Goenawan Roebyanto
State University of Malang

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengembangan Media Kartu Baruang (Belajar Bangun Ruang) Berbasis Augmented Reality untuk Kelas VI SD May Famila Mustiqa Ilma; Goenawan Roebyanto; Erif Ahdhianto
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 31 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v31i12022p36-48

Abstract

Learning media is a tool for teachers in delivering learning materials as a way to overcome learning limitations. The purpose of this study is to produce augmented reality-based Kartu Baruang (Learning to Build Space) media product for learning space building materials in grade VI elementary schools. Kartu Baruang media will be tested for validity by learning media experts, mathematics material experts, and users for teachers and their interests for students. This research uses the Dick and Carey development research model which has nine steps from needs analysis to the production of the final product. The results showed that Kartu Baruang media was successfully developed and had met the valid criteria of learning media experts, mathematics material experts and teachers with percentages sequentially as much as 97 percent, 93.33 percent and 99.6 percent. Furthermore, the results of the trial of the disclosure of Kartu Baruang media to students also showed that the media produced was interesting by obtaining a percentage of 93.5 percent. Media pembelajaran merupakan alat bantu guru dalam menyampaikan materi pembelajaran sebagai cara untuk mengatasi keterbatasan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk media Kartu Baruang (Belajar Bangun Ruang) berbasis augmented reality untuk pembelajaran materi bangun ruang di kelas VI sekolah dasar. Media Kartu Baruang akan diuji validitasnya oleh ahli media pembelajaran, ahli materi matematika, dan pengguna untuk guru beserta kemenarikannya untuk siswa. Penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan Dick dan Carey yang memiliki sembilan langkah mulai dari analisis kebutuhan hingga dihasilkannya produk akhir. Hasil penelitian menunjukkan media Kartu Baruang berhasil dikembangkan dan telah memenuhi kriteria valid dari ahli media pembelajaran, ahli materi matematika dan guru dengan persentase secara berurutan sebanyak 97 persen, 93,33 persen dan 99,6 persen. Lebih lanjut, untuk hasil uji coba kemenarikan media Kartu Baruang kepada siswa juga menunjukkan media yang dihasilkan menarik dengan memperoleh persentase sebesar 93,5 persen.
Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas V pada Materi Geometri Ditinjau dari Gaya Kognitif Vivi Dwi Ramadhani; Goenawan Roebyanto; Siti Umayaroh
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol. 28 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um009v28i22019p80-90

Abstract

Abstract: Learning mathematics can develop students' thinking patterns in solving problems. The purpose of this study is to describe the ability to solve geometry problems based on independent and field dependent cognitive styles in fifth grade students of SD Karangbesuki 2 Malang. The research subjects consisted of 2 students with independent field cognitive styles and 2 students with field dependent cognitive styles. Based on the results of the study, students who have independent field cognitive style in this study are able to solve geometry problems based on Polya's steps, namely (1) able to find aspects that are known and asked, (2) able to draw up problem solving strategy relevant to what was asked, (3) able to solve the problem correctly, and (4) able to draw conclusions from the answers. Whereas students who have a field dependent cognitive style experience difficulties, namely (1) not including complete information, (2) being less able to prepare a completion plan, (3) the results of the answers are less precise, (4) not doing a look back step. Abstrak: Pembelajaran matematika dapat mengembangkan pola berpikir siswa dalam memecahkan masalah. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah geometri berdasarkan gaya kognitif field independent dan field dependent pada siswa kelas V SDN Karangbesuki 2 Kota Malang. Subjek penelitian terdiri dari 2 siswa dengan gaya kognitif field independent dan 2 siswa dengan gaya kognitif field dependent. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa siswa yang memiliki gaya kognitif field independent pada penelitian ini mampu melakukan pemecahan masalah geometri berdasarkan langkah-langkah Polya, yaitu (1) mampu menemukan aspek yang diketahui dan ditanyakan, (2) mampu menyusun rencana yang relevan dengan yang ditanyakan, (3) mampu menyelesaiakan masalah dengan benar, dan (4) mampu membuat kesimpulan dari jawabannya. Sedangkan pada siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent mengalami kesulitan, yaitu (1) belum mencantumkan informasi yang lengkap, (2) kurang mampu dalam menyusun rencana penyelesaian, (3) hasil akhir jawaban kurang tepat, (4) tidak melakukan pemeriksaan kembali.
Keefektifan Media Video terhadap Minat dan Hasil Belajar Matematika Kelas III SD Diah Meyta Nur Cholida; Goenawan Roebyanto; Diah Meyta Nur Cholida; Goenawan Roebyanto; Erif Ahdhianto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 1 No. 7 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.063 KB) | DOI: 10.17977/um065v1i72021p563-572

