Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Kelayakan Pegawai Untuk Mengikuti Test Kenaikan Jabatan Muhammad Taufik Hidayat; Fhery Agustin; Frinto Tambunan
Proceeding Seminar Nasional Sistem Informasi dan Teknologi Informasi 2018: Proceeding Seminar Nasional Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (SENSITEK)
Publisher : STMIK Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30700/pss.v1i1.255

Abstract

Sistem Pendukung Keputusan dapat membantu dalam proses pengambilan keputusan bagi manager sehingga memberikan efektifitas keputusan dengan memberikan pertimbangan kepada manager untuk mengambil sebuah keputusan namun tidak mengambil peran manager itu sendiri. Dengan meningkatnya efektifitas keputusan, manager akan lebih mudah dalam penentuan kelayakan pegawai untuk mengikuti test kenaikan jabatan sehingga hasil yang didapat untuk menentukan kelayakan tersebut berdasarkan perhitungan atas data yang ada. Metode SMART (Simple Multi Attribute Rating Technique) merupakan metode pengambilan keputusan multi kriteria yang didasarkan pada teori bahwa setiap alternatif terdiri dari sejumlah kriteria yang memiliki nilai-nilai dan setiap kriteria memiliki bobot yang menggambarkan seberapa penting dibandingkan dengan kriteria lain. SMART merupakan metode pengambilan keputusan yang fleksibel. SMART lebih banyak digunakan karena kesederhanaanya dalam merespon kebutuhan pembuat keputusan. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode SMART (Simple Multi Attribute Rating Technique) pada Sistem Pendukung Keputusan penentuan kelayakan pegawai untuk mengikuti test kenaikan jabatan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Aplikasi sistem akan menghasilkan hasil keputusan apakah pegawai tersebut layak atau tidak layak untuk mengikuti test kenaikan jabatan berdasarkan kriteria yang ada. Diharapkan dengan sistem ini, dapat mendukung manager untuk untuk membantu dalam melakukan ‘the right man on the right place’. Sehingga perusahaan akan diuntungkan dengan itu.Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Test Kenaikan Jabatan, Simple Multi Attribute Rating Technique
Penerapan Metode TOPSIS Dalam Penentu Beasiswa Pada Siswa SMK TR SINAR HUSNI Adil Setiawan; Hardianto Hardianto; Fhery Agustin
INFOSYS (INFORMATION SYSTEM) JOURNAL Vol 6, No 1 (2021): InfoSys Agustus 2021
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/infosys.6.1.2021.72-82

Abstract

Program PenentuBeasiswa merupakan program kerja sama yang dilakukan oleh setiap Lembaga Pendidikan baik di sekolah ataupun pada perguruan tinggi. Dalam hal ini termasuk bahwa setiap beasiswa dilakukan untuk mengurangkan biaya siswa untuk menempuh pendidikan khususnya yang terkendala dalam biaya. Calon penerima dipilih sesuai dengan ketetapan  yang sudah ditentukan oleh pihak sekolah. Sesuai dengan aturan atau ketetapan yang sudah ditentukan tersebut maka pihak sekolah dapat memilih siapa saja yang akan dipilih untuk mendapatkan beasiswa. Guna membantu menentukan dan menetapkan seseorang yang layak mendapatkan  beasiswa maka dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan yaitu dengan menggunakan metode Technique Order Preference by Similarity To Ideal Solution (TOPSIS).  Metode ini digunakan karena dapat memilih alternative terunggul, alternative yang ditargetkan yakni yang boleh mendapatkan penyaluran beasiswa berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Riset ini dibuat demi menentukan nilai bobot untuk setiap atribut, lalu dilakukan proses pengurutan  / perangkingan kandidat yang dapat menentukan alternative yang optimal, dengan menggunakan metode tersebut diharapkan hasil penilaian lebih tepat karena ditentukan pada nilai kriteria dan bobot yang telah ditentukan sehingga mendapatkan hasil yang lebih akurat bagi orang yang akan mendapatkan beasiswa itu.
REKOMENDASI PEMILIHAN APLIKASI PEMBELAJARAN DARING TERBAIK MENGGUNAKAN METODE FUZZY SAW Fhery Agustin
IT (INFORMATIC TECHNIQUE) JOURNAL Vol 9, No 2 (2021): IT JOURNAL OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/it.9.2.2021.121-129

