Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PELAKSANAAN MENTORSHIP OLEH PERAWAT PENYAKIT JANTUNG TERPADU DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN Eva Kartika Hasibuan; Nurmaini Nurmaini; Sri Eka Wahyuni
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 1 No 2 (2018): JURNAL ONLINE KEPERAWATAN INDONESIA
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.96 KB)

Abstract

Mentoring is mutually beneficial between someone who has the advantage in experience and someone who does not. Informal mentoring is done spontaneously with the span of time according to the mentee’s need; it does not need preparation (impromptu) for mentoring process, it occurs voluntarily, and it is established according to mutual confidence building between a mentor and a mentee. The objective of the research was to dig up nurses’ experience in implementing mentorship in RSUP H. Adam Malik, Medan. The research was qualitative with descriptive phenomenological method. The data were gathered by conducting in-depth interviews and field recording. The samples were 9 nurses as the respondents, taken by using purposive sampling technique with inclusive criteria: nurses with the rank of PK 2 and PK 3 in career, ward heads, and the team heads in PJT (Integrated Heart Disease) Room. The result of the interviews was analyzed by using NVivo Version 11.0 (trial) software program. The result of the research showed that there were 2 themes, 4 sub-themes, and 10 categories. The themes were getting hope in implementing mentorship, and getting obstacles in implementing mentorship. It is recommended the hospital management make specific standard and format and specific schedule and time so that there will be uniformity in implementing mentorship. It is also recommended that the next researchers dig up their researches profoundly so that there will more themes with more respondents in order that the result of the research will be better
Kualitas Hidup Orang dengan Gangguan Jiwa: Systematic Review Wardiyah Daulay; Sri Eka Wahyuni; Mahnum Lailan Nasution
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 9, No 1 (2021): Februari 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.9.1.2021.187-196

Abstract

Gangguan jiwa merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup serius. Orang dengan gangguan jiwa mengalami berbagai masalah dengan gejala yang berbeda-beda, sehingga dapat mempengaruhi kualitas hidupnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic review yang bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang lebih tentang kualitas hidup orang dengan gangguan jiwa. Metode systematic review dilakukan dengan mencari literatur-literatur yang terkait dengan tema yang diambil, yaitu “kualitas hidup” dan “Orang Dengan Gangguan Jiwa”. Pencarian literatur diambil berdasarkan jurnal yang sudah terindeks, yaitu scopus, copernicus, garuda, sinta 1 sampai sinta 6, WOS, dll, dari tahun 2010-2020, dan artikel yang diambil adalah artikel yang telah ditelaah sejawat (peer review) sehingga didapatkan sebanyak 13 jurnal. Hasil artikel yang didapat berasal dari beberapa negara, termasuk Indonesia. Kualitas hidup orang dengan gangguan jiwa meliputi kualitas hidup secara umum, kepuasan kesehatan fisik, psikologis, hubungan sosial dan lingkungan.  Tinjauan ini membantu menginformasikan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kualitas hidup orang dengan gangguan jiwa, seperti faktor dukungan keluarga, dukungan sosial, psikologis individu berupa koping, dan pengobatan yang dilakukan.
Edukasi Dampak Negatif Napza pada Remaja dan Sosialisasi Kesehatan Jiwa Masyarakat pada Kader di Desa Tambunan Kecamatan Salapian Kabupaten Langkat Wardiyah Daulay; Sri Eka Wahyuni; Mahnum Lailan; Jenny M Purba
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Edisi Januari 2021
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.898 KB) | DOI: 10.51771/jukeshum.v1i1.13

Abstract

Masalah penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA) atau istilah yang dikenal masyarakat sebagai Narkoba (narkotika dan bahan/obat berbahaya) merupakan masalah yang sangat kompleks yang memerlukan upaya penanggulangan secara komprehensif multidisipliner, multi sektor dan peran serta masyarakat secara aktif yang dilaksanakan secara berkesinambungan, konsekuen dan konsisten. Tingkat pemakaian Napza di masyarakat Kabupaten Langkat yang meningkat, mengharuskan pemerintahan dan dinas kesehatan melakukan antisipasi untuk menekan jumlah pengguna dan penyalahgunaan Napza dimana dampak dari penyalahgunaan tersebut dapat mengakibatkan gangguan kejiwaan. Dari masalah ini dirancang suatu pemecahan masalah yakni melakukan penyuluhan kepada sekolah-sekolah yang beresiko dan penyegaran kader kesehatan terkait kesehatan jiwa di masyarakat.
PEMANFAATAN KAIN PERCA UNTUK PEMBUATAN MASKER KAIN (MAIN) ANTI VIRUS DALAM RANGKA PENCEGAHAN VIRUS COVID 19 PADA RUMAH JAHIT SEKITARAN MEDAN JOHOR Wardiyah Daulay; Mahnum Lailan Nasution; Sri Eka Wahyuni
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 4 No. 2 (2020): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v4i2.2020.352-360

Abstract

The number of cases of the Covid-19 virus in Indonesia, especially Medan, has increased. Almost every day the number of PDP (Patients Under Supervision) or positive patients continues to increase. Medan city has set an emergency status for the corona Covid-19 virus since Mid-March and Medan Johor district sice early April has been designated as one of the sub-districts with the status of the Red Zone. To minimize its spread, the government is promoting a “Mask For ALL” program. The program is in line with the appeal of the centers for disease control and prevention, which recommends wearing masks for everyone who want to leave the house. Due to limited number of masks that are ideal for preventing the corona virus, cloth masks can also used as an option to protect against exposure to the corona virus. This is considered better than not wearing a mask at all when coughing and sneezing or when near other people who may have been infected with the corona virus. Fabric masks can be produced by sewing houses by using the patchwork they have. Becauses the materials in making masks do not require a lot of material, patchwork can be used and people who have sewing houses are also helped in the corona pandemic.
Edukasi Dampak Negatif Napza pada Remaja dan Sosialisasi Kesehatan Jiwa Masyarakat pada Kader di Desa Tambunan Kecamatan Salapian Kabupaten Langkat Wardiyah Daulay; Sri Eka Wahyuni; Mahnum Lailan; Jenny M Purba
Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Edisi Januari 2021
Publisher : Universitas Haji Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jukeshum.v1i1.13