Abstract

Abstract: This study aims to find out about the effectiveness of video media on the interests and results of learning mathematics. This research was only conducted in grade III A of SDN Bumiayu 2. There are two variables studied, namely students' interest and learning outcomes in mathematics subjects. This study uses a type of Pre-Experimental research using One Group Pretest-Posttest Design. A sample of 27 students was designated as experimental classes. The results of the study showed that there are differences before being treated and after being treated in the form of learning video media. This is seen by the Paired Sample T Test with a significance value of 0.000 less than 0.05. In the test of effectiveness by using the test N-Gain Score on learning interests is 0.683, while in the study results are worth 0.42. From the data, there is an effectiveness and video media to the interests and learning outcomes of grade III students at SDN Bumiayu 2 in the moderate category. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai keefektifan media video terhadap minat dan hasil belajar matematika. Penelitian ini hanya dilakukan di kelas III A SDN Bumiayu 2. Terdapat dua variabel yang diteliti yaitu minat dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. penelitian ini menggunakan jenis penelitian Pre-Experimental dengan menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Jumlah sampel sebanyak 27 siswa yang ditetapkan sebagai kelas eksperimen. Pada hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sebelum diberi perlakuan dan sesudah diberi perlakuan berupa media video pembelajaran. Hal ini dilihat dengan uji Paired Sample T Test dengan nilai signifikansi 0,000 kurang dari 0,05. Pada uji keefektifan dengan menggunakan uji N-Gain Score pada minat belajar yakni 0,683, sedangkan pada hasil belajar bernilai 0,42. Dari data tersebut maka terdapat keefektifan media video terhadap minat dan hasil belajar siswa kelas III SDN Bumiayu 2 dalam kategori sedang.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Mengerjakan Soal Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Cacah Di Kelas II SD Se-Gugus IV Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan Akhmad Ghordy Luzuman Naf’i; Goenawan Roebyanto; Akhmad Ghordy Luzuman Naf’i; Goenawan Roebyanto; Ni Luh Sakinah Nuraini
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i12022p1-7