Abstract

Penelitian ini sebagai respon terhadap perubahan wajah dunia pendidikan yang disebabkan oleh pandemi global Covid-19. Sehingga proses belajar mengajar juga telah bertransformasi secara daring. Saat ini terdapat sedikitnya 3 aplikasi yang umum digunakan, yaitu Whatsapp, Zoom, dan Google Meet. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi terhadap pemilihan aplikasi terbiak menggunakan metode Fuzzy SAW. Kemudian berdasarkan perhitungan yang dilakukan menggunakan metode kuesioner, diperoleh bahwa Aplikasi Google Meet memperoleh hasil tertinggi yaitu 3,93 poin. Sehingga layak direkomendasikan sebagai sarana pembelajaran daring. Berdasarkan hasil dari penelitian ini juga menunjukkan bahwa Aplikasi Google Meet cukup layak dijadikan pilihan dikarenakan berbagai fitur dan kemudahan yang ditawarkan olehnya.
Aplikasi Mobile Pemberian Reward Kepala Lingkungan Menggunakan Metode Weighted Product Irma Yusmaini Tanjung; Fhery Agustin
Information System and Data Science (InSeDS) Vol. 1 No. 2 (2023): Mei: Information System and Data Science
Publisher : Information System and Data Science (InSeDS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.935 KB)

Abstract

Perangkat bantuan keputusan adalah perangkat yang dapat membantu manajemen dalam mengambil keputusan yang tepat, yang diinginkan pada tingkat manajemen. Begitu pula dengan kantor Camat Medan Timur dalam memberikan penghargaan kepala lingkungan kelas satu. Sejauh ini, pihak Camat Medan Timur sama sekali belum memutuskan pemberian penghargaan bagi ketua RT yang berkualitas di lingkungan Kecamatan Medan Timur sehingga menemui kendala dalam memilih ketua RT. SPK mampu menawarkan solusi alternatif untuk masalah semi/tidak terstruktur baik untuk orang atau bisnis dan dalam berbagai metode dan pola pengambilan keputusan, SPK memanfaatkan fakta, basis data dan analisis model keputusan. Melihat hal tersebut, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan menggunakan metode Weighted Product untuk memuji lingkungan yang menyenangkan dalam sebuah gadget bantuan pilihan. Hasil penelitian diharapkan dapat membantu Kabupaten Medan Timur. pada pengujian kali ini penulis menggunakan Cordova Framework, yaitu menggunakan bahasa pemrograman HTML dan Java Script yang dapat diubah menjadi Android dalam bentuk APK dimana data disimpan menggunakan database MySQL, sehingga perangkat lunak adalah sistem berbasis seluler dengan tujuan membuatnya lebih terjangkau dan digunakan oleh bisnis terkait dalam menentukan kepala lingkungan yang berhak mendapatkan pujian.
Pelatihan Melukis Dengan Bubuk Teh Dan Serbuk Kayu Pada Komunitas Medan Heritage Rendy Prayogi; Joko Bintarto; Mhd. Rusdi Tanjung; Fhery Agustin; Syaiful Aslam Saputra
Battuta-Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 3 (2024): Edisi September
Publisher : LPPM Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya minum teh di Indonesia sudah berkembang sejak lama, sejak pertama kali sistem tanam paksa oleh Pemerintah Belanda, Pada awalnya minum teh hanya dilakukan oleh orang dewasa hingga usia lanjut dan didominasi oleh pria tetapi dengan perkembangan zaman meminum teh tidak didominasi lagi oleh orang-orang dewasa, tetapi juga anak muda baik yang berjenis kelamin pria atau wanita. Pada awalnya ngeteh hanyalah aktivitas mengisi waktu luang dan tempat untuk istirahat dari kepenatan, perkembangannya kini teh bukan hanya sekedar minuman yang dinikmati melainkan juga dapat dimanfaatkan sebagai media lukis. Seni lukis adalah karya seni rupa dua dimensional yang menampilkan unsur warna, bidang, bentuk, garis, dan tekstur. Pelatihan yang akan dilaksanakan bertujuan untuk memberikan keterampilan serta kreatifitas pada komunitas. Kreatifitas memang sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Pemanfaatan limbah dari bubuk teh dan serbuk kayu masih jarang dilakukan diderah yang jarang masyarakatnya kurang memeperhatikan hal-hal yang seperti kreativitas melukis dengan memanfaatkan sampah. Dengan adanya program kegiatan pelatihan kreativitas pemanfaatan bubuk teh dan serbuk kayu menjadi lukisan ini diharapkan masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan memanfaatkan sampah.
Lossy Image Compression Analysis using JPEG Algorithm on Rice Leaf Disease Dataset Wahyu Saptha Negoro; Ratih Adinda Destari; Asbon Hendra Azhar; Fhery Agustin
Jurnal KomtekInfo Vol. 13 No. 2 (2026): Komtekinfo
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/komtekinfo.v13i2.697

