Tri Niswati Utami
Institut Kesehatan Helvetia Medan

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Miracle Journal

Faktor yang Memengaruhi Kejadian Hipertensi pada Lansia di UPT Puskesmas Sigumpar Tetty JR Simanjuntak; Zuraidah Nasution; Tri Niswati Utami
Miracle Journal Vol. 2 No. 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.102 KB) | DOI: 10.51771/mj.v2i1.252

Abstract

Menurut American Heart Association atau AHA dalam Kemenkes , Hipertensi merupakan Silent Killer, dengan gejala yang dapat bervariasi pada masing masing individu dan hampir sama dengan gejala penyakit lainnya, Kemudian menurut Riskesdas Sumatera Utara 2018 data penderita hipertensi pada usia 55-64 sebanyak 13.02%, usia 65-74 tahun sebanyak 18,07% dan usia 75 tahun keatas sebanyak 16,21%. Jenis penelitian ini menggunakan survei analitik deskriptif dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lanjut usia  (≥60 tahun) penderita hipertensi di Wilayah kerja UPT Puskesmas Sigumpar sebanyak 102 orang.sedangkan sampel berjumlah 102 orang dengan cara total sampling. Analisa data dilakukan dengan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Berdasarkan hasil uji chi-square diketahui bahwa kejadian hipetensi berpengaruh terhadap riwayat Keluarga, merokok, obesitas, pola makan, aktivitas fisik dan etnis p = 0,000, artinya ada pengaruh  Riwayat Keluarga, merokok, obesitas, pola makan, aktivitas fisik dan etnis terhadap kejadian hipertensi. Dari hasil analisis multivariat diketahui variabel yang paling berpengaruh dalam penelitian ini adalah variabel obesitas dengan nilai OR 83. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah obesitas  merupakan faktor yang dominan berpengaruh terhadap kejadian hipertensi di UPT Sigumpar. Untuk dapat menekan prevalensi kejadian hipertensi diharapkan kerjasama Dinas Kesehatan, puskesmas dan petugas kesehatan. Disarankan kepada petugas kesehatan diharapkan dapat melakukan penyuluhan cara mengatasi  masalah hipertensi
Hubungan Faktor Individu dan Postur Kerja Dengan Keluhan Low Back Pain Penjahit Kecamatan Medan Baru Hari Syaputra; Mppeaty Nyorong; Tri Niswati Utami
Miracle Journal Vol. 2 No. 1 (2022): Edisi Januari 2022
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.599 KB) | DOI: 10.51771/mj.v2i1.254

Abstract

Usaha sektor informal merupakan salah satu usaha yang memiliki risiko kesehatan yang cukup tinggi. Salah satu usaha informal yang banyak terdapat di Indonesia dan memiliki risiko kesehatan yang cukup tinggi adalah usaha menjahit. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan faktor individu dan postur kerja dengan keluhan low back pain penjahit Kecamatan Medan Baru. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectionalstudy. Populasi dalam penelitian ini adalah semua penjahit diKecamatan Medan Baru yang berjumlah 68 orang dengan jumlah sampel sebanyak 62 orang yang ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Analisa menggunakan analisis univarat, bivariat dan multivariat. Hasil uji chi square menunjukkan bahwa usia (p= 0,001<0,05), jenis kelamin (p= 0,021<0,05), masa kerja (p= 0,084>0,05), lama kerja (p= 0,000 <0,05) dan potur kerja (p= 0,002<0,05). Uji regresi logistik menunjukkan bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap keluhan low back pain adalah lama kerja dengan nilai Exp (B) 17,170. Kesimpulan penelitian ini usia, jenis kelamin, lama kerja, postur kerja memiliki hubungan dengan keluhan low back pain, sedangkan masa kerja tidak memiliki hubungan dengan keluhan low back pain. Diperlukan upaya untuk mengurangi risiko keluhan low back pain pada pekerja dengan melakukan stretching, perbaikan terhadap keadaan duduk dan melakukan senam punggung untuk terciptanya hasil kerja yang lebih maksimal.