Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Kesehatan

Hubungan Mekanisme Koping Terhadap Tingkat Stres Prajurit TNI Angkatan Darat Rinny Kartini; Zakiyah Zakiyah; Sari Narulita
Jurnal Kesehatan Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.652 KB) | DOI: 10.46815/jkanwvol8.v7i1.78

Abstract

Stres adalah kontributor utama penyakit mental dan fisik pada setiap orang di segala usia, dan sebagai penjaga keamanan dan stabilitas negara, kondisi pemaparan berulang terhadap situasi pertempuran dan stressor lainnya dapat mempengaruhi kesehatan mental para tentara. Stress merupakan segala situasi dimana tuntutan non-spesifik mengharuskan seorang individu untuk berespons atau melakukan tindakan, dan mekanisme koping adalah cara yang digunakan individu dalam menyelesaikan masalah, mengatasi perubahan yang terjadi, dan situasi yang mengancam, baik secara kognitif maupun perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mekanisme koping terhadap tingkat stress pada prajurit TNI-AD di Kesatuan Brigif Para Raider 17/Kujang 1 Divif 1 Kostrad Cijantung Jakarta Timur. Desain penelitian ini yaitu deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 133 prajurit tingkat satu yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Ways of coping dan Depressions Anxiety and Stress Scale. Data yang telah terkumpul diolah dengan menggunakan uji korelasi Spearman Rho. Hasil analisis univariat menunjukkan mekanisme koping destruktif (73,7%) dan tingkat stress berat (48,9%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara mekanisme koping terhadap tingkat stress pada prajurit TNI-AD dengan hasil signifikan atau p-value adalah 0,000 dimana (p <0,005) dan nilai coefficient correlation berjumlah 0,614. Terdapat hubungan yang signifikan antara mekanisme koping dengan tingkat stress prajurit TNI-AD di Kesatuan Brigif Para Raider 17/Kujang 1 Divif 1 Kostrad Cijantung Jakarta Timur. Diperlukan peningkatan pemahaman dan keterampilan mekanisme koping konstruktif dan manajemen stress pada prajurit. Kata kunci: mekanisme koping; stres; TNI-AD
Hubungan Graviditas Trimester III dengan Tingkat Kecemasan Ibu Hamil dalam Menghadapi Tanda-Tanda Persalinan (The Correlation Between Trimester 3 Gravidity And Anxiety Level Of Pregnant Women In Dealing With Signs Of Labor) Firna Hasna Septiani; Zakiyah Zakiyah; Tri Mustikowati
Jurnal Kesehatan Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngesti Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46815/jkanwvol8.v9i2.108

Abstract

Gravidity is the frequency of pregnancy that pregnant women have experienced. Pregnancy is divided into 3 periods, namely the first trimester, second trimester and the third trimester. When pregnant, the mother has experienced anxiety. Anxiety increases in the lead up to primary labor in the third trimester. The purpose of this study was to determine the relationship of third trimester gravidity with the anxiety level of pregnant women in the face of signs of labor. This study used a descriptive correlation design with cross sectional approach. Data analysis using the Spearman Rank method. This research was conducted with 50 respondents using purposive sampling technique. The results showed an association between third-trimester gravidity and maternal anxiety level in the face of labor signs in the Cipinang Besar Utara North Jakarta Public Health Center with a correlation value (r = 0.411) with a p-value of 0.003 (p-value <0.05). Researchers suggest that pregnant women, especially in the third trimester, be given health education to reduce maternal anxiety in facing labor.  Graviditas merupakan frekuensi kehamilan yang pernah ibu alami. Kehamilan dibagi menjadi 3 periode, yaitu trimester pertama, trimester kedua, dan trimester ketiga. Saat hamil, ibu sudah mengalami kecemasan. Kecemasan meningkat pada saat menjelang persalinan terutama pada trimester III. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan graviditas trimester III dengan tingkat kecemasan ibu hamil dalam menghadapi tanda-tanda persalinan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pedekatan cross sectional dan analisa data menggunakan metode Spearman Rank. Sampel pada penelitian ini berjumlah 50 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara graviditas trimester III dengan tingkat kecemasan ibu hamil dalam menghadapi tanda-tanda persalinan di Puskesmas Kelurahan Cipinang Besar Utara Jakarta Timur dengan nilai korelasi (r = 0,411) nilai P-value sebesar 0,003 (P-value<0,05). Peneliti menyarankan ibu hamil, khususnya trimester III diberikan pendidikan kesehatan untuk mengurangi kecemasan ibu dalam menghadapi persalinan.