Abstract

The development of digital image processing technology has increased the need for more efficient image data storage and transmission, especially in the field of smart agriculture that utilizes digital images as a source of information. Rice leaf disease image datasets generally have quite large file sizes, requiring compression techniques to save storage capacity and speed up the data exchange process. This study aims to analyze the performance of lossy image compression using the JPEG algorithm on rice leaf disease datasets by evaluating file size efficiency and the quality of the compressed images. The research process includes collecting rice leaf disease image datasets, applying JPEG compression at several quality levels (quality factors), and measuring performance using the Compression Ratio (CR), Peak Signal-to-Noise Ratio (PSNR), and Mean Squared Error (MSE) parameters. The analysis results show that the lower the quality factor value used, the greater the compression ratio obtained, but the visual quality of the image decreases as indicated by the increase in the MSE value and the decrease in the PSNR value. Conversely, a higher quality factor is able to maintain image quality with the consequence of a larger file size. The findings of this study indicate that the JPEG algorithm is able to provide a good compromise between storage efficiency and visual image quality so that it remains suitable for use in rice leaf disease datasets, especially as a preprocessing stage in image processing and artificial intelligence systems for plant disease classification.
Artificial Intelligence Education and Training Based on Machine Learning and Computer Vision to Improve Technological Literacy of Bina Satria Vocational School Students in Medan City Wahyu Saptha Negoro; Ratih Adinda Destari; Asbon Hendra Azhar; Fhery Agustin; Achmad Syahrian
Majalah Ilmiah UPI YPTK Vol. 33 (2026) No. 1
Publisher : Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35134/jmi.v33i1.221

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) technology has had a significant impact on various sectors, including education. However, the level of technological literacy, particularly related to Machine Learning and Computer Vision, among students is still relatively low, so educational efforts are needed to improve students' understanding and skills in these technologies. This community service activity aims to improve the technological literacy of SMK Bina Satria Medan City students through practice-based education and training on the basic concepts of Artificial Intelligence, Machine Learning applications, and the implementation of Computer Vision using easily accessible software. The implementation method of this activity includes the stages of needs identification, material preparation, socialization, demonstration, direct practice using Google Colab, and evaluation through pre-tests and post-tests. The training materials include an introduction to Artificial Intelligence, types of Machine Learning, digital image processing, image classification using Convolutional Neural Networks (CNN), and a simple implementation of Computer Vision for object recognition. The results of the activity showed an increase in participants' knowledge and understanding of Artificial Intelligence concepts, as indicated by an increase in evaluation scores after the training. In addition, participants were able to independently implement a simple model for image classification using the Google Colab environment. This activity positively contributes to improving students' digital competencies while preparing them for technological advancements in the Industrial Revolution 4.0 and Society 5.0. It is hoped that similar activities can be implemented sustainably with broader coverage to support human resource development in the information technology sector.