemberian Berbagai Konsentarsi Pupuk Organik Cair D.I Grow Green.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon pemberian POC D.I Grow Green dan konsentrasi optimum pada pertumbuhan tiga varietas bibit durian (Durio zibethinus Murr). Penelitian ini dilaksanakan kurang lebih 4 bulan, mulai dari bulan Agustus sampai dengan November 2013, tempat penelitian di lahan Jl. Thoyib Hadiwijaya Sempaja Selatan, Samarinda Utara dan Provinsi Kalimatan Timur. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak kelompok faktorial 3 x 4 dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah varietas bibit (V) durian yang terdiri dari 3 taraf, yaitu : v1 (varietas salisun), v2 (varietas kani) dan v3 (varietas otong) dan faktor kedua adalah pemberian konsentrasi POC D.I. Grow Green (D) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu : d0 (kontrol), d1 (1,5 ml/ liter air), d2 (3,0 ml/ liter air) dan d3 (4,5 ml/ liter air). Perlakuan jenis varietas tidak berpengaruh nyata terhadap rata-rata pertambahan tinggi tanaman dan pertambahan diameter batang umur 21 hari setelah tanam, tetapi berpengaruh nyata terhadap rata-rata pertambahan tinggi tanaman dan pertambahan diameter batang umur 42 dan 63 hari setelah tanam, pertambahan jumlah daun dan pertambahan jumlah cabang. Perlakuan yang terbaik untuk rata-rata pertambahan tinggi tanaman dicapai pada varietas v1 (varietas salisun) yaitu 24,55 cm, sedangkan perlakuan terendah dicapai pada varietas v2 (varietas kani) yaitu 20,65 cm. Perlakuan konsentrasi pupuk organik cair D.I Grow Green tidak berpengaruh nyata terhadap rata-rata pertambahan tinggi tanaman dan pertambahan diameter batang umur 21 hari setelah tanam, tetapi berpengaruh nyata terhadap rata-rata pertambahan tinggi tanaman dan pertambahan diameter batang umur 42 dan 63 hari setelah tanam, pertambahan jumlah daun dan pertambahan jumlah cabang. Perlakuan yang terbaik untuk rata-rata pertambahan tinggi tanaman dicapai pada perlakuan d2 (3,0 ml/liter air) yaitu 24,53 cm, sedangkan perlakuan terendah dicapai pada perlakuan d0 (kontrol) yaitu 21,73 cm. Interaksi antara jenis varietas dan konsentrasi pupuk organik cair D.I Grow Green tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Kata Kunci : Varietas durian dan pupuk organik cair D.I Grow Green.
Effect of Liquid Organic Fertilizer NPK Mutiara NASA and Seed on Growth Orange Citron (Citrus medica): Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair NASA dan Pupuk NPK Mutiara Terhadap Pertumbuhan Bibit Jeruk Sitrun (Citrus medica) Fiana Asrofah; Tutik Nugrahini; Mahdalena
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 4 No 1 (2015): July
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair NASA dan Pupuk NPK Mutiara Terhadap Pertumbuhan Bibit Jeruk Sitrun (Citrus medica). Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Pupuk Organik Cair (POC) NASA dan pupuk NPK Mutiara serta interaksinya terhadap pertumbuhan tanaman jeruk JC. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September sampai Nopember 2014. Tempat penelitian dilaksanakan di Balai Benih Induk Hortikultura Kalimantan Timur. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan percobaan faktorial 4 x 4 dan diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama yaitu perlakuan konsentrasi POC NASA (K) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu : k0 (Kontrol), k1 (Konsentrasi aplikasi 1 ml POC NASA / L air / bibit), k2 (Konsentrasi aplikasi 2 ml POC NASA / L air / bibit), k3 (Konsentrasi aplikasi 3 ml POC NASA / L air / bibit). Sedangkan faktor kedua yaitu konsentrasi pupuk NPK Mutiara (B) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu : b0 (Kontrol), b1 (Konsentrasi aplikasi 3 g NPK Mutiara / L air / bibit), b2 (Konsentrasi aplikasi 5 g NPK Mutiara / L air / bibit), b3 (Konsentrasi aplikasi 7 g NPK Mutiara / L air / bibit). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan konsentrasi aplikasi POC NASA sangat berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah daun bibit jeruk Sitrun. Perlakuan terbaik pada k2 (Konsentrasi Aplikasi 2 ml POC NASA / L air / bibit). Perlakuan konsentrasi aplikasi pupuk NPK Mutiara sangat berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah daun bibit jeruk Sitrun. Perlakuan terbaik pada b2 (Konsentrasi Aplikasi 5 g pupuk NPK Mutiara / L air / bibit). Kombinasi perlakuan konsentrasi aplikasi POC NASA dan pupuk NPK Mutiara sangat berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah daun bibit jeruk Sitrun. Kombinasi perlakuan terbaik pada k2b2 {(Konsentrasi Aplikasi 2 ml POC NASA / L air / bibit) ; (Konsentrasi Aplikasi 5 g pupuk NPK Mutiara / L air / bibit)}. Kata kunci : Pupuk organik cair NASA, NPK Mutiara dan bibit jeruk sitrun
Effect of Fertilizer and Fertilizer Manure Nickerson Star Swallow on Growth Seeds Rubber (Havea brasiliensis Muell Arg) Origin Grafting: Pengaruh Pemberian Pupuk Nickerson Star dan Pupuk Kotoran Burung Walet Terhadap Pertumbuhan Bibit Tanaman Karet (Havea brasiliensis Muell Arg) Asal Okulasi Jarkani; Akhmad Sopian; Mahdalena
Agrifarm : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 4 No 2 (2015): December
Publisher : Universitas Widya Gama Mahakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Effect of Organic Fertilizer and Fertilizer Manure Nickerson Star Swallow on Growth Seeds Rubber (Hevea brasiliensis Muell Arg.) Origin grafting. The purpose of research to determine the effect of fertilizer and manure Nickerson star swiftlets to growth rubber seedlings (Hevea brasiliensis Muell Arg.) From grafting. This research was carried out for 4 (four) months, from May to August 2012. The study was conducted in the village of Loa Kulu Margasari District of Kutai Regency Village Jembayan Kertanegara East Kalimantan. Research arranged in a randomized block design with 3 x 4 factorial analysis and repeated 3 times. The first factor is the provision of Nickerson star fertilizer (N) which consists of three levels, namely: N0 (control), N1 (200 g / polybag), N2 (400 g / polybag). The second factor is the provision of manure swiftlet (W) which consists of 4 levels, namely: W0 (control), W1 (200 g / polybag), W2 (250 g / polybag), W3 (300 g / polybag). The results showed organic fertilizer Nickerson star treatment had no significant effect on all parameters plant height, stem diameter, number of leaves and number of umbrella, while the birds' manure very significant effect on the best treatment W1 (200 g / polybag). This is because the manure is very rich in elements swallow total N and organic C coupled with a high pH so as to spur the growth of rubber seedlings and efficiency in the use of land.