Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Bahasa Indonesia Prima

PELECEHAN SEKSUAL DALAM TIKTOK ‘PERSALINAN’: ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES Sisi Rosida; Eko Firman Susilo; M. Hamzah Fansuri Hsb
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (JBIP) Vol. 3 No. 2 (2021): Bahasa Indonesia Prima
Publisher : BIP: Jurnal Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (819.97 KB) | DOI: 10.34012/bip.v3i2.1848

Abstract

Abstrak-Fenomena TikTok ‘persalinan’ membuat ketakutan dan keraguan tersendiri bagi kaum perempuan.  Hal ini dikarenakan viralnya konten TikTok yang berdurasi 15 detik mengenai pemeriksaan vagina saat persiapan persalinan yang dikecam sebagai pelecehan seksual. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tanda dan mengungkap makna dibalik tanda yang membentuk tudingan sebagai unsur pelecehan seksual.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis semiotika tokoh Roland Barthes mengkaji  tigapeta tanda, yakni: makna denotatif, makna konotatif, dan mitos.  Hasil penelitian menunjukkan tanda denotatif berupa gerakan visual, verbal, dan audio sebagai  petanda.  Ekspresi-ekspresi yang ditimbulkan saat pemeriksaan vagina mengandung makna konotatif yang merepresentasikan  aktivitas-aktivitas seks menggunakan jari tangan sehingga membentuk mitos yang berpotensi hilangnya rasa kepercayaan perempuan Indonesia untuk ke dokter obgyn lelaki dan kekhawatiran tindakan yang memalukan saat persalinan. Kata kunci : pelecehan seksual, tiktok persalinan, semiotika roland barthes, representasi seks
PELATIHAN KETERAMPILAN PUBLIC SPEAKING DALAM KONTEN EDUKATIF MELALUI APLIKASI TIKTOK PADA REMAJA FAM (FORUM ANAK MEDAN) Sisi Rosida
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (JBIP) Vol. 3 No. 2 (2021): Bahasa Indonesia Prima
Publisher : BIP: Jurnal Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.606 KB) | DOI: 10.34012/bip.v3i2.2017

Abstract

Abstrak-Komunikasi secara virtual memainkan peran penting di era digital. Situasi pandemi ini menuntut remaja  berperan aktif dalam komunikasi virtual. Kurangnya kemampuan public speaking pada remaja di Forum Anak Medan (FAM), hal ini terlihat dari video inspiratif  pada laman media sosial Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Medan.Terlihat potensi kemampuan berbicara di depan umum remaja FAM yang berlum terarah secara maksimal. Kondisi ini terlepas dari menurunnya rasa kepercayaan diri remaja menghadapi perkembangan teknologi. Mengatasi masalah tersebut, diadakan pelatihan yang bertujuan untuk memaksimalkan kemampuan public speaking secara virtual dengan konten edukatif dengan bantuan aplikasi  TikTok. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi.Angket digunakan sebagai tolak ukur ketercapaian kegiatan.Hasil pelatihan menunjukan bahwa aplikasi TikTok dapat dijadikan alternatif dalam meningkatkan kemampuan public speaking, hal ini menambah kreativitas remaja FAM dalam menghasilkan konten edukatif yang bermanfaat.Selama kegiatan remaja FAM berperan aktif dalam pelatihanpublic speaking virtualdengan sangat baik.Hal ini diketahui dari hasil angket sebesar 88% peserta memahami teknik berkomunikasi virtual.  Keaktivan para remaja diimplikasikan padalaman media sosial  TikTok mereka yang menggunggah konten edukatif  yang bermanfaat dengan empat tema, yakni: (1) life hack, (2) Tips do-it-your-self (3) memasak, dan (4)  informasi inspiratif dengan kemampuan public speaking yang bagus. Kata Kunci: pelatihan, keterampilan, public speaking,konten edukatif, aplikasi tiktok