Siti Nur Solikah
D3 Keperawatan Politeknik Insan Husada Surakarta

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Effektivitas Whatsapp Group Discussion (WGD) dan Booklet sebagai Media Edukasi Penanganan Demam bagi Kader Posyandu Siti Nur Solikah; Rahayu Setyaningsih
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 5 No 3 (2023): Agustus 2023, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v5i3.1730

Abstract

Anak merupakan generasi penerus bangsa. Setiap penyakit infeksi pada anak selalu di dahului dengan tanda infeksi berupa demam pada tubuh anak sehingga edukasi penanganan demam pada kader Posyandu sangat penting untuk diberikan sebagai bentuk upaya preventif komplikasi dari demam yang tidak tertangani dengan baik di rumah. Pandemi Covid -19 telah menyebabkan terjadinya perubahan di semua bidang kehidupan termasuk dalam cara edukasi pada kader Posyandu. Kader Posyandu di masyarakat berperan sebagai fasilitator untuk semua ibu dalam perawatan anak demam dirumah. Media edukasi secara online melalui WhatsApp dan pemberian booklet dapat dijadikan alternatif media edukasi yang mampu menunjang transfer pengetahuan pada kader kesehatan di masyarakat. Manfaat pentingnya penelitian ini dilakukan adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader Posyandu sehingga mampu memberikan informasi pada seluruh Ibu dalam merawat anak yang mengalami demam dirumah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas edukasi penanganan demam pada kader Posyandu dengan menggunkan media WhatsApp dibandingkan dengan media booklet terhadap pengetahuan Kader Posyandu tentang penanganan demam pada balita. Metode penelitian ini adalah Quasy Eksperimental Design dengan pendekatan Two Group Pretest-Possttest Design dengan jumlah sampel 40 orang dengan tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner tertutup dengan sakala Gutman. Analisa data dilakukan dengan t-test dan independent t-test. Hasil terdapat perbedaan pengetahuan kader Posyandu tentang penangan demam pada balita sebelum dan sesudah dberikan edukasi dengan media WhatsApp group (p=0.000), terdapat perbedaan pengetahuan tentang penanganan demam pada balita sebelum dan sesuadah diberikan edukasi dengan menggunakan booklet (p=0.000). Tidak terdapat perbedaan rata-rata antara kelompok WhatsApp dengan kelompok booklet dengan (p-value = 0,272).
Hubungan Screen Time dengan Pola Tidur Pada Anak Usia Pra Sekolah di TK Budi Karya Surakarta Siti Nur Solikah; Pris Priyatno
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i6.20053

Abstract

ABSTRACT The Covid-19 pandemic has impacted the entire world since early 2020, leading to significant changes across various sectors, including education. As a result, all learning activities at every educational level have been conducted online. The Covid-19 pandemic has also changed the habits of children and adults in Indonesia. Children's habits of playing freely with their friends have become more limited because they are confined to the house (social restrictions). Children tend to be actively engaged with gadgets for various activities, including online learning, playing games, and interacting with friends through social media, often without time restrictions each day. The impact of excessive screen time in children causes several problems, one of which is sleep disorders in children. The purpose of this study was to determine the relationship between screen time and sleep patterns in preschool children at Budi Karya Surakarta Kindergarten. This type of research is quantitative research with a descriptive correlative design type with a cross-sectional approach with a sample size of 45 respondents. Sample selection used total sampling, with data analysis using the Chi-Square Test. The results showed that most respondents were in the High Screen Time (HST) category as much as 55% and there were sleep pattern disorders as much as 45%. The results of the study showed that there was a relationship between screen time and sleep patterns in preschool children at Budi Karya Surakarta Kindergarten with a value of (p = 0.000). Keywords: Screen Time, Sleep Patterns, Preschool  ABSTRAK Seluruh dunia mengalami pandemi Covid-19 sejak awal tahun 2020. Hal ini menyebabkan terjadinya perubahan di berbagai bidang termasuk bidang pendidikan dimana semua kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara online pada semua tingkat pendidikan. Pandemi Covid-19 juga telah merubah kebiasaan kehidupan anak -anak dan orang dewasa di Indonesia.  Kebiasaan anak bermain bebas dengan temannya menjadi lebih terbatas karena terkurung di dalam rumah (pembatasan sosial). Anak cenderung aktif dengan aktivitas kegiatan yang ada di dalam gadget seperti pembelajaran online, bermain game, interaksi dengan teman melalui media sosial tanpa batasan waktu setiap hari. Dampak screen time anak yang berlebihan ini menyebabkan beberapa masalah salah satu diantaranya adalah terjadinya gangguan tidur pada anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan screen time dan pola tidur pada anak usia prasekolah di TK Budi Karya Surakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis rancangan deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 45 responden. Pemilihan sampel menggunakan total sampling, dengan analisa data menggunakan Uji Chi - Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden dalam kategori High Screen Time (HST) sebanyak 55% dan terjadi gangguan pola tidur sebanyak 45%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan screen time dengan pola tidur pada anak usia prasekolah di TK Budi Karya Surakarta dengan nilai (p = 0.000).  Kata Kunci: Screen Tim, Pola Tidur, Pra Sekolah