Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sidoluhur

PENDAMPINGAN DAN BIMBINGAN BACA AL-QURAN DI LINGKUNGAN UNIBA SURAKARTA Raisa Aribatul Hamidah; Dimas Ilham Nur Rois; Endang Masithoh; Nancy Oktyajati; Srie Juli Rachmawatie; Suharno; Ismiyanto; Nourma Dewi; Abdul Hakim; Fitriyah; Kiki Fatmawati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Sidoluhur Vol 3 No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SIDOLUHUR
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENDAMPINGAN DAN BIMBINGAN BACA AL-QURAN DI LINGKUNGAN UNIBA SURAKARTA Raisa Aribatul Hamidah1, Dimas Ilham Nur Rois1, Endang Masithoh1, Nancy Oktyajati2, Srie Juli Rachmawatie2, Suharno3, Ismiyanto3, Nourma Dewi3,, Abdul Hakim4, Fitriyah1 dan Kiki Fatmawati1 1Fakultas Ekonomi Universitas Islam Batik Surakarta, Jl. KH. Agus Salim No.10, Surakarta, 57147, Indonesia. 2Fakultas Teknik Universitas Islam Batik Surakarta, Jl. KH. Agus Salim No.10, Surakarta, 57147, Indonesia. 3Fakultas Hukum Universitas Islam Batik Surakarta, Jl. KH. Agus Salim No.10, Surakarta, 57147, Indonesia. 4Fakultas Pertanian Universitas Islam Batik Surakarta, Jl. KH. Agus Salim No.10, Surakarta, 57147, Indonesia. Email: raisaribatul9@gmail.com ABSTRAK Universitas Islam Batik (UNIBA) Surakarta adalah salah satu perguruan tinggi swasta yang berbasis Islam. Tindak lanjut dari implementasi Visi UNIBA yaitu menjadi Universitas yang akhlakul karimah dan memiliki komitmen pada risalah islamiyah, maka perlu diadakannya pembinaan dan pembimbingan baca Al-Quran yang baik, yang akhirnya mahasiswa mampu menerapkan nilai-nilai Islami dalam masyarakat dan dalam dunia kerja. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk membimbing mahasiswa agar lebih lancar dan paham dalam membaca Al-Quran, serta membentuk kepribadian dan upgrade keimanan para mahasiswa UNIBA. Metode yang digunakan antara lain : melakukan survei online untuk pendataan, melakukan tes individu, pengelompokan peserta berdasarkan kemampuan, dan pelaksanaan pembimbingan baca Al-Quran rutin. Luaran dari kegiatan ini mahasiswa mendapatkan program pembinaan, sertifikat yang digunakan sebagai syarat kelulusan serta laporan kegiatan. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah mayoritas mahasiswa UNIBA Surakarta (76%) belum mahir dalam membaca Al-Quran, apalagi pengetahuan terhadap ilmu Tajwid. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa jenjang S1 seluruh Program Studi di UNIBA. Diharapkan dari kegiatan ini mahasiswa dapat merasakan manfaat membersihkan penyakit hati (sombong, riya’, tamak dan dengki) serta mencerdaskan otak, karena aktivitas melihat, mendengar dan membaca Al-Quran.
PELESTARIAN WARISAN BUDAYA BATIK INDONESIA MELALUI WORKSHOP DAN SEMINAR PERTUKARAN BUDAYA DARI EMPAT NEGARA ASIA Nancy Oktyajati; Sri Mayasari; Ariy Khaerudin; Ida Aryati Dyah Purnomo W; Sri Purwati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Sidoluhur Vol 3 No 02 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat SIDOLUHUR
Publisher : Universitas Islam Batik Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki tanggung jawab besar untuk mempertahaankan dan melestarikan budaya batik karena batik merupakan warisan dunia asli Indonesia. Hal ini berlaku sejak UNESCO menetapkan batik sebagai Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity tahun 2009. Upaya melestarikan budaya batik dilakukan dengan kegiatan presentasi dan workshop tingkat internasional untuk pertukaran budaya batik. Teknik proses membatik telah berkembang seiring perkembangan teknologi, sehingga jika negara Indonesia tidak aktif terlibat maka akan tertinggal dari negara lain. Workshop dan presentasi diikuti oleh empat negara sebagai narasumber presentasi dan workshop. Tim Universitas Islam Batik menjadi delegasi dari Indonesia yang dipercaya untuk menyampaikan materi dalam presentasi dan workshop. Presentasi dan workshop dilaksanakan dalam acara “The 1st International Conference Batik Creative Workshop and Presentation “Culture Heritage : Batik Asean Mutual Cultural” di Phuket Thailand. Hasil kegiatan ini adalah: 1) semua negara sepakat bahwa budaya batik harus dilestarikan 2) Perlu adanya inovasi khususnya dalam proses membatik sehingga proses lebih efisien 3) Inovasi tetap harus menjaga nilai batik sebagai warisan budaya 4) Setiap negara memiliki ragam motif yang menjadi ciri khas 5) Terdapat perbedaan teknik, alat dan bahan untuk proses membatik dari empat negara.