Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

EDUKASI PEMELIHARAAN ALAT KESEHATAN DI PUSKESMAS SIMPANG LIMUN Salomo Sijabat; Apriyulida, Fitri; Harold Situmorang
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peralatan kesehatan merupakan salah satu faktor yang memegang peranan penting dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pelayanan kesehatan yang berkesinambungan perlu didukung dengan baik. Peralatan akan berfungsi dengan baik apabila dioperasikan dengan benar sesuai dengan kemampuannya serta dipelihara sesuai dengan prosedur tenis secara berkala dan berkesinambungan. Dengan adanya evaluasi yang sesuai dengan tahapan teori yang ada dapat menimbulkan termonitoringnya program pemeliharaan alat kesehatan sehingga jika terdapat kekurangan pada program manajemen pemeliharaan dapat segera diketahui dan ditindak lanjuti untuk bisa sesegera mungkin diadakan pembaharuan atau perbaikan agar tidak merusak susunan program manajemen pemeliharaan alat yang telah tersusun.
Sosialisasi Pemeliharaan Korektif Pada Syringe Pump Di Rumah Sakit Umum Sari Mutiara Lubuk Pakam Hotromasari Dabukke; Adiansyah; Salomo Sijabat
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul sosialisasi pemeliharaan korektif pada syringe pump di Rumah Sakit Umum Sari Mutiara Lubuk Pakam. Sosialisasi ini sangat penting dilakukan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan user dan teknisi dalam Pemeliharaan peralatan, untuk memperpanjang usia pemakaian peralatan serta terjaminnya kinerja peralatan yang berfungsi sesuai spesifikasinya. Pemeliharaan korektif merupakan kegiatan pemeliharaan yang bersifat perbaikan terhadap peralatan yang mengalami kerusakan dengan atau tanpa penggantian suku cadang. Pemeliharaan ini dimaksudkan untuk mengembalikan kondisi peralatan yang rusak ke kondisi layak pakai dan siap operasional. Metode yang digunakan langsung dengan pemaparan materi dan pelatihan secara langsung, kemudian melakukan pengecekan pada syiringe pump selanjutnya melakukan perbaikan. Alat syiringe pump ditemukan beberapa troubleshouting yaitu baterai rusak, soak, sensor alarm empty, sensor syiringe size, power supply mati total. Tindakan yang dilakukan adalah mengganti sensor syiringe size yang baru. Syringe Pump Supply mati total solusinya adalah mengganti fuse 5 A. Empty pada syringe pump rusak solusinya adalah mengganti sensor empty.
PELATIHAN DAN SIMULASI TIMER BERBASIS MIKROKONTROLER PADA PERALATAN ROLLER MIXER Priyulida, Fitria; Abdillah, Khairil; Salomo Sijabat
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan Pelatihan dan Simulasi Timer Berbasis Mikrokontroler Pada Peralatan Roller Mixer SMK Swasta Sultan. Roller mixer merupakan alat yang digunakan untuk mencampur antara sampel darah dan zat pereaksi untuk dalam keadaan homogen untuk menghindari terjadinya lisis darah, gelembung udara, gumpalan darah yang dapat menyumbat alat hematologi analyzer. Pada uji akurasi alat roller mixer pada saat dioperasikan akan mengetahui seetting waktu 10, 20, 30 menit, mengetahui pengaruh waktu terhadap kehomogenan sampel dan memberikan informasi tentang alat rancang bangun roller mixer, memberikan informasi tentang pentingnya alat roller mixer sehingga darah tidak membeku. maka lcd akan menginisialisasi dan memilih pengaturan waktu 10 sd 30 menit. dan kecepatan 35 atau 45 rpm, setelah proses setting selesai tabung edta ditempatkan pada roller mixer. Setelah setting timer perakitan, maka motor berhenti berputar dan buzzer akan berbunyi sebagai penanda selesainya proses dan sampel darah sudah homogen. Berdasarkan pengukuran yang telah dilakukan, perbandingan timer dengan stopwatch tidak sama namun selisih waktu tidak jauh berbeda, toleransi untuk pengukuran kecepatan menggunakan tachometer diberikan kisaran toleransi 10 persen, pengukuran tegangan motor menggunakan multimeter digital diberikan kisaran toleransi 5 persen.
Sosialisasi Pemeliharaan Preventif Dan Korektif Dental Unit Dabukke, Hotromasari; Adiansyah; Salomo Sijabat