Abstract

Masalah penyalahgunaan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya (NAPZA) atau istilah yang dikenal masyarakat sebagai Narkoba (narkotika dan bahan/obat berbahaya) merupakan masalah yang sangat kompleks yang memerlukan upaya penanggulangan secara komprehensif multidisipliner, multi sektor dan peran serta masyarakat secara aktif yang dilaksanakan secara berkesinambungan, konsekuen dan konsisten. Tingkat pemakaian Napza di masyarakat Kabupaten Langkat yang meningkat, mengharuskan pemerintahan dan dinas kesehatan melakukan antisipasi untuk menekan jumlah pengguna dan penyalahgunaan Napza dimana dampak dari penyalahgunaan tersebut dapat mengakibatkan gangguan kejiwaan. Dari masalah ini dirancang suatu pemecahan masalah yakni melakukan penyuluhan kepada sekolah-sekolah yang beresiko dan penyegaran kader kesehatan terkait kesehatan jiwa di masyarakat.
PEMERIKSAAN KESEHATAN DAN IMPLEMENTASI ASUHAN KEPERAWATAN JIWA UNTUK MITIGASI DAMPAK PSIKOSOSIAL PASCA BENCANA BANJIR DI HUNIAN SEMENTARA (HUNTARA), TAPANULI SELATAN Wardiyah Daulay; Sri Eka Wahyuni; Mahnum Lailan Nasution; Astrid Budi Kurnia; Muhammad Darwis; Andes Fuady; Majidah Andi Laila Daulay
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 7 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i7.%p

Abstract

Bencana banjir berulang di Tapanuli Selatan menimbulkan dampak fisik sekaligus beban psikososial mendalam bagi warga di Hunian Sementara (Huntara), terutama kelompok perempuan dan usia dewasa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak psikososial serta menerapkan asuhan keperawatan jiwa komunitas untuk memitigasi kecemasan pasca-bencana. Program ini berkontribusi langsung pada pencapaian SDGs Target 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pemulihan kesejahteraan mental masyarakat terdampak bencana, SDGs Target 5 (Kesetaraan Gender) melalui penguatan resiliensi psikologis kelompok perempuan rentan, serta SDGs Target 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui upaya mitigasi non-struktural terhadap dampak psikososial bencana hidrometeorologi. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, status psikososial 114 responden diskrining menggunakan instrumen Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7) sebagai pedoman analisis konten berbasis indikator sebelum dan sesudah intervensi keperawatan. Intervensi yang diberikan meliputi psikoedukasi dampak bencana serta pelatihan manajemen stres melalui teknik relaksasi napas dalam. Hasil evaluasi menunjukkan adanya reduksi ketegangan emosional secara signifikan, peningkatan kontrol terhadap pola pikir khawatir, serta stabilisasi emosi interpersonal warga. Meskipun ketakutan antisipatoris terhadap banjir susulan cenderung menetap, asuhan keperawatan ini efektif meningkatkan resiliensi dan kemampuan koping adaptif masyarakat. Pendampingan berkelanjutan diperlukan guna mencegah risiko gangguan stres pasca-trauma yang kronis.
“FAMILY HEALING”: PENDAMPINGAN KEPERAWATAN JIWA DALAM MITIGASI DAMPAK PSIKOSOSIAL PASCA BENCANA BANJIR DI KECAMATAN ANGKOLA BARAT, TAPANULI SELATAN Mahnum Lailan Nasution; Wardiyah Daulay; Sri Eka Wahyuni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 8 No. 2 (2026): Vol 8 No. 2 Agustus 2026
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v8i2.2794

Abstract

Bencana banjir yang berulang di Kecamatan Angkola Barat tidak hanya merusak infrastruktur fisik, tetapi juga meninggalkan beban psikologis berupa kecemasan, stres pasca-trauma, dan ketidakpastian emosional dalam unit keluarga. Hingga saat ini, kapasitas keluarga dalam mengenali dan menangani gejala gangguan kesehatan jiwa ringan pasca-bencana masih rendah karena adanya kecenderungan untuk memprioritaskan pemulihan fisik dan ekonomi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memitigasi dampak trauma psikososial melalui pendekatan "Family Healing". Program ini sekaligus berkontribusi langsung pada pencapaian SDGs Target 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui penguatan layanan kesehatan mental berbasis komunitas, serta SDGs Target 5 (Kesetaraan Gender) melalui pemberdayaan perempuan sebagai agen perubahan. Kegiatan ini menggandeng Ketua TP-PKK Kecamatan sebagai mitra strategis untuk memberdayakan kader-kader perempuan. Metode yang digunakan meliputi edukasi respons psikologis normal terhadap bencana, pelatihan teknik manajemen stres dan psychological first aid (PFA) sederhana untuk keluarga, serta simulasi pendampingan keperawatan jiwa komunitas berbasis keluarga. Melalui program ini, diharapkan terbentuk kemandirian keluarga dalam melakukan pemulihan psikologis secara internal. Luaran yang ditargetkan mencakup artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi, video edukasi teknik healing di YouTube, publikasi media massa, serta modul panduan praktis untuk kader PKK sebagai instrumen mitigasi dampak psikososial yang berkelanjutan di masa depan.