Abstract

Abstract: This study aims to describe the level of errors and the types of errors made by grade II students of SD Se Gugus IV, Gempol District, Pasuruan Regency in working on addition and subtraction problems of whole numbers. This study uses a quantitative method with a quantitative descriptive approach. Data was collected by using test results and documentation techniques, namely by analyzing the error rate and types of errors in addition and subtraction questions that have been completed by each student. The results of this study indicate that the analysis of student errors when answering questions on addition and subtraction of whole numbers in class II SD Se-Cluster IV, Gempol District, Pasuruan Regency, found that there were still student errors when answering questions of adding and subtracting whole numbers. Errors working on questions made by students were 47.25 percent in addition operations, which included (1) errors in observing place values ​​when adding up units and 28.75 percent tens, (2) errors in combining tens and units when added up to 18, 50 percent. In addition, the error in working on the problem in the subtraction operation is 93.75 percent which includes (3) errors in observing the place value when subtracting large numbers from 55 percent small numbers, and (4) the fixed value of numbers after borrowing other numbers is 38.75 percent. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kesalahan dan jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa kelas II SD Se Gugus IV Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan dalam mengerjakan soal penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis pendekatan deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik hasil tes dan dokumentasi, yaitu dengan menganalisis tingkat kesalahan dan jenis-jenis kesalahan pada soal penjumlahan dan pengurangan yang telah diselesaikan masing-masing siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis kesalahan siswa ketika menjawab soal penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah di kelas II SD Se-Gugus IV Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan, ditemukan masih adanya kekeliruan siswa ketika menjawab soal penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah. Kesalahan mengerjakan soal yang dilakukan oleh siswa sebanyak 47,25 persen pada operasi penjumlahan, yang meliputi (1) kesalahan dalam mencermati nilai tempat ketika menjumlahkan satuan dan puluhan 28,75 persen, (2) kesalahan dalam menggabungkan puluhan dan satuan saat dijumlahkan berjumlah 18,50 persen. Selain itu, kesalahan mengerjakan soal pada operasi pengurangan yaitu 93,75 persen yang meliputi (3) kesalahan dalam mencermati nilai tempat ketika pengurangan bilangan besar dengan bilangan kecil 55 persen, dan (4) tetapnya nilai angka setelah dipinjam bilangan lain 38,75 persen.
Analisis Kesulitan Guru dalam Menyusun Soal Evaluasi Berbasis Hots Pada Pembelajaran Matematika di SDN Torongrejo 2 Ulanda Afika Sinta; Goenawan Roebyanto; Ulanda Afika Sinta; Goenawan Roebyanto; Ni Luh Sakinah Nuraini
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i12022p45-53

Abstract

Soal berbasis HOTS sangat penting bagi pola berpikir siswa. Soal evaluasi berbasis HOTS perlu dikenalkan kepada siswa sedini mungkin agar siswa dapat melatih kemampuannya dalam memecahkan masalah yang cukup rumit. Guru memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir siswa, salah satunya dengan pemberian evaluasi yang berbasis HOTS. Namun pada kenyataannya guru mengalami kesulitan untuk menerepakannya dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mencari informasi terkait kesulitan guru dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS pada pembelajaran matematika yang meliputi (1) pemahaman guru terkait karakteristik soal evaluasi berbasis HOTS; (2) kesulitan yang dihadapi guru dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS; (3) faktor yang menyebabkan kesulitan guru dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS; (4) upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi kesulitan dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Peneliti sebagai instrumen kunci dalam pengumpulan data. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Peneliti menjelaskan terkait kesulitan yang dihadapi guru dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS yang meliputi guru kesulitan dalam mengatasi kemampuan siswa yang berbeda-beda, guru kurang bisa membagi waktu, guru kesulitan dalam menyesuaikan indikator, dan guru kesulitan dalam menyampaikan stimulus.
Pengembangan Media Papan Catur Digital untuk Materi Bangun Ruang Kelas VI Sekolah Dasar Farhan Aditya Hasbi; Goenawan Roebyanto; Farhan Aditya Hasbi; Goenawan Roebyanto; Erif Ahdhianto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i12022p74-80

Abstract

Abstract: This research and development aims to produce digital chessboard media products for building materials that can help children learn about the characteristics and formulas of building spaces anywhere and anytime. This research and development model uses ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) steps. The data collection instrument in this study was a validation questionnaire of material experts, media experts, and users. The results of research and development of digital chessboard media are said to be very feasible, practical and interesting. Abstrak: Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk media papan catur digital untuk materi bangun ruang yang dapat membantu anak belajar mengenai ciri-ciri dan rumus-rumus bangun ruang di mana saja dan kapan saja. Model penelitian dan pengembangan ini menggunakan langkah-langkah ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini berupa angket validasi ahli materi, ahli media, dan pengguna. Hasil penelitian dan pengembangan media papan catur digital dikatakan sangat layak, praktis dan menarik.