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 1 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sosialisasi pemeliharaan preventif dan korektif dental unit dilaksanakan di klinik Nusantara, kegiatan ini berlangsung dengan baik. Pemeliharaan dental unit sangat penting di lakukan guna untuk menunjang berlangsungnya pelayanan kesehatan. Dental Unit merupakan sebuah peralatan kedokteran gigi yang dipergunakan dalam pengobatan atau perawatan kesehatan gigi dan mulut, yang alat tersebut didalamnya belum termasuk kursi dan peralatan kecil (instrumen) kedokteran gigi lainnya. Dental Unit ini yang memiliki aksesoris yaitu dental chair, Three Way Syiringe, Dental Light, Contra Angele handpiece, slow and speed handpiece, saliva ejector, dental stool, separator, foot controller,tray assembly, radiograph viewer, dan water unit. Pemeliharaan Preventif harus dilakukan secara rutin untuk menjaga kualitas dan kinerja alat. Pemeliharaan preventif merupakan kegiatan pemeliharaan yang bersifat pembersihan, pelumasan, penggantian suku cadang dan aksesoris yang masa waktunya harus diganti. Pemeliharaan korektif/perbaikan merupakan kegiatan pemeliharaan yang bersifat perbaikan kerusakan ringan sampai berat. Metode yang digunakan ceramah dan eksperimen. Tujuan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah melatih user di klinik untuk melakukan pemeliharaan sederhana dental unit yang bertujuan untuk menjaga kinerja alat dan memperpanjang usia alat. Para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan ini dan menambah pengetahuan para user dalam mengatasi masalah sederhana terhadap dental unit.
Sosialisasi Pentingnya Kalibrasi Peralatan Kesehatan Di Pelayanan Kesehatan Dabukke, Hotromasari; Salomo Sijabat; Adiansyah; Abid Jaya Harefa; Mutiara Ananda Putri; Yosari Pratama Naibaho
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat tentang Sosialisasi Pentingnya Kalibrasi Peralatan Kesehatan di Pelayanan Kesehatan. Kalibrasi alat kesehatan bertujuan untuk menjaga kondisi alat kesehatan agar tetap sesuai dengan supplier besaran pada spesifikasinya. Dengan adanya kalibrasi maka akurasi, ketelitian dan keamanan alat kesehatan Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat yaitu sosialisasi regulasi terkait kalibrasi dan pelaksanaan kalibrasi peralatan medis. Dalam kegiatan ini sasarannya adalah perawat, bidan dan dokter. Pemaparan materi disampaikan oleh tim pengabdian masyarakat secara langsung dengan sesi diskusi dan tanya jawab setelah proses pemapan materi disampaikan. Kalibrasi langsung dilaksanakan pada alat elektrokardiograph. Adapun hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah Kalibrasi alat Elektrokardiograph (EKG) berhasil dan lulus pengujian dan dinyatakan layak pakai dan sesuai standar. Dengan terselenggaranya kegiatan ini dapat membantu meningkatnya pemahaman petugas terkait program kalibrasi peralatan medik dan sebagai upaya peningkatan kesehatan masyarakat melalui peralatan kesehatan yang baik dan memiliki standar pakai yang layak sehingga menghasilkan masyarakat dengan kesehatan yang prima.dapat dijamin sesuai besaran besaran yang tertera/diabadikan pada alat kesehatan yang bersangkutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di klinik nusantara sehat.
Sosialisasi Kalibrasi dan Pemeliharaan Alat Patien Monitor Dabukke, Hotromasari; Adiansyah; Salomo Sijabat; Berkat Panjaitan
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sosialisasi kalibrasi dan pemeliharaan alat patien monitor terlaksana dengan baik. Kegiatan ini dilakukan di klinik kesehatan dan di ikuti oleh user. Metode yang digunakan observasi, ceramah dan eksperiman. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menambah pengetahuan user dalam melakukan pemeliharaan dan kalibrasi alat pastien monitor bertujuan menjaga kondisi alat dan kinerja alat terukur dan sesuai dengan standart. Kalibrasi alat kesehatan sangat penting dilakukan untuk menjamin alat laik pakai sesuai dengan standar yang ditetapkan. Pemeliharaan preventif merupakan kegiatan rutin yang dilakukan guna untuk memperpanjang usia pemakaian peralatan kesehatan. Pemeliharaan wajib dilakukan agar pelayanan kepada pasien tidak terhambat dan alat dalam siap pakai. Pemeliharaan harian yang dilakukan yaitu melakukan pengecekan kondisi alat seperti suhu ruangan, kebersihan dan pengecekan aksesoris bahkan sampai penyimpanan alat. Kalibrasi patien monitor dilakukan pada pemeriksaan fisik, Pengujian Fungsi dan Pengujian Keselamatan Listrik. Kalibrasi patien monitor pada parameter yaitu ECG, SPO2 Respirasi (RR), Tekanan Darah (NIBP) dan Temperatur. Kegalan alat mulfungsion diakibatkan beberapa faktor yaitu kurangnya pemeliharaan, usia pakai sudah lama dan tidak terjaga suhu ruangan. Sebelum alat dioperasikan terlebih dahulu dilakukan pengecekan kondisi fisik dan aksesoris selanjutnya dilakukan uji fungsi peralatan. Uji fungsi alat merupakan suatu prosedur untuk memastikan bahwa alat atau perangkat yang digunakan berfungsi dengan baik sesuai dengan tujuan dan spesifikasinya.
SOSIALISASI MONITORING SUHU DAN KELEMBAPAN BABY INCUBATOR MENGGUNAKAN SENSOR DHT11 Naomi Hutabarat; Dabukke, Hotromasari; Adiansyah; Salomo Sijabat; Berkat Panjaitan
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v6i2.6174

Abstract

Sosialisasi Sosialisasi Monitoring Suhu Dan Kelembaban Baby Incubator Menggunakan Sensor DHT11 berjalan dengan baik. Kegiatan ini dilakukan di klinik kesehatan dan di ikuti oleh user. Metode yang digunakan observasi, ceramah dan eksperiman. Tujuan kegiatan ini adalah untuk menambah pengetahuan user dalam melakukan pemantauan Suhu Dan Kelembaban Baby Incubator Menggunakan Sensor DHT11. Perawatan bayi baru lahir, khususnya bayi prematur, sangat bergantung pada kestabilan suhu dan kelembapan di dalam inkubator. Sensor DHT11 merupakan salah satu sensor yang mengukur suhu dan kelembapan di sekitarnya. Hasil pembacaan suhu dan kelembapan ditampilkan secara real-time melalui LCD display, sehingga memudahkan tenaga medis melakukan pemantauan tanpa harus membuka inkubator. Pada Sistem monitoring ini, sensor di setting hanya mendeteksi suhu kelembapan dengan rentang nilai 30% - 75% dalam rentang suhu 33℃− 37℃, maka sistem akan mengaktifkan buzzer sebagai peringatan dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang menunjukkan bahwa teknologi sederhana berbasis mikrokontroler dapat dimanfaatkan sebagai solusi tepat guna dalam mendukung layanan kesehatan, khususnya neonatal. Dukungan pelatihan dan keterlibatan aktif mitra berperan penting dalam keberlanjutan penggunaan alat ini.
SOSIALISASI PENINGKATAN PEMAHAMAN PROTEKSI RADIASI BAGI TENAGA KESEHATAN DALAM PENGGUNAAN ALAT RADIOLOGI DIAGNOSTIK Dabukke, Hotromasari; Adiansyah; Salomo Sijabat; Berkat Panjaitan; Jekki Artafik Manik; Elva Dewsita
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6887

Abstract

Latarbelakang: Penggunaan radiasi pengion pada layanan radiologi diagnostik berperan penting dalam mendiagnosis kondisi medis pasien. Paparan radiasi oleh pasien harus dioptimalisasi karena memiliki risiko apabila prosedur keselamatan tidak diterapkan secara optimal. Identifikasi awal di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan menunjukkan bahwa pemahaman tenaga kesehatan mengenai prinsip ALARA (As Low As Reasonably Achievable), pemanfaatan alat pelindung diri (APD), serta prosedur pemantauan dosis radiasi masih perlu ditingkatkan. Tujuan : Program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk memperkuat pemahaman serta meningkatkan kesadaran tenaga kesehatan terhadap praktik proteksi radiasi dalam pengoperasian peralatan radiologi diagnostik. Metode: Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode edukasi interaktif, pelatihan praktik penggunaan alat pelindung diri dan dosimeter, serta pengukuran peningkatan pengetahuan melalui evaluasi sebelum dan sesudah pelatihan. Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi peningkatan kompetensi peserta dalam menerapkan prinsip justifikasi, optimisasi, dan pembatasan dosis, sekaligus mendorong terbentuknya budaya keselamatan radiasi di lingkungan fasilitas pelayanan kesehatan.Hasil: Berdasarkan hasil evaluasi melalui pre-test dan post-test, terjadi peningkatan pemahaman peserta yang cukup signifikan setelah mengikuti kegiatan. Rata-rata nilai pre-test yang sebelumnya berada pada kategori sedang mengalami kenaikan pada hasil post-test hingga mencapai kategori baik. Kesimpulan: Meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam menerapkan prinsip proteksi radiasi sesuai standar yang berlaku, sehingga dapat meminimalkan risiko paparan radiasi dan meningkatkan keselamatan pasien serta pekerja radiasi.